Burnout adalah Kelelahan Emosional, Berikut Cirinya

Burnout adalah kelelahan emosional, mental, dan fisik

Pernahkan anda membaca atau mendengar satu kata, yakni burnout? Sebagai informasi bagi anda, burnout adalah kondisi yang mana tubuh merasa lelah bisa dari aspek mental, emosional, dan fisik. Kelelahan tersebut pada umumnya diakibatkan oleh stress berat yang anda alami dalam waktu lama. Kerap kali, kondisi ini terjadi pada orang yang telah bekerja dan dituntut ekspektasi lebih. 

Mengingat burnout adalah kelelahan terkait emosional dan mental, yang mana umumnya dialami para pekerja, maka risiko yang muncul bisa membuat pekerjaan yang dilakoni menjadi berantakan. Untuk menghindari hal-hal tersebut, ada baiknya anda meluangkan waktu untuk membaca artikel ringkas ini. Sebab, tulisan ini hendak menjabarkan ciri-ciri burnout. 

Orang yang mengalami burnout biasanya disertai sama sifat mudah marah. Kondisi tersebut merupakan ciri-ciri burnout yang paling umum. Karena burnout adalah satu kondisi kelelahan emosional, maka sifat mudah marah ini menjadi sesuatu yang kemungkinan besar terjadi oleh orang yang mengalami kondisi itu.  

Ciri-ciri burnout berikutnya adalah mudah lelah. Sebab burnout adalah kelelahan yang menyerang mental dan fisik, maka orang yang mengalaminya sangat potensial mengalami keadaan tersebut. Di sisi lain, karena rasa lelah dirasakan oleh mental juga, maka ciri-ciri ini bisa berdampak pada sulitnya berkonsentrasi saat lagi kerja. 

Adapun ciri burnout tersebut masih berkaitan sama tanda selanjutnya, yakni melarikan diri dari sumber stres. Apabila burnout disebabkan karena pekerjaan, maka tak menutup kemungkinan orang yang mengalaminya kabur dari tanggung jawabnya. Kerap kali langkah itu dipilih karena mereka sudah tak bisa menahan lagi beban nan dipikirkan. Biasanya orang yang mengalami burnout meninggalkan pekerjaan atau rutinitas supaya bisa relaksasi. 

Meskipun tampak pilihan tersebut seolah-olah tak baik karena meninggalkan tanggung jawabnya, tetapi sesungguhnya itu lebih baik daripada mereka yang mengalami burnout memilih obat-obatan terlarang sebagai pelarian. Selain konsumsi narkoba, risiko yang menjadi pelarian mereka nan mengalami burnout adalah minuman beralkohol. 

Oleh karena itu, apabila anda mengetahui teman anda lagi burnout, maka segera sarankan dia agar ambil cuti. Hal ini bisa anda lakukan juga kalau anda yang sedang burnout. Sangat lebih baik anda atau rekan kerja anda relaksasi untuk menenangkan pikiran daripada mencari pelarian dengan mengonsumsi narkoba atau minuman beralkohol yang sangat tidak bagus untuk kesehatan, di samping melanggar hukum khusus untuk obat terlarang. 

Lebih lanjut, lantaran burnout adalah kondisi yang tidak hanya menyerang fisik tapi juga mental, maka orang yang mengalaminya berpotensi memiliki ciri tidak lagi produktif dalam bekerja. Tentu ini masih berkaitan sama ciri sebelumnya. Sebab orang yang burnout mudah lelah dan bisa meninggalkan tanggung jawabnya, maka mereka berpotensi tidak lagi produktif dalam bekerja. Adapun ciri ini bisa dilihat jika anda atau teman ada sudah mulai sering menunda pekerjaan. 

Adapun untuk ciri yang terkahir adalah sering sakit. Yap, orang yang mengalami burnout berpotensi sering sakit karena mental yang lelah mempengaruhi fisiknya. Oleh karena itu, tak jarang mereka yang mengalami burnout biasanya terserang flu atau pusing. Adapun sering sakit jadi ciri berikutnya karena stress dalam jangka lama dapat membuat imun tubuh menurun. Bila itu yang terjadi, tubuh akan lebih rentan terserang virus. 

Demikian ciri-ciri orang yang mengalami burnout. Perlu disampaikan, burnout merupakan kondisi serius dan tak boleh dipandang remeh. Oleh karena itu, anda harus lebih peduli dengan diri sendiri dan orang sekitar, sebab burnout adalah kelelahan yang tak hanya dialami secara fisik, melainkan juga emosional dan mental.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *