6 Penyebab Hasil Test Pack Positif Namun Kemudian Haid

Kehamilan menjadi salah satu momen yang ditunggu oleh pasangan suami istri terutama bagi yang menantikan kehadiran sang anak. Untuk melihat apakah seorang wanita hamil atau tidak, langkah pertama yang seringkali dilakukan adalah dengan tes kehamilan menggunakan test pack positif. Seperti yang kita ketahui, test pack merupakan alat pendeteksi kehamilan yang mana hasilnya akan menunjukan positif ketika terdeteksi hormon human chorionic gonadotropin atau HCG. Meskipun begitu, beberapa wanita seringkali mengeluhkan hasil test pack positif atau terdapat dua garis merah, sementara beberapa saat kemudian malah mengalami menstruasi. Lantas, mengapa hal tersebut bisa terjadi?

  1. Kadar akurasi test pack rendah

Kebanyakan pasangan akan merasa kecewa ketika mereka sudah mendapatkan hasil tes kehamilan positif, sementara beberapa saat setelahnya pihak wanita malah mengalami menstruasi.  Rupanya, hal tersebut bisa diakibatkan oleh kadar akurasi test pack yang rendah. Seperti yang diketahui, ada banyak produk test pack yang nilai akurasinya tidak mencapai 100%. Tentunya hal tersebut bisa memicu kesalahan hasil tes. Itulah sebabnya sebelum Anda melakukan tes kehamilan dengan test pack, pastikan jika alat yang digunakan punya kadar akurasi yang tinggi.

  1. Riwayat aborsi atau keguguran

Pada dasarnya hasil test pack ditentukan oleh ada dan tidaknya hormon HCG pada perempuan. Ketika hormon tersebut terdeteksi, maka garis dua akan diperoleh. Sebaliknya, jika di dalam tubuh tidak ditemukan hormon tersebut, hasilnya pasti negatif. Perlu diketahui, hormon HCG ini tidak berarti muncul ketika seseorang mengalami kehamilan saja. Banyak kasus ketika seseorang mengalami keguguran, baik yang tanpa sengaja maupun karena proses aborsi, hormon HCG masih tetap terdeteksi. Meskipun memang setelah keguguran hormon akan menghilang, namun prosesnya perlahan dan perlu waktu. Setidaknya sampai waktu 6 minggu setelah keguguran, HCG akan tetap ditemukan pada darah dan urine sehingga memicu test pack positif.

  1. Kesalahan penggunaan

Penyebab lain dari hasil test pack yang positif namun kemudian kembali mengalami haid adalah karena adanya kesalahan dalam penggunaan. Falsepositive seringkali terjadi ketika saat pengetesan tidak dilakukan sesuai dengan tata cara semestinya. Beberapa hal yang bisa memicu hasil test pack falsepositive adalah adalah waktu penggunaan alat tes yang tidak tepat, durasi penyelupan test pack ke urine  yang salah, hingga alat tes yang sudah tidak layak digunakan atau kedaluwarsa. Kesalahan lain yang menyebabkan hasil false-positive pada test pack adalah penggunannya yang terlalu dini. Maksudnya, ketika belum waktunya untuk test, Anda sudah sudah melakukan pengecekan. Misalnya baru saja telat haid beberapa hari, namun sudah tes, maka hasilnya tidak akan akurat. Sebaiknya, lakukan pengecekan pada pagi hari karena waktu inilah adalah saat kadar hCG sedang tinggi.

  1. Kehamilan tak biasa

Adapun penyebab lain dari hasil tes positif hamil namun setelahnya haid adalah karena Anda mengalami kehamilan tak biasa. Beberapa kasus kehamilan seperti hamil kimiawi dan kehamilan  ektopik bisa menyebabkan hal tersebut. Pasalnya, pada kehamilan tak biasa ini bisa memicu keguguran yang tidak disadari. Baik karena kelainan rahim atau janin. Sehingga hormon akan tetap terdeteksi meskipun pada nyatanya sudah mengalami keguguran.

  1. Konsumsi obat tertentu

Selain beberapa penyebab sebelumnya, konsumsi obat-obatan tertentu juga bisa mempengaruhi kehadiran hCG pada seseorang. Dengan begitu, ketika melakukan tes kehamilan maka test pack positif lah yang muncul. Seperti contohnya adalah obat kesuburan yang mana bisa memicu peningkatan kadar hCG dalam tubuh. Obat lain seperti anti-depresan, anti-kejang, obat penyakit Parkinson, dan antihistamin bisa memicu tingginya kadar hCG.

Pada intinya, hasil test positif pada test pack tidak selalu menunjukan kehamilan secara tepat. Apalagi dengan beberapa hal tersebut, sangat mungkin false-positive pada test pack ini terjadi. Untuk memastikan kehamilan Anda, kunjungi dokter atau bidan agar lebih akurat. Anda juga dapat berkonsultasi seputar kehamilan melalui aplikasi SehatQ secara online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *