Category: Makan Sehat

Berbagai Manfaat Minyak Zaitun untuk Masak

Saat memasak, umumnya orang menggunakan minyak sawit atau minyak kelapa. Tapi kini, penggunaan minyak zaitun untuk masak juga kian populer.

Tak hanya menambah cita rasa pada makanan, penggunaan olive oil  saat memasak juga bisa menambahkan manfaat kesehatan ke dalam masakan kamu lho.

Sebab ada banyak manfaat dan khasiat yang dimiliki oleh minyak hasil ekstraksi buah zaitun ini. Apa saja manfaatnya? Ini pembahasan lengkapnya!

Merek minyak zaitun untuk masak antara lain Gallo, Rafael Salgado, dan Filippo Berio

Kandungan nutrisi

Olive oil memiliki keragaman nutrisi yang sangat baik jika dikonsumsi secara rutin. Mulai dari antioksidan hingga vitamin dan mineral.

Melansir Medical News Today, berikut nutrisi yang terkandung  dalam 13.5 gram minyak zaitun:

  • Kalori: 119
  • Lemak: 13,5 gram
  • Lemak jenuh: 1,86 gram
  • Vitamin E: 1,9 miligram
  • Vitamin K: 8,13 mikrogram

Lemak yang terkandung sebagian besar merupakan lemak tak jenuh tunggal, yang mana baik untuk kesehatan. 

Apakah kandungan nutrisi minyak zaitun tidak rusak saat dipakai untuk masak?

Olive oil jadi salah satu jenis minyak yang aman bahkan saat digunakan untuk memasak dalam suhu tinggi, tanpa merusak kandungan nutrisi di dalamnya.

Beberapa penelitian menemukan kalau memanaskannya hingga suhu tinggi memang dapat merusak beberapa komponen antioksidan dan vitamin E yang sensitif terhadap panas.

Namun sebagian besar jejak senyawa tersebut tetap utuh. Selain itu, persentase lemak tak jenuh tunggal juga tetap sama bahkan setelah dipanaskan hingga suhu tinggi.

Jadi menggunakan minyak zaitun saat memasak justru akan menambah nilai nutrisi dari makanan yang kamu masak.

Manfaat minyak zaitun untuk masak

Selain menambah citarasa masakan, berikut beberapa manfaat yang akan kamu dapatkan jika menggunakan olive oil untuk memasak:

1. Tinggi antioksidan

Minyak jenis virgin olive oil mengandung banyak senyawa bioaktif yang tinggi akan antioksidan dan juga vitamin E. Vitamin E sendiri adalah antioksidan yang cukup kuat.

Ia bisa membantu menangkal radikal bebas yang dapat merusak sel dan menyebabkan penyakit. 

2. Cegah penyakit kardiovaskular

Kandungan lemak tak jenuh tunggal di dalamnya memiliki kemampuan mengurangi kadar kolesterol jahat dalam darah. Ini berdampak pada penurunan risiko penyakit jantung dan stroke.

Olive oil terutama jenis extra virgin memang sangat terkenal digunakan dalam makanan ala mediterania. Sebuah studi menemukan bahwa olive oil jadi satu-satunya sumber lemak tak jenuh tunggal yang memiliki kemampuan menurunkan risiko stroke dan penyakit jantung.

3. Cegah peradangan

Manfaat minyak zaitun untuk masak yang berikutnya adalah membantu mencegah peradangan. Ini didapat dari polifenol yang ditemukan dalam olive oil.

Senyawa polifenol dinilai memiliki efek yang sama dengan ibuprofen dan bisa bekerja layaknya anti-inflamasi alami.

4. Baik untuk penderita penyakit sindrom metabolik

Jika kamu memiliki penyakit sindrom metabolik seperti diabetes, obesitas, tekanan darah tinggi, atau kadar gula darah tinggi, coba pertimbangkan menggunakan minyak zaitun untuk masak.

Sebuah meta analisis menemukan bahwa olive oil dapat kontrol gula darah, tekanan darah, dan kadar kolesterol, yang mana penting bagi penderita sindrom metabolik.

5. Cegah alzheimer

Siapa sangka, kalau olive oil bagus untuk kesehatan otak dan bisa bantu cegah alzheimer. Hal ini dibuktikan pada beberapa penelitian.

Pada 2015, ditemukan kalau pola makan ala Mediterania yang khas dengan olive oil dan kacang-kacangan berdampak terhadap peningkatan fungsi kognitif pada populasi orang yang lebih tua dan dapat mengurangi risiko alzheimer.

Nah itu dia beberapa manfaat yang didapat kalau kamu menggunakan minyak zaitun untuk masak. Tertarik untuk mencobanya?