11 Gejala dan Tanda Kekurangan Vitamin C, Gusi Sering Berdarah

Vitamin C adalah jenis vitamin yang berguna membantu tubuh dalam proses penyerapan zat besi dan juga produksi kolagen. Namun, ketika tubuh kekurangan vitamin C, maka bisa menimbulkan berbagai kondisi lain seperti kelelahan, anemia, pendarahan tiba-tiba, sariawan, hingga gigi copot.

Jika tubuh tidak memproduksi kolagen dengan cukup, akan membuat jaringan tubuh mengalami kerusakan. Vitamin C juga berguna dalam pembentukan dopamin, epinefrin, norepinefrin, dan juga karnitin yang dibutuhkan dalam memproduksi energi. 

Penyebab Terjadinya Kekurangan Vitamin C

Kondisi tubuh yang mengalami kekurangan vitamin C ini biasanya disebabkan karena asupan vitamin C yang berkurang dalam tubuh atau ascorbic acid. Berikut beberapa faktor risiko kekurangan vitamin C, yaitu:

  • Menjalani diet yang berlebihan
  • Menderita gangguan makan atau disebut anoreksia nervosa
  • Kurang mengonsumsi buah dan sayuran
  • Menderita alergi tertentu
  • Menderita gangguan mental berat
  • Lanjut usia
  • Pasien yang menjalankan cuci darah
  • Menggunakan obat-obatan terlarang
  • Konsumsi alkohol yang berlebihan

Gejala Kekurangan Vitamin C

Ada beberapa gejala dan tanda jika seseorang mengalami defisiensi vitamin C, yaitu:

  1. Kulit Tidak Rata dan Kasar

Seperti yang sudah dijelaskan bahwa vitamin C berguna dalam memproduksi kolagen dan juga jaringan ikat yang ada di kulit, sendi, tulang, serta pembuluh darah. Jika mengalami keratosis, kulit penderitanya akan menjadi kasar di bagian paha, lengan atas, atau juga bokong.

  1. Kuku Seperti Sendok

Tubuh yang mengalami defisiensi vitamin C juga akan mengalami gangguan pada kuku dengan gejala seperti kuku berbentuk cekung, berbentuk sendok, kuku jadi tipis, dan jadi rapuh. 

  1. Kulit Memiliki Bintik Merah

Folikel merupakan tempat tumbuhnya rambut yang tersebar di permukaan kulit. Tubuh yang mengalami defisiensi vitamin C akan menyebabkan pembuluh darah jadi melemah dan mudah sekali pecah. Sehingga menyebabkan munculnya bintik-bintik merah di kulit atau yang disebut dengan perifollicular hemorrhage.

  1. Kulit Jadi Mudah Memar

Peran vitamin C bagi kulit dan pembuluh darah memang sangat penting. Jika vitamin C kurang, maka akan membuat seseorang mudah sekali mengalami kulit memar. Hal ini karena pembuluh darah yang pecah dan membuat darah mengalir ke area sekitarnya.

  1. Gusi Berdarah

Vitamin C yang kurang dalam tubuh menyebabkan munculnya masalah di area tubuh dan juga di area mulut. Hal ini bisa berisiko menyebabkan gusi berdarah akibat jaringan yang meradang dan melemah. Gusi bisa menjadi tidak sehat dan keunguan. Lama kelamaan, gigi akan berisiko copot dari gusi.

  1. Sendi Merasa Sakit

Vitamin C juga berguna untuk memelihara jaringan sendi. Jika vitamin C dalam tubuh kurang, maka akan berisiko nyeri sendi. Bahkan ada pula yang mengalami perdarahan dalam sendi.

  1. Luka Pulih Lebih Lama

Biasanya pasien yang mengalami defisiensi vitamin C di tahap yang parah biasanya mengalami proses pemulihan luka yang lambat. Bahkan bisa menyebabkan luka lama menjadi terbuka kembali.

  1. Tulang Jadi Melemah

Vitamin C juga memiliki peran dalam jaringan tulang. Jika vitamin C dalam tubuh kurang, maka akan berisiko mengalami retak tulang hingga osteoporosis. Biasanya ini rentan dialami oleh anak-anak karena berada dalam fase pertumbuhan

  1. Perubahan Mood dan Mengalami Lelah

Orang yang mengalami kekurangan vitamin C memang bisa ditandai dengan mood yang tidak baik. Biasanya juga disertai dengan munculnya rasa lelah yang terus terjadi.

  1. Kenaikan Berat Badan

Orang yang mengalami kekurangan vitamin C cenderung memiliki berat badan yang naik. Namun, belum ada bukti ilmiah terkait hubungan antara kedua hal ini.

  1. Peradangan Meningkat

Tubuh yang mengalami kekurangan vitamin C yang sudah parah akan meningkatkan peradangan dalam tubuh. Hal ini menyebabkan munculnya stres oksidatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *