Category: Dokter

Tips Membuat Janji dengan Dokter Bedah Mulut

Membuat janji dengan dokter saat ini bisa dilakukan dengan banyak metode. Kamu bisa membuat janji secara online melalui aplikasi atau langsung mendatangi rumah sakit. Membuat janji dengan dokter bedah mulut bisa kamu lakukan dengan mendapat rujukan atau melakukan pemeriksaan awal dahulu. Hal ini agar jadwal yang sudah kamu tentukan bisa sesuai dengan jadwal dokter.

Kerap kali ketika membuat janji dengan dokter kamu akan menemui kesulitan untuk mencocokkan dengan tanggal pribadi. Namun, kamu harus mengupayakan untuk menyesuaikan jadwal praktik dokter. Berikut ini informasi penting bagaimana kamu harus membuat janji dengan dokter ahli bedah mulut.
Tips membuat janji dengan dokter ahli bedah
Untuk membuat janji dengan dokter ahli bedah kamu harus melalui beberapa proses. Namun, kamu bisa mengikuti tips berikut.

Buat janji segera
Apabila kamu ingin membuat janji dengan dokter, pastikan kamu segera menentukan jadwal. Hal ini perlu dilakukan agar kamu bisa langsung mendapatkan penanganan dari pihak medis. Hindari untuk menunda-nunda membuat janji karena kamu sibuk. Hal ini tentu akan membahayakan dirimu sendiri.

Buat janji menggunakan platform online atau menelepon rumah sakit
Apabila pandemi masih terjadi, kamu bisa membuat janji dengan dokter atau tenaga medis melalui platform atau aplikasi online. Kamu juga bisa membuat janji melalui telepon rumah sakit. Hal ini dilakukan agar kamu bisa lebih nyaman mengurus jadwal pertemuan.

Pilih hari weekdays
Pilihlah waktu saat weekdays atau hari kerja. Hindari untuk memilih waktu pertemuan atau janji dengan dokter di hari libur, Sabtu atau Minggu. Hari libur atau weekend biasanya rumah sakit akan lebih ramai sehingga untuk berjaga-jaga ada baiknya kamu memilih waktu weekdays mulai Senin hingga Jumat.

Hal yang harus kamu perhatikan saat akan mengunjungi dokter
Setelah kamu membuat janji dengan dokter, maka pahami bahwa kamu harus menghindari hal-hal berikut ini.

Jangan membatalkan janji tiba-tiba karena hal sepele
Apabila kamu sudah membuat janji, jangan langsung membatalkan janji tiba-tiba. Apa lagi kamu membatalkan janji karena hal sepele. Fokus dan utamakan dulu kesehatanmu.

Upayakan untuk tidak datang telat
Setelah membuat janji upayakan kamu tidak datang telat ke rumah sakit atau ke ruangan dokter. Kamu harus paham bahwa waktu sangat penting. Untuk itu jangan menyepelekan janji yang terkait dengan kesehatan tubuhmu.

Informasikan riwayat penyakit pada dokter
Saat menemui dokter kamu perlu menceritakan riwayat penyakit pada dokter. Lebih bagus lagi jika kamu bisa melampirkan rekam jejak kesehatan pada dokter dari pengecekkan sebelumnya.

Pastikan kamu sarapan atau makan dahulu
Sebelum kamu hadir ke rumah sakit, pastikan kamu sarapan atau makan dulu. Penting sekali untuk mengisi energi agar kamu mengunjungi rumah sakit atau dokter.

Gunakan pakaian yang nyaman
Kenakan pakaian yang nyaman saat kamu mengunjungi dokter. Jika perlu kamu harus membawa jaket atau baju hangat untuk menjaga tubuh dari hawa dingin.

Bawa botol minum sendiri
Untuk menjaga lingkungan dan sekaligus memastikan kualitas air yang kamu minum terjaga, ada baiknya untuk membawa air minum sendiri. Kamu pun harus memastikan botol minum yang kamu bawa harus kamu letakkan ke dalam tas sendiri.

Bagaimana? Sudah cukup paham bukan? Untuk membuat janji dengan dokter bedah mulut kamu harus melakukannya dengan rapi dan sesuai peraturan yang berlaku. Tujuannya untuk membiasakan kamu mengikuti prosedur yang telah ditentukan oleh rumah sakit.

Apa Itu Swab PCR dan Perbedaannya dengan Antigen

Apa Itu Swab PCR

Pada masa pandemi covid-19, yang berlangsung sejak awal 2020 hingga saat ini, kebutuhan screening atau pemeriksaan keberadaan virus di dalam tubuh manusia amat tinggi. Sejak awal, dunia medis mengenalkan swab PCR sebagai salah satu metode untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Sebenarnya, apa itu swab PCR?

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai swab PCR, kita harus tahu terlebih dahulu mengetahui definisinya. PCR atau polymerase chain reaction (rantai reaksi polemerasi) adalah sesuatu yang berkaitan dengan virus tersebut. Sementara swab merupakan sebuah teknik untuk memperoleh bahan pemeriksaan. 

Sederhananya, swab PCR dapat dimaknai sebagai sebuah prosedur pengambilan bahan pemeriksaan untuk mengetahui rantai reaksi polimerase atau mendeteksi DNA virus.

Tes PCR adalah salah satu pemeriksaan molekuler yang dilakukan untuk mengungkap (dalam istilah medis mendiagnosis) kasus covid-19. Tes ini merupakan rekomendasi yang dibuat oleh organisasi kesehatan dunia, WHO, sejak pandemi covid-19 melanda dunia. Tes ini digunakan untuk mendeteksi penyakit dengan cara mencari jejak materi genetik virus pada sampel yang dikumpulkan. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, sampel tersebut dikumpulkan melalui teknik usap hidung atau tenggorokan (swab).

Materi genetik yang ada di tiap sel, termasuk virus, dapat berupa deoxyribonucleic acid (DNA) dan ribonucleic acid (RNA). Kedua jenis materi genetik ini dibedakan dari jumlah rantai yang ada di dalamnya. Nah, DNA merupakan materi genetik berantai ganda, sementara RNA berantai tunggal. 

Menariknya, tiap DNA dan RNA makhluk hidup membawa informasi genetik akan tubuhnya. Keberadaan DNA dan RNA ini bisa dideteksi oleh teknologi PCR lewat teknik amplifikasi atau perbanyakan. Keberadaan material genetik dan suatu jenis penyakit akibat infeksi bakteri atau virus seperti covid-19 pun akhirnya bisa terdeteksi. 

Perlu diketahui pula bahwa SARS-CoV-2 atau virus penyebab covid-19 termasuk ke dalam virus RNA. Oleh sebab itu, cara untuk mendeteksi virus ini diawali dengan mengubah (konversi) RNA yang ditemukan di sampel (hasil pengambilan swab lewat tenggorokan atau hidung, berupa dahak atau lendir) menjadi DNA. 

Setelah diubah menjadi DNA, proses selanjutnya memperbanyak materi genetik tersebut lewat alat PCR. Andaikan mesin PCR mendeteksi adanya RNA virus corona pada sampel, maka hasilnya dinyatakan positif.

Kendati menjadi metode yang dinilai paling akurat mendeteksi keberadaan virus corona di dalam tubuh manusia, swab PCR tidak mendapat pamor yang lebih tinggi ketimbang salah satu metode pemeriksaan yang hampir mirip, yakni swab antigen. 

Alasannya sederhana, biaya pemeriksaan swab PCR jauh lebih mahal ketimbang swab antigen. Lagi pula, pemerintah Indonesia melalui stakeholder terkait merestui swab antigen untuk beberapa keperluan administrasi.

Setelah mengetahui apa itu swab PCR, kita perlu tahu juga perbedaannya dengan swab antigen. Informasi ini cukup penting untuk diketahui agar tak terjadi salah persepsi terkait kedua metode ini.

Teknik pemeriksaan swab antigen tidak jauh beda dengan metode yang dilakukan ketika melakukan swab PCR. Keduanya sama-sama menggunakan alat untuk mengusap target pemeriksaan agar mendapatkan sampel. Bedanya, swab antigen hanya mendeteksi protein spesifik dari virus corona SARS-CoV-2 penyebab covid-19. Antigen adalah zat yang yang dapat merangsang imun. 

Zat ini bisa berupa protein, polisakarida, dan lain sebagainya. Saat terinfeksi virus, tubuh secara alami akan merespons dengan mengeluarkan protein spesifik tertentu. Virus penyebab Covid-19 memiliki beberapa antigen yang sudah dikenali, seperti nukleokapsid fosfoprotein dan spike glikoprotein. Tes swab antigen dapat melihat keberadaan antigen di dalam tubuh, sehingga bisa diketahui apakah seseorang sedang terinfeksi virus corona atau tidak.

Akan tetapi, karena sampel pemeriksaannya tidak langsung menyasar “si virus” tingkat akurasi swab antigen kalah jauh dibanding swab PCR. Idealnya, hasil swab antigen masih harus diverifikasi oleh swab PCR agar mendapat hasil pemeriksaan yang autentik.

Kurang lebih itulah penjelasan mengenai apa itu swab PCR dan perbedaannya dengan swab antigen. Masyarakat bisa memilih satu di antara keduanya sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Namun, apabila tes dilakukan dengan maksud mengonfirmasi gejala yang tengah dialami, lebih baik langsung melakukan swab PCR.

Dokter Anak di Bekasi: RSIA Sayang Bunda

Dokter anak di bekasi

RSIA Sayang Bunda Bekasi merupakan Rumah Sakit Ibu dan Anak yang berlokasi di Babelan, Bekasi. Rumah sakit ini mengedepankan kesehatan Ibu dan Anak, sehingga mereka memiliki dokter anak di Bekasi yang kompeten di bidangnya. 

RSIA Sayang Bunda menawarkan pelayanan kesehatan yang luas meliputi pelayanan medis rawat jalan dan rawat inap, poli umum dan spesialis, medical check up, radiologi, laboratorium, IGD 24 Jam, dan beberapa lainnya. 

Sebagai rumah sakit yang mengedepankan kesehatan Ibu dan Anak, RSIA Sayang Bunda Bekasi didukung dengan fasilitas yang canggih dan modern, guna memenuhi pelayanan yang setara nasional. Rumah Sakit juga mengutamakan pelayanan-pelayanan yang berbudaya dengan menggunakan simbol lima S (5S) Senyum, Sapa, Salam, Sopan dan Santun. Jika Anda ingin berkonsultasi atau periksa berikut beberapa jadwal dokter di RSIA Sayang Bunda yang dapat Anda temui:

  • dr. Florencea Permatasari, Sp.A

Dokter Florencea Permatasari, Sp.A merupakan dokter spesialis anak. Saat ini, dr. Florencea Permatasari dapat ditemui di RSIA Sayang Bunda Bekasi. Adapun layanan medis yang dapat diberikan yaitu seputar konsultasi kesehatan anak menyeluruh. Anda dapat menemui dokter Florencea dari hari Senin- Jumat. Jam praktiknya dimulai pukul 15.00 sampai 17.00 WIB. 

  • dr. Daniel Sahat Hottua Simangunsong, Sp.A

dr. Daniel Sahat Hottua Simangunsong, Sp.A merupakan seorang dokter Anak yang saat ini berpraktik di RSIA Sayang Bunda Bekasi. Beliau dapat membantu memberikan layanan medis terkait Konsultasi kesehatan anak menyeluruh. 

Jadwal praktik dokter Daniel di RSIA Sayang Bunda dari Senin sampai Minggu, sehingga Anda dapat menemui dokter Daniel kapan saja. Jam praktik beliau pada hari Senin sampai Jumat dimulai pukul 09.00 sampai 10.30 WIB, sedangkan pada hari Sabtu jam praktik beliau dimulai pada pukul 08.30 sampai 10.30. Sementara pada hari Minggu pada pukul 07.00 sampai 09.00 WIB.

Selain itu, di RSIA Sayang Bunda Anda juga bisa sekalian mengonsultasikan perkembangan kehamilan Anda dengan dokter-dokter spesialis obgyn yang andal dan kompeten di bidangnya. Berikut dokter kandungan yang dapat Anda  temui:

  • dr. Ahmad Syauki, M.Ked (OG), Sp.OG

dr. Ahmad Syauki, M.Ked (OG), Sp.OG adalah seorang dokter kebidanan dan kandungan. Adapun layanan medis yang dapat beliau tangani meliputi konsultasi mengenai kesehatan kebidanan dan kandungan.

Anda dapat melakukan konsultasi dengan dr. Ahmad setiap hari Senin sampai Sabtu. Jadwal praktik untuk hari Senin, Selasa, Kamis, dan Jumat pada pukul 17.00 sampai 19.00 WIB. Sedangkan pada hari Rabu jadwal praktiknya dimulai pukul 13.00 sampai 15.00 WIB dan hari Sabtu pada pukul 09.00  sampai 11.00 WIB. 

  • dr. Renny Lestari Avriyani, Sp.OG

dr. Renny Lestari Avriyani, Sp.OG adalah seorang dokter kandungan yang berpraktik di RSIA Sayang Bunda Bekasi. Adapun layanan medis yang dapat beliau berikan meliputi konsultasi mengenai kesehatan kebidanan dan kandungan.

Jadwal praktik dr. Renny di RSIA Sayang Bunda dari hari Senin sampai Jumat. Pada hari Senin dan Kamis praktik dr. Renny dimulai pukul 14.00 sampai 16.00 WIB. Pada hari Selasa, Rabu, dan Jumat  jadwal praktik dr. Renny dimulai pukul 09.00 sampai 11.00 WIB.

***

Itulah daftar dokter anak di Bekasi yang membuka praktik dan dapat ditemui di RSIA Sayang Bunda Bekasi. Anda bisa langsung mendatangi rumah sakit yang terletak di Pondok Ungu Permai Sektor V No.22-26, Bahagia, Kec. Babelan, Bekasi, Jawa Barat, ini atau bisa konfirmasi terlebih dahulu di (021) 88983843.