Apa Itu Nifedipine, Ketahui Manfaat dan Efek Sampingnya

Apa Itu Nifedipine, Ketahui Manfaat dan Efek Sampingnya

Tablet oral nifedipine adalah obat resep yang tersedia dalam nama merek Afeditab CR, Adalat CC, dan lain-lain dengan sifat pelepasan lambat. Obat pelepasan lambat, atau biasa dikenal dengan istilah “extended-release”, secara perlahan dilepaskan ke dalam aliran darah selama beberapa waktu. Nifedipine digunakan untuk merawat tekanan darah tinggi ataupun angina. Nifedipine tersedia dalam bentuk obat generic, dalam arti biasanya memiliki harga yang lebih murah dan terjangkau. 

Nifedipine digunakan untuk menurunkan tekanan darah pada orang-orang yang menderita hipertensi atau tekanan darah tinggi. Obat ini juga digunakan untuk merawat vasospastic angina (rasa nyeri pada dada yang disebabkan karena kejang pada arteri di sekitar jantung) atau chronic stable angina (rasa nyeri pada dada yang terjadi karena aktivitas ataupun stres). Selain itu, nifedipine juga dapat digunakan sebagai bagian dari terapi kombinasi. Ini berarti Anda perlu mengonsumsi obat ini bersamaan dengan obat-obatan lain. Apabila Anda disarankan konsumsi nifedipine untuk merawat tekanan darah tinggi, maka ada kemungkinan Anda akan diresepkan obat-obatan penurun tekanan darah lainnya. Sementara itu, apabila Anda menggunakan nifedipine untuk merawat angina, Anda bisa mengonsumsinya bersama nitrate (produk -produk nitroglycerin) atau penghambat beta. 

Bagaimana obat ini bekerja?

Nifedipine masuk ke dalam kelas obat yang disebut dengan penghambat saluran kalsium (calcium channel blocker). Kelas obat adalah kelompok obat-obatan yang bekerja dengan cara yang sama dan sering digunakan untuk merawat kondisi serupa. Penghambat saluran kalsium membantu menurunkan tekanan darah tinggi dengan cara menenangkan pembuluh darah di seluruh tubuh. Sebagai hasilnya, tekanan yang kurang kuat terjadi dan jantung tidak perlu bekerja terlalu keras untuk memompa darah. 

Sementara itu, penghambat saluran kalsium membantu mencegah angina dengan dua cara. Yang pertama, obat ini menurunkan tekanan darah di arteri koroner (arteri yang memasok darah ke jantung Anda). Sebagai hasilnya, jantung Anda menerima lebih banyak oksigen dan darah. Yang kedua, obat ini membantu mencegah kekejangan  pada arteri koroner. Yang dimaksud dengan kejang di sini adalah penyempitan arteri tersebut yang terjadi secara tiba-tiba dan bersifat sementara. 

Apakah ada efek samping dari nifedipine?

Sama seperti obat-obatan lain, nifedipine dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak diinginkan. Meskipun obat ini tidak menyebabkan kantuk, beberapa efek samping yang dapat terjadi di antaranya adalah sakit kepala, mual, pusing, kulit yang memerah, maag, kram otot, konstipasi, batuk, kemampuan atau keinginan seksual yang menurun, edema (pembengkakan pada kaki), dan tubuh yang terasa lemah. Apabila gejala efek samping tersebut bersifat ringan, gejala akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa hari atau minggu. Namun, apabila gejala berubah menjadi semakin parah atau tidak kunjung sembuh, hubungi dokter segera. 

Selain gejala umum di atas, nifedipine juga dapat menyebabkan gejala yang lebih serius. Hubungi dokter secepatnya apabila Anda menderita gejala serius, seperti edema (retensi cairan), dengan gejala berupa pembengkakan pada tangan, kaki, dan pergelangan kaki; reaksi alergi dengan gejala seperti kesulitan bernapas, kesulitan menelan, ruam atau gatal-gatal, dan pembengkakan pada wajah, mata, bibir, dan lidah; tekanan darah rendah atau detak jantung yang rendah dengan gejala seperti pusing dan pingsan; kerusakan hati, dengan gejala kulit berubah menguning dan bagian putih mata menjadi kuning; serta nyeri dada (angina) yang lebih parah dan terjadi dengan sering. Hubungi dokter untuk informasi lebih lanjut seputar nifedipine.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *