8 Kunci Penting Untuk Meningkatkan Kecerdasan Sosial

Ada banyak jenis kecerdasan dan salah satunya adalah kecerdasan sosial atau social intelligence (SI). Jenis kecerdasan ini tidak diturunkan secara genetik, dengan kata lain siapapun bisa memiliki kecerdasan sosial yang baik. 

Sebagai makhluk sosial, kecerdasan sosial tentunya sangat berperan penting. Individu dengan kecerdasan sosial yang baik dapat bersikap empati, bertindak dan berbicara secara situasional, dan tampak percaya diri. Dengan begini seseorang dapat membangun hubungan yang bagus dengan orang lain. 

Bagaimana kecerdasan sosial terbentuk?

Menurut Dr. Daniel Goleman, penulis dan jurnalis sains, otak manusia memiliki struktur khusus untuk interaksi sosial yakni pada sel spindel dan neuron cermin. Sel spindel berperan menentukan keputusan, sementara neuron cermin membantu memprediksi perilaku orang lain di sekitar kita dengan secara tidak sadar meniru gerakan mereka. 

Hal ini membuat kita merasakan dan bergerak seperti mereka. Dengan kata lain neuron cermin berperan dalam sikap empati. 

Kunci penting untuk meningkatkan kecerdasan sosial

Ada beragam cara untuk meningkatkan kecerdasan sosial, namun sebelumnya Anda harus memahami kunci keberhasilan dalam meningkatkan kecerdasan sosial. 

Berikut ini prinsip penting dalam kecerdasan sosial yang dapat dikuasai semua orang:

  1. Respon perilaku

Orang dengan kecerdasan sosial yang tinggi memiliki kesadaran penuh atas apa yang dibicarakan dan dilakukan. Mereka sangat baik dalam merespon pembicaraan orang lain, yang diliputi dengan sikap empati, pendengar yang baik, dan memahami dunia sosial. Mereka juga mengetahui cara berinteraksi dengan lancar dan efektif. 

  1. Pemicu sosial

Setiap orang memiliki pemicu emosi yang berbeda, sehingga mempengaruhi kemampuan seseorang untuk terhubung. Menurut Goleman otak memproses interaksi dengan dua cara, yaitu berdasarkan naluri dan emosi (jalan rendah), serta pemikiran logis dan kritis (jalan tinggi).

Jalan rendah untuk membaca bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan perasaan orang lain. Sedangkan jalan tinggi untuk berkomunikasi, bercerita, dan menjalani hubungan. 

Dengan mengetahui pemicu sosial jalan rendah membantu fungsi jalan tinggi Anda. Anda bisa mengidentifikasi dengan memahami jenis interaksi sosial apa yang ditakuti, siapa yang membuat Anda cemas saat bergaul, dan kapan saat Anda tidak menjadi diri sendiri.

  1. Kenali basis aman Anda

Setiap orang membutuhkan ruang untuk menyegarkan diri, baik orang introvert dan ekstrovert. Goleman menyarankan untuk membuat basis aman, yang merupakan tempat, ritual, atau aktivitas yang dapat membantu untuk memproses emosi dan kejadian. 

Basis aman berfungsi mengisi ulang energi sebelum berinteraksi dengan orang lain, serta memproses dan belajar dari setiap pertemuan sosial. 

  1. Pentingnya bersikap empati

Empati merupakan poin penting dalam kecerdasan sosial. Goleman menyebut kurang empati dengan obligasi rusak. Filsuf Martin Buber mengatakan kurangnya empati memperlakukan orang lain seperti sebuah objek, bukan manusia. 

Empati diperlukan untuk membangun hubungan yang hangat dan menghasilkan interaksi timbal balik yang sepadan. 

  1. Menular secara positif

Suasana hati dapat menular, terutama jika terlihat dari ekspresi wajah. Tak jarang seseorang ikut menangis melihat orang lain menangis. Hal ini peran dari neuron cermin dan respon dari jalan rendah. 

Jika suasana hati sedang tidak stabil, condongkanlah ke arah orang yang menginfeksi Anda dengan suasana hati yang positif. 

  1. Meniru untuk beradaptasi

Neuron cermin membuat kita meniru perilaku orang lain seperti cermin sehingga membuat kita merasakan apa yang mereka rasakan. Empati membantu memahami orang lain, dan semakin lama mengasah kemampuan kita untuk memprediksi reaksi mereka. 

Ketika Anda menguasai hal ini, membuktikan kecerdasan sosial yang tinggi. Ketika Anda tidak memiliki kemampuan intuitif, maka disebut dengan buta pikiran. 

  1. Kenali diri dan waspada triad kegelapan

Setiap orang memiliki sisi buruknya masing-masing, dan Goleman mengidentifikasi tiga sisi gelap manusia dengan kepribadian narsistik, Machiavellian, dan psikopat atau antisosial. 

Narsistik ketika seseorang memiliki pandangan yang berlebihan tentang diri sendiri, ego yang besar, dan rasa berhak melakukan sesuatu. Kepribadian Machiavellian meliputi sikap manipulatif dan secara konsisten memanfaatkan orang lain demi kepentingannya.

Sedangkan psikopat yaitu seseorang yang impulsif, tidak kenal belas kasih, dan egois. 

  1. Ciptakan hubungan positif

Hubungan sosial yang kuat dan sehat dapat memperpanjang usia seseorang dengan mendukung kesehatan jiwa serta sistem kekebalan. Seorang pasien akan lebih cepat sembuh saat mendapat dukungan yang positif. 

Secara garis besar kecerdasan sosial erat kaitannya dengan kemampuan berempati. Jika Anda memiliki pertanyaan seputar kecerdasan sosial bisa ditanyakan langsung kepada dokter melalui aplikasi kesehatan SehatQ.

Download sekarang di App Store atau Google Play Store. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *