Author: mutiara

Lakukan Pemeriksaan Pra Nikah di Klinik Parahita, Begini Rangkaian Prosedurnya

Pemeriksaan kesehatan pra nikah mulai sering dilakukan akhir-akhir ini. Meskipun belum terlalu banyak, tapi perlahan-lahan sudah mulai bertambah pasangan yang menyadari pentingnya pemeriksaan ini. Salah satu fasilitas kesehatan yang memiliki layanan pemeriksaan pra nikah unggulan adalah Klinik Parahita.

Sebelum menikah, sebaiknya Anda dan pasangan memperhatikan aspek sosial, kesehatan psikis, dan seksual agar keluarga yang dibangun menjadi sehat dan bahagia.

Manfaat pemeriksaan pra nikah

Tujuan utama pemeriksaan kesehatan pra nikah adalah untuk mengetahui apakah ada potensi penularan penyakit terhadap pasangan atau calon buah hati. Dengan pemeriksaan ini, diharapkan Anda dan pasangan dapat memahami risiko yang mungkin muncul.

Manfaat dari melakukan pemeriksaan pra nikah adalah sebagai berikut:

  • Menghindari penularan penyakit seksual, seperti HIV/AIDS, hepatitis B, dan hepatitis C
  • Mencegah terjadinya penyakit gangguan darah karena masalah genetik, seperti thalasemia dan anemia sel sabit
  • Menghindari masalah psikologis dan sosial yang mungkin terjadi jika ada kondisi kesehatan tertentu yang ditularkan kepada anak
  • Mengurangi beban keuangan yang mungkin terjadi saat merawat anak dengan kondisi kesehatan medis tertentu

Rangkaian pemeriksaan pra nikah

Jika telah memutuskan untuk menjalani pemeriksaan pra nikah, Anda dan pasangan akan menjalani rangkaian pemeriksaan berikut:

  1. Pemeriksaan darah

Tes darah yang dilakukan dalam rangkaian pemeriksaan pra nikah adalah pengecekan trombosit, hematokrit, leukosit, eritrosit, Hb, dan laju endap darah.

Pemeriksaan tingkat Hb bagi perempuan dilakukan untuk mengetahui apakah ada risiko penularan thalasemia pada anak di kemudian hari. Thalasemia merupakan kelainan darah yang ditandai dengan adanya hemoglobin abnormal. 

  1. Pemeriksaan golongan darah dan rhesus

Tujuan pemeriksaan golongan darah dan rhesus adalah untuk mengetahui kecocokan rhesus antara Anda dan pasangan serta mencari tahu adakah efek yang mungkin muncul terhadap ibu dan anak.

Jika wanita yang memiliki rhesus negatif menikah dengan pria yang memiliki rhesus positif, maka akan muncul risiko ketidaksesuaian pada anak. Risiko yang mungkin muncul adalah seperti inkompatibilitas rhesus yang bisa berdampak fatal pada kesehatan janin. Bayi yang mengalami kondisi ini memiliki risiko terlahir dengan gangguan pernapasan, kondisi otot lemah, dan terkena penyakit kuning.

  1. Tes urine

Tes urine dilakukan untuk mengetahui apakah Anda dan pasangan menderita penyakit metabolisme tertentu atau penyakit sistemik. Rangkaian dari tes urine adalah pemeriksaan warna, jumlah, bau, dan kandungan kimia pada urine yang dikeluarkan.

  1. Tes gula darah

Kadar gula darah yang tinggi bisa mempengaruhi kondisi wanita, terutama jika sedang wanita hamil. Maka dari itu, tes gula darah masuk dalam rangkaian pemeriksaan pra nikah untuk mengantisipasi komplikasi kadar gula darah yang tinggi.

Pemeriksaan kadar gula darah juga dapat mengendalikan Anda dan pasangan agar tidak lewat dari batas normal. Jika kadar gula darah seseorang terlalu tinggi maka bisa meningkatkan risiko munculnya penyakit diabetes.

  1. Tes hepatitis B

Tujuan pemeriksaan hepatitis B adalah menghindari penularan penyakit ini pada pasangan melalui hubungan badan. Penyakit ini tergolong bahaya karena bisa meningkatkan risiko bayi lahir dalam kondisi cacat hingga kematian pada bayi baru lahir.

  1. Tes HIV/AIDS

Tes HIV/AIDS merupakan pemeriksaan wajib dalam rangkaian pemeriksaan pra nikah. Tujuannya adalah untuk mendeteksi apakah terdapat infeksi HIV/AIDS di dalam tubuh Anda dan pasangan sehingga dapat menurunkan risiko penularannya sedini mungkin.

  1. Tes TORCH

Tes TORCH masuk dalam pemeriksaan pra nikah yang bertujuan untuk menghindari risiko keguguran dan bayi lahir prematur. Jika Anda atau pasangan memiliki masalah pada sistem kekebalan tubuh, sering gonta-ganti pasangan, penggunaan narkoba suntik, kemungkinan mengidap HIV, dan memiliki riwayat rubella, maka Anda dan pasangan wajib menjalani tes TORCH.

Hasil yang didapatkan dari pemeriksaan ini adalah cytomegalovirus (CMV). herpes simplex virus (HSV). toxoplasmosis, dan rubella.

Rekomendasi fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan pra nikah

Anda dan pasangan bisa menjalani pemeriksaan pra nikah di Laboratorium Klinik Parahita Diagnostic Center. Jika berdomisili di Surabaya, Anda bisa mengunjungi Klinik Parahita Darmo Permai.

Pemeriksaan pra nikah pada laboratorium ini dilakukan oleh tenaga medis profesional dan didukung dengan fasilitas laboratorium yang memadai. 

Klinik Parahita Darmo Permai berlokasi di Jalan Raya Darmo Permai I Nomor 56, Kota Surabaya. Anda bisa mengunjunginya setiap senin hingga jumat pukul 07:00-19:00 atau hari sabtu pukul 07:00-15:00.

Pengobatan Dermatitis Seboroik pada Kulit Kepala

Pengobatan Dermatitis Seboroik pada Kulit Kepala

Dianggap sebagai bentuk eksim kronis, dermatitis seboroik muncul di tubuh dimana terdapat banyak kelenjar penghasil minyak (sebaceous) seperti punggung bagian atas dan hidung. Tidak jarang, aja juga kasus dermatitis seboroik pada kulit kepala.

Dermatitis seboroik dapat mempengaruhi dari segala usia, walaupun paling sering terjadi pada bayi dan orang dewasa antara usia 30 dan 60 tahun. Di antara orang dewasa dan remaja, kondisi ini lebih sering terjadi pada pria.

Pada bayi, kondisi ini biasanya hilang dengan sendirinya dan tidak kembali lagi. Pada orang dewasa, bagaimanapun, dermatitis seboroik biasanya mengikuti pola flaring dan clearing yang dapat berlangsung selama bertahun-tahun.

Reaksi inflamasi terhadap Malassezia berlebih, organisme yang kadang hidup pada permukaan kulit, dimungkinkan yang jadi penyebab dermatitis seboroik. Malassezia tumbuh berlebihan serta sistem kekebalan terlihat bereaksi berlebihan terhadapnya, sehingga membuat respons peradangan yang membuat perubahan kulit.

Kondisi medis tertentu dapat meningkatkan risiko seseorang terkena dermatitis seboroik, termasuk psoriasis, HIV, jerawat, rosacea, penyakit Parkinson, epilepsi, alkoholisme, depresi, gangguan makan, dan pemulihan dari stroke atau serangan jantung.

Pemicu umum untuk dermatitis seboroik meliputi:

  • menekankan
  • perubahan hormon atau penyakit
  • pelarut, bahan kimia, deterjen serta sabun 
  • cuaca dingin dan kering
  • beberapa obat, termasuk psoralen, interferon dan lithium

Penyebab dan faktor risiko

Dermatitis Seboroik biasanya terjadi pada 1 hingga 3 persen populasi, berdasarkan laporan jurnal medis American Family Physician.

Penyebab dermatitis seboroik pada kulit kepala tidak diketahui, tetapi banyak orang dengan kondisi tersebut cenderung memiliki ragi seperti ketombe yang berlebihan di kulit mereka di daerah yang terkena.

Memiliki kondisi medis tertentu dapat meningkatkan risiko Dermatitis Seboroik. Kondisi lain yang dapat membuat seseorang berisiko terkena Dermatitis Seboroik adalah:

  • jerawat kronis
  • alkoholisme atau penggunaan alkohol berlebihan
  • depresi
  • gangguan Makan
  • psoriasis
  • rosacea

Peneliti berpikir genetik serta hormon mungkin mempunyai peran terhadap perkembangan dermatitis seboroik, namun belum mengidentifikasi mutasi gen spesifik terkait dengan kondisi itu.

Stres, terlalu banyak ketombe kulit normal, dan cuaca dingin dan kering juga berpotensi memicu kambuhnya Dermatitis Seboroik.

Apa saja gejalanya?

Gejala dermatitis seboroik cenderung memburuk selama musim dingin, cuaca kering, atau ketika seseorang stres.

Biopsi kulit yang terkena biasanya dilakukan untuk menyingkirkan kondisi lain yang dapat menyebabkan gejala serupa.

Gejala dermatitis seboroik mungkin termasuk:

  • ketombe, atau kulit mengelupas, di kulit kepala, rambut, janggut, kumis, atau alis
  • ada bercak kulit berminyak pada kulit kepala, wajah, hidung, kelopak mata, telinga, dada, ketiak, selangkangan, serta di bawah payudara
  • merah, kulit meradang
  • kulit yang gatal

Bagaimana pengobatan dermatitis seboroik?

Pada bayi, dermatitis seboroik pada kulit kepala dan cradle cap biasanya hilang secara alami dalam waktu 6 hingga 12 bulan, tetapi dermatitis seboroik yang muncul selama masa remaja atau dewasa dapat menjadi kondisi jangka panjang, dapat kambuh dari waktu ke waktu.

Dermatitis seboroik seringkali dapat dikelola secara efektif di rumah dengan perawatan yang dijual bebas, termasuk sampo anti-ketombe ketika kulit kepala terpengaruh. Luka kuning kerak, yang sering ditemukan pada bayi dengan cradle cap, dapat dihilangkan dengan melembutkannya dengan sampo bayi, baby oil dan air hangat, lalu menyekanya dengan lembut menggunakan cotton bud, sikat gigi atau kain lembut. Terkadang kulit di bawah cradle cap bisa terinfeksi. Jika cradle cap tidak membaik atau menyebar ke bagian lain dari tubuh, bicarakan dengan dokter Anda atau Perawat Kesehatan Ibu dan Anak.

Untuk area lain, krim antijamur atau kortikosteroid dapat meredakan gejala. Pengelupasan tubuh atau pencuci muka yang mengandung asam salisilat juga dapat membantu menghilangkan kulit yang mengelupas. Perawatan mungkin perlu sering digunakan pada awalnya, dan kemudian terkadang ketika gejala muncul kembali.

Mintalah bantuan jika gejalanya menetap, atau jika Anda mengalami peningkatan keparahan gejala secara tiba-tiba, ketidaknyamanan yang meningkat, atau jika kondisi Anda menyebabkan kecemasan, rasa malu, atau mengganggu rutinitas harian Anda.

Anda dapat berbicara dengan apoteker atau dokter Anda yang mungkin dalam beberapa kasus merujuk Anda ke dokter kulit.

Apa saja pengobatan alami untuk DS?

Pemicu dermatitis seboroik tergantung pada jenis dan sensitivitas kulit. Disaat datang pada solusi alami, tidak ada pilihan satu ukuran untuk semua. Sebagai berikut merupakan beberapa solusi alami yang menolong dalam mencegah gejala DS maupun mengobati flare-up:

Perawatan kulit yang baik

Bagi dermatitis seboroik di tubuh utamanya pada wajah dengan menjaganya yaitu dengan kebersihan daerah yang terkena dengan mencuci menggunakan sabun serta air setiap hari. 

Mendapatkan banyak sinar matahari bisa menghentikan pertumbuhan ketombe yang mengobarkan kulit, ketika dermatitis seboroik flare-up.

Untuk gejala kulit kepala, orang dewasa dapat menggunakan sampo ketombe yang dijual bebas yang mengandung tar batubara, asam salisilat, selenium sulfida, atau zinc pyrithione.

Minyak ikan

Minyak ikan yang mengandung asam lemak omega-3, memiliki kualitas anti-inflamasinya. Penelitian mengungkapkan bahwa memakan suplemen minyak ikan membuat pengurangan gejala kulit dari berbagai kondisi kulit meradang.

Minyak ikan aman, asalkan dikonsumsi sesuai petunjuk. Ibu menyusui harus sadar bahwa mengonsumsi minyak ikan dapat meningkatkan kadar omega-3 pada ASI mereka. Seseorang harus berbicara dengan dokter sebelum melengkapi bayi di bawah usia 1 tahun dengan asam lemak omega-3.

Lidah buaya

Lidah buaya juga memiliki sifat anti-inflamasi, dan penelitian telah menunjukkan bahwa itu efektif dalam mengobati dermatitis seboroik pada kulit kepala . Suplemen lidah buaya bisa menolong menekan flare-up serta mengurangi keparahan.

Jangan kasih suplemen lidah buaya ini pada anak di bawah usia 10 tahun tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. 

Selain itu lidah buaya juga dapat dipakai dalam mengobati sembelit, maka suplemen mempunyai efek samping diantaranya:

  • kram perut
  • diare
  • sembelit
  • perubahan warna urin

Memakai topikal lidah buaya bisa membantu mengatasi kemerahan serta gatal-gatal ketika dermatitis seboroik flare-up. Sebelum menggunakan lidah buaya topikal, periksa alergi dengan mengoleskan sedikit pada bagian kulit yang sehat. Apabila tidak mempunyai reaksi pada 12 hingga 24 jam maka penggunaan topikal harus aman. 

Teliti bahwa reaksi alergi bisa berkembang pada waktu ke waktu. Stop memakai lidah buaya topikal apabila terdapat ciri-ciri alergi muncul. 

Efek samping dari lidah buaya topikal diantaranya:

  • kemerahan
  • pembakaran
  • pedas
  • potensi reaksi alergi pada orang dengan sensitivitas kulit

Probiotik

Probiotik bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta mengurangi respons peradangan pada seluruh tubuh. Selain itu tentang efek probiotik pada jumlah dermatitis seboroik flare-up terbatas, probiotik dapat meningkatkan respon imun lebih sehat, maka perlu dicoba. 

Jangan kasih anak usia 1 tahun produk apapun dengan probiotik, seperti yogurt maupun suplemen oral, karena memiliki efek bagi anak yang sangat kecil belum ada penelitian.

Sayuran yang Mengandung Zat Besi, Rekomendasi untuk Vegan dan Vegetarian

Bagi para pelaku diet berbasis tanaman seperti vegan dan vegetarian, mereka cenderung kekurangan zat besi karena nutrisi ini sebagian besar ditemukan dalam produk hewani. Padahal, zat besi adalah mineral yang sangat dibutuhkan tubuh, salah satu perannya adalah sumber energi. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan kelelahan, sesak napas, dan memicu anemia. Pada wanita, defisiensi zat besi juga dapat mengganggu siklus menstruasi. 

Untungnya, terdapat beberapa sayuran yang mengandung zat besi yang disebut dengan zat besi non-heme. Lalu apa saja sayuran yang tinggi zat besi dan benarkah zat besi ini lebih baik daripada zat besi dari sumber hewani? Baca terus artikel di bawah ini untuk mengetahui informasi lengkapnya. 

Sayuran yang mengandung zat besi

Berikut ini 5 daftar sumber nabati terutama sayuran yang mengandung zat besi:

  1. Kacang kedelai

Kacang kedelai merupakan salah satu sumber nabati dengan kadar zat besi yang cukup tinggi. Satu cangkir kacang kedelai mengandung 8,8 mg zat besi, atau memenuhi 49% asupan harian zat besi berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG). Demikian juga dengan tempe dan tahu yang mengemas 3,3,6 mg zat besi per 168 gram, atau 20% dari AKG.

  1. Bayam

100 gram bayam merupakan sayuran dengan jumlah zat besi yang 3 kali lebih tinggi dari 100 gram telur rebus dan ayam. Bahkan kandungan zat besinya juga bisa menandingi zat besi heme yang terdapat dalam daging merah dan lebih tinggi  2,2 kali daripada 100 gram salmon. 

Selain itu, sayuran hijau lain yang direkomendasikan adalah brokoli, kunis, dan kubis russel. Mengonsumsi 100 gram sayuran hijau ini dengan cara direbus dapat memenuhi sekitar 6-10% asupan zat besi harian yang disarankan.

  1. Tomat

Tomat mentah mengandung sedikit zat besi, namun ketika diubah menjadi pasta atau dikeringkan terutama dengan sinar matahari, jumlahnya bisa semakin meningkat. Setengah cangkir pasta tomat (118 ml) menawarkan 3,9 mg zat besi atau 22% dari AKG.

  1. Heart of Palm

Heart of palm adalah sayuran yang berasal dari pohon-pohon palem dan banyak dihidangkan sebagai salad. Sayuran ini selain kaya akan serat, kalium, dan vitamin C, juga mengemas zat besi yang cukup banyak yaitu sekitar 4,6 mg per cangkir.

  1. Kentang

Kentang, terutama pada bagian kulitnya, mengandung cukup banyak zat besi. Satu kentang besar yang tak dikupas (295 gram) menyediakan 3,2 mg zat besi atau setara dengan 18% dari AKG. Jika ingin mengonsumsi kentang bersama dengan kulitnya, pastikan untuk benar-benar mencucinya hingga bersih dan diproses hingga benar-benar matang. 

Kekurangan zat besi dari sumber nabati

Terdapat dua jenis zat besi, yaitu zat besi heme yang berasal dari sumber hewani, dan zat besi non-heme yang bersumber dari nabati seperti buah, sayur, kacang-kacangan, biji-bijian, serta produk hewani seperti telur dan susu. Zat besi non-heme juga ditemukan dalam sumber hewani dalam jumlah sedikit. 

Meskipun keduanya memiliki peran yang penting dalam tubuh, zat besi non-heme lebih sulit diserap tubuh, sehingga zat besi non-heme bukanlah sumber energi yang besar. Karena itu para pelaku diet vegan dan vegetarian lebih berisiko terkena anemia defisiensi zat besi karena tidak tercukupinya asupan zat besi harian yang diperlukan tubuh.  

Bagaimana meningkatkan penyerapan zat besi nabati?

Asupan zat besi harian yang direkomendasikan didasarkan pada jenis kelamin dan usia. Namun karena zat besi nabati atau non-heme lebih sulit diserap tubuh, para vegan dan vegetarian disarankan untuk meningkatkan asupan zat besi 1,8 kali lebih tinggi daripada mereka yang mendapatkan zat besi dari sumber hewani. 

Jumlah yang disarankan adalah sekitar 14 mg per hari untuk pria dan wanita pascamenopause, 32 mg per hari untuk dikonsumsi selama menstruasi atau wanita subur, dan 49 mg per hari untuk wanita hamil. 

Cara berikut juga dapat meningkatkan penyerapan zat besi non-heme:

  • Mengombinasikan sumber zat besi nabati dengan makanan tinggi vitamin C
  • Hindari kafein setelah makan
  • Memasak sayuran dengan wajan besi cor (cast iron pan)
  • Mengonsumi sayur yang mengandung zat besi dengan makanan tinggi lisin seperti kacang-kacangan dan quinoa
  • Merendam, fermentasi, atau mengubah biji-bijian dan kacang-kacangan menjadi kecambah

Catatan

Sayuran yang mengandung zat besi sebenarnya cukup banyak, hanya saja untuk memenuhi kebutuhan zat besi harian diperlukan mengonsumsinya dengan jumlah yang tak sedikit. Selain itu, cara proses dan mengonsumsinya juga harus diperhatikan agar zat besi yang terdapat dalam sumber nabati bisa diserap tubuh secara maksimal. 

7 Manfaat Paprika Bagi Kesehatan Anda

Jika Anda penggila pizza, potongan paprika yang sering dijadikan topping tentu tak asing lagi. Paprika pun sebenarnya memiliki khasiat kesehatan. Manfaat paprika tersebut termasuk adalah risiko penyakit mata dan anemia.

Kerabat dari cabai ini mengandung segenap vitamin dan molekul antioksidan yang baik untuk kesehatan. Sebagian besar kandungan paprika adalah air. Sementara itu, sisanya merupakan zat gizi makro termasuk karbohidrat, protein, dan lemak. Tak hanya itu, manfaat paprika tersebut juga ditopang oleh senyawa tumbuhan, vitamin, dan mineral.

Kandungan gizinya yang tinggi membuat paprika baik untuk kesehatan. Berikut ini manfaat paprika hijau, merah, hingga paprika kuning yang begitu menyehatkan untuk tubuh.

  1. Menjaga kesehatan mata

Paprika kaya dengan dengan lutein, zeaxanthin, dan violaxanthin, karotenoid yang menurut studi dapat membantu menjaga kesehatan mata. Manfaat paprika kuning, merah, hingga hijau dari zat gizi ini dapat melindungi retina dari kerusakan oksidatif. Beberapa penelitian juga menemukan, konsumsi karotenoid yang cukup dapat menurunkan risiko katarak dan degenerasi makula. Utamanya dua gangguan mata ini disebabkan oleh faktor usia dan infeksi. Walau begitu, kekurangan nutrisi juga diyakini berpengaruh terhadap penyakit tersebut.

  1. Menurunkan risiko penyakit jantung

Paprika merah kaya dengan molekul antioksidan, molekul yang mampu melindungi sel dari radikal bebas. Radikal bebas berlebih dapat menjadi pemicu berbagai gangguan medis, termasuk penyakit jantung. Temuan menarik lain dari manfaat paprika merah berkaitan dengan pengolahan makanan sehat ini. Menurut studi, kandungan antioksidan dalam paprika merah mencapai konsentrasi yang maksimal saat berada dalam suhu yang tinggi. Temuan tersebut mengindikasikan, paprika merah yang dimasak memberikan efek antioksidan yang lebih kuat dibandingkan yang mentah.

  1. Mencegah anemia

Paprika menjadi sumber zat besi yang baik. Zat gizi ini diperlukan tubuh dalam mencegah anemia. Sebab, salah satu jenis anemia terjadi karena tubuh kekurangan zat besi, dikenal dengan anemia defisiensi zat besi. Tak hanya kaya dengan zat besi, paprika pun menjadi sumber vitamin C yang lezat untuk disantap. Vitamin C membantu tubuh menyerap zat besi di pencernaan. Dengan demikian, konsumsi sumber vitamin C seperti paprika pun menurunkan risiko anemia.

  1. Berpotensi menurunkan risiko osteoporosis

Selain vitamin C, zat besi, dan karotenoid, paprika merah juga mengandung kadar mangan yang tinggi. Mineral ini dipercaya diperlukan untuk mengurangi risiko osteoporosis. Sebab, penderita penyakit tulang keropos cenderung memiliki kadar mineral mikro yang rendah, termasuk mangan, tembaga, dan zinc.

  1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Paprika mengandung tinggi antioksidan, mulai dari betakaroten, vitamin C, lutein, hingga capsanthin. Mengonsumsi makanan tinggi antioksidan bisa membantu meningkatkan imunitas tubuh, sehingga bisa mencegah tubuh dari berbagai penyakit.  Selain itu, manfaat paprika merah dari kandungan capsanthin di dalamnya juga bisa melawan kanker. Capsanthin adalah karotenoid yang memberikan warna merah pada paprika dan senyawa ini bersifat antioksidan.

  1. Menjaga berat badan tetap ideal

Manfaat paprika untuk menurunkan berat badan berasal dari kemampuannya membantu tubuh untuk membakar lemak dan energi lebih cepat. Penelitian menunjukkan, makan capsaicin atau zat aktif pada paprika sekitar 2 miligram selama 12 minggu bisa membantu memperkecil lingkar pinggang.

  1. Mengendalikan gula darah

Selain dapat menurunkan berat badan, kandungan capsaicin pada paprika juga bisa menjaga kadar gula darah tetap normal. Manfaatnya, penyakit jantung pun bisa dicegah. Selain itu, paprika juga bersifat antidiabetik yang bagus untuk mencegah risiko penyakit diabetes.

Itulah 7 manfaat paprika bagi kesehatan yang perlu Anda ketahui. Anda bisa menjadikan paprika sebagai makanan utama, pendamping atau pun sekedar toping. Meski begitu, manfaat yang didapatkan tetap sama. Jadi, jangan ragu untuk mengonsumsi paprika, ya!

Permasalahan Keperibadian Sociopath Perlu Diketahui

Menurut American Psychological Association (APA), sociopath adalah “nama lama untuk individu dengan gangguan kepribadian antisosial.” Dan apa itu “gangguan kepribadian antisosial”, Anda mungkin bertanya?

Sebagai permulaan, Anda harus tahu bahwa ada 10 gangguan kepribadian dasar seperti yang didefinisikan oleh The Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5). Kita semua memiliki kepribadian kita sendiri, yang dibentuk oleh lingkungan, genetika, dan keadaan hidup. Jika Anda memiliki salah satu dari 10 gangguan kepribadian, Anda memiliki seperangkat ciri kepribadian yang “menyimpang dari harapan budaya, menyebabkan kesusahan atau masalah fungsi, dan berlangsung dari waktu ke waktu,” seperti yang dijelaskan oleh American Psychiatric Association.

Seseorang yang memiliki gangguan kepribadian antisosial – yang banyak dari kita menggambarkan sebagai “sosiopat” – menunjukkan kurangnya empati terhadap perasaan orang lain dan mungkin sering melanggar perasaan orang lain. Mereka mungkin tidak bertindak dengan cara yang dapat diterima secara sosial, mungkin sering berbohong, dan bertindak agresif, impulsif, dengan sedikit memperhatikan konsekuensi yang mungkin terjadi.

Apa tipe orang yang sosiopat?

Tipikal antisosial atau psikopat sering kali adalah orang yang berakhir di sistem peradilan pidana, dan mereka melakukan perilaku kriminal, seringkali perilaku penyerangan, dan mereka adalah individu yang ditampilkan di televisi arus utama sebagai semacam manusia jahat.

Tetapi pada kenyataannya, konstruksi sosiopati ini adalah spektrum, dan ada banyak individu yang berfungsi tinggi, seringkali laki-laki, tetapi tidak selalu, yang merupakan sosiopat. Orang-orang ini dapat menjalankan perusahaan besar, mereka dapat menikah, mereka dapat memiliki anak, dan dapat sangat sulit untuk membedakan apakah mereka benar-benar seorang sosiopat.

Penyebab Gangguan Kepribadian Antisosial

Apa yang menyebabkan gangguan kepribadian antisosial? Para peneliti percaya bahwa genetika memainkan beberapa peran, karena memiliki orang tua dengan kelainan tersebut menempatkan satu lagi pada risiko. Penelitian pada anak angkat dari orang tua dengan gangguan menunjukkan bahwa lingkungan juga dapat menjadi faktor, seperti ketika anak menerima disiplin yang buruk, memiliki panutan yang negatif, atau tidak diajarkan untuk menghormati hak orang lain. Anak-anak dari orang tua pecandu alkohol juga berisiko lebih tinggi.

Anak-anak yang memiliki gangguan perilaku atau gangguan pemusatan perhatian/hiperaktivitas sebelum usia 10 tahun berisiko lebih tinggi mengalami gangguan kepribadian antisosial saat dewasa. Hal ini terutama berlaku untuk anak-anak dengan gangguan perilaku yang disalahgunakan atau diabaikan. Para peneliti memperkirakan bahwa 25% anak perempuan dan 40% anak laki-laki dengan gangguan perilaku akan memiliki gangguan kepribadian antisosial saat dewasa.

Gangguan kepribadian antisosial terjadi pada sekitar 3% dari populasi AS. Gangguan tersebut terjadi pada pria 6 kali lebih sering dibandingkan pada wanita. 80% orang dengan gangguan tersebut akan mengalami gejala pada usia 11 tahun.

Ciri-ciri sosiopat

Jadi apa saja hal-hal yang mungkin menunjukkan bahwa mereka memang seorang sociopath? Pada intinya, individu-individu ini memiliki kurangnya empati yang jelas terhadap orang lain, dan maksud saya, kemampuan mereka untuk benar-benar memahami konsekuensi emosional dari perilaku mereka terhadap orang lain sangat terbatas. Kedua, ada kecenderungan bahwa tujuan selalu menghalalkan cara. Jadi, meskipun mereka dapat menyebabkan rasa sakit atau penderitaan yang cukup signifikan bagi orang lain, seringkali dalam arti komersial, sebagai lawan dari rasa fisik, kemampuan mereka untuk berempati, atau merasakan, atau bahkan merespons secara emosional terhadap hal itu sangat terbatas. Itu bisa, pada tingkat yang paling ekstrem, kejam, tetapi pada tingkat lain, kekejaman itu bisa sangat sulit untuk benar-benar dilihat dan dikenali pada orang lain. Jadi sosiopat, seperti semua gangguan kepribadian, juga memiliki kecenderungan untuk tidak memiliki hubungan yang dalam dan bertahan lama, atau jika hubungan itu bertahan, mereka cenderung dangkal, dan sering juga memiliki unsur narsisme, karena ada spektrum antara narsisme. dan sosiopati.

Perawatan Untuk Sosiopat

Sangat sulit untuk mengobati perilaku sosiopat, atau orang yang memiliki gangguan kepribadian antisosial. Sebagian dari masalahnya adalah bahwa menurut definisi, seseorang dengan gangguan ini tidak dapat melihat bagaimana perilaku mereka bermasalah dan tidak mungkin mencari diagnosis atau pengobatan untuk gangguan mereka. Seringkali mereka yang menerima pengobatan entah bagaimana diyakinkan, dipaksa, atau dipaksa untuk menerimanya.

Ada pilihan pengobatan yang berhasil di luar sana untuk orang-orang dengan gangguan kepribadian antisosial. Sayangnya, Anda tidak dapat benar-benar “sembuh” dari gangguan tersebut, tetapi pengobatan dapat mengurangi beberapa gejalanya. Psikoterapi dan khususnya, terapi perilaku kognitif paling banyak digunakan. Mereka yang menjalin hubungan dengan seseorang yang memiliki gangguan kepribadian antisosial juga dapat mengambil manfaat dari terapi, dan terapi kelompok adalah pilihan yang baik untuk keluarga.

Tidak ada obat khusus yang mengobati gangguan kepribadian antisosial, meskipun inhibitor reuptake serotonin selektif (SSRI) dapat digunakan untuk mengurangi gejala seperti agresi dan lekas marah.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Anda Memiliki Seorang Sosiopat Dalam Hidup Anda

Seringkali sosiopat tidak mendapatkan diagnosis formal. Anda mungkin menduga bahwa seseorang yang terlibat dengan Anda atau yang merupakan anggota keluarga memiliki gangguan kepribadian ini berdasarkan sifat dan perilaku kepribadian mereka. Anda bahkan mungkin telah menjadi korban kebohongan, paksaan, manipulasi, atau agresi mereka.

Batasan

Batasan yang kuat adalah teman Anda di sini. Anda perlu membuat batasan Anda jelas dan Anda perlu agar mereka mengetahui perilaku spesifik mana yang tidak dapat Anda terima. Anda perlu menawarkan konsekuensi. Beberapa orang dengan gangguan kepribadian antisosial hanya akan membiarkan diri mereka menerima pengobatan jika ada konsekuensi untuk tidak melakukannya atau insentif untuk melakukannya. Gunakan itu untuk keuntungan Anda.

Mendapatkan bantuan

Jika seseorang dengan kepribadian sociopath, yang telah didiagnosis dengan gangguan kepribadian antisosial, menyebabkan Anda atau orang yang Anda cintai terluka secara fisik atau emosional, Anda berhak untuk menghapusnya dari hidup Anda. Bahkan mungkin perlu menghubungi penegak hukum dan melaporkannya. mereka. Dalam beberapa kasus, terutama jika mereka adalah anggota keluarga dekat, Anda mungkin merasa bahwa Anda tidak dapat sepenuhnya menghilangkan mereka dari hidup Anda. Ini tidak berarti bahwa Anda hanya perlu “menyeringai dan menanggungnya” dalam hal perilaku mereka.

Yang terpenting, ingatlah bahwa jika Anda memiliki seseorang dalam hidup Anda yang menunjukkan sifat sociopath, Anda tidak boleh mencoba menyelesaikannya sendiri. Ada kelompok pendukung untuk keluarga dan teman orang dengan gangguan kepribadian antisosial. Carilah konseling profesional, baik untuk diri Anda sendiri maupun untuk orang yang Anda cintai. Gangguan kepribadian sangat sulit dan sangat menguras tenaga untuk ditangani. Jadikan prioritas untuk menjaga diri sendiri sebelum mencoba memperbaiki orang lain dan ketahuilah bahwa Anda tidak sendirian.

Efek Samping Terlalu Banyak Mengonsumsi Air Alkali

Air alkali telah menjadi salah satu tren kesehatan dan kebugaran yang meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Banyak orang menyatakan bahwa secara teratur minum air dengan tingkat pH yang lebih tinggi dapat membantu menyembuhkan berbagai penyakit. Beberapa orang memuji minuman ini sebagai obat potensial untuk semua masalah mulai dari hidrasi yang buruk dan keropos tulang hingga kanker dan diabetes. Alhasil,, banyak yang mengikuti tren, menghasilkan ledakan produk air alkali di pasar.

Akan tetapi, apakah air alkali benar-benar begitu bermanfaat? Apakah minum air dengan pH tinggi benar-benar bermanfaat bagi kesehatan Anda? Sebelum Anda memutuskan sendiri, ada baiknya Anda mempelajari lebih lanjut. Kami telah menyusun ringkasan penelitian seputar air 

Alkaline adalah kata lain untuk basa, yang dalam kimia mengacu pada tingkat pH suatu zat. Tingkat pH mengukur seberapa asam atau basa sesuatu pada skala 0 hingga 14, dengan angka yang lebih rendah menjadi lebih asam dan angka yang lebih tinggi menjadi lebih basa atau basa.

Apa Itu air alkali?

Sebagian besar air minum memiliki pH 7, yang dianggap netral pada skala pH. Air alkali lebih basa, biasanya berkisar antara 8 hingga 10 pada skala pH. Sebagai perbandingan, anggur dan bir agak asam dengan pH rata-rata 4,0.

Air ini juga mengandung partikel mineral alkali yang semakin meningkatkan pH, sehingga memiliki potensi reduksi oksidasi negatif (ORP) – kemampuan air untuk bertindak sebagai prooksidan atau antioksidan. ORP negatif membuat zat lebih antioksidan.

Meskipun air minum alkali umumnya dianggap aman untuk diminum, namun hal ini masih menimbulkan kontra yang signifikan. Berikut adalah beberapa masalah dan efek samping yang paling menonjol:

Kekurangan air alkali

1. Penurunan Keasaman Perut

Asam lambung membantu mengatur pH zat yang masuk ke dalam tubuh, mencegah zat yang sangat basa atau sangat asam mempengaruhi tubuh. Asupan air alkali yang berlebihan untuk sementara dapat mengurangi keasaman lambung alami. Masalah yang meluas dapat terjadi, termasuk penyakit dan gangguan pencernaan. 

Dalam kasus ekstrim, alkalinitas yang berlebihan dapat menyebabkan alkalosis metabolik, yang dapat menyebabkan gejala termasuk mual, muntah, tremor, mati rasa dan kebingungan. Untungnya, kondisi ini lebih sering disebabkan oleh kelenjar paratiroid yang kurang aktif daripada pola makan seseorang. Dalam kebanyakan kasus, tingkat pH lambung akan kembali ke suatu tempat antara 1,5 dan 3,5 dengan cepat, dan efek air akan bersifat sementara.

2. pH darah

Seperti asam lambung, tubuh manusia mengatur pH darah secara efektif, menjaganya sekitar 7,35. Karena air alkali tidak akan mempengaruhi tingkat pH darah Anda, banyak klaim tentang bagaimana air alkali akan “meratakan” keasaman tubuh tidak berdasar.

3. Kekurangan mineral

Sebagian besar masalah dengan air alkali berkaitan dengan kurangnya bukti pendukung di sekitarnya. Namun, konsumen harus mempertimbangkan satu masalah kesehatan utama saat meminum air ini. Air alkali buatan seringkali mengandung lebih sedikit mineral bermanfaat daripada yang diiklankan, dan minum terlalu banyak dapat membuat peminum kekurangan mineral. Selain itu, banyak produsen tidak mendekontaminasi air ke tingkat yang sama dengan air minum biasa, yang dapat meninggalkan kontaminan patogen.

4. Biaya

Air alkali lebih mahal dibandingkan dengan kebanyakan air minum. Botol biasanya lebih mahal di toko kelontong karena pemrosesan ekstra yang masuk ke setiap botol. Mempertimbangkan manfaat kesehatan yang sebagian besar marjinal, sebagian besar non-atlet tidak menganggap biayanya sepadan.

Masalah utama air alkali adalah kurangnya bukti untuk banyak klaim. Obat alami apa pun membutuhkan bukti untuk menunjukkan bahwa itu berhasil, dan bukti ini tidak ada untuk sebagian besar klaim yang dibuat oleh pendukung air alkali. Selain itu, yang paling meresahkan adalah klaim bahwa air alkali dapat mengobati atau mencegah kanker, yang tidak memiliki dasar dalam penelitian ilmiah apa pun.

Kaki Terkilir, Berikut Adalah Penyebab dan Cara Mengatasinya

Terkilir atau keseleo adalah kondisi terjadinya cedera pada jaringan otot, ligamen, atau tendon, jaringan ikat penghubung otot dan tulang.

Kondisi keseleo ini umumnya terjadi pada bagian tubuh yang aktif bergerak, yaitu tangan dan kaki.

Pada kondisi kaki terkilir adalah umumnya terjadi di sekitar mata kaki, jari-jari, dan pergelangan kaki. Lalu mengapa bisa terjadi keseleo ini? Simak di bawah ini!

Menggunakan sepatu yang sempit dan tinggi

Tanpa Anda sadari memakai sepatu yang ukurannya sempit dan tinggi bisa menyebabkan kaki terkilir.

Ini karena terhambatnya aliran darah di kaki terutama pada jari-jari dan pergelangan kaki. Proses awalnya adalah kaki akan dipaksa terus-menerus menahan beban tubuh bagian atas saat berjalan dan berlari.

Berlebihan dalam olahraga

Olahraga sebenarnya merupakan hal yang menyehatkan, namun jika dilakukan secara tidak hati-hati atau berlebihan, hal itu dapat menyebabkan terkilir.

Ini karena intensitas aktivitas tersebut, dan olahraga seperti sepak takraw, sepak bola, lari, dan sepeda tentunya lebih mengandalkan intensitas pergerakan kaki sehingga keseleo sudah pasti akan didapat.

Berjalan atau belari pada permukaan yang tidak rata

Salah satu penyebab kaki Anda dapat terkilir namun sering tidak Anda sadari adalah berjalan atau berlari pada permukaan jalan yang tidak rata.

Permukaan jalan atau tanah yang tidak rata itu adalah adanya jalan berlubang, berbatu, struktur aspal naik-turun atau berlumpur.

Mengapa bisa menyebabkan kaki terkilir?

Kaki terkilir adalah karena adanya gerakan kaki yang berubah-ubah serta tidak stabil yang membuat jaringan otot dan ligamen kaget sehingga robek karena tidak kuat menahan gerakan-gerakan tersebut.

Terbentur benda

Terbentur benda saat beraktivitas karena tidak sengaja turut menyebabkan kaki menjadi keseleo.

Ini karena adanya pergeseran posisi tulang atau sendi setelah terjadinya benturan. Hal yang demikian menyebabkan penumpukan cairan luka dalam jaringan ikat di sekitar kaki.

Jatuh dan terpeleset

Saat Anda berlari dan berjalan, kemudian tiba-tiba Anda terpeleset lalu terjatuh pada permukaan jalan atau tanah yang Anda lalui juga dapat menyebabkan kaki keseleo.

Keseleo dari akibat benturan saat terjatuh dan terpeleset membuat ligamen cedera yang berujung pada lebam dan pembengkakan.

Kelamaan duduk bersila

Dalam beberapa acara seperti arisan keluarga atau makan lesehan tentunya mengharuskan Anda untuk duduk secara bersila.

Duduk ini pada awalnya menyenangkan namun lama-kelamaan akan menyebabkan kesemutan akibat dari tekanan di sekitar jaringan lunak kaki yang selanjutnya berujung pada kaki terkilir ketika bergerak sedikit saja.

Bagaimana cara mengatasinya?

Apabila Anda mengalami hal-hal di atas, Anda bisa melakukan hal-hal berikut ini untuk mengatasinya.

RICE

RICE adalah metode yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi kaki yang keseleo saat beraktivitas.

Metode ini menggabungkan antara rest (istirahat), ice (es), compress (kompres), dan elevation (meninggikan kaki).

Istirahat adalah mengistirahatkan kaki setelah terkena cedera, es adalah menggunakan kompres es untuk mengurangi darah ke cedera serta mencegah terjadinya pembengkakan, kompres untuk membantu menstabilkan sendi yang cedera, dan mengangkat kaki untuk mengurangi penumpukan cairan pada sendi.

Kompres panas

Menggunakan kompres panas saat terkena keseleo juga dapat Anda lakukan. Kompres dengan air panas ini akan meningkatkan aliran darah ke bagian cedera serta dapat mempercepat penyembuhan.

Namun gunakan metode kompres panas saat kaki sudah tidak mengalami pembengkakan karena jika digunakan saat pembengkakan malah akan menyebabkan peradangan.

Peregangan 

Peregangan pada kaki yang terkilir akan membuat otot kuat dan lentur serta mebantu lebih banyak darah bersirkulasi ke area cedera sehingga kaki sembuh lebih cepat. Lakukanlah metode ini secara perlahan.

Pijat

Terakhir, Anda bisa menggunakan pijat untuk mengatasi kaki keseleo. Metode ini dapat membantu meredakan nyeri sekaligus meningkatkan aliran darah ke wilayah kaki yang terkilir.

Yang perlu diingat jika kaki terkilir adalah Anda cukup parah, harus segera menghubungi terapis pijat yang cukup ahli.

Hemaviton Stamina Plus Mengandung Multivitamin untuk Stamina Tubuh

Hemaviton Stamina Plus, merupakan salah satu suplemen yang dapat Anda konsumsi setiap saat sesuai anjuran yang tepat. Suplemen ini cukup aman dikonsumsi karena memiliki kandungan multivitamin yang dibutuhkan oleh tubuh, terutama bagi Anda yang memiliki aktivitas padat. Lebih lengkapnya, berikut beberapa kandungan yang terdapat dalam Hemaviton Stamina Plus dan diperlukan oleh tubuh.

1. Vitamin B6 10 mg

Vitamin B6 memiliki fungsi yang bagus untuk menjaga kekebalan tubuh. Ketika kadar B6 rendah, tubuh tidak mampu melawan infeksi secara efektif. Dalam satu penelitian, suplementasi B6 ditemukan mampu meningkatkan respon imun. Namun, penelitian yang dirancang dengan baik dan lebih besar perlu dilakukan sebelum rekomendasi dapat dibuat untuk penggunaan B6 untuk infeksi.

Vitamin B6 dianggap aman pada dosis 100mg atau kurang dalam sehari untuk orang dewasa, yang mencakup jumlah dari makanan dan suplemen. Untuk anak-anak, batas atas antara 30 – 80mg berdasarkan usia. Suplementasi dengan dosis di atas batas atas hanya boleh dilakukan di bawah pengawasan dokter.

B6 adalah salah satu dari sedikit suplemen yang larut dalam air dan dapat menyebabkan keracunan jika dikonsumsi dengan dosis yang terlalu tinggi. Efek samping mengonsumsi vitamin B6 dalam jumlah besar yang paling umum adalah kenaikan tingkat toksik B6 yang menyebabkan neuropati sensorik mengalami gangguan keseimbangan atau koordinasi.

2. Vitamin B3 50 mg

Mendambakan pencernaan yang teratur? Vitamin B3 membantu dalam fungsi normal dari sistem pencernaan manusia yang sangat membantu meningkatkan nafsu makan yang sehat dan kulit bercahaya. Vitamin B3 memiliki banyak fungsi untuk meningkatkan saluran pencernaan dan bertugas untuk memecah lemak. Memuat niasin atau vitamin B3 bisa sangat membantu melancarkan sistem pencernaan.

3. Vitamin B1 50 mg

Gula adalah sumber energi utama dalam tubuh kita, di mana asupan ini akan dioksidasi untuk membentuk bentuk energi yang dapat digunakan karena adanya vitamin B1. Sistem ini adalah bagian dari sistem enzim kompleks yang disebut sistem piruvat dehidrogenase, sehingga membantu dalam oksidasi gula. Hal ini juga diperlukan untuk berfungsinya sistem enzim, yang bertugas dalam melepaskan energi untuk berbagai fungsi dalam tubuh.

4. Vitamin B12 10 mcg

Vitamin B12 membantu menyeimbangkan dan melindungi sistem saraf, serta menjaga selubung mielin, lapisan selubung yang melindungi neuron. Kekurangan vitamin B12 pada dapat menyebabkan gangguan neurologis yang parah seperti kehilangan perasaan, kesemutan, mati rasa, kesulitan berjalan, masalah memori, dan perubahan suasana hati yang sering.

Selain itu, vitamin B12 memainkan peran penting dalam memproduksi jaringan tubuh dan menjaganya tetap sehat, karena terlibat dalam sintesis DNA dan proses pembelahan sel. Oleh karena itu, kekurangan vitamin B12 dapat dilihat sebagai perubahan kualitas rambut, kuku atau kulit dan selaput lendir (kemerahan, peradangan, psoriasis, eksim).

Terakhir, vitamin B12 juga memainkan peran penting dalam produksi energi. Seperti kebanyakan vitamin B-kelompok, membantu memetabolisme protein, lipid dan karbohidrat, mengatur metabolisme energi.

5. Vitamin C 150 mg

Manfaat vitamin C memiliki efek positif dalam menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh. Vitamin C yang ditemukan dalam Hemaviton Stamina Plus sangat baik untuk mendukung sistem kekebalan dengan melindungi terhadap stres oksidatif, membantu membunuh mikroba, dan mengurangi potensi kerusakan jaringan. Kekurangan vitamin C terbukti mampu meningkatkan tingkat infeksi. Selain itu, vitamin C juga membantu Anda pulih lebih cepat.

Ketahui Mitos dan Fakta Seputar Art Therapy

merapatkan tangan anak-anak menggambar di kertas putih. - art therapy potret stok, foto, & gambar bebas royalti

“Banyak metode yang bisa digunakan para terapis untuk membantu memulihkan kesehatan mental pasien, salah satunya art therapy. Ada beberapa mitos yang tersebar mengenai art therapy. Simak faktanya.”

Tahukah Anda bahwa art therapy merupakan metode yang bisa dilakukan untuk memulihkan kesehatan mental? Art therapy dilakukan dengan cara menuangkan emosi yang sedang pasien rasakan ke dalam bentuk karya seni. Tidak hanya memulihkan, art therapy juga bisa meningkatkan kualitas pada kesehatan mental.

Beberapa teknik yang biasa digunakan dalam art therapy, yaitu kolase, mewarnai, menggambar, coretan, fotografi, memahan, finger painting, dan banyak lagi.

Pasien akan diminta untuk melakukan salah satu metode di atas, lalu terapis akan menganalisa sekaligus mencari tahu apa yang sedang terjadi dan memberikan dampak buruk pada pikiran, emosi, serta perilaku pasien.

Banyak mitos yang beredar mengenai metode art therapy ini. Di bawah ini beberapa mitos dan fakta di yang sebenarnya mengenai art therapy.

