Author: mutiara

Penyebab Stretch Mark Merah Yang Muncul di Tubuh

Stretch mark merupakan sebuah kondisi kulit yang umum ditemui. Stretch mark terjadi sebagai respon terhadap peregangan kulit yang cepat. Pada awalnya, warna kondisi ini akan menunjukkan stretch mark merah. Setelah stretch mark mulai sembuh, kondisi ini akan berubah warna menjadi putih dan perlahan hilang seiring berjalannya waktu. Karena stretch mark terjadi akibat proses peregangan kulit, tanda-tanda kemerahan tersebut umum terjadi di daerah-darah tubuh yang berisiko meregang, seperti perut, paha, dan pinggul.

Penyebab stretch mark merah

Stretch mark merah baru bisa dianggap sebagai cidera pada kulit. Kulit Anda memiliki respon peradangan saat jaringan mulai beradaptasi terhadap efek peregangan. Tanda-tanda kemerahan tersebut tidak akan bertahan lama. Saat stretch mark mulai proses penyembuhan diri, warna akan memudar. Stretch mark merah sering dihubungkan dengan adanya pertambahan berat badan. Namun, beberapa gangguan kesehatan serius juga dapat menyebabkan kondisi ini. Penyebab umum stretch mark merah adalah:

  • Pertambahan berat badan

Bertambah berat badan dalam waktu yang singkat memberikan tekanan pada kulit Anda, yang mana harus meregang untuk mengakomodasi meningkatnya masa tubuh. Tergantung di daerah mana pertambahan berat badan tersebut terjadi, stretch mark merah dapat muncul di bagiain tubuh mana pun. Dalam beberapa kasus, stretch mark merah juga dapat terjadi karena menurunnya berat badan secara drastis.

  • Kehamilan

Pada masa kehamilan, Anda akan mengalami perkembangan tubuh yang cepat, terutama di bagian perut, paha, dan pinggul pada masa trimester kedua dan ketiga. Tekanan yang meningkat dapat menyebabkan peregangan kulit, yang mana akan menyebabkan stretch mark merah.

  • Percepatan pertumbuhan

Remaja dapat memiliki stretch mark merah pada masa pubertas. Kondisi ini disebabkan karena pertumbuhan tubuh yang cepat, dan bukan selalu akibat pertambahan berat badan.

  • Pertumbuhan otot yang cepat

Baik latihan berat ataupun pembentukan tubuh dapat menyebabkan stretch mark merah akibat otot yang tumbuh terlalu besar dalam waktu yang singkat.

  • Operasi pembesaran payudara

Operasi ini dapat menyebabkan kulit yang meregang pada bagian dada. Risiko stretch mark merah dapat lebih tinggi tergantung pada elastisitas kulit Anda dan ukuran implant yang Anda dapatkan.

  • Corticosteroid

Penggunaan corticosteroid dimaksudkan untuk penggunaan jangka pendek. Apabila digunakan terlalu lama, corticosteroid dapat menyebabkan efek samping tertentu, seperti peradangan pada tubuh yang dapat menyebabkan pertambahan berat badan dan kulit yang meregang. Selain itu, mengonsumsi hydrocortisone OTC dalam waktu yang lama dapat menipiskan kulit, membuat Anda berisiko menderita stretch mark merah.

  • Riwayat keluarga dan jenis kelamin

Stretch mark merah biasanya menurun pada keluarga. Dalam arti apabila orang tua Anda memiliki stretch mark, risiko Anda menderita hal yang serupa juga tinggi. Selain itu, perempuan 1,5 kali lebih rentan menderita stretch mark.

  • Kondisi medis tertentu

Selain karena obesitas dan pertambahan berat badan yang cepat, gangguan kesehatan tertentu juga dapat menyebabkan stretch mark, seperti sindrom Ehlers-Danlos dan sindrom Cushing.

Stretch mark merah menunjukkan peregangan tersebut masih baru. Kondisi ini disebabkan karena adanya peregangan pada permukaan kulit dan warna merah tersebut hanya sementara. Stretch mark akan memudar tanpa perlu pengobatan khusus setelah beberapa lama. Anda juga bisa melakukan perawatan rumahan seperti krim OTC, asam glycolic, dan diet untuk membantu mempercepat proses penyembuhan stretch mark. Apabila “home remedies” tidak menunjukkan adanya peningkatan, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosa dan rencana perawatan.

Karakteristik Cinta Platonik

Cinta platonik adalah hubungan emosional dan spiritual yang istimewa antara dua orang yang saling mencintai dan mengagumi satu sama lain karena minat yang sama, hubungan spiritual, dan pandangan dunia yang serupa. Namun jenis cinta ini tidak melibatkan jenis keterlibatan seksual apa pun.

Mencintai orang lain berarti memahami mereka dengan cara yang khusus, dan seperti yang dikatakan oleh penulis Judith Blackstone (2002), “Kemampuan untuk mencintai melampaui respons emosional atau pemahaman terhadap orang lain. Hal ini membutuhkan kapasitas untuk kontak, dan kontak ini tidak harus secara fisik. Hal tersebut dapat mencakup bagaimana Anda berbicara kepada mereka, emosi yang Anda perlihatkan kepada mereka, dan kesadaran yang Anda miliki tentang mereka. Kebutuhan tentang selaras dengan orang lain. “

Awalnya, cinta platonik adalah cinta yang tidak vulgar, artinya cinta itu tidak terpusat pada nafsu atau memenuhi kebutuhan jasmani. Cinta platonik adalah ruang dimana tidak ada kecemburuan, berakar pada kejujuran sejati, dan kemampuan untuk menjadi diri Anda sendiri di sekitar orang tersebut tanpa takut celaan, atau pengabaian. Cara sederhana untuk menyimpulkan cinta platonik adalah menjadi teman yang baik, atau sahabat yang baik dan hanya sampai disitu.

Untuk membantu Anda mengenalinya, mengelola harapan Anda, dan menjaga hubungan cinta platonik Anda bahagia, dan sehat, dan berkembang selama bertahun-tahun yang akan datang, berikut beberapa karakter dari cinta platonik:

  • Cinta platonik mendorong kejujuran tanpa penyaringan

Tidak seperti dalam hubungan romantis, tidak ada rasa takut bahwa orang tersebut akan meninggalkan Anda karena mereka tidak pernah bersama Anda sejak awal. Karena Anda bukan pasangan, tidak ada kehati-hatian yang sama seperti pasangan pada umumnya, baik secara emosional.

Cinta platonik tidak harus memikirkan perasaan siapa pun. Dalam beberapa hal, Anda bisa mendapatkan wawasan dan perspektif yang tidak akan bisa Anda dapatkan dari pasangan romantis Anda.

  • Cinta platonik menghargai batas

Hubungan platonis membutuhkan (terutama di awal) batas-batas yang kuat. Hal ini biasanya tidak dibahas atau dinegosiasikan cara langkah-langkah dalam hubungan romantis, tetapi mereka tetap berada pada latar belakang. Seiring berjalannya waktu, Anda akan tahu seberapa jauh Anda bisa mendorong batas-batas itu, dan kapan Anda harus mundur.

  • Cinta platonik tidak memiliki harapan

Dalam cinta platonik, Anda harus berhati-hati untuk tidak mengharapkan atau menuntut lebih banyak dari orang tersebut daripada persahabatan biasa. Bagian dari apa yang membedakan platonis dari cinta romantis adalah harapan. Anda cenderung berharap banyak dari pasangan romantis, karena dengan setiap orang yang Anda kencani, Anda berpotensi untuk memilih mereka untuk peran sebagai pasangan hidup.

  • Cinta platonik adalah cinta tanpa pamrih

Sebagian besar cinta romantis, egois. Karena Anda atau pasangan cenderung menginginkan yang terbaik untuk hubungan secara keseluruhan. Perkawinan atau hubungan berkomitmen lainnya kadang-kadang mengharuskan kita untuk bertindak dengan cara yang mungkin tidak kita lakukan atau melakukan sesuatu untuk kepentingan pasangan Anda. Dalam cinta platonik, masing-masing pihak menginginkan apa pun yang terbaik untuk satu sama lain sehingga tidak ada unsur paksaan atau pamrih.

Cinta platonik akan selalu menjadi bagian dari kondisi manusia, dimana Anda memberikan nilai yang berbeda untuk setiap orang yang Anda temui, dan mencintai setiap orang dengan cara yang unik. Cinta platonik memberikan pertemanan yang memuaskan dan seumur hidup, menawarkan Anda perspektif yang menyegarkan.

Cinta platonis memberikan bagian penting tentang bagaimana Anda mencintai, dan dicintai, melalui kehidupan.

Seluk Beluk Seputar Rhinitis Alergi

Alergen adalah zat yang tidak berbahaya yang dapat menyebabkan reaksi alergi. Rhinitis alergi, atau dikenal dengan sebutan hay fever, merupakan respon alergi terhadap alergen tertentu. Serbuk bunga merupakan alergen paling umum dijumpai, yang menjadi penyebab utama rhinitis alergi musiman. Di Amerika Serikat sendiri, terdapat sekitar 8 persen orang dewasa yang mengalami rhinitis alergi atau sejenisnya, menurut Akademi Alergi, Asthma, dan Immunology Amerika. Sementara itu, di seluruh dunia sekitar 10 hingga 30 persen dari populasi manusianya memiliki rhinitis alergi.

Ada beberapa gejala alergi yang dapat timbul dengan perubahan musim. Sementara itu, dalam kasus rhinitis alergi, gejala-gejala yang akan ditimbulkan di antaranya adalah bersin, hidung meler, hidung mampet, hidung gatal, batuk, radang tenggorokan, mata yang gatal atau terus menerus mengeluarkan air mata, kantung hitam di bawah mata, pusing, dan badan terasa lelah. Biasanya, Anda akan merasa satu atau lebih dari gejala-gejala alergi tersebut setelah melakukan kontak langsung dengan alergen. Beberapa gekala tertentu, seperti sakit kepala dan tubuh terasa lelah, mungkin hanya dapat terjadi setelah Anda mendapatkan paparan alergen dalam waktu yang lama. Meskipun di kenal dengan istilah demam alergi serbuk bunga, demam bukanlah salah satu tanda atau gejala rhinitis alergi.

Gejala-gejala tersebut jarang muncul pada sebagian orang, dan hanya baru akan terjadi ketika orang tersebut mendapatkan paparan alergen dalam jumlah yang banyak. Dalam kasus tertentu, orang dapat menunjukkan gejala rhinitis alergi setahun penuh. Bicarakan dengan dokter tentang kemungkinan Anda menderita alergi apabila gejala yang disebutkan di atas bertahan lebih dari beberapa minggu dan tidak ada tanda-tanda mereda atau sembuh.

Penyebab dan faktor risiko rhinitis alergi

Saat tubuh Anda mendapatkan kontak langsung dengan sebuah alergen, tubuh akan melepaskan histamine, yang mana merupakan zat kimia alami yang melindungi tubuh dari alergen. Zat kimia tersebut dapat menyebabkan rhinitis alergi dan gejala-gejala yang dibawanya, seperti hidung meler, bersin, dan mata yang gatal. Selain serbuk bunga atau pohon, beberapa jenis alergen lain yang sering menyebabkan rhinitis alergi adalah serbuk rumput, air liur kucing, tungau debu, bulu binatang, dan jamur.

Alergi dapat menyerang siapa saja. Namun, ada kemungkinan besar Anda akan menderita alergi terutama apabila ada anggota keluarga yang memiliki alergi. Memiliki asthma atau eksim atopic juga dapat meningkatkan risiko rhinitis alergi. Beberapa faktor eksternal juga dapat memicu atau memperburuk kondisi alergi, seperti asap rokok, zat kimia, suhu udara dingin, kelembapan, angina, polusi udara, hairspray, parfum, dan uap.

Diagnosa

Apabila Anda memiliki alergi yang minor, Anda hanya akan membutuhkan pemeriksaan fisik. Namun, dokter akan melakukan beberapa jenis tes tertentu untuk menemukan perawatan dan pencegahan rhinitis alergi terbaik untuk Anda. Tes tusuk kulit adalah jenis tes yang paling sering dilakukan. Dokter akan meletakkan beberapa jenis zat di atas kulit dan melihat bagaimana tubuh Anda bereaksi terhadap zat-zat tersebut. Biasanya, benjolan kecil berwarna merah akan muncul apabila Anda alergi terhadap zat tersebut. Tes darah atau tes radioallergosorbent (RAS) juga merupakan jenis tes rhinitis alergi yang sering dijumpai. Tes RAST ini mengukur jumlah antibodi immunoglobulin E terhadap alergen khusus yang ada di darah Anda. Setelah diagnosa dibuat, dokter akan membuat rencana perawatan dan pencegahan terhadap alergen. Hasil dari perawatan tersebut sangat bergantung pada kondisi alergi Anda.

Susu Basi

Setiap makanan dan minuman tentunya punya tanggal kadaluarsa. Salah satunya termasuk susu. Jika Anda biarkan susu disimpan di dalam kulkas hingga masa kadaluarsa berakhir, maka akan menjadi susu basi. Jika susu tersebut sudah melewati masa kadaluarsa, pastinya akan dibuang.

Apakah Susu Basi Bermanfaat?

Apakah susu basi harus dibuang? Susu basi sebenarnya masih dapat digunakan, karena beberapa susu tersebut dengan tingkat keasaman tertentu dapat digunakan untuk mengolah makanan. Menurut Dairy Council of California, susu basi yang telah melewati tanggal kadaluarsa masih aman untuk digunakan.

Organisasi tersebut juga menyatakan bahwa susu basi tidak memiliki aturan ketat. Untuk mengetahui kesegaran susu basi, Anda perlu menghirupnya. Ketika susu basi, susu tersebut mengeluarkan bau kuat dan membusuk. Anda juga dapat mencicipinya untuk mengetahui apakah susu tersebut masih segar atau tidak.

Cara Untuk Mengetahui Jika Masih Bermanfaat

Kesegaran susu juga bergantung pada cara Anda menyimpannya. Suhu yang ideal untuk menjaga kesegaran susu adalah di antara 3 hingga 7 derajat Celsius. Ketika Anda membelinya, Anda perlu segera memasukkannya ke dalam kulkas. Anda juga sebaiknya jangan menaruhnya di tempat yang panas atau terbuka terlalu lama.

Pada akhir tahun 1800an, sebagian susu yang diproduksi secara komersial dan dijajakan harus lolos tahap pasteurisasi. Food and Drug Administration (FDA) menyatakan bahwa kegunaan pasteurisasi adalah membunuh bakteri berbahaya seperti bakteri E. coli, Listeria, dan Salmonella.

Pada kenyataannya, proses pasteurisasi tidak sepenuhnya membunuh bakteri. Menurut Journal of Dairy Science, bakteri yang tertinggal dapat tumbuh sehingga membuat susu menjadi basi. Selain itu, untuk menentukan seberapa cepat bakteri tumbuh di dalam susu, hal tersebut bergantung pada beberapa faktor seperti jumlah bakteri yang ada dan suhu untuk menyimpan susu.

Susu yang mengalami perubahan pada kualitas akan memiliki tanda-tanda bahwa susu tersebut mengeluarkan bau busuk, memiliki rasa asam, serta tekstur dan warna susu menjadi berlendir. Jika Anda menemukan tanda-tanda tersebut, Anda perlu buang susu tersebut, karena dapat membahayakan tubuh.

Gejala

Pada umumnya, susu yang mengandung banyak bakteri dapat mengganggu kesehatan manusia. Meminum susu yang memiliki bau busuk dan rasa asam merupakan racun yang dapat menimbulkan gangguan pencernaan seperti sakit perut, diare, mual, dan muntah.

Meskipun demikian, Anda tidak perlu khawatir jika Anda mengkonsumsinya dalam jumlah sedikit. Jika Anda mengkonsumsi minuman tersebut dalam jumlah yang banyak, maka akan semakin berdampak buruk bagi kesehatan Anda.

Manfaat Susu Basi

Anda perlu membuang susu yang mengental, mengalami pertumbuhan jamur, dan berlendir. Namun, jika Anda menemukan bahwa susu yang Anda beli telah melewati tanggal kadaluarsa selama satu atau dua hari dan memiliki rasa asam sedikit, Anda tidak perlu khawatir. Susu dengan kondisi tersebut masih bisa digunakan.

Bahkan, Anda dapat menggunakannya untuk mengolah jenis makanan sebagai berikut:

  1. Panekuk dan biskuit

Anda dapat menggunakan susu basi dalam proses pembuatan panekuk atau biskuit.

  • Keju

Susu yang memiliki rasa asam dapat digunakan untuk membuat keju seperti keju cottage.

  • Sup

Susu yang sudah asam dapat digunakan untuk mengentalkan dan memperkaya rasa sup.

  • Saus salad

Susu basi yang berlendir dapat digunakan untuk membuat saus salad.

Susu basi tidak sepenuhnya sia-sia. Anda dapat mengolahnya dengan membuat makanan yang disebutkan di atas. Meskipun demikian, Anda perlu segera membuangnya jika susu tersebut sudah tidak bisa digunakan lagi. Selain itu, jika Anda mengalami gangguan pencernaan akibat susu basi, Anda sebaiknya konsultasikan masalah ini dengan dokter.

Penyebab Keputihan Vaginosis Bakterialis

Pada kondisi yang normal, ditemukan koloni bakteri pada vagina, yang dikenal sebagai flora normal. Terdapat bakteri baik (lactobacilli) dan bakteri buruk (anaerob). Dalam kondisi sehat, jumlah bakteri baik akan melebihi jumlah bakteri yang buruk. Jika jumlah bakteri anaerob berubah menjadi banyak, maka vaginosis bakterialis dapat terjadi.

Vaginosis bakterialis, atau bacterial vaginosis bisa tidak menimbulkan gejala apapun. Beberapa gejala yang dapat terjadi akibat vaginosis bakterialis, yaitu:

  • Keputihan

Keputihan akibat vaginosis bakterialis berupa lendir yang encer, berwarna putih, abu-abu, bahkan kehijauan.

  • Lendir

Lendir yang keluar dapat berbau tidak enak atau amis, dan banyak keluar setelah berhubungan seksual atau saat sedang menstruasi.

  • Vagian terasa gatal

Terkadang dapat disertai dengan gatal di area vagina.

  • Menyebabkan rasa nyeri

Rasa nyeri terbakar saat buang air kecil.

Vaginosis bakterialis umumnya tidak berbahaya, namun dapat memiliki dampak lebih lanjut terhadap kesehatan, seperti:

  1. Pada ibu hamil, vaginosis bakterialis dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur
  2. Meningkatkan risiko terinfeksi dan menularkan HIV
  3. Meningkatkan risiko terinfeksi herpes kelamin, klamidia, dan gonorea
  4. Jika akibat kasus lain diperlukan tindakan pengangkatan Rahim atau aborsi, infeksi pada luka operasi juga lebih mudah terjadi
  5. Meningkatkan risiko terkena penyakit radang panggul atau pelvic inflammatory disease, yaitu peradangan pada Rahim atau tuba falopii.  Penyakit radang panggul ini dapat menyebabkan infertilitas.

Vaginosis bakterialis umumnya tidak perlu diobati, jika tidak bergejala dan tidak sedang dalam masa kehamilan. Jika sudah menyebabkan gejala, vaginosis bakterialis dapat diobati dengan antibiotik, baik diminum maupun yang dipakai langsung ke area vagina.

Sebelum memilih obat yang tepat, Anda perlu menegakkan diagnosis vaginosis bakterialis dengan berkonsultasi dengan dokter. Selain dari anamnesis dan pemeriksaan fisis, penting untuk memeriksakan lender ke laboratorium untuk mengkonfirmasi diagnosis. Selain itu, antibiotik dapat Anda minum hingga 1 kali dalam seminggu, meskipun gejala vaginosis bakterialis sudah tidak ada. Namun saat dalam pengobatan, Anda harus tidak melakukan hubungan seksual untuk mencegah penularan. Segera konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami gejala keputihan.

Gejala Multiple Myeloma

Multiple myeloma yang juga dikenal sebagai penyakit Kahler, adalah jenis kanker darah. Multiple myeloma merupakan kanker yang terbentuk dalam jenis sel darah putih yang disebut sel plasma. Sel plasma sendiri berfungsi membantu Anda melawan infeksi dengan membuat antibodi yang mengenali dan menyerang kuman.

Multiple myeloma menyebabkan sel-sel kanker menumpuk di sumsum tulang Anda, tempat dimana tubuh mengeluarkan sel-sel darah yang sehat. Alih-alih menghasilkan antibodi yang bermanfaat, sel-sel kanker menghasilkan protein abnormal yang dapat menyebabkan komplikasi.

Sampai saat ini, tidak jelas apa yang menyebabkan myeloma. Dokter tahu bahwa myeloma dimulai dengan satu sel plasma abnormal di sumsum tulang Anda, yaitu jaringan lunak, penghasil darah yang mengisi bagian tengah sebagian besar tulang Anda dan sel abnormal tersebut berlipat ganda dengan cepat. Tetapi Anda akan cenderung mendapatkan multiple myeloma jika:

  • Usia Anda lebih dari 65 tahun
  • Berjenis kelamin laki-laki
  • Memiliki ras Afrika-Amerika
  • Memiliki keluarga yang mempunyai multiple myeloma
  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Anda telah terpapar radiasi
  • Anda memiliki kontak dengan bahan kimia yang digunakan dalam pembuatan karet, pengerjaan kayu, atau pemadam kebakaran; atau dalam herbisida

Karena sel-sel kanker tidak matang dan kemudian mati seperti sel-sel normal, mereka menumpuk, yang akhirnya membuat produksi sel-sel sehat menjadi berlebihan. Di sumsum tulang, sel-sel myeloma mengeluarkan sel darah putih yang sehat dan sel darah merah, yang menyebabkan kelelahan dan ketidakmampuan tubuh untuk melawan infeksi.

Sel-sel myeloma terus berusaha memproduksi antibodi, seperti yang dilakukan oleh sel-sel plasma yang sehat, tetapi sel-sel myeloma menghasilkan antibodi abnormal yang tidak dapat digunakan tubuh. Sebaliknya, antibodi abnormal, yaitu protein monoklonal, atau protein M, menumpuk di dalam tubuh dan menyebabkan masalah seperti kerusakan pada ginjal. Sel-sel kanker juga dapat menyebabkan kerusakan pada tulang yang meningkatkan risiko patah tulang.

Gejala multiple myeloma dapat berkembang perlahan seiring waktu. Seringkali, multiple myeloma tahap awal tidak menunjukkan gejala (tidak menunjukkan gejala), dan gejala tidak muncul sampai penyakit mencapai stadium lanjut. Dalam beberapa kasus, penyakit ini ditemukan selama tes darah rutin atau tes untuk mendiagnosis kondisi lain.

Gejala multiple myeloma bervariasi untuk setiap orang, berikut beberapa tanda umum termasuk:

  • Nyeri tulang, sering di punggung atau tulang rusuk
  • Fraktur tulang yang tidak dapat dijelaskan (biasanya di tulang belakang)
  • Kelelahan, perasaan lemah
  • Infeksi berulang, demam
  • Sesak nafas
  • Penurunan berat badan
  • Mual
  • Sembelit
  • Rasa haus dan buang air kecil meningkat

Selain gejala di atas, beberapa pasien multiple myeloma dapat mengembangkan satu atau lebih dari kondisi berikut:

  • Jumlah darah rendah

Pada multiple myeloma, sel-sel ganas menggantikan sel-sel pembentuk darah normal di sumsum. Ini dapat menyebabkan anemia (jumlah sel darah merah rendah), yang sering menyebabkan sesak nafas, kelelahan atau perasaan lemah; leukopenia (jumlah sel darah putih rendah), yang dapat meningkatkan risiko infeksi; atau trombositopenia (jumlah trombosit darah rendah), yang dapat menyebabkan mudah memar atau berdarah.

  • Hiperkalsemia

Ketika osteoklas dengan cepat melarutkan jaringan tulang, kalsium dilepaskan ke dalam darah. Hiperkalsemia, yang disebabkan oleh tingginya kadar kalsium dalam darah, dapat menyebabkan rasa haus yang berlebihan, sering buang air kecil, mual, dehidrasi dan sembelit, serta kebingungan mental, pusing atau bahkan koma.

  • Masalah ginjal

Penumpukan protein antibodi abnormal dan kadar kalsium darah tinggi dari jaringan tulang terlarut dapat menyebabkan masalah ginjal.

  • Kompresi medula spinalis

Multiple myeloma dapat menyebabkan struktur tulang melemah, dan atau kolaps, seperti vertebra, yang dapat menyebabkan kompresi medula spinalis. Nyeri, mati rasa atau kesemutan mungkin merupakan tanda tekanan pada sumsum tulang belakang, yang dapat menyebabkan kelumpuhan jika tidak segera dilakukan intervensi medis.

Dalam beberapa kasus, dokter dapat mendeteksi multiple myeloma secara tidak sengaja ketika Anda menjalani tes darah untuk beberapa kondisi lainnya. Dalam kasus lain, dokter Anda mungkin mencurigai multiple myeloma berdasarkan tanda dan gejala yang Anda miliki.

Jika tes menunjukkan Anda memiliki multiple myeloma, dokter Anda akan menggunakan informasi yang dikumpulkan dari tes diagnostik untuk mengklasifikasikan penyakit Anda sebagai stadium I, stadium II atau stadium III. Stadium I menunjukkan penyakit yang kurang agresif, dan stadium III menunjukkan penyakit agresif yang dapat mempengaruhi tulang, ginjal, dan organ lainnya. Tahap multiple myeloma Anda dan kategori risiko dapat membantu dokter memahami prognosis Anda dan pilihan perawatan Anda.

Hati-Hati Pilih Alas Kaki untuk Cegah Tumit Bengkak

Tumit merupakan salah satu bagian kaki yang rawan mengalami pembengkakan. Penyebab terjadinya tumit bengkak dapat beragam. Namun, salah satu penyebab umumnya yaitu salah memilih alas kaki.

Pemilihan alas kaki yang hanya berdasar pada nilai fashionable, terkadang malah dapat membawa kerugian bagi Anda. Semakin lama alas kaki tersebut digunakan, pada akhirnya Anda akan merasa tidak nyaman menggunakannya dan berdampak pada kondisi tumit bengkak.

Rasa tidak nyaman ketika menggunakan alas kaki yang salah dapat menimbulkan masalah pada telapak kaki. Pada bagian telapak kaki, terdapat sebuah jaringan yang menghubungkan tulang tumit dan ibu jari. Jaringan ini akan meradang jika adanya ketidaksesuaian antara kondisi kaki, kondisi tempat berpijak, dan juga alas kaki. Peradangan ini kemudian akan menyebabkan tumit bengkak dan menimbulkan rasa sakit pada tumit bagian bawah.

Bagaimana memilih alas kaki untuk cegah tumit bengkak?

Di bawah ini terdapat beberapa tips yang kiranya dapat menjadi referensi Anda untuk memilih alas kaki yang tepat, sehingga dapat mencegah tumit bengkak:

  • Pilih alas kaki berdasarkan tujuan penggunaan

Setiap kegiatan atau aktivitas tentu membutuhkan alas kaki yang berbeda. Sepatu untuk bekerja di kantor, tentu tidak dapat Anda gunakan untuk melakukan olahraga maupun berlari. Sepatu yang digunakan oleh atlet di setiap cabang olahraga pun berbeda-beda. Seorang pemain sepak bola tidak akan mengenakan sepatu untuk bermain bulutangkis. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memastikan kebutuhan dan tujuan penggunaan alas kaki yang akan dibeli.

