Berita Kesehatan Orangtua Terpopuler

Ini Penyebab dan Kebiasaan yang Membuat Tumit Pecah-pecah

Tumit pecah-pecah adalah masalah kaki yang umum. Hal ini dapat terjadi pada orang dewasa dan anak-anak, dan tampaknya lebih sering memengaruhi wanita daripada pria.

Bagi kebanyakan orang, mengalami retak pada tumit bukanlah hal yang serius. Hanya saja, tumit pecah-pecah memang dapat menyebabkan ketidaknyamanan saat bertelanjang kaki. 

Dalam beberapa kasus, tumit pecah-pecah juga bisa menyebabkan rasa sakit dan perih. 

Lalu, apa yang jadi penyebab tumit pecah-pecah? 

1. Dehidrasi 

Kulit dehidrasi adalah salah satu penyebab terbesar kulit pecah-pecah. Setelah kelembapan hilang, tumit mulai menghasilkan area kulit kasar yang tebal sebagai bentuk perlindungan. 

Akibatnya, penyembuhan kulit tidak cukup. Pada awalnya, kulit pecah-pecah mungkin hanya terasa biasa saja, tetapi lama kelamaan dapat menyebabkan rasa sakit saat Anda berjalan jika tidak ditangani.

 Pada tahap yang lebih lanjut, tumit pecah-pecah bisa terasa gatal, nyeri dan juga mulai mengeluarkan darah karena tekanan.

2. Terlalu Lama Berdiri   

Tahukah Anda jika menghabiskan waktu lama berdiri di tempat kerja atau di rumah bisa membuat kulit menjadi stress sehingga membuat tumit pecah-pecah? 

Kebiasaan berdiri terlalu lama dapat membuat penekanan berlebihan pada tumit dan membuat kulit retak (pecah-pecah).

Selain itu, hindari juga terlalu lama berdiri di area lembab, seperti kamar mandi karena air dapat menghilangkan minyak alami dari kulit sehingga membuat kulit menjadi kasar dan kering yang sebabkan tumit pecah-pecah.

3. Obesitas 

Penyebab tumit pecah-pecah selanjutnya yaitu obesitas. Kelebihan berat badan dapat meningkatkan tekanan pada bantalan lemak di bawah tumit. 

Kulit kering tumit yang kurang fleksibel tidak mampu menghadapi tekanan sehingga retakan bertambah.

4. Memakai Sandal Terbuka 

Sepatu punggung terbuka adalah penyebab utama tumit pecah-pecah karena tidak memberikan dukungan apa pun untuk bantalan kaki.  Sandal atau sepatu dengan punggung terbuka memungkinkan lemak di bawah tumit mengembang ke samping dan meningkatkan kemungkinan retak pada tumit Anda.

Merawat kaki Anda secara teratur penting saat mengenakan alas kaki yang mengekspos tumit Anda, terutama di musim panas.

5. Kurang Vitamin dan Mineral 

Kekurangan vitamin dan mineral seperti zat besi dan zinc dalam makanan dapat mempengaruhi kesehatan tumit Anda.

Hal ini karena akan membuat kulit kering yang menjadi penyebab tumit pecah-pecah. Untuk menghindarinya, minum banyak cairan agar kulit tetap terhidrasi.

6. Menggunakan Sabun di Tumit 

Gagal menjaga kebersihan kaki dapat menjadi penyebab lebih lanjut dari tumit pecah-pecah, meskipun penggunaan sabun yang keras dan gosokan yang kuat dapat berkontribusi pada masalah ini.

Meskipun penting untuk menjaga tumit pecah-pecah bersih, kering, dan bebas dari infeksi, sabun yang kandungannya keras dapat membuat kulit sangat kering.

Produk perawatan kulit yang mengandung pewangi, alkohol, retinoid, atau asam alfa hidroksi kadang bisa terlalu keras untuk kulit kering dan sensitif. Hal itu bisa menjadi penyebab tumit pecah-pecah. 

Untuk itu, hindari produk-produk tersebut agar minyak alami kulit terlindungi dan kelembaban terjaga.

7. Ukuran Sepatu Tidak Pas

Ukuran sepatu yang tidak pas termasuk penyebab tumit pecah-pecah. Jika Anda rentan terhadap tumit pecah-pecah, cobalah temukan sepatu dengan tumit lebar yang kokoh dan menopang bantalan tumit.  

Jika Anda tidak melembabkan kaki dan tumit dengan lotion atau pelembab berbasis minyak secara teratur, kemungkinannya akan lebih cepat kering. Dan itu termasuk penyebab tumit pecah-pecah.

Bukan Cefila Sirup, Ini 5 Obat Tradisional untuk Sembuhkan Bronkitis Akut

Cefila sirup sebenarnya merupakan obat dengan kandungan cefixime yang digunakan untuk membantu mengobati berbagai macam infeksi bakteri salah satunya pneumonia. Ternyata karena inilah banyak orang menganggap obat ini mampu digunakan untuk menyembuhkan bronkitis akut, meskipun ternyata terdapat beberapa obat tradisional yang bisa diandalkan.

Batuk berdahak hingga menyebabkan dada terasa nyeri saat batuk menjadi hal yang paling sering dialami pasien bronkitis. Kondisi ini tentu mengganggu kegiatan sehari-hari, terlepas dari banyaknya pengobatan medis dengan penggunaan antibiotik, ternyata ada obat pengobatan tradisional yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi hal itu.

Obat Herbal Bronkitis

Alih-alih menggunakan cefila sirup yang merupakan salah satu antibiotik untuk mengatasi pneumonia, obat tradisional dapat dipilih sebagai alternatif dalam mengobati bronkitis. Tujuan utama penggunaan obat herbal dalam hal ini adalah mengatasi rasa tidak nyaman yang diakibatkan bronkitis, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan.

  1. Konsumsi Nanas

Bronkitis muncul akibat peradangan pada bronkus atau saluran napas, nanas dipilih menjadi salah satu bahan dalam pengobatan tradisional karena kandungan bromelain di dalamnya. Zat enzim bromelain ini terbukti efektif dalam mengurangi peradangan dalam tubuh, nanas juga bisa meredakan gejala batuk berdahak.

Bromelain yang diserap tubuh tidak akan menimbulkan efek samping yang parah, selain itu hasil penelitian menyebutkan bahwa bromelain menyumbang banyak manfaat untuk pengobatan bronkitis, sinusitis hingga trauma bedah.

  1. Jahe

Salah satu keunggulan jahe ketika dikonsumsi adalah memberi ketenangan tubuh, bumbu dapur ini juga banyak dipakai sebagai obat tradisional untuk meredakan batuk yang merupakan gejala bronkitis. 

Jahe sangat baik untuk saluran pernapasan yang meradang dan bertindak sebagai ekspektoran atau mengeluarkan zat asing dalam tubuh. Konsumsi sebanyak dua sampai tiga gelas jahe dalam sehari untuk mengobati bronkitis.

  1. Madu dan Lemon

Kemampuan madu sebagai obat memang sudah tidak diragukan sejak dahulu mengingat memiliki kandungan sifat antibakteri di dalamnya. Sementara itu perasan lemon bisa digunakan untuk membunuh zat-zat asing dalam tubuh.

Campuran keduanya dinilai merupakan gabungan bahan tradisional yang berhasil menjadi obat ampuh dalma mengatasi bronkitis. Meski demikian, jangan berikan campuran kedua bahan ini pada ank berusia 1-3 tahun karena akan menyebabkan keracunan.

  1. Bawang Putih

Hasil penelitian yang dipublikasikan National Library of Medicine menyebutkan bahwa bawang putih mampu menghambat virus yang menjadi penyebab bronkitis secara efektif. Berdasar hasil penelitian tersebut, bawang putih dapat dijadikan sebagai obat tradisional mengatasi bronkitis.

  1. Kunyit

Dalam penelitian yang dimuat jurnal Inflammation ditemukan bahwa kunyit memiliki sifat antiperadangan, bahkan kandungan yang ada dikatakan melebihi jahe. Kunyit juga disebut dapat meningkatkan antioksidan yang dapat mengatasi iritasi dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Olahan kunyit sebagai obat tradisional dinilai sebagai salah satu cara yang mudah dan efektif untuk mengatasi bronkitis. Cara mengonsumsinya pun beragam, bisa dengan ditumbuk, diseduh hingga dibakar untuk kemudian dihirup asapnya

Dapat dikatakan bahwa beberapa jenis obat tradisional untuk bronkitis di atas memang lebih mudah untuk dilakukan ketimbang menggunakan antibiotik. Seperti salah satunya dengan cefila sirup, salah satu antibiotik yang masuk dalam golongan obat keras.

Karena itu pembelian dan penggunaannya harus menggunakan resep dokter, konsultasikan terlebih dulu bagaimana penggunaan obat ini untuk mengatasi bronkitis. Karena memang dosis penggunaan setiap orang berbeda-beda, tergantung dari berat dan riwayat penyakit yang diderita pasien.

Keunggulan dan Cara Pakai AD-5 Disinfektan APS Biosecurity

AD-5 merupakan disinfektan produksi APS Biosecurity yang diformulasikan khusus dengan bahan aktif 5th Generation QAC yang efektif untuk membunuh enveloped virus (virus dengan selubung) termasuk COVID-19 dan aman digunakan untuk permukaan benda serta kulit manusia.

QAC atau Quaternary Ammonium Compound adalah bahan aktif untuk disinfektan yang aman sehingga bisa digunakan di restoran, hotel, apartment, sekolah, rumah sakit, dan pabrik makanan. AD-5 merupakan QAC generasi kelima (5th Generation) yang jauh lebih efektif dibandingkan QAC generasi pertama atau lebih dikenal dengan benzalkonium chloride. QAC generasi pertama jika disimpan terlalu lama akan membentuk micelle atau gugus kation. Selain itu, QAC generasi kelima juga jauh lebih stabil dibandingkan QAC generasi ketiga sehingga AD-5 bisa dicampur dengan air bersih apapun.

QAC membunuh/menonaktifkan virus dan atau bakteri dengan cara membentuk kation positif yang akan teradsorpsi pada dinding membrane mikroorganisme sehingga mengganggu permeabilitas (kemampuan meloloskan partikel dengan menembusnya dinding) yang mengakibatkan kerusakan pada dinding/membran/selubung dan menyebabkan kematian pada virus dan atau bakteri.

Keunggulan AD-5 Disinfectant APS Biosecurity

  • Resmi mendapatkan izin produksi dan izin edar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes PKD 20502022031 dan 20502023868)
  • Teruji oleh laboratorium dapat membunuh 99.9% virus dan bakteri dalam jangka waktu kurang dari 30 detik untuk bakteri dan 1 hingga 3 menit untuk virus. Bakteri yang sudah diuji coba yaitu E. coli, Salmonella typhimurium dan Staphylococcus aureus. Sedangkan untuk virus teruji yaitu Avian influenza (H5N1), Newcastle disease, Herpes simplex, dan Canine distemper.
  • Tidak berbau, non-korosif, tidak mengandung chlorine maupun peroksida, dan berbahan dasar air (water based), serta diformulasikan untuk penggunaan sehari-hari pada rumah tangga sehingga aman untuk segala permukaan benda dan peralatan, termasuk kulit dan tangan manusia
  • Ramah lingkungan dan bio-degradable, yaitu mampu terurai ke dalam tanah oleh bakteri atau jamur dengan aman
  • Diproduksi oleh pabrik yang sudah tersertifikasi oleh Kementerian Kesehatan RI dan dibuat dengan 3 tahap Quality Assurance Process, yaitu CTAB, reagent titrant, dan QAC strip untuk menjamin keakuratan dan konsentrasi tiap produk
  • Bahan aktif AD-5 APS Biosecurity yaitu 5th generation QAC yang efektif membunuh enveloped viruses (jenis virus dengan selubung), termasuk corona type viruses. sehingga, QAC dapat membunuh atau menonaktifkan COVID-19 pada konsentrasi yang sangat rendah.

Produk AD-5 Disinfectant APS Biosecurity

Ada beberapa jenis produk disinfektan AD-5 APS Biosecurity, sesuai dengan penggunaan dan konsentratnya, antara lain:

  • AD-5 Ready to Use Spray 500 mL, siap untuk dipakai sehari-hari
  • AD-5 Disinfectant for Toilet 60 mL, diformulasikan khusus untuk area dengan viral and bacterial load yang tinggi seperti toilet umum
  • AD-5 Disinfectant for Gadget dengan Free Microfiber 60 mL, memiliki fungsi ganda sebagai disinfektan dan pembersih
  • AD-5 Disinfectant Concentrated 5L, untuk keluarga besar atau kebutuhan bisnis seperti restoran, café, hotel, bengkel, klinik, dan rumah sakit
  • AD-5 Disinfectant Family Care 1L, diformulasikan khusus untuk penggunaan rumah tangga
  • AD-5 Disinfectant Professional, diformulasikan khusus untuk alat ULV atau Ultra Low Volume Fogger

Cara Penggunaan AD-5 Disinfectant APS Biosecurity

  1. Untuk produk konsentrat: larutkan ke dalam air bersih apa saja, tidak perlu dengan aquadest atau demin water karena 5th Generation QAC mempunyai toleransi tinggi untuk kadar mineral di dalam air
  2. Untuk produk ready to use: bisa langsung digunakan dan siap pakai tanpa harus dicampur air
  3. Gunakan AD-5 Disinfectant dengan cara disemprotkan ke permukaan benda yang ingin disterilisasi seperti meja, gagang pintu
  4. Tunggu kurang lebih selama 3 menit. Berdasarkan hasil uji lab, mematikan perkembangan virus seperti SARS-CoV-2 atau COVID-19 paling tidak membutuhkan waktu 3 menit
  5. Meski AD-5 Disinfectant aman jika terkena makanan dan kulit manusia karena berbahan dasar air, hindari untuk menyemprot langsung ke arah makanan atau bayi
  6. AD-5 Disinfectant APS Biosecurity bisa disimpan hingga 2 tahun tanpa perlu perlakuan atau tempat penyimpanan khusus. Cukup hindari dari paparan sinar matahari langsung

Kapankah Pemberian Air Putih untuk Bayi?

Kapankah Pemberian Air Putih untuk Bayi?

Pemberian air putih untuk bayi di bawah usia 6 bulan sebaiknya tidak dilakukan karena lebih banyak risikonya ketimbang manfaatnya. Lagi pula, kebutuhan nutrisi dan cairan tubuh Si Kecil sebetulnya sudah tercukupi dengan pemberian ASI atau susu formula.

Berbagai institusi kesehatan menyarankan agar bayi sebaiknya diberikan asupan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupannya. Yang dimaksud dengan ASI eksklusif adalah bayi hanya diberikan ASI sebagai satu-satunya asupan nutrisi dan tidak mengonsumsi makanan atau minuman tambahan lain, termasuk air putih dan jus.

Ada beberapa hal yang menjadi alasan kenapa air putih untuk bayi tidak disarankan diberikan di bawah usia 6 bulan. Nah, berikut ini hal yang menjadi alasan tidak disarankan memberikan air putih untuk bayi.

  1. Berkurangnya minat menyusu

Air putih untuk bayi di bawah 6 bulan berisiko sebabkan berat badan turun. Air cenderung memberikan kalori kosong. Lalu, perut pun menjadi kembung akibat air. Efeknya, bayi tidak mau menyusu. Hal ini dikhawatirkan bisa memicu bayi kekurangan gizi, penurunan berat badan bayi, dan kenaikan kadar bilirubin.

  1. Adanya potensi keracunan air

Hiponatremia akibat pemberian air putih untuk bayi menimbulkan bayi menangis terus. Air yang diberikan pada bayi baru lahir bisa menyebabkan keracunan air. Hal ini berimbas pada encernya nutrisi lain dalam tubuhnya. Menurut penelitian yang diterbitkan pada jurnal Annals of Pediatric Endocrinology and Metabolism, kelebihan mengonsumsi air putih pada bayi menyebabkan hiponatremia. Inilah gangguan yang terjadi akibat berkurangnya kadar natrium secara drastis akibat asupan air putih melebihi kemampuan ginjal untuk membuang air. Akibatnya, menurut riset yang dipublikasikan American Journal of Kidney Diseases, bayi pun akan mengalami muntah, lemas, perubahan perilaku, hingga bayi mudah menangis dan marah.

  1. Diare

Air putih untuk bayi yang tidak steril sebabkan diare. Apabila air putih diberikan untuk melarutkan susu formula atau larutan oralit, sebaiknya air harus direbus dengan suhu di atas 80 derajat Celcius. Air yang tidak steril mampu menyebabkan bayi diare. Jika mengonsumsi air mineral kemasan, pastikan natrium yang terkandung tidak melebihi 200 mg per liter. Selain itu, pastikan juga kadar sulfat pada air mineral tidak lebih dari 250 mg per liter.

Kapan bayi perlu diberi air putih?

Meski begitu ada beberapa kondisi yang memperbolehkan bayi untuk diberikan air putih. Bayi baru diperbolehkan untuk diberikan air putih dalam situasi dan kondisi sebagai berikut ini. 

  • Dehidrasi

Jika Si Kecil mengalami dehidrasi, misalnya karena diare, demam tinggi, atau muntah-muntah, dokter biasanya akan menyarankan untuk memberikan minuman elektrolit khusus bayi. Tujuannya adalah untuk mengganti kembali cairan dan elektrolit yang hilang dari tubuh Si Kecil.

  • Kehausan

Setelah berusia 6 bulan, bayi boleh diberi air putih saat ia haus. Namun, dianjurkan untuk tidak memberikannya lebih dari 8 sendok makan atau setengah gelas air putih per hari. Tetap utamakan ASI sebagai asupan nutrisi utama meski bayi sudah berusia di atas enam bulan.

  • Sudah dapat mengonsumsi MPASI

Bayi boleh minum air putih setelah ia berusia 6 bulan dan mulai mengonsumsi makanan padat (MPASI). Namun, sebagian dokter mungkin menyarankan untuk menunda pemberian air putih pada bayi hingga usia 1 tahun.

Jadi, berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan jika pemberian air putih untuk bayi sebaiknya dilakukan saat bayi sudah berusia di atas 6 bulan. Jika Anda merasa si kecil membutuhkan air putih walau usianya belum berusia 6 bulan atau lebih, sebaiknya konsultasikan kondisi tersebut dengan dokter. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter anak melalui SehatQ.

Candefion Tablet, Obat Hipertensi dengan Komposisi Candesartan Cilexetil

Memiliki kandungan candesartan cilexetil, Candefion Tablet 8 mg (3 Strip @ 10 Tablet) bermanfaat dalam mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi). Dengan adanya candesartan cilexetil, selain mengobati tekanan darah tinggi, Candefion Tablet juga bermanfaat dalam mengobati gagal jantung dengan cara merilekskan pembuluh darah sehingga aliran darah dapat mengalir lebih lancar dan tekanan darah turun. 

Dengan turunnya tekanan darah, maka penyakit hipertensi, termasuk kondisi turunannya, seperti stroke, serangan jantung, serta gagal ginjal dapat dicegah. 

Meskipun begitu, mengonsumsi obat Candefion Tablet 8 mg (3 Strip @ 10 Tablet) harus sesuai anjuran dokter karena berpotensi menyebabkan rendahnya kadar tekanan darah di bawah normal (hipotensi). 

Indikasi (Manfaat) Obat Candefion Tablet 8 mg (3 Strip @ 10 Tablet)

Lebih jelas mengenai manfaat dari obat Candefion Tablet yang mengandung Candesartan Cilexetil 8 mg (3 Strip @ 10 Tablet) adalah:

  • Pengobatan hipertensi;
  • Pengobatan pada pasien dengan gagal jantung dan gangguan fungsi sistolik ventrikel kiri (LVEF 40% ke bawah) ketika obat penghambat ACE tidak ditolelir.

Dosis Obat Candefion Tablet 8 mg (3 Strip @ 10 Tablet)

Dosis obat Candefion Tablet 8 mg (3 Strip @ 10 Tablet) terdiri dari dua jenis tergantung kondisi yang dibutuhkan, meliputi:

  • Hipertensi: 4 mg sebanyak 1 kali/hari;
  • Gagal jantung: 4 mg sebanyak 1 kali/ hari.

Aturan Pakai Obat Candefion Tablet 8 mg (3 Strip @ 10 Tablet)

Sangat dianjurkan jika obat dengan komposisi candesartan cilexetil ini dikonsumsi sebelum atau setelah makan. Obat tablet sebaiknya dikonsumsi secara oral bersamaan dengan makanan ataupun tidak.

Efek Samping Obat

Efek samping obat Candefion Tablet 8 mg (3 Strip @ 10 Tablet) yang mengandung candesartan cilexetil ini dapat menyebabkan hipotensi, terutama bila pasien juga menerima diuretik, membatasi asupan garam, mengalami dehidrasi, atau menjalani dialisis (cuci darah). 

Hipotensi dapat menyebabkan keluhan pusing dan/atau rasa ingin pingsan. Pasien dengan hipotensi simtomatik mungkin memerlukan pengurangan dosis candesartan dan/atau diuretik, serta menerima penggantian cairan. Keadaan ini harus diperbaiki sebelum kembali memulai terapi dengan candesartan cilexetil.

Selain efek hipotensi, efek samping lain yang juga dapat ditimbulkan oleh candesartan cilexetil adalah sebagai berikut:

  • Kelainan sistem darah dan limfatik: leukopenia, neutropenia, dan agranulositosis;
  • Gangguan elektrolit: hiperkalemia, hyponatremia;
  • Gangguan sistem saraf: pusing;
  • Gangguan hepatobiliary: peningkatan enzim hati, gangguan fungsi hati, hepatitis;
  • Kelainan jaringan kulit dan subkutan: angioedema, ruam, urtikaria, pruritus;
  • Sistem muskuloskeletal: sakit punggung;
  • Gangguan sistem urinaria: penurunan fungsi ginjal.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu dibawah 30° C dan terlindung dari cahaya.

Perhatian Khusus

  • Pasien gagal jantung.
  • Pasien yang menderita akibat hemodinamik yang berhubungan dengan stenosis katup aorta dan mitral.
  • Wanita hamil dan menyusui.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Penderita dengan hipersensitif terhadap komponen-komponen yang dikandung candefion.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Kerusakan hati yang berat atau kolestasis.

Kelompok Orang yang Berisiko Terhadap Candesartan Cilexetil

  • Pasien gagal jantung.
  • Pasien yang menderita hemodinamik yang berhubungan dengan stenosis katup aorta dan mitral.
  • Wanita hamil dan menyusui.

Kalau kamu ingin mendapatkan obat Candefion Tablet 8 mg (3 Strip @ 10 Tablet) dengan kandungan Candesartan Cilexetil ini bisa didapatkan di apotek Toko SehatQ secara online atau daring dengan harga terjangkau. Perlu digarisbawahi bahwa informasi di atas tidak dapat dijadikan sebagai pedoman sepenuhnya. Alangkah baiknya kamu tetap mengonsultasikan dengan dokter.

Lifepharm Glomega dan Cara Jitu Jaga Otak

Kemampuan daya ingat tidak melulu karena bakat. Perlu upaya untuk menjaga kinerja otak agar kemampuan daya ingat tidak mudah tergerus. Jika Anda abai, bersiaplah menghadapi konsekuensi akan penyakit-penyakit penurunan memori, seperti demensia Alzheimer. 

Banyak cara untuk bisa menjaga kinerja dan kesehatan otak. Salah satunya dengan rutin mengonsumsi suplemen. Lifepharm Glomega merupakan suplemen yang sangat baik untuk perkembangan dan kesehatan otak karena mengandung khasiat bawang putih, lechitin, juga omega 3. 

Namun, pengonsumsian suplemen seperti Lifepharm Glomega hanyalah salah satu ikhtiar yang bisa Anda lakukan untuk menjaga otak. Masih banyak cara jitu lain yang dapat Anda andalkan supaya otak senantiasa sehat. Berikut ini adalah berbagai cara jitu untuk menjaga otak agar tida layu!

  1. Rajin Olahraga 

Melatih dan menggunakan otot ternyata juga berpengaruh besar pada kemampuan otak. Ini karena pada saat Anda bergerak aktif maupun berolahraga, jumlah pembuluh darah kecil yang membawa darah kaya oksigen ke wilayah otak yang bertanggung jawab untuk berpikir menjadi bertambah. Olahraga juga dapat memacu perkembangan sel saraf baru dan meningkatkan hubungan antar sel otak. Ini membuat kinerja otak lebih efisien dan adaptif.

  1. Tidur Cukup dan Nyaman 

Orang-orang yang sering begadang dan mengalami gangguan tidur cenderung memiliki daya konsentrasi yang lemah. Jadi jika ingin kemampuan otak senantiasa terjaga, cobalah mengupayakan tidur cukup dan nyaman. Tidurlah 6—8 jam pada malam hari. Supaya tidur Anda nyenyak, buatlah suasana yang kondusif. Mematikan lampu atau menggantri seprai bisa menjadi cara untuk meningkatkan kualitas tidur Anda guna menjaga kinerja otak di keesokan paginya. 

  1. Pastikan Nutrisi Tercukupi 

Makanan sangat berpengaruh pada kesehatan otak. Memperbanyak konsumsi buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan sangat ampuh menghindarkan otak dari gangguan kognitif. Sebaliknya mengonsumsi makanan kaya lemak jenuh, seperti daging ataupun makanan berproses, meningkatkan risiko kerusakan otak. Selain makanan sehari-hari, memenuhi kebutuaj nutrisi untuk otak bisa Anda lakukan dengan mengonsumsi suplemen tambahan, seperti Lifepharm Glomega. 

  1. Beri Stimulasi pada Otak 

Kinerja otak akan senantiasa tajam apabila sering dilatih. Sebaliknnya, otak yang jarang dipakai justru bisa menurunkan fungsi kognitifnya. Karena itu, biasakanlah untuk selalu menstimulasi otak. Mempelajari bahasa asing ataupun bermain musik menjadi cara efektif untuk menstimulasi kinerja otak. Kegiatan iseng, seperti mengisi teka-teka silang dan bermain puzle juga memiliki manfaat yang cukup baik untuk melatih memori otak. 

  1. Jaga Asupan Gula

Diabetes merupakan faktor yang bisa meningkatn risiko kepikunan parah, seperti demensia maupun Alzheimer. Karena itu, jika ingin menjaga otak, upayakan untuk menjaga kadar gula darah agar tidak berlebih. Mengurangi asupan gula menjadi bagian penting untuk mengontrol kadar gula darah dalam tubuh agar Anda tidak terperangkap dalam penyakit diabetes. 

  1. Katakan Tidak pada Rokok 

Merokok banyak ruginya, tidak terkecuali bagi otak Anda. Kebiasaan merokok bisa membuat pembuluh darah menegang dan berpotensi meningkatkan risiko hipertensi dan diabetes. Di mana kedua penyakit ini berpengaruh besar menjadi pemantik penurunan fungsi otak. 

  1. Atur Pengonsumsian Alkohol 

Salah satu faktor risiko utama dari demensial adalah kebiasaan mengonsumsi alkohol. Bukan berarti Anda sama sekali tidak boleh mengonsumsi alkohol. Dalam batas wajar, alkohol masih aman untuk otak Anda. Karena itu, atur pengonsumsian alkohol secara ketat. Jangan pernah mengonsumsi alkohol lebih dari 2 gelas dalam sehari.

  1. Jaga Emosi Itu Penting 

Orang-orang yang gelisah, depresi, kurang tidur, atau kelelahan cenderung memiliki daya ingat yang lemah. Di mana semua kondisi tersebut bermula dari emosi yang bergejolak dan tidak terkendali. Cobalah untuk mengatur tingkat stres dengan lebih bijak. Bermeditas maupun melakukan hobi yang disukai bisa menjadi cara untuk menjaga emosi dan otak Anda. 

*** 

Jangan lupa untuk mengonsumsi Lifepharm Omega untuk menjaga kesehatan otak Anda. Selain baik untuk otak, suplemen ini juga efektif menormalkan kadar kolesterol dan mengoptimalkan sistem saraf.

Cara Pemakaian Fungares Krim untuk Gatal Selangkangan

Gatal di selangkangan disebabkan oleh berbagai hal, bisa karena iritasi, alergi, infeksi jamur, bakteri vaginosis, dan lainnya. Iritasi dan alergi kulit bisa diatasi dengan menghindari pemicunya. Adapun jika gatal karena infeksi jamur, maka perawatannya harus dilakukan secara tepat. 

Tinea cruris adalah jamur yang bisa menyebabkan gatal di selangkangan (jock itch). Jamur ini biasanya hidup di kulit, rambut dan kuku serta tidak membahayakan. Tapi mereka bisa berkembang biak dengan cepat di daerah yang hangat dan lembab dan menyebabkan infeksi. 

Meskipun bisa sangat mengganggu, kondisi ini termasuk infeksi ringan dan bisa diobati dengan obat antijamur seperti Fungares krim, serta menjaga area tersebut tetap bersih dan kering. 

Tanda dan gejala

Jock itch umumnya menyerang laki-laki, namun bukan berarti perempuan terhindar dari infeksi ini. Jamur biasanya mempengaruhi selangkangan dan paha bagian dalam, dan bisa menyebar ke perut dan bokong. 

Infeksi akan menyebabkan ruam yang terasa gatal atau terbakar. Daerah yang terdampak juga akan memerah dan bersisik. Selain itu tanda dan gejala lainnya antara lain:

  • Rasa gatal terus menerus
  • Kulit mengelupas atau pecah-pecah
  • Ruam yang semakin parah karena olahraga atau aktivitas yang berkaitan dengan area selangkangan, misalnya berjalan

Cara mengobati gatal di selangkangan

Gatal di selangkangan bisa diobati dengan mudah di rumah dengan tips berikut ini:

  1. Cuci area yang terkena secara menyeluruh setelah mandi dan berolahraga dengan sabun dan air bersih
  2. Pastikan area yang gatal bersih dan kering
  3. Gunakan krim, bedak, atau semprotan antijamur ke area yang terkena 
  4. Ganti pakaian dan pakaian dalam setiap hari
  5. Kenakan pakaian katun yang longgar
  6. Hindari mandi atau berenang di tempat umum
  7. Jangan berbagi handuk atau pakaian dengan orang lain

Bagaimana Fungares mengobati gatal di selangkangan?

Fungares krim mengandung mikonazol nitrat. Mikonazol nitrat memiliki sifat antijamur yang kuat, yang bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan ragi (jamur) penyebab infeksi. 

Selain untuk mengobati gatal selangkangan akibat infeksi jamur, Fungares juga bisa digunakan untuk:

  • Infeksi jamur dermatofita pada kulit kepala dan batang rambut (tinea capitis)
  • Kurap (tinea corporis)
  • Infeksi jamur menular yang menyerang tubuh bagian tangan (tinea manum)
  • Kutu air (tinea pedis)
  • Infeksi jamur kulit pada area berambut di wajah dan leher (tinea barbae)
  • Infeksi jamur yang terjadi pada kuku tangan maupun kuku kaki (tinea unguium atau onikomikosis)
  • Panu (Pityriasis versicolor)
  • Infeksi karena jamur Candida pada kulit dan kuku (kandidiasis kulit dan kuku)

Cara pemakaian Fungares untuk jock itch

Krim Fungares merupakan obat bebas terbatas, yang berarti penggunaannya tidak perlu resep namun disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter, apoteker, atau tenaga kesehatan profesional lainnya. 

Sebelum menggunakan Fungares krim, pastikan area kulit yang akan diberikan bersih dan kering. Oleskan krim pada lesi secara tipis dan merata sebanyak 2 kali sehari. Gosok krim dengan jari hingga krim benar-benar meresap ke dalam kulit. 

Jika semua lesi telah hilang (biasanya 2-5 minggu), lanjutkan pengobatan selama 10 hari kedepan untuk mencegah kekambuhan.

Catatan

Infeksi jamur tinea cruris memang tidak berbahaya, tapi jika tidak diobati gatalnya akan bertahan selama berbulan-bulan. Selain itu gatal di selangkangan akan sangat mengganggu aktivitasmu dan membuat Anda tidak percaya diri. 

Dengan rutin mengoleskan Fungares Krim setiap hari, masalah kulit Anda akan sembuh dalam waktu 2-5 minggu. 

Hentikan penggunaan jika terdapat efek samping iritasi, mual, muntah, hipersensitivitas, iritasi, dan ruam merah yang gatal.

Mitos Tentang SIDS yang Sebaiknya Jangan Dipercaya

Mitos Tentang SIDS yang Sebaiknya Jangan Dipercaya

SIDS atau yang biasa disebut sindrom kematian mendadak bayi adalah penyakit langka yang sering menyerang bayi di bawah usia satu tahun dan menyebabkan nyawa melayang. 

Hingga saat ini, penyebab pasti dari penyakit langka ini belum diketahui. Namun, beberapa ahli sepakat bahwa sindrom ini bisa saja muncul karena kebiasaan-kebiasaan yang kurang sehat seperti ibu yang merokok serta posisi tidur bayi yang tidak tepat. 

Mengingat penyakit ini cukup langka dan penyebabnya belum pasti hingga sekarang, muncul juga beberapa mitos di luaran yang sebaiknya jangan kamu percaya mentah-mentah, ya. Berikut ini beberapa di antaranya. 

Mitos penyakit SIDS

Berikut ini beberapa mitos dari penyakit SIDS yang sebaiknya jangan kamu telan mentah-mentah, ya karena belum terbukti kebenarannya.

  • Vaksin dan imunisasi bisa menyebabkan SIDS

Tak sedikit orang tua yang mempercayai bahwa vaksin, imunisasi, atau penggunaan obat bisa menyebabkan kematian bayi secara mendadak. Hal ini hanya MITOS, ya. Jadi jangan dipercaya. 

Faktanya, vaksin dan imunisasi bisa meningkatkan kekebalan tubuh pada bayi, sehingga bayi tidak mudah terpapar virus, bakteri, dan kuman. 

  • Boks bayi bisa menyebabkan SIDS

SIDS umumnya memang terjadi saat bayi sedang tertidur, namun penyebab utamanya bukan disebabkan karena bayi tidur di dalam boks. 

Faktanya, boks tidur bayi bukan penyebab utama munculnya SIDS, melainkan lingkungan tidurnya seperti alas kasur yang terlalu empuk, banyaknya mainan yang ada pada kasur. 

  • Tidur terlentang menyebabkan SIDS

Beberapa orangtua juga mempercayai bahwa tidur terlentang bisa membuat anak jadi tersedak sehingga bisa meningkatkan risiko kematian mendadak.

Faktanya, tidur dengan posisi tengkurap dan miring yang bisa meningkatkan risiko kematian mendadak. Sebab, posisi tidur yang tengkurap dan miring bisa mengganggu saluran pernapasan pada bayi. 

Itu dia beberapa mitos yang sebaiknya jangan kamu percaya, ya. 

Penyebab SIDS atau Sudden Infant Death Syndrome

Meskipun penyebab SIDS hingga kini belum diketahui secara pasti, namun beberapa ahli memberikan rangkuman beberapa kemungkinan-kemungkinan yang bisa menyebabkan SIDS pada bayi. 

  • Tidur pada area yang empuk, sehingga saluran pernapasannya tertutup
  • Ibu mengonsumsi alkohol
  • Terjadi infeksi pernapasan
  • Bayi lahir prematur atau bayi lahir kembar
  • Ibu tidak melakukan kontrol kehamilan secara rutin
  • Sering meletakkan bayi dalam posisi tengkurap atau miring sebelum usianya mencapai 1 tahun
  • Bayi lahir dengan berat badan rendah
  • Ibu memiliki kebiasaan merokok saat hamil atau merupakan perokok pasif
  • Bayi mengalami kedinginan atau kepanasan
  • Bayi yang berasal dari Afrika asli atau Amerika asli
  • Bayi tidur bersama dengan orangtua dan hewan peliharaan

Beberapa kejadian dan kebiasaan di atas dipercaya bisa meningkatkan risiko terjadinya SIDS pada bayi. Jika kamu masih menidurkan bayi dalam posisi tengkurap atau miring sebaiknya segera hentikan, ya. 

Cara mencegah SIDS

Berikut ini beberapa cara untuk mencegah terjadinya SIDS pada bayi yang bisa kamu lakukan sejak hamil. 

  • Hindari kebiasaan buruk seperti merokok, minum alkohol saat hamil. Sebaiknya hindari juga asap rokok saat sedang keluar rumah. Sebagai upaya perlindungan, kamu bisa menggunakan masker yang bisa melindungi dari asap rokok. 
  • Rutin melakukan cek kehamilan.
  • Ketika bayi lahir, sebaiknya pisah tempat tidur dengan bayi. Kamu bisa menaruh bayi di box bayi yang dekat dengan tempat tidurmu. 
  • Jauhkan barang seperti mainan bayi, bantal, selimut, dan guling saat bayi akan tidur.
  • Jangan berikan pakaian yang terlalu ketat atau panas pada bayi.
  • Berikan ASI eksklusif agar kekebalan tubuhnya naik.
  • Hindari menggunakan kasur yang terlalu empuk, karena bisa memutus saluran pernapasannya. Sebaiknya berikan alas yang keras seperti matras untuk bayi. 
  • Posisikan bayi tidur terlentang, dan hindari posisi tengkurap atau miring ke samping.

Cara Meredakan Sembelit Dengan Dulcolax Tablet

Perubahan gaya hidup dapat berdampak besar pada pencernaan Anda dan itu adalah jumlah dari langkah-langkah kecil yang dapat membuat Anda merasa lebih baik dalam jangka panjang. Dari menambahkan lebih banyak serat ke dalam makanan Anda dan minum 6-8 gelas air setiap hari, hingga memberikan diri Anda 30 menit gerakan aktif sehari, Anda dapat membuat perbedaan besar dengan sedikit penyesuaian.

Ketika perubahan gaya hidup tidak cukup atau Anda sedang mencari kelegaan yang cepat, Dulcolax tablet memiliki berbagai solusi untuk membantu Anda kembali merasakan diri sendiri. 

Anda merasa tidak enak badan, mungkin itu sakit perut, kembung, atau kehilangan nafsu makan. Apa pun gejalanya, penurunan gerakan usus atau susah buang air besar bisa menjadi tanda sembelit sesekali.

Gejala umum termasuk:

  • Buang air besar yang menyakitkan dan sulit
  • Kotoran yang kering dan keras
  • Mengejan berlebihan saat melakukan gerakan
  • Gas, kembung dan ketidaknyamanan perut
  • Merasa perlu pergi lagi segera setelah buang air besar
  • Kurang dari 3 kali buang air besar per minggu

Saat bagian luar memengaruhi bagian dalam Anda.

Usia, gaya hidup, diet, dan stres semuanya menjadi faktor dalam seberapa baik (atau buruk) sistem pencernaan Anda bekerja.

  • Seiring bertambahnya usia Anda, begitu pula kemungkinan mengalami sembelit.
  • Kurang aktif dari biasanya? Begitu juga pencernaan Anda.
  • Pengobatan dan pembedahan dapat sangat memengaruhi kemampuan tubuh Anda untuk mengeluarkan kotoran.
  • Tetap terhidrasi dengan baik membuat segala sesuatunya terus berjalan.
  • Stres adalah musuh tubuh Anda. Bagaimana? Saluran pencernaan Anda sebenarnya adalah organ sistem saraf, seperti otak. Karena itu, mereka saling mempengaruhi baik secara positif maupun negatif.

Biasanya, sembelit sesekali tidak perlu dikhawatirkan, dan ritme alami Anda akan kembali dalam beberapa hari. Di lain waktu, sistem pencernaan Anda mungkin perlu didorong ke arah yang benar. Jika masalah Anda berlanjut selama lebih dari seminggu atau terus kembali, silakan berkonsultasi dengan dokter Anda.

Hidup sesuai keinginan alam.

Sembelit seringkali merupakan akibat dari makanan yang bergerak perlahan melalui sistem pencernaan. Tapi tahukah Anda ada solusi alami untuk melawannya? Di bawah ini Anda akan menemukan kiat-kiat yang mudah diikuti, dapat dilakukan dalam kenyamanan rumah Anda sendiri, dan akan meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan:

Makan makanan yang sehat dan seimbang

Targetkan 5 porsi buah dan sayuran sehari. Coba juga untuk memasukkan biji-bijian, quinoa, beras merah atau biji-bijian dalam makanan Anda untuk membantu menjaga agar semuanya tetap berjalan.

Berolahragalah selama 30 menit

Dapatkan detak jantung Anda karena saat Anda bergerak, perut Anda juga ikut bergerak. Anda dapat melakukan aktivitas aerobik seperti berjalan kaki dan melakukan pekerjaan rumah tangga atau sekadar melakukan peregangan dengan yoga.

Minum 6-8 gelas cairan

Tetap terhidrasi dengan air, teh herbal, dan sup bening membantu makanan dan limbah melewati usus Anda. Cobalah untuk tidak mengonsumsi terlalu banyak minuman bersoda, kafein, atau alkohol.

Terkadang, pengobatan alami tidak cukup. Untungnya, kami memiliki produk untuk membantu Anda menemukan kelegaan. Beri tahu kami apa yang salah, dan kami akan mengarahkan Anda ke tempat yang tepat.

Efek samping

Seperti semua obat-obatan, Dulcolax tablet  dapat menyebabkan efek samping pada beberapa orang, tetapi banyak orang tidak memiliki efek samping atau hanya efek samping kecil.

Efek samping yang umum

Efek samping yang umum, yang terjadi pada lebih dari 1 dari 100 orang, adalah:

  • merasa sakit (mual)
  • diare
  • sakit perut atau kram

Efek samping ini ringan dan biasanya hilang setelah beberapa hari. Bicaralah dengan dokter atau apoteker Anda jika efek samping mengganggu atau tidak kunjung hilang.

Efek samping yang serius

Hubungi dokter Anda segera jika efek samping langka ini terjadi pada Anda:

  • merasa pusing
  • darah di kotoran Anda
  • sedang sakit (muntah)

Reaksi alergi yang serius

Dalam kasus yang jarang terjadi, ada kemungkinan reaksi alergi yang serius terhadap bisacodyl.

Perhatian dengan obat lain

Beberapa obat, dan beberapa makanan, mempengaruhi cara kerja bisacodyl.

Mereka termasuk:

tablet air (diuretik), steroid (seperti prednisolon) atau digoksin (obat jantung) – ini dapat mengganggu keseimbangan garam dan mineral dalam tubuh Anda jika Anda memiliki terlalu banyak bisacodyl. Jika Anda menggunakan digoxin, ketidakseimbangan ini membuat Anda lebih mungkin mengalami efek samping yang serius dari digoxin. Bicaralah dengan dokter atau apoteker sebelum mengambil bisacodyl jika Anda menggunakan obat-obatan ini.

Obat gangguan pencernaan (antasida) dan produk susu, seperti susu, keju, dan yoghurt – ini memengaruhi tablet bisacodyl dan menghentikannya bekerja dengan baik. Mereka juga dapat membuat bisacodyl mengiritasi perut Anda dan menyebabkan gangguan pencernaan. 

Jangan minum Dulcolax tablet  pada saat yang sama – biarkan jeda 1 jam sebelum atau sesudah minum bisacodyl jika Anda mengalami pengobatan gangguan pencernaan atau produk susu. Sedikit susu dalam kopi dan teh kemungkinan besar tidak akan memengaruhinya, tetapi yang terbaik adalah mengonsumsi tablet bisacodyl dengan segelas air.

Segini Ketentuan Harga Tes PCR dan Swab

Tes PCR dan swab menjadi salah satu tes yang sedang sering dilakukan guna mendeteksi penyebaran virus corona. Dari hal itu, tentu kamu perlu tahu harga test PCR dan swab agar saat kamu melakukan swab test mandir dengan membayar sendiri di rumah sakit ataupun laboratium klinik bisa tahu.

Namun, berapakah besaran harga yang telah ditetapkan? Untuk mengetahui lebih lengkapnya, simak ulasan berikut ini!

Harga untuk Tes Swab yang Telah Ditetapkan

Dengan banyaknya pilihan untuk melakukan pemeriksaan terkait COVID-19, tentu kamu bingung kan mana yang terbaik untuk dipilih? Sebelumnya, ada rapid test dan PCR swab test, sekarang bertambah lagi dengan swab test antigen. Kamu harus tahu yang cocok untuk dipilih dengan keinginan, seperti hasil pemeriksaan yang cepat atau ketepatan yang sangat tinggi.

Sekarang ini, pemerintah telah menetapkan harga tes swab standar yang harus dipatuhi oleh setiap rumah sakit atau laboratorium klinik terkait pemeriksaan tes Swab dengan metode PCR. Metode ini menggunakan teknik usap yang mengambil sekresi dari hidung. Pemeriksaan diagnostik ini menggunakan teknologi PCR atau polymerase chain reaction.

Tes swab ini masih menjadi cara diagnosis yang paling akurat untuk memastikan seseorang benar mengidap COVID-19 atau tidak. Meski begitu, virus tersebut membutuhkan waktu beberapa hari agar dapat berkembang biak di tubuh, terutama pada tenggorokan dan hidung. Maka dari itu, cara ini tidak dapat memastikan seseorang yang terinfeksi tahap awal.

Nah, sekarang berapa harga yang telah ditetapkan pemerintah untuk mendapatkan swab test antigen secara mandiri?

Mengacu pada ketentuan yang telah diumumkan oleh Kemenkes, batas tarif tertinggi untuk swab test mandiri ini sebesar Rp 900 ribu. Harga swab test tersebut sudah mencakup secara keseluruhan hingga hasilnya keluar. Pemeriksaan ini diajukan atas permintaan sendiri dan dilakukan oleh tenaga medis profesional di rumah sakit atau laboratorium klinik, bukan pada seseorang yang mempunyai catatan pernah berinteraksi dengan pengidap atau kegiatan penelusuran kontak.

Selain tes swab PCR, salah satu cara yang dapat dilakukan jika seseorang ingin memastikan telah terinfeksi pada tahap awal adalah dengan swab test antigen. Pemeriksaan swab test antigen ini merupakan pemeriksaan rapid test yang pengambilan sampel dengan metode swab. Pola yang dilakukan sama dengan tes swab PCR, menggunakan alat usap yang dimasukkan ke hidung. Metode ini akan mendeteksi ada-tidaknya kandungan protein dari virus tersebut di dalam tubuh.

Swab test antigen dapat menjadi pilihan untuk memastikan kesehatan. Dengan memastikan tubuh kamu tidak terserang virus corona, perasaan khawatir terjangkiti penyakit tersebut pada keluarga yang ada di rumah akan hilang. Meski hasil pemeriksaan negatif, tetapi kamu tetap harus melakukan segala protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, menjaga jarak dengan orang lain, rajin mencuci tangan, hingga rutin berolahraga. Niscaya, virus tersebut akan sulit untuk menyerang tubuh kamu.

Demikian penjelasan mengenai harga tes PCR dan swab yang perlu diketahui. Dengan mengetahuinya, kamu bisa lebih mempersiapkan diri dan juga dana saat ingin menjalani tes tersebut untuk memenuhi segala kepentingan administrasi seperti untuk perjalanan, pernikahan, dan kepentingan lainnya.

Dengan mengetahui harga tes PCR dan swab itu kamu juga bisa lebih mengatur keuanganmu dengan lebih bijak di masa pandemi seperti saat ini. Memang saat ini sudah banyak alternatif pembayaran seperti paylater atau peminjaman uang secara online atau yang lebih dikenal dengan pinjaman online atau pinjol. Meski begitu, kamu tetap harus mengatur keuanganmu dengan bijak agar siap menghadapi kondisi mendesak.

Cara Minum dan Aturan Pakai Mylanta Cair

Mylanta adalah obat maag yang ampuh mengatasi perut kembung, mual, nyeri ulu hati yang terjadi akibat naiknya asam lambung. Lalu, bagaimana cara minum dan aturan pakai Mylanta cair?

Ada dua jenis produk Mylanta, tablet dan cair/suspensi. Anda dapat memilih produk sesuai dengan kebutuhan Anda. Misalnya, produk Mylanta tablet lebih mudah dibawa-bawa. 

Mylanta cair atau Mylanta Suspensi merupakan sirup obat maag dan anti kembung yang disebabkan karena kelebihan asam lambung, gastritis, tukak lambung, tukak usus dua belas jari dengan gejala-gejala seperti mual, nyeri lambung, nyeri ulu hati, kembung, serta perasaan penuh pada lambung.

Obat ini mengandung Aluminium Hydroxide dan Magnesium Hydroxide. Dua kandungan ini diformulasikan dalam bentuk suspensi agar lebih mudah diserap saluran pencernaan. 

Lalu bagaimana cara minum dan aturan pakai Mylanta cair?

Manfaat Mylanta cair

Mylanta cair ampuh meredakan gejala sakit maag karena asam lambung berlebih seperti perut perih dan rasa mual.

Mylanta bekerja di sumber gejala dan dengan cepat menetralkan asam lambung sehingga gejala sakit maag mereda.

Mengurangi gejala yang berhubungan dengan kelebihan asam lambung seperti:

  • Mual dan muntah.
  • Nyeri di ulu hati.
  • Perut kembung.
  • Rasa penuh atau begah di perut.
  • Peradangan di dinding lambung (gastritis).
  • Luka yang muncul pada dinding lambung (tukak lambung).
  • Tukak usus dua belas jari.

Cara minum dan aturan pakai

  • Diminum 1 jam sebelum atau 2 jam setelah makan dan menjelang tidur)
  • Kocok sebelum diminum. Gunakan sendok teh.
  • Tidak dianjurkan digunakan terus menerus lebih dari dua minggu , kecuali atas petunjuk dokter.
  • Dewasa: 1-2 sendok takar (5-10 ml) 3-4 kali sehari,
  • Anak-anak 6-12 tahun ½-1 sendok takar (2.5-5 ml) 3-4 kali sehari.

Cara kerja Mylanta cair

Mylanta cair mengandung bahan aktif aluminium hidroksida, magnesium hidroksida, dan simetikon.

  • Aluminium hidroksida adalah senyawa yang dapat menetralisir asam hidroklorida pada kasus sekresi lambung berlebihan. Obat ini digunakan untuk mengobati mulas, sakit perut, asam lambung, atau gangguan pencernaan asam. Aluminium hidroksida juga digunakan untuk mengurangi kadar fosfat pada pasien dengan kondisi ginjal tertentu.
  • Magnesium hidroksida adalah mineral alami yang dapat mengurangi asam lambung, meningkatkan kandungan air di usus yang dapat membantu buang air besar. Magnesium hidroksida juga digunakan sebagai antasida untuk meredakan gangguan pencernaan, asam lambung, dan mulas.
  • Simetikon dapat digunakan untuk meredakan tekanan nyeri yang disebabkan oleh gas berlebihan di perut dan usus.

Dosis Mylanta cair untuk mengatasi asam lambung naik

  • Dosis dewasa: 1 – 2 sendok takar (5-10 ml) sebanyak 3 – 4 kali sehari.
  • Dosis anak-anak 6 – 12 tahun: ½ – 1 sendok takar (2,5 – 5 ml) sebanyak 3 – 4 kali sehari.

Efek samping

Ada sejumlah efek samping umum yang dapat terjadi karena konsumsi obat Mylanta cair, di antaranya:

  • Sembelit
  • Diare
  • Mual
  • Muntah
  • Sensasi terbakar di mulut atau tenggorokan
  • Dygeusia atau perubahan persepsi rasa
  • Reaksi hipersensitivitas

Perhatian khusus

  • Penggunaan dalam jangka panjang dengan dosis tinggi dapat menyebabkan ketergantungan.
  • Tidak dianjurkan diberikan pada anak-anak di bawah umur 6 tahun kecuali atas saran dokter.
  • Pasien yang melakukan diet magnesium dan rendah fosfat.
  • Berikan jarak 2 jam jika pasien mengonsumsi simetidin atau tetrasiklin.

Catatan

Mylanta cair dapat menjadi pilihan tepat untuk mengatasi sakit maag. Meski begitu, sebaiknya Anda memahami apa penyebab sakit maag dan melakukan tindakan pencegahan. 

Dapatkan Mylanta cair untuk mengatasi sakit maag di Toko SehatQ.

https://www.nhs.uk/conditions/stomach-ulcer/
https://www.medicalnewstoday.com/articles/322740#home-remedies
https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/stomach-ulcer
https://www.medicalnewstoday.com/articles/312045