Mitos: art therapy hanyalah seni dan kerajinan

Faktanya, art therapy telah digunakan sejak 1940-an dan digunakan sebagai metode pemulihan mental. Dahulu, pasien akan mengekspresikan diri secara verbal, dan diberikan berbagai bahan seni visual, seperti cat, spidol, tanah liat, benang, dan lainnya untuk mengekspresikan diri secara visual.

Art therapy akan melibatkan Anda dalam pengalaman kinestetik, sensorik, afektif, yang tentunya berbeda jauh dengan komunikasi verbal saja.

Setelah pasien mengekspresikan dirinya melalui visual, selanjutnya terapis akan menganalisa hasil tersebut. Dari situlah kondisi Anda akan terbaca, dan diberikan solusi terbaik.

Mitos: art therapy hanya seperti kelas seni

Faktanya, hal ini berbeda dengan kelas seni yang bertujuan untuk mempelajari keterampilan. Art therapy tidak mempelajari tentang seni sebagai keterampilan. Selain itu art therapy dilakukan secara bebas untuk mengekspresikan emosi pasien.

Sedangkan kelas seni memiliki tujuan untuk mempresentasikan sesuatu hingga seakurat mungkin dengan bentuk aslinya. Dengan demikian dalam melakukan art therapy tidak ada cara yang benar atau salah untuk melakukannya.

Mitos: perlu mengetahui beberapa bentuk seni untuk melakukan art therapy

Faktanya, Anda tidak perlu mahir dalam membuat seni atau memiliki kemampuan menggambar untuk melakukan art therapy.

Fokus art therapy adalah proses pembuatan seni, tidak pada kualitas produk atau hasil yang muncul. Dengan kata lain, seni yang dilakukan berfungsi untuk memahami pengalaman pasien, bukan membuat suatu produk.

Mitos: art therapy sama halnya dengan buku mewarnai

Faktanya, art therapy tidak hanya sekadar mewarnai, seorang profesional akan membimbing dan memberikan beberapa aturan, seperti bahan seni, nuansa, dan prosesnya. Terapis akan menyediakan ruang untuk pasien melakukan karya seninya dengan memfasilitasi perjalanan mereka hingga menuju penyembuhan.

Mewarnai sama halnya dengan Anda menulis sebuah jurnal. Hal tersebut bisa menjadi terapi, namun dengan bantuan ahli profesional Anda akan dibantu menemukan jalan keluar atas masalah yang sedang Anda hadapi.

Mitos: art therapy hanya untuk anak-anak

Faktanya, art therapy bisa dilakukan oleh siapapun tanpa halangan usia. Bahkan art therapy lebih ampuh saat dilakukan pada orang dewasa karena bisa menjadi cara menyampaikan pengalaman yang biasanya sulit diungkapkan melalui kata-kata.

Mitos: melakukan seni di setiap sesinya

Faktanya, tidak semua sesi akan membutuhkan art therapy. Beberapa sesi bisa diisi dengan pemrosesan makna atau berkonsultasi tentang kekhawatiran yang sedang dialami pasien. Para terapis memiliki kemampuan untuk memfasilitasi sesi berdasarkan tujuan setiap pasien.

Mitos: art therapy tidak bisa menangani semua masalah kesehatan mental

Faktanya, art therapy bisa bermanfaat bagi mereka yang memili masalah pada psikologis, seperti trauma, kesedihan, pemulihan dari penyakit, stres, atau hanya ingin meningkatkan kesehatan mental dan pertumbuhan diri.

Selain itu, menurut jurnal The Arts in Psychotherapy menyebutkan bahwa beberapa permasalahan di bawah ini bisa diatasi dengan melakukan art therapy.

  • Masalah penuaan
  • Gangguan kecemasan
  • Gejala psikologis dari kanker
  • Depresi
  • Gangguan makan
  • Masalah emosional
  • Masalah hubungan 
  • Masalah keluarga
  • Penyalahgunaan zat terlarang
  • Masalah perilaku pada anak
  • Gangguan belajar
  • Dll

Jadi, banyak jenis gangguan yang bisa dibantu dengan melakukan art therapy. Dengan mengetahui mitos dan fakta di baliknya, Anda tidak perlu lagi ragu saat ingin melakukan terapi ini.

Prenamia Obat Apa untuk Ibu Hamil?

Prenamia adalah salah satu pilihan obat untuk memenuhi kebutuhan vitamin ibu hamil. Obat ini dapat memberikan sejumlah manfaat bagi tubuh.

Ibu hamil membutuhkan pasokan vitamin dan mineral di masa-masa kehamilan, bahkan lanjut sampai masa menyusui. Prenamia dapat menjadi salah satu pilihan Anda untuk itu.

Obat ini mengandung kombinasi sejumlah vitamin seperti vitamin C, vitamin D3, vitamin B12, ditambah dengan zat besi, asam folat, dan kalsium karbonat.

Kombinasi vitamin dan mineral tersebut dapat memberikan sejumlah manfaat positif bagi ibu hamil. Anda bisa mendapatkan obat ini di apotek terdekat tanpa memerlukan resep dokter.

Manfaat obat

Seperti yang disinggung di atas, manfaat Prenamia ditentukan oleh kombinasi zat aktif yang terkandung di dalamnya.

  • Vitamin C, dapat meningkatkan daya tahan tubuh untuk melawan infeksi penyakit.
  • Vitamin D3, dapat meningkatkan kekuatan tulang dan otot, penting untuk menghindari pengeroposan tulang
  • Kalsium karbonat, penting untuk menjaga kesehatan tulang, otot, dan sistem saraf. Kalsium karbonat paling baik digandengkan dengan vitamin D3
  • Zat besi, penting untuk menjaga fungsi vital dalam tubuh
  • Vitamin B12, nutrisi yang menjaga kesehatan darah dan sel saraf, juga membantu pembentukan DNA
  • Asam folat, Membantu tubuh memproduksi dan mempertahankan sel-sel baru, juga penting untuk mencegah kanker

Dengan demikian, Prenamia terbukti dapat memberikan sejumlah manfaat penting bagi tubuh Anda. Jika dirangkum, berikut beberapa manfaat utama yang Anda dapatkan dengan mengonsumsi prenamia.

  • Mencegah anemia pada ibu hamil
  • Melancarkan produksi sel darah merah
  • Melengkapi kebutuhan vitamin dan mineral tubuh
  • Memberikan nutrisi janin dalam kandungan
  • Meningkatkan kepadatan tulang

Komposisi obat

  • Vitamin C 75 mg
  • Vitamin D3 400 IU
  • Kalsium karbonat 200 mg
  • Vitamin B12 15 mcg
  • Fe fumarate (zat besi) 360 mg
  • Asam folat 1,5 mg

Dosis

1 kapsul 1 hari, konsumsi bersama dengan makanan

Efek samping

  • Mual
  • Muntah
  • Konstipasi
  • Perut kembung
  • Mulut kering
  • Diare
  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Sakit perut
  • Nafsu makan menurun
  • Tubuh lemas
  • Kulit kemerahan

Secara umum Prenamia aman dikonsumsi. Perhatikan reaksi alergi terhadap kandungan obat ini.