  • Memilih ukuran berdasarkan aturan jempol

Ketika akan ukuran alas kaki, pastikan bahwa jarak antara ujung jempol dan ujung sepatu dengan tumit yang menempel di ujung satunya, tidak lebih panjang dari jari jempol tangan Anda. Jika jarak tersebut terlalu lebar, maka dapat dipastikan bahwa tumit Anda tidak berada pada posisi yang benar ketika berjalan.

  • Mencari sepatu ketika telah beraktivitas

Percaya atau tidak, ukuran kaki ketika Anda telah selesai beraktivitas sehari-hari dapat menjadi lebih besar, jika dibanding dengan ukuran kaki pada pagi hari, sebelum Anda beraktivitas. Sepatu dengan ukuran yang lebih kecil dari ukuran kaki Anda tentu akan menimbulkan rasa tidak nyaman dan memicu rasa sakit pada kaki.

Gejala yang Menandakan Terkena Syok Neurogenik

Syok neurogenik adalah kondisi kritis karena sirkulasi di dalam tubuh tidak teratur yang dapat disebabkan karena adanya cedera pada tulang belakang. Kondisi ini bisa mengakibatkan tekanan darah Anda turun drastis secara tiba-tiba, sehingga tubuh mengalami syok. Oleh karena itu, jangan sepelekan hasil pemeriksaan yang menunjukkan tekanan darah Anda rendah, terlebih jika Anda menderita cedera pada tulang belakang. Pasalnya, kondisi tersebut bisa membuat Anda mengalami syok neurogenik.

Jika Anda merasa mengalami syok neurogenik, segera minta rekan atau keluarga terdekat untuk mengantar Anda ke dokter. Jika tidak segera ditangani, syok neurogenik ini bisa menyebabkan kerusakan permanen terhadap organ-organ vital di dalam tubuh. Bahkan, dalam pada kasus yang parah bisa menyebabkan kematian.

Gejala-gejala syok neurogenik

Pertanda pertama dari syok neurogenik adalah penurunan tekanan darah yang drastis dan tiba-tiba. Anda tentu tidak mungkin melakukan pemeriksaan tekanan darah setiap waktu, oleh karena itu Anda perlu mewaspadai gejala-gejala berikut sebagai tanda syok neurogenik:

  • Pusing
  • Mual dan muntah
  • Berkeringat
  • Pandangan kosong
  • Merasa gelisah
  • Kulit pucat
  • Pingsan

Pada kondisi parah dari syok neurogenik, penderitanya bisa mengalami gejala-gejala seperti berikut:

  • Kesulitan bernapas
  • Nyeri dada
  • Detak jantung lambat
  • Bibir dan jari menjadi biru
  • Tubuh lemah
  • Hipotermia atau penurunan suhu tubuh yang ekstrem

Apakah syok neurogenik bisa disembuhkan?

Untuk menyembuhkan syok neurogenik tidak mudah. Kondisi ini bahkan termasuk jenis syok yang paling sulit diobati. Jika Anda menderita syok neurogenik, dokter akan berusaha menstabilkan tekanan darah dan mencegah cedera atau kerusakan tambahan yang diakibatkan oleh syok ini. Selanjutnya dokter akan memberikan cairan intravena untuk mengatur tekanan darah.

Jika tekanan darah Anda terlalu rendah, dokter akan menyuntikkan vasopressor, yaitu obat yang membantu menyempitkan pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah. Beberapa contoh obat vasapressor adalah norepinefrin, epinefrin, dopamin, dan vasopressin. Namun, jika detak jantung Anda melambat, dokter akan meresepkan atropin. Obat ini berguna untuk membantu menjaga detak jantung normal. Selain itu, jangan lupa untuk selalu patuhi anjuran dan larangan dari dokter.

Mengintip Seperti Apa dan Bagaimana Suntik Varises Dilakukan

Tentu Anda pernah mendengar tentang varises, kan? Varises adalah kondisi pembengkakan yang terjadi pada pembuluh darah vena karena adanya gangguan pada fungsi katup pembuluh darah tersebut. Beberapa orang mengatasi kondisi varises ini dengan memilih prosedur suntik varises.

Skleroterapi adalah istilah medis dari prosedur suntik varises. Namun, sebenarnya tidak semua kasus varises dapat diatasi dengan prosedur ini, terutama untuk varises yang besar. Prosedur suntik varises ini umumnya akan secara efektif mengatasi varises pada pembuluh darah vena kecil.

Bagaimana prosedur suntik varises?

Prosedur suntik varises dilakukan dengan secara langsung menyuntikkan cairan zat kimia pada pembuluh darah vena yang bermasalah. Cairan yang digunakan tersebut berperan untuk merusak dinding dalam pada pembuluh darah vena.

Ketika dinding pembuluh darah vena tersebut rusak, maka akan terbentuk gumpalan darah beku. Kondisi ini akan mendorong darah untuk mencari pembuluh darah vena lain agar tetap dapat tersalurkan. Dengan begitu, pembuluh darah vena yang terkena varises akan secara otomatis dapat hilang.

Proses penyuntikan ini biasanya terjadi selama 15-30 menit bergantung pada jumlah lokasi pembuluh darah yang harus disuntikkan dan juga reaksi yang mungkin dapat timbul pada pasien ketika cairan zat kimia tersebut disuntikkan.

Untuk siapa sajakah suntik varises dapat diberikan?

Pada dasarnya, semua orang diperbolehkan untuk melakukan prosedur suntik varises, terkecuali ibu hamil. Walaupun begitu, bagi pasien yang sebelumnya memiliki riwayat penggumpalan darah dalam tubuh, seperti pada bagian otak, lebih baik untuk berkonsultasi terlebih dulu kepada dokter.

Selain itu, jika Anda ingin melakukan prosedur suntik varises, pastikan bahwa Anda sedang tidak mengonsumsi jenis obat-obatan tertentu, seperti aspirin, ibuprofen, dan antiradang. Jenis obat-obatan tersebut dapat mengganggu proses pembekuan darah, sehingga dapat memengaruhi hasil dari prosedur suntik varises. Setidaknya, beri jeda waktu sekitar 3-4 hari sebelum melakukan prosedur ini.

Apakah terdapat efek samping dari prosedur suntik varises?

Hasil dari prosedur suntik varises langsung dapat terlihat sekitar 15-30 setelah prosedur dilakukan. Ada pun beberapa kemungkinan efek samping yang dapat timbul, yaitu rasa gatal pada daerah bekas suntikan yang dapat berlangsung hingga 2 hari lamanya. Kemerahan maupun bentol juga rawan muncul pada daerah bekas suntikan tersebut.

Bagaimana pun, prosedur ini tetap memerlukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu agar tidak menimbulkan gangguan kondisi kesehatan lain yang tidak diinginkan.

Kenali Gejala Stroke Ringan dengan Cara Berikut

Stroke ringan adalah kondisi ketika aliran darah ke otak, sumsum tulang belakang, atau retina mengalami interupsi sesaat. Gejalanya mirip dengan penyakit stroke, akan tetapi tidak merusak otak maupun menyebabkan kelumpuhan permanen seperti penderita stroke. Anda tidak boleh sepelekan gejala stroke ringan ini! Pasalnya, gejala stroke ringan yang tidak segera ditangani bisa mengakibatkan Anda benar-benar mengalami stroke di kemudian hari.

Apa saja gejala stroke ringan?

Transient Ischemic Attack (TIA) atau biasa disebut stroke ringan, merupakan kondisi gawat darurat. Sama seperti stroke pada umumnya, 70% pasien stroke mengaku tidak sadar bahwa dirinya pernah mengalami stroke ringan. Oleh karena itu, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Anda perlu mengetahui gejala-gejala stroke ringan, seperti berikut:

  • Otot mati rasa atau terasa lemah di satu sisi tubuh
  • Sulit berbicara atau kalimat yang diucapkan sulit untuk dipahami
  • Mudah hilang keseimbangan dan merasa pusing
  • Penglihatan menjadi kabur
  • Merasa bingung atau linglung
  • Sakit kepala hebat tanpa sebab

Jika dilihat sangat mirip dengan gejala stroke pada umumnya. Oleh karena itu, jika Anda menemukan gejala-gejala di atas, segera minta bantuan orang lain untuk mengantar ke rumah sakit. Namun, jika Anda menemukan orang dengan tanda-tanda stroke, lakukan pemeriksaan F.A.S.T sebagai berikut:

  • Face (wajah): minta orang tersebut untuk tersenyum, apakah salah satu sisi wajahnya turun?
  • Arms (lengan): minta ia untuk mengangkat kedua tangan, apakah salah satu sisinya jatuh?
  • Speech (bicara): minta ia untuk mengulangi kalimat sederhana, apakah ia sulit mengatakannya?
  • Time (waktu): jika jawaban dari ketiga pertanyaan di atas adalah “ya”, maka segera hubungi ambulans atau bawa ia ke rumah sakit. Penanganan yang cepat sakit krusial bagi penderita stroke ringan.

Penderita stroke ringan berisiko mengalami pengulangan gejala, terutama dalam waktu 48 jam setelah serangan pertama. Setelah dinyatakan pulih, penderita stroke ringan biasanya akan diminta untuk memeriksakan kondisi kesehatannya secara berkala. Selain itu, sebaiknya lakukan pola hidup sehat serta hindari pemicu stroke ringan.