Author: mutiara

Status Gizi Bayi

Jika Anda (sebagai orang tua) baru memiliki anak, ada berbagai hal yang perlu diperhatikan, salah satunya termasuk mengetahui status gizi bayi. Status gizi bayi penting untuk diketahui di setiap umur. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui apakah kebutuhan makanan bayi telah dicapai secara optimal atau tidak.

Indikator Pengukuran Status Gizi Bayi

Jika Anda ingin mengukur status gizi bayi, Anda dapat melakukannya melalui pengukuran antropometri. Berikut adalah beberapa indikator pengukur status gizi bayi melalui antropometri:

  1. Berat badan

Salah satu hal yang perlu diperhatikan untuk menentukan gizi bayi adalah melalui berat badan. Berat badan bayi menunjukkan komposisi lemak, protein, air, dan mineral yang ada pada tubuh mereka. Perubahan berat badan bayi dapat menentukan status gizi bayi dalam waktu tertentu.

  1. Tinggi bayi

Tinggi bayi juga perlu diperhatikan, karena tinggi bayi merupakan indikator untuk mengukur pertumbuhan massa tulang. Pertumbuhan tinggi bayi membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga dapat mempengaruhi gizi mereka.

  1. Lingkar kepala

Lingkar kepala juga merupakan indikator untuk menentukan status gizi bayi. Lingkar kepala digunakan untuk mengetahui seberapa banyak otak bayi berkembang. Lingkar kepala juga dapat digunakan untuk mengetahui saraf anak.

Pengukuran dan Hasil Status Gizi Bayi

Untuk mengetahui apakah gizi bayi baik atau tidak, Anda dapat melihatnya melalui skor indikator nilai gizi berat badan, tinggi bayi, dan lingkar kepalanya. Nilai gizi bayi juga dapat ditentukan oleh usia mereka. Berikut adalah informasi secara spesifik tentang penilaian gizi bayi berdasarkan kriteria berikut:

  1. Status gizi bayi melalui berat badan berdasarkan usia (BB/U)

Pengukuran berat badan berlaku untuk anak yang berusia di antara 0 hingga 60 bulan dan penilaiannya adalah sebagai berikut:

  • Berat badan sangat rendah (kurang dari -3 SD (standar deviasi)).
  • Berat badan rendah (kurang dari -3 SD hingga kurang dari -2 SD).
  • Berat badan normal (kurang dari -2 SD hingga +1 SD).
  • Berat badan yang lebih (lebih dari +1 SD).
  1. Status gizi bayi melalui tinggi bayi berdasarkan usia (TB/U)

Pengukuran tinggi berlaku untuk anak yang berusia di antara 0 hingga 60 bulan dan penilaiannya adalah sebagai berikut:

  • Sangat rendah (kurang dari -3 SD).
  • Rendah (-3 SD hingga kurang dari -2 SD).
  • Normal (-2 SD hingga +3 SD).
  • Tinggi (lebih dari +3 SD).
  1. Status gizi bayi melalui berat badan berdasarkan tinggi bayi (BB/TB)

Indikator ini menentukan seberapa baik atau buruk gizi yang ada pada anak. Jika gizi buruk, maka bisa dipengaruhi oleh penyakit atau kekurangan asupan. Berikut adalah penilaiannya:

  • Gizi buruk (kurang dari -3 SD).
  • Kekurangan gizi (-3 SD hingga kurang dari -2 SD).
  • Gizi baik atau normal (-2 SD hingga +1 SD).
  • Berisiko memiliki gizi berlebih (lebih dari +1 SD hingga +2 SD).
  • Gizi yang melebihi (lebih dari +2 SD hingga +3 SD).
  • Obesitas (lebih dari +3 SD).
  1. Status gizi bayi melalui lingkar kepala

Untuk memantau perkembangan otak bayi, kepalanya akan diukur di usia 0 hingga 24 bulan. Berikut adalah penilaian status gizi bayi melalui lingkar kepala:

  • Sangat kecil (persentil < 2).
  • Normal (persentil >= 2 hingga < 98).
  • Sangat besar (persentil >= 98).

Kesimpulan

Status gizi bayi penting untuk diketahui, supaya Anda dapat terus memantau perkembangan anak Anda. Ada berbagai cara yang dapat Anda lakukan untuk menjaga asupan nutrisi anak Anda, salah satunya termasuk memberinya susu secara rutin, karena bayi sangat membutuhkan kalsium. Untuk informasi lebih lanjut tentang gizi anak, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter.

Memprediksi Biaya CT Scan, Mahal atau Tidak?

Memprediksi Biaya CT Scan, Mahal atau Tidak?

CT scan merupakan salah satu jenis tes pencitraan yang dilakukan untuk mendukung dokter melakukan diagnosa. Setiap rumah sakit menentukan biaya CT Scan yang beragam. Penetapan biaya juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk teknologi yang digunakan dan area tubuh yang diperiksa.

Sebelum menjalani prosedur CT Scan, ada beberapa hal yang perlu Anda persiapkan. Persiapan bisa membantu Anda untuk melaksanakan tes dengan lebih baik dan mendapatkan hasil yang lebih maksimal. 

Berapa rata-rata biaya CT Scan?

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, biaya CT Scan bagi setiap pasien pada dasarnya berbeda-beda. Banyak hal yang perlu dipertimbangkan sebelum penentuan biaya. 

Bagian tubuh yang dipindai serta fasilitas kesehatan yang Anda pilih akan sedikit banyak mempengaruhi biaya ini. 

Akan tetapi, di Indonesia, pemeriksaan CT Scan memiliki standar khusus dari pemerintah. Pemerintah sudah menetapkan standar biaya berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia nomor 178/PMK.05/2020. 

Berikut ini rata-rata biaya pelaksanaan CT Scan di Indonesia:

  • CT Scan non-kontras: Rp 1.300.000,- sampai dengan Rp 2.200.000,- per tindakan
  • CT Scan kontras: Rp 1.350.000,- sampai dengan Rp 3.850.000,- per tindakan
  • CT Scan angiografi dengan kontras: Rp 2.750.000,- sampai dengan Rp 8.250.000 per tindakan
  • CT Scan 3 dimensi: Rp 1.100.000,- sampai dengan Rp 1.750.000,- per tindakan
  • CT Scan Guided Biopsy: Rp 1.350.000,- sampai dengan Rp 1,450.000,- per tindakan
  • CT Scan Cardiac: Rp 1.350.000,- sampai dengan Rp 3.500.000,- per tindakan
  • CT Scan lain-lain: Rp 1.350.000,- sampai dengan Rp 3.500.000,- per tindakan

Jika Anda berencana untuk melakukan CT Scan, namun tidak tahu berapa biayanya, Anda bisa menjadikan standar biaya di atas sebagai perkiraan. Dengan begitu, akan lebih mudah bagi Anda untuk memprediksi biaya yang perlu Anda keluarkan.

Kapan perlu melakukan CT Scan? 

CT Scan bukanlah satu-satunya tes pencitraan yang bisa dilakukan untuk mendukung diagnosa dokter. Masih ada beberapa jenis tes pencitraan lainnya, seperti MRI, ultrasonografi, dan lain sebagainya.

Lantas, bagaimana Anda tahu kapan Anda perlu memilih CT Scan dibandingkan dengan tes pencitraan lainnya?

Sebenarnya, cara termudah adalah dengan melakukan konsultasi dengan dokter dan mengikuti arahan dokter terkait pelaksanaan tes. Dokter bisa memberikan anjuran mengenai tes pencitraan yang paling tepat untuk mengetahui kondisi tubuh Anda.

Secara khusus, CT Scan cocok dilakukan untuk mendiagnosis penyakit dalam dan mengevaluasi cedera. Berikut ini kegunaan CT Scan bagi dokter Anda:

  • Mempelajari pembuluh darah dan struktur lainnya dalam tubuh
  • Mendiagnosis infeksi, gangguan otot, dan patah tulang
  • Panduan untuk melakukan operasi dan biopsi
  • Memantau efektivitas pengobatan untuk kondisi tertentu, seperti kanker dan penyakit jantung
  • Menentukan lokasi pertumbuhan tumor dan sel kanker
  • Menilai sejauh mana cedera dan pendarahan internal yang dialami

Prosedur CT Scan memakan waktu sekitar 20 menit sampai dengan satu jam. Tes ini bisa langsung dilakukan dengan cepat setelah melakukan konsultasi dengan dokter. 

Durasi yang Anda butuhkan untuk menunggu hasil CT Scan berbeda-beda. Hal ini juga dipengaruhi oleh faktor yang sama seperti faktor penentuan biaya CT Scan.

Nantinya, berdasarkan hasil CT Scan, dokter bisa mendeteksi apabila terdapat pertumbuhan tumor, penggumpalan darah, atau retak yang Anda alami. Terkadang, biaya CT Scan bisa juga dibayarkan bersamaan dengan biaya konsultasi dokter apabila dilakukan di rumah sakit yang sama.

Beberapa Kesalahan dalam Upaya Membuat Perut Kotak Kotak

Salah satu unsur yang bisa menunjukkan maskulinitas seorang pria adalah bentuk badan yang atletis, seperti lengan berotot hingga perut kotak kotak. Tak dapat dimungkiri memang jika kondisi tubuh seperti itu memiliki daya tarik tersendiri. Apalagi hal ini juga dilegitimasisasi dengan budaya populer yang berkembang, mulai dari iklan hingga narasi media.

Semua itu mengubah mindset di kebanyakan kepala pria. Banyak pria yang berlomba-lomba dan berusaha untuk mengejar “tampilan ideal” tersebut. Masalahnya, banyak dari kelompok ini yang kurang memahami substansinya. Yang terjadi justru apa yang mereka lakukan kontraproduktif dengan nilai dan tujuannya.

Tak ada salahnya memang untuk memiliki perut kotak kotak. Namun, yang perlu diingat adalah bahwa semua itu jauh lebih berarti jika memiliki tubuh yang sehat. Daripada Anda hanya mendapatkan lelah, sebaiknya ketahui beberapa kesalahan umum dalam upaya membentuk perut kotak kotak. Berikut kiranya beberapa kesalahan tersebut:

  • Terlalu banyak olahraga kardio

Salah satu kesalahan dalam upaya membangun perut kotak kotak adalah telalu lama atau terlalu banyak melakukan latihan kardio. Alih-alih mendapatkan otot perut, terlalu banyak kardio kenyataannya malah akan membakar kalori. 

Selain itu latihan interval dapat mempercepat tingkat metabolisme, sehingga Anda akan mengalami tingkat pelepasan lemak yang cepat sepanjang keseluruhan latihan di hari tersebut.

Jika Anda ingin mendapatkan perut kotak kotak, latihan kardio bukanlah satu-satunya untuk mencapai tujuan tersebut. Anda bisa melakukan latihan angkat beban yang intens dan rencana diet yang baik agar hasilnya lebih kentara ketimbang hanya melakukan latihan kardio.

  • Hanya fokus pada satu atau dua menu latihan tertentu

Salah satu anggapan paling umum bagi mereka yang tengah mengejar perut kotak kotak adalah melakukan banyak gerakan  situp dan crunch. Dua gerakan itu memang memiliki potensi untuk membentuk massa otot di sekitar perut, tetapi kedua gerakan tersebut nyatanya hanya membakar sangat sedikit kalori dalam tiap menitnya. 

Yang perlu dibuat terang adalah bahwa sit-up dan crunch akan bekerja hanya untuk menguatkan otot perut, tetapi tidak banyak membantu jika kita masih punya banyak lapisan lemak yang menutupi otot perut. Artinya, kalau kondisi perut Anda belum ideal, sebaiknya kombinasikan dengan gerakan lain yang bisa membuang lemak terlebih dahulu.

  • Terlalu terobsesi dengan perut kotak kotak

Tak salah memang menjadikan perut sixpack atau kotak kotak sebagai tujuan Anda melakukan workout. Namun, sebaiknya pemahaman ini diubah dan dihindari. Latihan untuk otot perut memang perlu, tapi Anda juga harus memperhatikan bagian tubuh yang lain. 

Ini akan sangat bermanfaat karena Anda mungkin tak menyadari bahwa melatih otot perut sebagai otot sekunder akan lebih mudah dilakukan daripada hanya fokus terhadap latihan membentuk otot perut.

  • Menguatkan otot perut atas dan bawah

Perlu diketahui bahwa yang membentuk perut kotak kotak adalah otot bernama rectus abdominis. Secara teknis, Anda tidak dapat menguatkan otot bagian atas dan bawah. Namun, yang dapat Anda lakukan adalah menekankan pada bagian-bagian tertentu dengan memilih latihan yang tepat.

  • Terlena dengan hasil

Ketika seseorang telah memiliki perut sixpack tentu mereka akan merasa puas dengan hasil kerja keras yang telah dilakukannya. Namun jangan salah berpikir bahwa perut kotak kotak akan tetap ada selamanya. 

Kenyataannya, sixpack akan menghilang jika Anda tidak menjaganya. Mempertahankan perut kotak kotak bukanlah hal yang mudah, meskipun Anda tidak harus makan dengan tingkat yang kalori rendah, tetapi bukan berarti Anda bisa kembali pada pola makan yang semula atau berhenti berolahraga.

Itulah beberapa kesalahan umum yang banyak dilakukan orang ketika memiliki tujuan untuk membangun perut kotak kotak. Mulai dari sekarang sebaiknya pahami poin-poin di atas agar kerja keras yang selama ini telah dilakukan tidak berujung sia-sia.

Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan di Setiap Tahap Kehidupan

Pada dasarnya, pertumbuhan dan perkembangan dibagi menjadi 4 aspek diantaranya pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, kemampuan bahasa, serta perkembangan sosial dan emosi. Pertumbuhan dan perkembangan tersebut ditujukan agar manusia dapat bertahan hidup. Perbedaan pertumbuhan perkembangan juga terjadi antara laki-laki dan perempuan yang mulai terlihat sejak masa sekolah hingga lansia.

  • Bayi

Pada saat bayi tumbuh sampai usia 18 bulan, dokter merekomendasikan Anda untuk berbicara banyak hal. Mendengarkan suara ayah atau ibu mampu mengembangkan kemampuan komunikasinya. Bayi telah memiliki kemampuan mendengarkan bahkan saat bayi baru lahir. Asupan makanan berupa ASI eksklusif selama 6 bulan dan MP-ASI setelahnya juga perlu diperhatikan untuk mendukung tumbuh kembannya.

  • Balita

Masa balita membutuhkan jam tidur yang banyak, gizi cukup, serta hubungan erat dan penuh kasih sayang dengan orang tua. Siapkan area di rumah yang membuat balita lebih mengeksplor lingkungannya. Perbanyak kosakata dengan cara bernyanyi atau bercerita kepada balita. Pada tahap ini, balita mulai berjalan lancar, berlari, dan pergi ke kamar mandi secara mandiri.  

  • Anak-anak

Sebelum remaja, anak-anak belajar mendapatkan kemandirian dan pengetahuan lebih cepat. Teman menjadi pihak yang sangat memengaruhi aktivitas, keputusan, serta tingkat percaya diri. Anak-anak mulai menyadari perbedaan laki-laki dan perempuan. Kemampuan olahraga dan aktivitas pada masa anak-anak berkembang pesat. Tanda-tanda pubertas awal seperti tumbuhnya payudara dan rambut di wajah mulai terlihat.

  • Remaja

Keputusan yang diambil bisa saja tanpa pertimbangan orang tua sebab remaja memiliki keinginan bahkan jika berbeda sekalipun. Ketertarikan dengan lawan jenis juga mulai muncul. Hormon-hormon seksual saat remaja meningkat sehingga remaja perempuan mulai mengalami menstruasi. Sementara remaja laki-laki mengalami berbagai pertumbuhan fisik seperti perubahan suara menjadi lebih berat, dada lebih bidang, dan lain-lain.

  • Dewasa

Pada usia 20-40 tahun, kematangan fisik telah selesai. Pertumbuhan tinggi badan telah berhenti. Kemampuan fisik seseorang sedang mencapai puncak-puncaknya, termasuk kekuatan otot, raeaksi terhadap rangsangan, serta kemampuan sensorik. Usia ini merupakan rentang waktu yang tepat bagi perempuan untuk hamil dan melahirkan.

Pada usia 40an seseorang akan mengalami tanda-tanda penuaan seperti munculnya kerutan jelas terutam area mata dan sekitar bibir, lensa mata menegang dan menebal, penurunan sensitivitas suara, serta penipisan rambut. Sistem imun juga mengalami penurunan sehingga seseorang lebih mudah terserang penyakit. Pada usia 50an, perempuan mengalami menpause dan produksi estrogen berhenti. Oleh karena itu, risiko osteoporosis juga semakin meningkat.

  • Lansia

Kemampuan fisik semakin menurun dan massa otot berkurang. Organ tubuh vital seperti paru-paru, jantung, dan ginjal tidak bekerja secara efisien. Perempuan lebih sedikit menghasilkan lubrikasi vagina sementara pria kurang mampu mencapai ereksi dan orgasme. Seiring bertambahnya umur, tujuan hidup bukan lagi tentang keuangan, wawasan, atau hubungan luas antar individu, melainkan tujuan emosional seperti kepatuhan dalam keagamaan atau interaksi dengan keluarga.    

Pola hidup yang sehat akan menjaga kebugaran dan kesehatan fisik dan emosi. Pola hidup yang sehat meliputi menjaga pola makan seimbang sesuai kebutuhan, olahraga dan aktivitas fisik secara rutin, tidur cukup baik dari segi jumlah jam tidur maupun kualitas, serta pengontrolan emosi untuk meminimalisit stres. Perbedaan pertumbuhan dan perkembangan di setiap usia mungkin akan berbeda terlebih jika seseorang menderita gangguan kesehatan tertentu.

Yuk, Pahami Macam-Macam Senam!

Saat ini ada macam-macam senam yang perlu Anda ketahui dan memiliki manfaat yang berbeda-beda. Senam merupakan salah satu jenis olahraga. Di mana olahraga sendiri adalah kombinasi kompleks yang melibatkan kekuatan fisik, fleksibilitas, kekuatan, ketangkasan, koordinasi, keanggunan, keseimbangan, dan kontrol. 

Dari beberapa olahraga tersebut, senam adalah jenis yang paling sering dilakukan oleh para wanita, meski pria pun melakukannya juga. Nah, berikut beberapa macam senam yang berbeda dan perlu Anda ketahui.

Macam-macam senam

Setiap sub-niche senam, akan menekankan pada aspek yang berbeda seperti kekuatan, kelincahan, keseimbangan, dan koordinasi sambil memanfaatkan elemen semuanya. Berikut jenis senam dan bagaimana manfaatnya. 

  1. Senam artistik

Jenis senam ini adalah jenis senam yang paling populer dan banyak diminati oleh anak-anak. Olahraga ini selanjutnya dibagi menjadi khusus pria dan wanita. Senam artistik adalah bentuk senam yang paling umum, wanita berkompetisi dalam empat pertandingan, termasuk senam lantai, lompat galah, palang tidak rata, dan balok keseimbangan. 

Pria berkompetisi dalam enam pertandingan, termasuk senam lantai, palang sejajar, palang tinggi, lemari besi, dan pommel horse. Semua acara ini membutuhkan kekuatan tubuh bagian atas dan bawah yang luar biasa sekaligus menambahkan bakat artistik pada setiap pertunjukan.  

  • Senam artistik wanita. Terdiri dari rutinitas yang dilakukan pada palang yang tidak rata, balok keseimbangan dan senam lantai. Senam artistik wanita seperti yang dikenal populer dipraktikkan baik dalam acara berbasis individu maupun tim dan merupakan salah satu ekspresi bentuk, fleksibilitas, dan kekuatan yang paling indah. 
  • Senam artistic pria (MAG). Berbeda secara signifikan dari WAG dan menggunakan peralatan dan teknik yang sangat berbeda.  Pommel horse, palang sejajar, dan palang tinggi yang ditampilkan secara mencolok di sini, baik dalam acara individu maupun tim. 

Bagi WAG dan MAG membutuhkan banyak daya tahan, koordinasi, dan kekuatan, yang pertama artistik menggunakan gerakan koreografi yang indah, sedangkan yang terakhir menekankan kekuatan. 

  1. Senam ritmik

Macam-macam senam lainnya adalah senam ritmik. Senam ritmik saat ini dilakukan oleh wanita, seperti namanya, senam ini menampilkan gerakan anggun yang menekankan fleksibilitas dan kelincahan menggunakan simpai, bola, tali, dan pita. Senam ritmik dipecah menjadi individu dan tim yang biasanya dilakukan dengan musik. Bentuk seni memanfaatkan elemen balet, tarian dan manipulasi peralatan untuk menampilkan ketangkasan, ketahanan dan koordinasi tangan dan mata.

  1. Senam trampoline

Meskipun pelatihan trampoline merupakan bagian integral dan program senam apa pun, ia telah bercabang menjadi disiplinnya sendiri dan secara resmi dilantik ke dalam permainan Olimpiade pada tahun 2000. Senam trampoline menggunakan manuver terbang tinggi dengan lompatan, jungkir balik, dan tikungan dalam rutinitas bergerak cepat untuk menciptakan tontonan yang benar-benar menakjubkan. Senam trampoline menjadi acara individu, tersinkronisasi dan ganda. 

  1. Power tumbling

Power tumbling membawa pelatihan trampoline ke level yang lebih baru dan menambahkan elemen senam artistik ke trampoline. Di sini, perseta akan melakukan dua operan di trek 25 meter, setiap kali menampilkan satu set delapan keterampilan. Tumbang kekuatan membutuhkan kesadaran spasial yang luar biasa, kekuatan dan koordinasi agar dapat dilakukan dengan baik. 

  1. Senam akrobatik

Senam akrobatik adalah tampilan kekuatan dan koordinasi yang paling menakjubkan dalam senam. Tidak ada peralatan yang digunakan di sini. Tim yang terdiri dari 2-4 melakukan tiga jenis gerakan akrobatik-rutinitas keseimbangan yang menekankan kekuatan, rutinitas dinamis dengan lemparan, tangkapan, dan jungkir balik dan terakhir rutinitas gabungan yang menggunakan elemen keduanya. Senam akrobatik telah mendapatkan ketenaran karena manuvernya yang berani dan sering kali berisiko. 

Semua olahraga tentu memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh, pun dengan senam. Macam-macam senam dengan melakukan berbagai gerakan yang bisa dilakukan sendiri maupun tim. 

Mengetahui Penyebab Perut Buncit Setelah Melahirkan dan Cara Mengatasinya

Mengetahui Penyebab Perut Buncit Setelah Melahirkan dan Cara Mengatasinya

Pasca persalinan umumnya menyisakan beberapa masalah bagi wanita. Salah satunya adalah penambahan berat badan sehingga menyebabkan perut buncit setelah melahirkan. Umumnya kondisi ini adalah hal yang normal terjadi setelah persalinan. Namun bagi beberapa ibu, kondisi ini dapat membuat krisis percaya diri.

Perut buncit setelah melahirkan dapat diatasi dengan beberapa cara. Namun, sebelumnya Anda juga perlu mengetahui penyebab dari kondisi ini.

Penyebab Perut Buncit Setelah Melahirkan

Pada masa kehamilan, rahim menjadi tempat tinggal sementara untuk janin sehingga rahim ikut meregang. Setelah proses persalinan, peregangan pada rahim inilah yang membuat perut Anda menjadi besar dan terlihat buncit.

Dibandingkan pada masa kehamilan, setelah persalinan berat badan ibu sudah berkurang sekitar 3 hingga 6 kg. Jumlah ini adalah total dari berat bayi, plasenta, darah, dan air ketuban. Perut buncit setelah melahirkan akan menyusut dengan sendirinya dan butuh waktu sekitar 6-8 minggu. Bagian tubuh yang mengalami pembengkakan juga akan menyusut karena mengeluarkan cairan ekstra melalui keringat, urine, dan sekresi vagina.

Cara Mengecilkan Perut yang Buncit Setelah Melahirkan

Banyak cara yang dapat dilakukan ibu setelah melahirkan untuk mengembalikan ukuran perut seperti sebelum hamil. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengecilkan perut pasca melahirkan adalah sebagai berikut:

  1. Menyusui

Selain memenuhi asupan gizi bayi, menyusui juga dapat membantu mengecilkan perut buncit setelah melahirkan. Menyusui dapat membantu mengeluarkan hingga 5000 kalori dalam sehari. Aktivitas ini mendorong pelepasan hormon oksitosin yang merangsang kontraksi rahim dan menyusutkan uterus agar kembali seperti semula. 

  1. Olahraga ringan

Olahraga mempunyai banyak manfaat bagi tubuh, salah satunya adalah membantu mengecilkan perut buncit setelah melahirkan. Beberapa jenis olahraga yang dapat membantu untuk mengencangkan perut adalah:

  • Forearm plank

Anda dapat mengatur tubuh ke posisi plank. Pastikan bagian bawah lengan menempel ke lantai dan kencangkan bagian bokong. Tahan posisi tersebut selama 20 menit dan Anda dapat menambah atau mengurangkan durasinya sesuai dengan kekuatan tubuh Anda.

  • Reverse crunch

Posisikan badan berbaring telentang dengan lutut ditekuk serta paha tegak lurus ke lantai. Dorong lutut ke dada dengan menggunakan otot perut dan tahan posisi ini selama 2 menit. Anda dapat mengulangi aktivitas ini sebanyak 10 kali sehari. 

  • Scissor kicks

Berbaring ke lantai dengan posisi kaki lurus dan kemudian angkat kedua kaki seperti melakukan gerakan menggunting. Anda dapat menurunkan dan mengangkat kaki secara bergantian serta ulangi sebanyak 15 hingga 20 kali.

Sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum Anda memilih jenis olahraga, terlebih jika Anda menjalani proses persalinan secara caesar. Dokter akan memastikan kondisi Anda terlebih dahulu sebelum melakukan latihan olahraga ringan.

  1. Mengatur pola makan

Untuk mengembalikan ukuran perut seperti sebelum hamil, Anda dapat mengatur pola makan dan menghindari makanan yang dapat memicu kenaikan berat badan. Beberapa makanan sehat yang dapat Anda konsumsi pasca melahirkan adalah:

  • Sayur dan buah
  • Oatmeal
  • Sereal dengan serat yang tinggi
  • Yogurt rendah lemak

Selain itu, Anda dapat mengatur porsi makan lebih sedikit namun dengan frekuensi yang lebih sering yaitu 3 hingga 4 kali sehari.

  1. Banyak konsumsi air putih

Selain membantu menjaga keseimbangan cairan di dalam tubuh, banyak mengkonsumsi air putih dapat membantu proses pembakaran lemak di sekitar perut. 

Minum air putih juga dapat membantu proses pencernaan bekerja lebih baik dan maksimal sehingga membantu mengecilkan perut buncit setelah melahirkan.

  1. Menghindari kebiasaan tidur setelah makan

Aktivitas tidur setelah makan dapat membuat perut menjadi buncit dan menyebabkan beberapa masalah kesehatan bagi tubuh. Hal ini dikarenakan tubuh akan menunda untuk mencerna makanan disaat kita tidur.

Anda dapat menghindari kebiasaan ini untuk menjaga kesehatan dan tidak membuat perut semakin buncit setelah melahirkan.

  1. Menggunakan korset

Melatih perut dengan menggunakan korset diyakini dapat mendorong perut buncit untuk masuk ke dalam. Jika Anda sebelumnya melahirkan dengan proses caesar, pastikan terlebih dahulu bahwa luka bekas sayatan sudah benar-benar sembuh untuk menghindari luka terbuka kembali.

Masing-masing orang membutuhkan waktu yang berbeda untuk mengembalikan ukuran dan bentuk perut seperti sebelum hamil. Beberapa faktor lain seperti genetik dan keaktifan Anda untuk bergerak juga mempunyai pengaruh pada waktu serta tingkat untuk pengencangan perut. Anda dapat menerapkan cara mengecilkan perut buncit setelah melahirkan secara konsisten untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

5 Cara Mengatasi Fobia pada Anak

Selayaknya orang tua pada umumnya, tidak ada dari mereka yang menginginkan anaknya menjalani kehidupan yang sulit. Kondisi ini akan muncul jika anak tidak memiliki perasaan berani dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Meski begitu orang tua tak perlu khawatir karena terdapat beberapa cara membentuk anak pemberani mengatasi fobia.

Hal ini menjadi salah satu cara yang perlu dilatih sejak dini, fungsinya untuk mempersiapkan diri anak dalam menghadapi dunia yang mengharuskan anak bersaing. Keberanian anak perlu dilatih agar si anak mampu mengelola kemampuan emosional dalam dirinya. Anak perlu mentolerir perasaan takut dan tidak membiarkan rasa takut tersebut menahan mereka.

Cara Membentuk Anak Pemberani

Fobia sosial anak merupakan kondisi di mana anak tidak nyaman dan tidak ingin bergabung serta bersosialisasi dengan lingkungan sekitar, seperti bermain dan berkomunikasi dengan orang lain. Mereka cenderung lebih senang menyendiri karena memutuskan menarik diri dari pergaulan atau menghindar dari orang lain, berikut ini beberapa cara untuk mengatasinya.

  1. Beri Penjelasan

Ketika anak merasa cemas atau takut pada kondisi tertentu yang dihadapi, mereka justru tidak memahami kondisi tersebut dengan baik. Anak cenderung kebingungan dan tidak tahu apa yang mereka harus lakukan guna mengatasi kondisi ini. Sebagai orang tua, berikan penjelasan mengenai kondisi yang terjadi secara perlahan.

  1. Mengakui Perasaan

Jika orang tua melihat anak-anak bereaksi berlebihan pada situasi yang dinilai tidak berbahaya, biarkan saja apa yang dirasakan anak tersebut. Orang tua perlu mengakui perjuangan anak, dengan pengakuan tersebut mereka akan merasa dihargai, dimengerti hingga tak lagi takut dalam mengekspresikan apa yang dirasa.

  1. Akrab dengan Anak

Mencoba akrab dengan anak ketika mereka mengaku takut dengan sesuatu, ajak mereka untuk mengenali sesuatu yang baru. Jika perlu diskusikan terlebih dahulu dengan anak, mereka menginginkan apa untuk dipelajari. Diskusikan terlebih dahulu mengenai apa yang bisa dilakukan anak dalam situasi tertentu.

  1. Berikan Contoh

Anak merupakan peniru yang baik, salah satu cara membuat anak menjadi berani adalah memberi contoh mengenai bagaimana respons tidak takut dan tenang ketika mereka menghadapi situasi yang sebelumnya tidak pernah dihadapinya.

  1. Lakukan Perlahan

Cara ini bisa dilakukan ketika anak ingin melakukan sesuatu tetapi dia merasa gugup dan takut, cobalah untuk mengajak anak melakukan pendekatan terhadap kondisi itu. Seperti anak ingin melakukan pelatihan bela diri, terlebih dahulu ajak mereka untuk mengenal jenis olahraga bela diri yang ingin dipelajari.

Cara membentuk anak pemberani lain yang patut dicoba adalah melontarkan kritik, hal ini justru bisa membangun kemampuan komunikasi anak. Namun, untuk anak yang lebih muda atau memiliki perasaan sensitif emosinya harus hati-hati, agar tak membuatnya kecil hati. 

Untuk melontarkan kritik agar tidak menyakiti hatinya bisa dengan sambil bercanda dan menunjukkan ekspresi yang ceria. Sehingga anak akan belajar menerima kesalahan dan emosinya akan menjadi lebih positif, serta dampaknya akan membuat mereka jauh lebih berani dalam menghadapi fobia sosial.

Menghadapi anak dengan fobia tentu akan membutuhkan kesabaran yang cukup tinggi, terlebih apabila kondisi tersebut termasuk sudah pada fase yang cukup parah. Para orang tua bisa memulai hal ini dengan kebiasaan positif yang mudah, sehingga anak tidak kesulitan atau bahkan untuk terlibat dan pastikan orang tua memiliki rasa sabar dan cara yang tepat menghadapi kondisi ini.

Dokter Mata di Jakarta Pusat

Dokter Mata di Jakarta Pusat

Pergi ke dokter dan pergi ke dokter gigi merupakan salah satu bagian dari menjaga kesehatan Anda. Tapi bagaimana dengan pergi ke dokter mata? Ternyata hal ini juga sama pentingnya. Tahukah Anda bahwa kualitas dokter mata di Indonesia termasuk bagus? Salah satunya yang berada di Jakarta Pusat.

Banyak orang mengira penglihatan mereka baik-baik saja, tetapi kemudian Anda memerlukan kacamata atau lensa kontak. Meskipun penglihatan Anda membaik setelah menggunakan kacamata atau lensa kontak, kontrol kesehatan mata secara rutin tetap penting, baik bagi Anda yang tidak merasa ada masalah penglihatan atau tidak.

Pemeriksaan mata secara teratur juga merupakan bagian penting untuk menemukan penyakit mata sejak dini dan menjaga penglihatan Anda. Penyakit mata umum terjadi dan dapat tidak diketahui dalam waktu lama, karena beberapa tidak memiliki gejala pada awalnya. Perawatan dini sangat penting untuk mencegah beberapa penyakit mata umum yang bisa menyebabkan kehilangan penglihatan permanen atau kebutaan:

  • Katarak (pengaburan lensa), penyebab utama kehilangan penglihatan di Amerika Serikat
  • Retinopati diabetik (menyebabkan kerusakan pembuluh darah di bagian belakang mata), penyebab utama kebutaan pada orang dewasa Amerika
  • Glaukoma (sekelompok penyakit yang merusak saraf optik)
  • Degenerasi makula terkait usia (kerusakan bertahap jaringan sensitif cahaya di mata)

Perawatan mata secara teratur dapat memberikan dampak yang mengubah hidup Anda, oleh karena itu sangat penting untuk berkunjung ke dokter mata. Ada banyak klinik dan rumah sakit di Jakarta Pusat yang memiliki dokter mata ahli dibidangnya. Lalu bagaimana cara memilih dokter mata yang sesuai?

  • Cari rekomendasi

Anggaplah Anda tahu bahwa Anda perlu menemui dokter mata, langkah termudah untuk menemukannya sering kali adalah mencari rujukan langsung. Mulailah meminta rekomendasi dari teman, anggota keluarga, dan kolega Anda. Siapa yang Anda kenal yang mengandalkan kacamata dan secara teratur mengunjungi dokter mata untuk mendapatkan bantuan? Mereka mungkin dapat merujuk Anda ke spesialis yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Perlu diingat bahwa setiap orang berbeda. Dokter mata yang ideal untuk teman Anda mungkin bukan untuk Anda.

  • Cari review

Selalu mencari review dan peringkat layanan. Carilah umpan balik positif dan negatif untuk membangun gambaran yang akurat tentang apa yang diharapkan. Ulasan Google adalah tempat yang baik untuk memulai.

  • Periksa harga

Dokter mata ideal Anda akan berada dalam kisaran harga Anda. Selalu cari tahu tentang biaya sebelum menerima perawatan. Anda tidak ingin menjalani pemeriksaan dan terkejut dengan totalnya.

  • Pastikan mereka menggunakan teknologi modern

Peralatan dan perlengkapan yang digunakan untuk memeriksa dan menangani masalah mata telah berkembang pesat. Ahli mata ternama memanfaatkan kekuatan teknologi baru untuk menyediakan layanan mutakhir. Teknologi selalu mengutamakan kecepatan, akurasi, dan efektivitas biaya. Dokter mata terbaik tahu itu dan berinvestasi di dalamnya.

  • Periksa kualifikasi dan pengalaman dokter

Kualifikasi tidak selalu menjadi segalanya. Namun, dokter mata terbaik menggabungkan kredensial dengan pengalaman. Pengalaman bertahun-tahun di bidang ini berarti mata Anda ada di tangan yang tepat. Selalu tanyakan dan telusuri karya ahli optometri dan riwayat pendidikan.

Banyak opsi dokter mata dan klinik mata di Jakarta Pusat yang bisa Anda jadikan pilihan. Jika Anda masih bingung untuk menentukan dokter mana yang tepat, Anda bisa melihat daftar dokter mata, jadwal praktek serta tempat praktek dokter mata di Jakarta Pusat melalui SehatQ.

Sulit Bangun Tidur? Begini Cara Bangun Pagi yang Efektif

Banyak orang mengalami kesulitan untuk bisa bangun tepat waktu di pagi hari. Tidak jarang, keinginan untuk melanjutkan tidur membuat Anda menjadi sering kesiangan. Anda mungkin perlu mengetahui cara bangun pagi yang efektif untuk mengatasi hal ini.

Untuk bisa bangun pagi dengan efektif, Anda perlu memiliki kualitas tidur yang baik. Artinya, kebiasaan yang Anda lakukan sebelum tidur juga akan mempengaruhi bagaimana Anda bangun pagi keesokan harinya.

Cara bangun pagi agar tidak kesiangan

Supaya Anda tidak sering kesiangan, berikut ini beberapa cara bangun pagi yang bisa Anda ikuti:

  • Cahaya alami

Tubuh manusia memerlukan cahaya alami untuk bisa mengatur ulang pengaturan waktu di dalam tubuh. Dengan mendapatkan cahaya alami, tubuh akan lebih siap untuk memulai hari yang baru.

Apabila tempat tinggal Anda tidak mudah diakses dengan cahaya alami, Anda bisa memanfaatkan cahaya dari lampu ruangan. Tanpa adanya cahaya, tubuh Anda akan lebih sulit untuk bangun.

  • Hindari melihat layar sebelum tidur

Beberapa dari Anda mungkin terbiasa menatap layar sebelum tidur, baik itu layar ponsel, laptop, tab, dan lain sebagainya. Sebaiknya, hindari kebiasaan ini. Hentikan melihat layar setidaknya 30 menit sampai satu jam sebelum Anda tidur.

Sebagai gantinya, ketika akan tidur, cobalah untuk menfokuskan pikiran pada hal-hal yang terjadi pada Anda di hari itu. Hal ini akan menjadi sesi refleksi dan membuat Anda bisa tidur dengan lebih lelap.

  • Jangan menyentuh ponsel saat bangun tidur

Pembatasan penggunaan ponsel juga perlu dilakukan setelah bangun tidur. Hal ini berpotensi menganggu aktivitas Anda di hari tersebut, apalagi kalau Anda memeriksa media sosial atau berita yang berisi informasi negatif.

Apabila Anda terbangun lebih cepat dari waktu yang ditentukan, Anda bisa menghabiskan waktu itu untuk melakukan hal yang lebih bermanfaat. Misalnya olahraga sederhana di tempat tidur, meditasi, dan lain sebagainya.

  • Selesaikan konflik

Terkadang, hal yang membuat kita sulit bangun pagi adalah konflik yang terbawa hingga saat menjelang tidur. Salah satu contohnya adalah konflik dengan pasangan.

Setelah bangun tidur, Anda mungkin akan teringat kembali pada konflik tersebut. Ini akan membuat Anda lebih sulit untuk bangun. Karena itu, sebaiknya selesaikan semua konflik sebelum waktunya Anda tidur, agar bisa bangun pagi dengan lebih efektif.

  • Minum air

Setelah bangun tidur, banyak orang tidak sadar malah melanjutkan tidurnya kembali. Hal inilah yang akan memicu Anda menjadi kesiangan. Untuk mengatasi hal ini, salah satu cara bangun pagi yang bisa Anda lakukan adalah dengan meminum air mineral.

Jangan menjadikan kopi atau teh sebagai minuman pertama yang Anda konsumsi setelah bangun tidur. Hal ini tidak baik untuk metabolisme Anda. Tubuh Anda tetap memerlukan cairan dari air mineral agar tetap terhidrasi.

  • Hindari tombol “snooze”

Banyak orang menyalakan alarm di pagi hari, namun menekan tombol “snooze” berulang-ulang untuk menunda waktu bangun. Anda mungkin tidak menyadari bahwa hal ini sebenarnya tidak sehat untuk tubuh Anda.

Snooze” berulang kali akan mengacaukan jam internal dalam tubuh Anda. Tubuh menjadi lebih sulit untuk bangun dalam keadaan segar. Selain itu, saat akhirnya Anda terbangun, Anda akan lebih rewel dan pening.

Itulah beberapa cara bangun pagi yang efektif untuk menghindari kesiangan. Lakukan cara-cara di atas untuk mendapatkan kebiasaan bangun pagi yang sehat.

Seberapa Aman Ikan Tilapia Dikonsumsi Anak & Ibu Hamil?

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Susi Pudjiastuti, terkenal dengan jargonnya yang ikonik; “makan ikan jika tidak ingin saya tenggelamkan.” Susi tahu betul jika banyak sekali manfaat yang bisa didapat setelah rutin mengonsumsi ikan. Ada banyak spesies ikan komersil yang bisa kita pilih, ikan tilapia hanyalah salah satunya.

Ikan tilapia mungkin terdengar asing di telinga kita. Namun, jika disebut ikan nila, hampir sebagian dari masyarakat Indonesia mengenal dan familiar dengannya. Perlu diketahui jika ikan tilapia adalah nama umum untuk jenis ikan dari famili Cichlidae. Ada ratusan ragam ikan yang masuk ke dalam kelompok ini dan ikan nila adalah salah satunya.

Hampir seluruh ikan tilapia hidup di air tawar, mulai dari aliran-aliran, kubangan, danau, hingga sungai dangkal. Meskipun ada, tetapi amat jarang kelompok ini ditemui di air payau. Sementara beberapa spesies, termasuk ikan nila, sudah sejak lama dibudidayakan di kolam-kolam atau keramba apung karena nilai ekonomisnya yang tinggi.

Mengonsumsi ikan, seperti halnya bahan konsumsi lain, adalah soal preferensi atau kecenderungan seseorang dalam memilih yang amat dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti selera, alergi tertentu, hingga budaya. Dalam kasus ikan, banyak orang tidak suka mengonsumsi ikan air tawar karena bau tanah, hidup di lingkungan yang jorok atau kotor, dan sebagainya.

Apalagi jika kita mengkhawatirkan berbagai macam kemungkinan bahaya yang dibawa ikan tilapia karena lingkungan hidupnya tidak sehat, semisal karsiogenik dan merkuri. Dua senyawa kimia itu diyakini betul bisa memberi dampak buruk bagi manusia, utamanya kelompok anak-anak, ibu hamil, serta ibu menyusui.

Hal itu memang tak dapat dimungkiri dan jika dibandingkan dengan ikan air asin atau laut, dari segi itu ikan air tawar, termasuk juga ikan tilapia, kalah telak. Namun, jika ditilik dari segi nilai gizi, manfaat yang bisa didapat, hingga medis, kondisi ini masih bisa diperdebatkan.

Sudah banyak ahli mengamini bahwa ikan tilapia bisa memberi banyak manfaat bagi tubuh manusia. Itu didukung dari kandungan nutrisi yang ada di dalam dagingnya. Sedikitnya, ikan tilapia mengandung protein, omega 6 dan 3, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Serta, per 100 gram ikan ini memiliki kalori sebanyak 110 kkal.

Persentase AKG pada ikan ini yaitu, 34% protein, 1% omega 6 dan 3, 2% karbohidrat. Serta, vitamin yang dimilikinya yaitu vitamin B12, niasin (vitamin B-3), vitamin B6, dan asam pantotenat (vitamin B-5), dan mineral seperti selenium, fosfor, kalium.

Lantas, apa jawaban dari pertanyaan yang diusung di awal; seberapa aman ikan tilapia dikonsumsi oleh anak-anak, ibu hamil, dan menyusui? Ya. Jawabannya amat tergantung dengan bagaimana cara ikan itu hidup dengan segala faktor yang mendukungnya.

Karsiogenik banyak diakibatkan oleh kontaminan-kontaminan, bukan dari ikannya sendiri. Ketika ikan dibudidayakan dengan cara yang tidak bersih, seperti menggunakan air kotor, atau tempatnya kotor, serta banyak sampah menumpuk di dekatnya, itu yang berbahaya untuk ikan, yang tentu saja berbahaya juga bagi anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui, termasuk bagi manusia secara umum.

Sebenarnya, ikan ini amat baik dikonsumsi oleh anak-anak. Bahkan, sejak pertama kali anak-anak mulai mengenal makanan lain selain ASI. Seperti halnya jenis ikan lain, ikan tilapia juga merupakan sumber omega 3 yang baik untuk pertumbuhan otak anak di masa perkembangan. Untuk porsi pemberiannya, disesuaikan dengan kebutuhan si kecil, serta harus berdampingan dengan makanan lain, karena anak butuh asupan gizi seimbang.

Adapun bagi ibu hamil dan menyusui, ikan tilapia sangat bagus dikonsumsi karena mampu membantu memberikan asupan gizi untuk ibu dan bayi yang dikandung. Konsumsi ikan tilapia bisa membantu perkembangan dan pertumbuhan janin di dalam kandungan. Yang pasti harus benar-benar diperhatikan betul ikan yang akan kita konsumsi tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan.