Anak Demam Setelah Vaksinasi? Berikan Praxion Sirup Saja!

Apakah anak Anda mengalami demam setelah divaksin? Anda tidak perlu khawatir karena itu merupakan hal yang wajar, dan Anda bisa meredakannya dengan meminumkan Praxion sirup, sebuah obat berbentuk sirup yang diproduksi oleh Pharos Indonesia.

Obat ini juga mempunyai manfaat lain, yaitu untuk meredakan nyeri berupa sakit kepala, nyeri saat haid, nyeri otot, dan sakit gigi.

Kandungan dan komposisi

Obat sirup ini mengandung zat aktif utama berupa parasetamol dengan komposisi 120 mg yang sudah termikronisasi.

Adapun parasetamol adalah zat aktif yang punya kemampuan meringankan dan meredakan panas pada badan, dan obat berbahan zat aktif ini banyak sekali di pasaran.

Termasuk golongan apakah obat ini?

Obat sirup ini termasuk golongan obat bebas yang berarti obat dapat diperjualbelikan secara bebas di toko-toko obat atau minimarket tanpa harus melalui resep dokter.

Meskipun obat bebas, Anda disarankan untuk tetap patuh pada dosis obat yang dianjurkan saat meminumkannya pada anak Anda supaya tidak terjadi efek samping yang tidak diinginkan.

Siapa yang dapat mengonsumsi obat ini? Kapan mengonsumsinya? 

Yang dapat mengonsumsi adalah anak-anak dari usia 0 sampai 12 tahun. Obat hendaknya diberikan pada anak Anda sebelum atau sesudah makan.

Siapa yang tidak dapat mengonsumsi obat?

Yang tidak dapat mengonsumsi obat adalah mereka yang mengalami gangguan fungsi hati yang cukup berat serta hipersensitivitas terhadap kandungan obat.

Berapa dosisnya?

Dosis yang dibutuhkan bergantung pada kelompok umur anak tersebut. Untuk anak usia 0-1 tahun dosisnya adalah 0,5 sendok takar, dan diberikan 3-4 kali sehari.

Pada usia 1-2 tahun dosisnya adalah 1 sendok takar, dan diberikan 3-4 kali sehari. Usia 2-6 tahun 1 sendok takar, dan diberikan 3-4 kali sehari.

Pada usia-usia selanjutnya, usia 6-9 tahun adalah 2-3 sendok takar, diberikan 3-4 kali sehari, dan usia 9-12 tahun 3-4 sendok takar, dan diberikan 3-4 kali sehari.

Untuk dosis ini, Anda hendaknya tertib memberikan supaya anak Anda tidak terkena efek-efek samping yang tidak dinginkan.

Adakah efek sampingnya?

Ada. Untuk efek samping pada Praxion sirup adalah anak Anda dapat mengalami kelainan darah, kulit, dan alergi.

Karena itu, penting bagi Anda untuk sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter sebelum memberikan pada anak Anda, dan jika anak Anda terindikasi mengalami gejala-gejala yang mengarah pada efek samping, segera hentikan pemakaian obat, kembali konsultasi pada dokter untuk saran dan tindakan medis terbaik.

Yang perlu Anda perhatikan

Saat hendak memberikan pada anak Anda, perhatikan beberapa hal yang perlu Anda acu supaya pemberian obat menjadi lancar.

Karena kebanyakan obat parasetamol juga mengandung zat yang dapat membuat kantuk, setelah meminum obat sebaiknya Anda harus meminta anak Anda untuk beristirahat sebentar sebab efek kantuk ini dikhawatirkan dapat mememgaruhi performanya saat belajar.

Apabila Anda lupa memberikan dosis obat atau terlewat waktunya, sebaiknya segera ganti dengan dosis baru atau kejar dosis yang terlewat tersebut jika waktunya masih belum terlalu lama. Jangan sesekali menggandakan dosis yang dapat berdampak negatif pada anak Anda.

Konsultasikan kepada dokter jika obat dirasa sudah tidak nyaman pada anak Anda. Perhatikan bahwa obat juga mempunyai interaksi dengan obat-obat lain seperti antikoagulan, aspirin oral, dan alkohol.

Karena itu, sangat penting bagi Anda untuk memperhatikan interaksi obat ini ketika hendak meminumkan sirup.

Simpanlah obat di tempat yang sejuk dan kering, tidak terpapar sinar matahari langsung, dan jauhkanlah dari anak Anda.

Saat obat sudah memasuki masa kedaluwarsa dan habis terpakai, segera buang ke tempat sampah khusus supaya tidak ada penyalahgunaan.

Berapa harganya?

Praxion sirup ini dibanderol di angka Rp 21.000-an yang terutama yang ukuran 60 ml, dan dapat diperoleh di toko-toko obat online dan offline.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *