Berita Kesehatan Orangtua Terpopuler

Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan di Setiap Tahap Kehidupan

Pada dasarnya, pertumbuhan dan perkembangan dibagi menjadi 4 aspek diantaranya pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, kemampuan bahasa, serta perkembangan sosial dan emosi. Pertumbuhan dan perkembangan tersebut ditujukan agar manusia dapat bertahan hidup. Perbedaan pertumbuhan perkembangan juga terjadi antara laki-laki dan perempuan yang mulai terlihat sejak masa sekolah hingga lansia.

  • Bayi

Pada saat bayi tumbuh sampai usia 18 bulan, dokter merekomendasikan Anda untuk berbicara banyak hal. Mendengarkan suara ayah atau ibu mampu mengembangkan kemampuan komunikasinya. Bayi telah memiliki kemampuan mendengarkan bahkan saat bayi baru lahir. Asupan makanan berupa ASI eksklusif selama 6 bulan dan MP-ASI setelahnya juga perlu diperhatikan untuk mendukung tumbuh kembannya.

  • Balita

Masa balita membutuhkan jam tidur yang banyak, gizi cukup, serta hubungan erat dan penuh kasih sayang dengan orang tua. Siapkan area di rumah yang membuat balita lebih mengeksplor lingkungannya. Perbanyak kosakata dengan cara bernyanyi atau bercerita kepada balita. Pada tahap ini, balita mulai berjalan lancar, berlari, dan pergi ke kamar mandi secara mandiri.  

  • Anak-anak

Sebelum remaja, anak-anak belajar mendapatkan kemandirian dan pengetahuan lebih cepat. Teman menjadi pihak yang sangat memengaruhi aktivitas, keputusan, serta tingkat percaya diri. Anak-anak mulai menyadari perbedaan laki-laki dan perempuan. Kemampuan olahraga dan aktivitas pada masa anak-anak berkembang pesat. Tanda-tanda pubertas awal seperti tumbuhnya payudara dan rambut di wajah mulai terlihat.

  • Remaja

Keputusan yang diambil bisa saja tanpa pertimbangan orang tua sebab remaja memiliki keinginan bahkan jika berbeda sekalipun. Ketertarikan dengan lawan jenis juga mulai muncul. Hormon-hormon seksual saat remaja meningkat sehingga remaja perempuan mulai mengalami menstruasi. Sementara remaja laki-laki mengalami berbagai pertumbuhan fisik seperti perubahan suara menjadi lebih berat, dada lebih bidang, dan lain-lain.

  • Dewasa

Pada usia 20-40 tahun, kematangan fisik telah selesai. Pertumbuhan tinggi badan telah berhenti. Kemampuan fisik seseorang sedang mencapai puncak-puncaknya, termasuk kekuatan otot, raeaksi terhadap rangsangan, serta kemampuan sensorik. Usia ini merupakan rentang waktu yang tepat bagi perempuan untuk hamil dan melahirkan.

Pada usia 40an seseorang akan mengalami tanda-tanda penuaan seperti munculnya kerutan jelas terutam area mata dan sekitar bibir, lensa mata menegang dan menebal, penurunan sensitivitas suara, serta penipisan rambut. Sistem imun juga mengalami penurunan sehingga seseorang lebih mudah terserang penyakit. Pada usia 50an, perempuan mengalami menpause dan produksi estrogen berhenti. Oleh karena itu, risiko osteoporosis juga semakin meningkat.

  • Lansia

Kemampuan fisik semakin menurun dan massa otot berkurang. Organ tubuh vital seperti paru-paru, jantung, dan ginjal tidak bekerja secara efisien. Perempuan lebih sedikit menghasilkan lubrikasi vagina sementara pria kurang mampu mencapai ereksi dan orgasme. Seiring bertambahnya umur, tujuan hidup bukan lagi tentang keuangan, wawasan, atau hubungan luas antar individu, melainkan tujuan emosional seperti kepatuhan dalam keagamaan atau interaksi dengan keluarga.    

Pola hidup yang sehat akan menjaga kebugaran dan kesehatan fisik dan emosi. Pola hidup yang sehat meliputi menjaga pola makan seimbang sesuai kebutuhan, olahraga dan aktivitas fisik secara rutin, tidur cukup baik dari segi jumlah jam tidur maupun kualitas, serta pengontrolan emosi untuk meminimalisit stres. Perbedaan pertumbuhan dan perkembangan di setiap usia mungkin akan berbeda terlebih jika seseorang menderita gangguan kesehatan tertentu.

Yuk, Pahami Macam-Macam Senam!

Saat ini ada macam-macam senam yang perlu Anda ketahui dan memiliki manfaat yang berbeda-beda. Senam merupakan salah satu jenis olahraga. Di mana olahraga sendiri adalah kombinasi kompleks yang melibatkan kekuatan fisik, fleksibilitas, kekuatan, ketangkasan, koordinasi, keanggunan, keseimbangan, dan kontrol. 

Dari beberapa olahraga tersebut, senam adalah jenis yang paling sering dilakukan oleh para wanita, meski pria pun melakukannya juga. Nah, berikut beberapa macam senam yang berbeda dan perlu Anda ketahui.

Macam-macam senam

Setiap sub-niche senam, akan menekankan pada aspek yang berbeda seperti kekuatan, kelincahan, keseimbangan, dan koordinasi sambil memanfaatkan elemen semuanya. Berikut jenis senam dan bagaimana manfaatnya. 

  1. Senam artistik

Jenis senam ini adalah jenis senam yang paling populer dan banyak diminati oleh anak-anak. Olahraga ini selanjutnya dibagi menjadi khusus pria dan wanita. Senam artistik adalah bentuk senam yang paling umum, wanita berkompetisi dalam empat pertandingan, termasuk senam lantai, lompat galah, palang tidak rata, dan balok keseimbangan. 

Pria berkompetisi dalam enam pertandingan, termasuk senam lantai, palang sejajar, palang tinggi, lemari besi, dan pommel horse. Semua acara ini membutuhkan kekuatan tubuh bagian atas dan bawah yang luar biasa sekaligus menambahkan bakat artistik pada setiap pertunjukan.  

  • Senam artistik wanita. Terdiri dari rutinitas yang dilakukan pada palang yang tidak rata, balok keseimbangan dan senam lantai. Senam artistik wanita seperti yang dikenal populer dipraktikkan baik dalam acara berbasis individu maupun tim dan merupakan salah satu ekspresi bentuk, fleksibilitas, dan kekuatan yang paling indah. 
  • Senam artistic pria (MAG). Berbeda secara signifikan dari WAG dan menggunakan peralatan dan teknik yang sangat berbeda.  Pommel horse, palang sejajar, dan palang tinggi yang ditampilkan secara mencolok di sini, baik dalam acara individu maupun tim. 

Bagi WAG dan MAG membutuhkan banyak daya tahan, koordinasi, dan kekuatan, yang pertama artistik menggunakan gerakan koreografi yang indah, sedangkan yang terakhir menekankan kekuatan. 

  1. Senam ritmik

Macam-macam senam lainnya adalah senam ritmik. Senam ritmik saat ini dilakukan oleh wanita, seperti namanya, senam ini menampilkan gerakan anggun yang menekankan fleksibilitas dan kelincahan menggunakan simpai, bola, tali, dan pita. Senam ritmik dipecah menjadi individu dan tim yang biasanya dilakukan dengan musik. Bentuk seni memanfaatkan elemen balet, tarian dan manipulasi peralatan untuk menampilkan ketangkasan, ketahanan dan koordinasi tangan dan mata.

  1. Senam trampoline

Meskipun pelatihan trampoline merupakan bagian integral dan program senam apa pun, ia telah bercabang menjadi disiplinnya sendiri dan secara resmi dilantik ke dalam permainan Olimpiade pada tahun 2000. Senam trampoline menggunakan manuver terbang tinggi dengan lompatan, jungkir balik, dan tikungan dalam rutinitas bergerak cepat untuk menciptakan tontonan yang benar-benar menakjubkan. Senam trampoline menjadi acara individu, tersinkronisasi dan ganda. 

  1. Power tumbling

Power tumbling membawa pelatihan trampoline ke level yang lebih baru dan menambahkan elemen senam artistik ke trampoline. Di sini, perseta akan melakukan dua operan di trek 25 meter, setiap kali menampilkan satu set delapan keterampilan. Tumbang kekuatan membutuhkan kesadaran spasial yang luar biasa, kekuatan dan koordinasi agar dapat dilakukan dengan baik. 

  1. Senam akrobatik

Senam akrobatik adalah tampilan kekuatan dan koordinasi yang paling menakjubkan dalam senam. Tidak ada peralatan yang digunakan di sini. Tim yang terdiri dari 2-4 melakukan tiga jenis gerakan akrobatik-rutinitas keseimbangan yang menekankan kekuatan, rutinitas dinamis dengan lemparan, tangkapan, dan jungkir balik dan terakhir rutinitas gabungan yang menggunakan elemen keduanya. Senam akrobatik telah mendapatkan ketenaran karena manuvernya yang berani dan sering kali berisiko. 

Semua olahraga tentu memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh, pun dengan senam. Macam-macam senam dengan melakukan berbagai gerakan yang bisa dilakukan sendiri maupun tim. 

Mengetahui Penyebab Perut Buncit Setelah Melahirkan dan Cara Mengatasinya

Mengetahui Penyebab Perut Buncit Setelah Melahirkan dan Cara Mengatasinya

Pasca persalinan umumnya menyisakan beberapa masalah bagi wanita. Salah satunya adalah penambahan berat badan sehingga menyebabkan perut buncit setelah melahirkan. Umumnya kondisi ini adalah hal yang normal terjadi setelah persalinan. Namun bagi beberapa ibu, kondisi ini dapat membuat krisis percaya diri.

Perut buncit setelah melahirkan dapat diatasi dengan beberapa cara. Namun, sebelumnya Anda juga perlu mengetahui penyebab dari kondisi ini.

Penyebab Perut Buncit Setelah Melahirkan

Pada masa kehamilan, rahim menjadi tempat tinggal sementara untuk janin sehingga rahim ikut meregang. Setelah proses persalinan, peregangan pada rahim inilah yang membuat perut Anda menjadi besar dan terlihat buncit.

Dibandingkan pada masa kehamilan, setelah persalinan berat badan ibu sudah berkurang sekitar 3 hingga 6 kg. Jumlah ini adalah total dari berat bayi, plasenta, darah, dan air ketuban. Perut buncit setelah melahirkan akan menyusut dengan sendirinya dan butuh waktu sekitar 6-8 minggu. Bagian tubuh yang mengalami pembengkakan juga akan menyusut karena mengeluarkan cairan ekstra melalui keringat, urine, dan sekresi vagina.

Cara Mengecilkan Perut yang Buncit Setelah Melahirkan

Banyak cara yang dapat dilakukan ibu setelah melahirkan untuk mengembalikan ukuran perut seperti sebelum hamil. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengecilkan perut pasca melahirkan adalah sebagai berikut:

  1. Menyusui

Selain memenuhi asupan gizi bayi, menyusui juga dapat membantu mengecilkan perut buncit setelah melahirkan. Menyusui dapat membantu mengeluarkan hingga 5000 kalori dalam sehari. Aktivitas ini mendorong pelepasan hormon oksitosin yang merangsang kontraksi rahim dan menyusutkan uterus agar kembali seperti semula. 

  1. Olahraga ringan

Olahraga mempunyai banyak manfaat bagi tubuh, salah satunya adalah membantu mengecilkan perut buncit setelah melahirkan. Beberapa jenis olahraga yang dapat membantu untuk mengencangkan perut adalah:

  • Forearm plank

Anda dapat mengatur tubuh ke posisi plank. Pastikan bagian bawah lengan menempel ke lantai dan kencangkan bagian bokong. Tahan posisi tersebut selama 20 menit dan Anda dapat menambah atau mengurangkan durasinya sesuai dengan kekuatan tubuh Anda.

  • Reverse crunch

Posisikan badan berbaring telentang dengan lutut ditekuk serta paha tegak lurus ke lantai. Dorong lutut ke dada dengan menggunakan otot perut dan tahan posisi ini selama 2 menit. Anda dapat mengulangi aktivitas ini sebanyak 10 kali sehari. 

  • Scissor kicks

Berbaring ke lantai dengan posisi kaki lurus dan kemudian angkat kedua kaki seperti melakukan gerakan menggunting. Anda dapat menurunkan dan mengangkat kaki secara bergantian serta ulangi sebanyak 15 hingga 20 kali.

Sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum Anda memilih jenis olahraga, terlebih jika Anda menjalani proses persalinan secara caesar. Dokter akan memastikan kondisi Anda terlebih dahulu sebelum melakukan latihan olahraga ringan.

  1. Mengatur pola makan

Untuk mengembalikan ukuran perut seperti sebelum hamil, Anda dapat mengatur pola makan dan menghindari makanan yang dapat memicu kenaikan berat badan. Beberapa makanan sehat yang dapat Anda konsumsi pasca melahirkan adalah:

  • Sayur dan buah
  • Oatmeal
  • Sereal dengan serat yang tinggi
  • Yogurt rendah lemak

Selain itu, Anda dapat mengatur porsi makan lebih sedikit namun dengan frekuensi yang lebih sering yaitu 3 hingga 4 kali sehari.

  1. Banyak konsumsi air putih

Selain membantu menjaga keseimbangan cairan di dalam tubuh, banyak mengkonsumsi air putih dapat membantu proses pembakaran lemak di sekitar perut. 

Minum air putih juga dapat membantu proses pencernaan bekerja lebih baik dan maksimal sehingga membantu mengecilkan perut buncit setelah melahirkan.

  1. Menghindari kebiasaan tidur setelah makan

Aktivitas tidur setelah makan dapat membuat perut menjadi buncit dan menyebabkan beberapa masalah kesehatan bagi tubuh. Hal ini dikarenakan tubuh akan menunda untuk mencerna makanan disaat kita tidur.

Anda dapat menghindari kebiasaan ini untuk menjaga kesehatan dan tidak membuat perut semakin buncit setelah melahirkan.

  1. Menggunakan korset

Melatih perut dengan menggunakan korset diyakini dapat mendorong perut buncit untuk masuk ke dalam. Jika Anda sebelumnya melahirkan dengan proses caesar, pastikan terlebih dahulu bahwa luka bekas sayatan sudah benar-benar sembuh untuk menghindari luka terbuka kembali.

Masing-masing orang membutuhkan waktu yang berbeda untuk mengembalikan ukuran dan bentuk perut seperti sebelum hamil. Beberapa faktor lain seperti genetik dan keaktifan Anda untuk bergerak juga mempunyai pengaruh pada waktu serta tingkat untuk pengencangan perut. Anda dapat menerapkan cara mengecilkan perut buncit setelah melahirkan secara konsisten untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

5 Cara Mengatasi Fobia pada Anak

Selayaknya orang tua pada umumnya, tidak ada dari mereka yang menginginkan anaknya menjalani kehidupan yang sulit. Kondisi ini akan muncul jika anak tidak memiliki perasaan berani dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Meski begitu orang tua tak perlu khawatir karena terdapat beberapa cara membentuk anak pemberani mengatasi fobia.

Hal ini menjadi salah satu cara yang perlu dilatih sejak dini, fungsinya untuk mempersiapkan diri anak dalam menghadapi dunia yang mengharuskan anak bersaing. Keberanian anak perlu dilatih agar si anak mampu mengelola kemampuan emosional dalam dirinya. Anak perlu mentolerir perasaan takut dan tidak membiarkan rasa takut tersebut menahan mereka.

Cara Membentuk Anak Pemberani

Fobia sosial anak merupakan kondisi di mana anak tidak nyaman dan tidak ingin bergabung serta bersosialisasi dengan lingkungan sekitar, seperti bermain dan berkomunikasi dengan orang lain. Mereka cenderung lebih senang menyendiri karena memutuskan menarik diri dari pergaulan atau menghindar dari orang lain, berikut ini beberapa cara untuk mengatasinya.

  1. Beri Penjelasan

Ketika anak merasa cemas atau takut pada kondisi tertentu yang dihadapi, mereka justru tidak memahami kondisi tersebut dengan baik. Anak cenderung kebingungan dan tidak tahu apa yang mereka harus lakukan guna mengatasi kondisi ini. Sebagai orang tua, berikan penjelasan mengenai kondisi yang terjadi secara perlahan.

  1. Mengakui Perasaan

Jika orang tua melihat anak-anak bereaksi berlebihan pada situasi yang dinilai tidak berbahaya, biarkan saja apa yang dirasakan anak tersebut. Orang tua perlu mengakui perjuangan anak, dengan pengakuan tersebut mereka akan merasa dihargai, dimengerti hingga tak lagi takut dalam mengekspresikan apa yang dirasa.

  1. Akrab dengan Anak

Mencoba akrab dengan anak ketika mereka mengaku takut dengan sesuatu, ajak mereka untuk mengenali sesuatu yang baru. Jika perlu diskusikan terlebih dahulu dengan anak, mereka menginginkan apa untuk dipelajari. Diskusikan terlebih dahulu mengenai apa yang bisa dilakukan anak dalam situasi tertentu.

  1. Berikan Contoh

Anak merupakan peniru yang baik, salah satu cara membuat anak menjadi berani adalah memberi contoh mengenai bagaimana respons tidak takut dan tenang ketika mereka menghadapi situasi yang sebelumnya tidak pernah dihadapinya.

  1. Lakukan Perlahan

Cara ini bisa dilakukan ketika anak ingin melakukan sesuatu tetapi dia merasa gugup dan takut, cobalah untuk mengajak anak melakukan pendekatan terhadap kondisi itu. Seperti anak ingin melakukan pelatihan bela diri, terlebih dahulu ajak mereka untuk mengenal jenis olahraga bela diri yang ingin dipelajari.

Cara membentuk anak pemberani lain yang patut dicoba adalah melontarkan kritik, hal ini justru bisa membangun kemampuan komunikasi anak. Namun, untuk anak yang lebih muda atau memiliki perasaan sensitif emosinya harus hati-hati, agar tak membuatnya kecil hati. 

Untuk melontarkan kritik agar tidak menyakiti hatinya bisa dengan sambil bercanda dan menunjukkan ekspresi yang ceria. Sehingga anak akan belajar menerima kesalahan dan emosinya akan menjadi lebih positif, serta dampaknya akan membuat mereka jauh lebih berani dalam menghadapi fobia sosial.

Menghadapi anak dengan fobia tentu akan membutuhkan kesabaran yang cukup tinggi, terlebih apabila kondisi tersebut termasuk sudah pada fase yang cukup parah. Para orang tua bisa memulai hal ini dengan kebiasaan positif yang mudah, sehingga anak tidak kesulitan atau bahkan untuk terlibat dan pastikan orang tua memiliki rasa sabar dan cara yang tepat menghadapi kondisi ini.

Dokter Mata di Jakarta Pusat

Dokter Mata di Jakarta Pusat

Pergi ke dokter dan pergi ke dokter gigi merupakan salah satu bagian dari menjaga kesehatan Anda. Tapi bagaimana dengan pergi ke dokter mata? Ternyata hal ini juga sama pentingnya. Tahukah Anda bahwa kualitas dokter mata di Indonesia termasuk bagus? Salah satunya yang berada di Jakarta Pusat.

Banyak orang mengira penglihatan mereka baik-baik saja, tetapi kemudian Anda memerlukan kacamata atau lensa kontak. Meskipun penglihatan Anda membaik setelah menggunakan kacamata atau lensa kontak, kontrol kesehatan mata secara rutin tetap penting, baik bagi Anda yang tidak merasa ada masalah penglihatan atau tidak.

Pemeriksaan mata secara teratur juga merupakan bagian penting untuk menemukan penyakit mata sejak dini dan menjaga penglihatan Anda. Penyakit mata umum terjadi dan dapat tidak diketahui dalam waktu lama, karena beberapa tidak memiliki gejala pada awalnya. Perawatan dini sangat penting untuk mencegah beberapa penyakit mata umum yang bisa menyebabkan kehilangan penglihatan permanen atau kebutaan:

  • Katarak (pengaburan lensa), penyebab utama kehilangan penglihatan di Amerika Serikat
  • Retinopati diabetik (menyebabkan kerusakan pembuluh darah di bagian belakang mata), penyebab utama kebutaan pada orang dewasa Amerika
  • Glaukoma (sekelompok penyakit yang merusak saraf optik)
  • Degenerasi makula terkait usia (kerusakan bertahap jaringan sensitif cahaya di mata)

Perawatan mata secara teratur dapat memberikan dampak yang mengubah hidup Anda, oleh karena itu sangat penting untuk berkunjung ke dokter mata. Ada banyak klinik dan rumah sakit di Jakarta Pusat yang memiliki dokter mata ahli dibidangnya. Lalu bagaimana cara memilih dokter mata yang sesuai?

  • Cari rekomendasi

Anggaplah Anda tahu bahwa Anda perlu menemui dokter mata, langkah termudah untuk menemukannya sering kali adalah mencari rujukan langsung. Mulailah meminta rekomendasi dari teman, anggota keluarga, dan kolega Anda. Siapa yang Anda kenal yang mengandalkan kacamata dan secara teratur mengunjungi dokter mata untuk mendapatkan bantuan? Mereka mungkin dapat merujuk Anda ke spesialis yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Perlu diingat bahwa setiap orang berbeda. Dokter mata yang ideal untuk teman Anda mungkin bukan untuk Anda.

  • Cari review

Selalu mencari review dan peringkat layanan. Carilah umpan balik positif dan negatif untuk membangun gambaran yang akurat tentang apa yang diharapkan. Ulasan Google adalah tempat yang baik untuk memulai.

  • Periksa harga

Dokter mata ideal Anda akan berada dalam kisaran harga Anda. Selalu cari tahu tentang biaya sebelum menerima perawatan. Anda tidak ingin menjalani pemeriksaan dan terkejut dengan totalnya.

  • Pastikan mereka menggunakan teknologi modern

Peralatan dan perlengkapan yang digunakan untuk memeriksa dan menangani masalah mata telah berkembang pesat. Ahli mata ternama memanfaatkan kekuatan teknologi baru untuk menyediakan layanan mutakhir. Teknologi selalu mengutamakan kecepatan, akurasi, dan efektivitas biaya. Dokter mata terbaik tahu itu dan berinvestasi di dalamnya.

  • Periksa kualifikasi dan pengalaman dokter

Kualifikasi tidak selalu menjadi segalanya. Namun, dokter mata terbaik menggabungkan kredensial dengan pengalaman. Pengalaman bertahun-tahun di bidang ini berarti mata Anda ada di tangan yang tepat. Selalu tanyakan dan telusuri karya ahli optometri dan riwayat pendidikan.

Banyak opsi dokter mata dan klinik mata di Jakarta Pusat yang bisa Anda jadikan pilihan. Jika Anda masih bingung untuk menentukan dokter mana yang tepat, Anda bisa melihat daftar dokter mata, jadwal praktek serta tempat praktek dokter mata di Jakarta Pusat melalui SehatQ.

Sulit Bangun Tidur? Begini Cara Bangun Pagi yang Efektif

Banyak orang mengalami kesulitan untuk bisa bangun tepat waktu di pagi hari. Tidak jarang, keinginan untuk melanjutkan tidur membuat Anda menjadi sering kesiangan. Anda mungkin perlu mengetahui cara bangun pagi yang efektif untuk mengatasi hal ini.

Untuk bisa bangun pagi dengan efektif, Anda perlu memiliki kualitas tidur yang baik. Artinya, kebiasaan yang Anda lakukan sebelum tidur juga akan mempengaruhi bagaimana Anda bangun pagi keesokan harinya.

Cara bangun pagi agar tidak kesiangan

Supaya Anda tidak sering kesiangan, berikut ini beberapa cara bangun pagi yang bisa Anda ikuti:

  • Cahaya alami

Tubuh manusia memerlukan cahaya alami untuk bisa mengatur ulang pengaturan waktu di dalam tubuh. Dengan mendapatkan cahaya alami, tubuh akan lebih siap untuk memulai hari yang baru.

Apabila tempat tinggal Anda tidak mudah diakses dengan cahaya alami, Anda bisa memanfaatkan cahaya dari lampu ruangan. Tanpa adanya cahaya, tubuh Anda akan lebih sulit untuk bangun.

  • Hindari melihat layar sebelum tidur

Beberapa dari Anda mungkin terbiasa menatap layar sebelum tidur, baik itu layar ponsel, laptop, tab, dan lain sebagainya. Sebaiknya, hindari kebiasaan ini. Hentikan melihat layar setidaknya 30 menit sampai satu jam sebelum Anda tidur.

Sebagai gantinya, ketika akan tidur, cobalah untuk menfokuskan pikiran pada hal-hal yang terjadi pada Anda di hari itu. Hal ini akan menjadi sesi refleksi dan membuat Anda bisa tidur dengan lebih lelap.

  • Jangan menyentuh ponsel saat bangun tidur

Pembatasan penggunaan ponsel juga perlu dilakukan setelah bangun tidur. Hal ini berpotensi menganggu aktivitas Anda di hari tersebut, apalagi kalau Anda memeriksa media sosial atau berita yang berisi informasi negatif.

Apabila Anda terbangun lebih cepat dari waktu yang ditentukan, Anda bisa menghabiskan waktu itu untuk melakukan hal yang lebih bermanfaat. Misalnya olahraga sederhana di tempat tidur, meditasi, dan lain sebagainya.

  • Selesaikan konflik

Terkadang, hal yang membuat kita sulit bangun pagi adalah konflik yang terbawa hingga saat menjelang tidur. Salah satu contohnya adalah konflik dengan pasangan.

Setelah bangun tidur, Anda mungkin akan teringat kembali pada konflik tersebut. Ini akan membuat Anda lebih sulit untuk bangun. Karena itu, sebaiknya selesaikan semua konflik sebelum waktunya Anda tidur, agar bisa bangun pagi dengan lebih efektif.

  • Minum air

Setelah bangun tidur, banyak orang tidak sadar malah melanjutkan tidurnya kembali. Hal inilah yang akan memicu Anda menjadi kesiangan. Untuk mengatasi hal ini, salah satu cara bangun pagi yang bisa Anda lakukan adalah dengan meminum air mineral.

Jangan menjadikan kopi atau teh sebagai minuman pertama yang Anda konsumsi setelah bangun tidur. Hal ini tidak baik untuk metabolisme Anda. Tubuh Anda tetap memerlukan cairan dari air mineral agar tetap terhidrasi.

  • Hindari tombol “snooze”

Banyak orang menyalakan alarm di pagi hari, namun menekan tombol “snooze” berulang-ulang untuk menunda waktu bangun. Anda mungkin tidak menyadari bahwa hal ini sebenarnya tidak sehat untuk tubuh Anda.

Snooze” berulang kali akan mengacaukan jam internal dalam tubuh Anda. Tubuh menjadi lebih sulit untuk bangun dalam keadaan segar. Selain itu, saat akhirnya Anda terbangun, Anda akan lebih rewel dan pening.

Itulah beberapa cara bangun pagi yang efektif untuk menghindari kesiangan. Lakukan cara-cara di atas untuk mendapatkan kebiasaan bangun pagi yang sehat.

Seberapa Aman Ikan Tilapia Dikonsumsi Anak & Ibu Hamil?

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Susi Pudjiastuti, terkenal dengan jargonnya yang ikonik; “makan ikan jika tidak ingin saya tenggelamkan.” Susi tahu betul jika banyak sekali manfaat yang bisa didapat setelah rutin mengonsumsi ikan. Ada banyak spesies ikan komersil yang bisa kita pilih, ikan tilapia hanyalah salah satunya.

Ikan tilapia mungkin terdengar asing di telinga kita. Namun, jika disebut ikan nila, hampir sebagian dari masyarakat Indonesia mengenal dan familiar dengannya. Perlu diketahui jika ikan tilapia adalah nama umum untuk jenis ikan dari famili Cichlidae. Ada ratusan ragam ikan yang masuk ke dalam kelompok ini dan ikan nila adalah salah satunya.

Hampir seluruh ikan tilapia hidup di air tawar, mulai dari aliran-aliran, kubangan, danau, hingga sungai dangkal. Meskipun ada, tetapi amat jarang kelompok ini ditemui di air payau. Sementara beberapa spesies, termasuk ikan nila, sudah sejak lama dibudidayakan di kolam-kolam atau keramba apung karena nilai ekonomisnya yang tinggi.

Mengonsumsi ikan, seperti halnya bahan konsumsi lain, adalah soal preferensi atau kecenderungan seseorang dalam memilih yang amat dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti selera, alergi tertentu, hingga budaya. Dalam kasus ikan, banyak orang tidak suka mengonsumsi ikan air tawar karena bau tanah, hidup di lingkungan yang jorok atau kotor, dan sebagainya.

Apalagi jika kita mengkhawatirkan berbagai macam kemungkinan bahaya yang dibawa ikan tilapia karena lingkungan hidupnya tidak sehat, semisal karsiogenik dan merkuri. Dua senyawa kimia itu diyakini betul bisa memberi dampak buruk bagi manusia, utamanya kelompok anak-anak, ibu hamil, serta ibu menyusui.

Hal itu memang tak dapat dimungkiri dan jika dibandingkan dengan ikan air asin atau laut, dari segi itu ikan air tawar, termasuk juga ikan tilapia, kalah telak. Namun, jika ditilik dari segi nilai gizi, manfaat yang bisa didapat, hingga medis, kondisi ini masih bisa diperdebatkan.

Sudah banyak ahli mengamini bahwa ikan tilapia bisa memberi banyak manfaat bagi tubuh manusia. Itu didukung dari kandungan nutrisi yang ada di dalam dagingnya. Sedikitnya, ikan tilapia mengandung protein, omega 6 dan 3, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Serta, per 100 gram ikan ini memiliki kalori sebanyak 110 kkal.

Persentase AKG pada ikan ini yaitu, 34% protein, 1% omega 6 dan 3, 2% karbohidrat. Serta, vitamin yang dimilikinya yaitu vitamin B12, niasin (vitamin B-3), vitamin B6, dan asam pantotenat (vitamin B-5), dan mineral seperti selenium, fosfor, kalium.

Lantas, apa jawaban dari pertanyaan yang diusung di awal; seberapa aman ikan tilapia dikonsumsi oleh anak-anak, ibu hamil, dan menyusui? Ya. Jawabannya amat tergantung dengan bagaimana cara ikan itu hidup dengan segala faktor yang mendukungnya.

Karsiogenik banyak diakibatkan oleh kontaminan-kontaminan, bukan dari ikannya sendiri. Ketika ikan dibudidayakan dengan cara yang tidak bersih, seperti menggunakan air kotor, atau tempatnya kotor, serta banyak sampah menumpuk di dekatnya, itu yang berbahaya untuk ikan, yang tentu saja berbahaya juga bagi anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui, termasuk bagi manusia secara umum.

Sebenarnya, ikan ini amat baik dikonsumsi oleh anak-anak. Bahkan, sejak pertama kali anak-anak mulai mengenal makanan lain selain ASI. Seperti halnya jenis ikan lain, ikan tilapia juga merupakan sumber omega 3 yang baik untuk pertumbuhan otak anak di masa perkembangan. Untuk porsi pemberiannya, disesuaikan dengan kebutuhan si kecil, serta harus berdampingan dengan makanan lain, karena anak butuh asupan gizi seimbang.

Adapun bagi ibu hamil dan menyusui, ikan tilapia sangat bagus dikonsumsi karena mampu membantu memberikan asupan gizi untuk ibu dan bayi yang dikandung. Konsumsi ikan tilapia bisa membantu perkembangan dan pertumbuhan janin di dalam kandungan. Yang pasti harus benar-benar diperhatikan betul ikan yang akan kita konsumsi tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan.

Asam Sulfat, Cairan Mematikan yang Perlu Diwaspadai

Asam Sulfat, Cairan Mematikan yang Perlu Diwaspadai

Nama senyawa asam sulfat cukup sering didengar di tengah masyarakat. Asam sulfat adalah salah satu jenis bahan kimia keras yang biasanya kita temui sebagai elektrolit di dalam baterai atau aki. Penggunaan asam sulfat juga biasanya lazim digunakan pada industri pengolahan logam. 

Asam sulfat memiliki kode kimia H2SO4 dan mendapat sebutan King of Chemicals. Peristiwa alam yang dapat menghasilkan senyawa ini adalah aktivitas vulkanik. Bentuk dari asam sulfat adalah cairan bening yang tidak berwarna atau terkadang berbentuk cairan coklat berminyak. Asam sulfat memiliki sifat korosif atau dapat membuat benda lain hancur, sehingga untuk penggunaannya harus dikelola dengan hati-hati.

Pemanfaatan Asam Sulfat

Senyawa ini kerap kali digunakan dalam beberapa keperluan manusia atau sebagai senyawa yang membantu beberapa sektor industri. Berikut pemanfaatannya antara lain:

  1. Pembersih Logam dan Minyak

Sesuai namanya, senyawa ini memiliki tingkat keasaman yang tinggi sehingga dapat dimanfaatkan untuk membersihkan logam. Selain itu, kotoran yang berasal dari minyak juga dapat dibersihkan oleh senyawa H2SO4 ini. 

  1. Pembersih Saluran Air

Sifat dari H2SO4 adalah dapat membuat benda atau senyawa lain melebur. Maka dari itu senyawa ini juga dapat digunakan sebagai bahan pembersih saluran air yang memiliki kotoran yang susah dihilangkan. Penggunaannya dalam rumah tangga dapat dikatakan relatif sedikit, namun jika harus menggunakan senyawa ini maka harus diaplikasikan dengan sangat hati-hati.

  1. Bahan Baku Industri

H2SO4 berperan penting dalam produksi bahan pembersih dan pemrosesan air limbah. Deterjen yang biasa digunakan untuk mencuci juga menggunakan asam sulfat dalam proses produksinya sebagai salah satu bahan baku. Selain itu, asam sulfat juga sebagai salah satu reaktan pada pembuatan bahan peledak, nitrogliserin, dan pemrosesan mineral.

  1. Obat 

Obat salep yang digunakan untuk mengobati beberapa infeksi kulit tertentu mengandung asam sulfat. Salah satunya adalah salep oleh yang digunakan untuk mengobati sariawan.

Obat kemoterapi untuk merusak sel kanker di dalam tubuh manusia juga menggunakan senyawa H2SO4.

Bahaya Asam Sulfat bagi Manusia

Senyawa H2SO4 sangat berbahaya jika terkena bagian tubuh manusia karena memiliki sifat korosif. Bahkan, apabila terpapar pada bagian tubuh tertentu senyawa asam sulfat dapat mengancam nyawa. Hampir semua bagian tubuh akan mengalami kerusakan jika terkena dengan senyawa H2SO4.

  • Bagi Kulit

Jika terpapar kulit dalam jumlah yang sedikit, H2SO4 dapat langsung menimbulkan rasa perih dan sakit. Dalam jumlah yang lebih banyak tentunya akan lebih membahayakan karena akan menimbulkan rasa panas dan terbakar. Sifatnya yang korosif juga akan merusak jaringan kulit dan membuat kulit mengelupas.

  • Bagi Saluran Pernapasan

Selain berbahaya bagi kulit, senyawa ini juga akan membahayakan saluran pernapasan karena mengeluarkan asap berupa gas SO2 yang sangat reaktif. Jika terhirup, maka gas ini berpotensi untuk merusak paru-paru.

  • Bagi Jaringan di Dalam Tubuh

Cairan H2SO4 yang terminum akan menyebabkan dehidrasi parah dan mengiritasi jaringan dalam tubuh karena sifatnya yang asam.

  • Bagi Mata

Mata yang terpapar asam sulfat akan mengalami kerusakan parah seperti menderita glaukoma, katarak dan penurunan kemampuan penglihatan. Dalam jumlah yang sangat sedikit saja atau uap dari senyawa ini mampu membuat mata terasa seperti terbakar dan perih.

Hal yang Harus Dilakukan saat Tubuh Terpapar Asam Sulfat

Apabila Anda atau orang disekitar Anda terpapar bahan yang membahayakan ini, maka hal-hal yang dapat segera dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Jika tidak sengaja tertelan, segera muntahkan dan panggil bantuan medis untuk menolong korban
  • Bilas dengan air yang banyak saat mengenai kulit atau mata
  • Jangan memberikan air atau susu ketika korban mengalami kesulitan menelan, kejang, muntah, dan mengalami penurunan kesadaran.
  • Jika terhirup, segera cari ruangan terbuka atau ruangan yang memiliki udara segar.

Asam sulfat memang sangat berguna bagi beberapa sektor industri dan membantu kehidupan manusia. Namun, penggunaannya harus diawasi dengan sangat ketat karena memiliki potensi yang membahayakan bagi manusia. Anda dapat memanggil tenaga profesional saat menggunakan bahan ini untuk menghindari bahaya yang dapat ditimbulkan.

Apakah Vaksin Corona Penting? Simak Manfaat dari Vaksinasi

Covid-19 merupakan satu dari berbagai jenis virus corona. Istilah virus corona mengacu pada sekelompok besar virus yang diketahui menyerang burung dan mamalia, termasuk manusia.

Dari ratusan coronavirus, hanya tujuh yang dapat mempengaruhi manusia. Empat virus corona hanya menyebabkan gejala flu atau ringan, sedangkan tiga diantaranya memiliki risiko yang lebih serius. Karena berpotensi menyebabkan wabah, vaksin corona penting dilakukan untuk mencegah hal itu terjadi.

Ada berapa jenis virus corona?

Sejak awal kemunculan Covid-19, istilah virus corona kerap disamakan dengan virus yang pertama kali ditemukan di China tersebut. Padahal coronavirus telah ditemukan sejak lama pada hewan. Beberapa waktu lalu virus tersebut juga telah ditemukan menginfeksi manusia.

Para ilmuwan membagi virus corona menjadi empat sub-kelompok yang disebut alfa, beta, gamma, dan delta. Tujuh virus ini dapat menginfeksi manusia yang dapat menyebabkan komplikasi ringan hingga berat.

Empat virus korona yang umum adalah 229E (alfa), NL63 (alfa), OC43 (beta), dan HKU1 (beta). Jenis virus di atas menyebabkan gejala flu ringan hingga sedang. Kebanyakan orang di seluruh dunia pernah terinfeksi salah satu virus tersebut. Namun mereka yang tertular virus ini dapat pulih dengan sendirinya.

Virus corona yang menginfeksi hewan dapat berevolusi dan menular ke manusia, sehingga menjadi virus corona jenis baru. Virus ini menimbulkan risiko yang lebih serius pada manusia. Tiga virus tersebut yaitu:

  • SARS-CoV

SARS-CoV merupakan beta coronavirus yang menyebabkan sindrom pernapasan akut yang parah, atau dikenal dengan penyakit SARS. Menurut WHO, kasus manusia pertama kali muncul di China selatan pada November 2002.

SARS-CoV kemungkinan besar ditularkan melalui kelelawar. Selama epidemi 2002-2003, lebih dari 8.000 orang di 26 negara terjangkit SARS, dengan kasus kematian 774 kasus.

  • MERS-CoV

Virus ini menyebabkan penyakit MERS yang muncul di Arab pada tahun 2012. MERS-CoV ditularkan melalui manusia yang berkontak dengan unta yang terinfeksi.

Pada tahun 2012, 27 negara telah melaporkan lebih dari 2.400 kasus MERS. Pada 2015, MERS kembali mewabah di Korea Selatan dengan 186 kasus positif dan 36 kasus kematian. European Center for Disease Prevention and Control (ECDPC) menyebutkan ada lebih dari 200 kasus MERS-CoV yang dilaporkan pada 2019.

Hingga saat ini otoritas kesehatan di seluruh dunia terus memantau kasus MERS.

  • SARS-CoV-2

SARS-CoV-2 atau 2019-nCoV merupakan kasus coronavirus terbaru yang pertama kali muncul di Wuhan, China, pada akhir Desember 2019. Virus ini merupakan penyebab Covid-19 yang mewabah di seluruh dunia sampai saat ini.

Meski dikatakan tingkat kematiannya tidak terlalu tinggi, virus ini dapat cepat menyebar. Dalam beberapa bulan, SARS-CoV-2 telah menyebar ke berbagai belahan dunia.

Dilansir dari laman Covid-19 WHO, hingga saat ini terhitung lebih dari 70 ribu kasus terkonfirmasi dengan lebih dari 1 juta kasus meninggal. Otoritas kesehatan di seluruh dunia menekankan pentingnya vaksin Covid-19 dan sedang mengembangkan vaksin virus baru ini.

Pentingnya vaksin virus corona

Manfaat utama dari vaksin atau imunisasi adalah menjaga kesehatan dan ketahanan tubuh dari infeksi berbagai patogen berbahaya. Hingga saat ini ada banyak vaksin yang tersedia untuk mencegah lebih dari 20 penyakit yang mengancuam jiwa.

Virus penyebab Covid-19 kemungkinan akan terus berubah karena mutasi. Maka dari itu vaksin corona penting untuk pengendalian wabah penyakit menular yang disebabkan coronavirus.

Anda mungkin masih ragu atau khawatir terhadap vaksin yang ditawarkan. Untuk mengetahui lebih lanjut alasan virus corona penting dan kapan vaksin Covid-19 tersedia, diskusikan dengan dokter secara langsung melalui layanan kesehatan keluarga SehatQ.

Download sekarang di App Store atau Google Play Store.

Mengenal Thanatophobia, Rasa Takut Kehilangan Nyawa

Thanatophobia adalah rasa takut kehilangan nyawa atau kematian. Secara lebih spesifik, takut mati atau takut proses kematian/sekarat. Merupakan sebuah hal yang alami bagi seseorang untuk khawatir dengan kesehatan diri sendiri terutama saat mereka bertambah usia. Juga merupakan hal yang umum dijumpai bagi seseorang untuk khawatir terhadap teman atau keluarga setelah ia meninggal. Namun, bagi beberapa orang, rasa kekhawatiran ini dapat berkembang menjadi rasa takut yang problematis. Lembaga Psikiater Amerika secara resmi tidak mengakui thanatophobia sebagai sebuah gangguan. Rasa cemas yang seseorang hadapi karena rasa takut ini dianggap sebagai kecemasan umum. Gejala dan tanda-tanda thanatophobia di antaranya adalah kecemasan, ketakutan, dan kesedihan. Perawatan thanatophobia berfokus pada belajar fokus ulang ketakutan dan berbicara tentang perasaan dan kekhawatiran. 

Gejala takut kehilangan nyawa atau thanatophobia mungkin tidak akan muncul setiap waktu. Faktanya, mungkin Anda hanya akan memperhatikan tanda dan gejala rasa takut ini ketika dan jika Anda mulai memikirkan tentang kematian atau kematian orang yang terkasih. Gejala umum kondisi psikologis ini di antaranya adalah serangan panik yang lebih sering terjadi, kecemasan yang meningkat, pusing, berkeringat, detak jantung yang tidak teratur, mual, sakit perut, dan sensitivitas terhadap suhu panas atau dingin. Saat episode thanatophobia mulai memburuk, Anda juga akan merasakan beberapa gejala emosional, seperti menghindari teman atau keluarga dalam waktu yang lama, marah, sedih, gelisah, rasa bersalah, dan rasa cemas yang terus ada. 

Faktor risiko

Beberapa orang memiliki risiko lebih tinggi dalam memiliki rasa takut kehilangan nyawa atau kematian. Faktor kebiasaan, perilaku, dan kepribadian dapat meningkatkan risiko Anda dalam menderita thanatophobia. 

  • Usia. Kecemasan akan kematian mencapai puncaknya pada orang-orang yang berusia 20an. Rasa takut ini akan mulai pudar saat bertambah usia. 
  • Jenis kelamin. Baik pria dan wanita mengalami thanatophobia saat mereka berusia 20an. Akan tetapi, wanita mengalami peningkatan thanatophobia kedua saat mereka berusia 50 tahun. 
  • Kerendahan hati. Orang-orang yang tidak rendah hati akan lebih cemas tentang kematian mereka sendiri. Sementara itu, orang-orang yang rendah hati akan lebih mudah menerima nasib atau takdir mereka, sehingga mereka tidak memiliki kecemasan dalam menghadapi kematian. 
  • Gangguan kesehatan. Orang yang memiliki masalah kesehatan fisik mengalami rasa takut dan kecemasan yang lebih besar dalam menghadapi masa depan mereka. 

Thanatophobia bukanlah sebuah kondisi yang diakui secara klinis. Tidak ada tes yang dapat membantu dokter mendiagnosa fobia ini. Namun, daftar gejala yang Anda rasakan dapat membantu dokter memahami apa yang sedang Anda alami saat ini. Diagnosa resmi untuk kondisi ini dapat berupa kecemasan. Akan tetapi, dokter akan berfokus bahwa kecemasan Anda berdasarkan akan rasa takut kehilangan nyawa atau kematian. Beberapa orang dengan kecemasan ini akan mengalami gejala lebih lama dari 6 bulan. Mereka juga akan merasa ketakutan atau kecemasan terhadap masalah-masalah lain. Diagnosa untuk kondisi kecemasan yang lebih luas dapat digeneralisasikan sebagai gangguan kecemasan. Apabila dokter tidak yakin dengan diagnosa yang ia buat, dokter akan merekomendasikan Anda pada penyedia layanan kesehatan mental, seperti terapis, psikologis, dan psikiater. Mereka akan membuat diagnosa dan menyediakan pilihan perawatan untuk kondisi Anda. Perawatan rasa takut kehilangan nyawa berfokus pada mengurangi ketakutan dan kecemasaan yang berhubungan dengan topik tersebut. Untuk melakukan hal ini, dokter akan menggunakan beberapa jenis terapi, seperti terapi berbicara, terapi perilaku kognitif, teknik relaksasi, dan penggunaan obat-obatan.