Category: Parenting

Cara Mengembangkan Bakat dan Minat pada Anak

Cara Mengembangkan Bakat dan Minat pada Anak

Anak-anak tumbuh dengan memiliki bakat dan minat yang berbeda-beda. Bakat yang mereka miliki ada yang memang alami dan ada juga yang berkembang karena dorongan lingkungan dan orang tua. Orang tua memang berperan besar dalam perkembangan bakat dan minat anak yang mereka miliki. Karena itu, setiap orang tua harus mengetahui cara mengembangkan bakat dan minat yang anak mereka miliki.

Cara Mengembangkan Bakat dan Minat Anak

Dalam sebuah studi mengungkapkan jika anak-anak yang memiliki minat di luar sekolah dan diizinkan untuk mengembangkan bakat yang mereka miliki, maka anak dapat terbebas dari masalah sosial dan akademik. Lalu bagaimana cara orang tua untuk membantu anak mengembangkan bakat dan minatnya? Berikut beberapa tips yang bisa Anda coba.

1. Jadi Orang Tua yang Fleksibel

Jadilah orang tua yang fleksibel dalam mengembangkan bakat dan minat pada anak. Karena Anda tidak akan pernah tau bakat dan minat apa yang mungkin akan berkembang darinya. Bisa saja anak Anda memiliki bakat dan minat yang bertolak belakang dengan Anda, misalnya Anda menyukai musik, bisa jadi anak Anda tidak menyukai atau bahkan membencinya.

Biarkan anak Anda mengembangkan bakat dan mengerjakan minat yang mereka sukai, bukan bakat dan minat yang Anda inginkan. Berikan kebebasan pada anak agar mereka bisa berkembang dan menjadi dirinya sendiri.

2. Temukan Kegiatan untuk Membantu Mengembangkan Bakat dan Minat Anak

Sebagai orang tua, Anda harus mendukung anak agar mereka bisa mengembangkan apapun bakat yang mereka miliki. Anda bisa memberikan bantuan dengan menemukan kegiatan yang tepat dengan minat yang mereka miliki. Misalnya jika anak Anda memiliki bakat dan minat pada sepakbola, maka ajak anak Anda untuk menonton pertandingan sepakbola.

Dan jika anak berminat, Anda bisa memasukkan anak Anda ke sekolah sepakbola. Namun pastikan terlebih dahulu anak Anda tidak memiliki banyak kegiatan lainnya. Karena jika anak juga memiliki berbagai macam kegiatan dan les lainnya, maka dengan memasukkannya ke sekolah sepak bola akan membuat waktu istirahat mereka berkurang. Hal ini bisa membuat anak kelelahan dan jatuh sakit.

3. Biarkan Anak Bermimpi

Setiap anak memiliki mimpinya sendiri, mimpi yang mereka miliki bisa jadi mengarah pada bakat dan minat yang mereka miliki. Dan cara mengembangkan bakat dan minat yang bisa Anda lakukan adalah dengan mendorong mereka untuk bermimpi dan mengejar mimpi mereka. Jika anak Anda bermimpi menjadi seorang penyanyi, maka dorong mereka untuk berlatih dan belajar bagaimana menjadi seorang penyanyi profesional.

4. Berikan Dorongan pada Anak

Ada banyak bakat dan minat di dunia ini yang bisa anak Anda kuasai. Jika anak Anda suka memasak, maka Anda Bisa mendorong minat anak Anda agar menjadi sebuah bakat. Anda bisa mengajak si kecil membuat kue bersama-sama. Biarkan mereka menyiapkan segala bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat kue.

Namun jika anak Anda tidak terlihat memiliki minat pada apapun, Anda bisa membantunya dengan mencari berbagai kegiatan yang tampaknya mereka sukai. Namun, Anda harus menerima apapun bakat dan minat yang anak Anda sukai nanti.

5. Minta Bantuan Pihak Ketiga

Orang tua biasanya mengalami kesulitan untuk membantu jika anaknya memiliki bakat dan minat terhadap sesuatu yang mereka sendiri tidak kuasai. Anda bisa membantu pihak ketiga seperti mentor, guru ataupun memasukkan anak ke komunitas yang sesuai dengan bakat dan minat yang mereka miliki. Jika anak Anda berhubungan dengan seseorang yang mereka anggap profesional di bidang bakat dan minat yang mereka sukai, maka anak-anak akan menjadikan orang tersebut panutannya.

Itu dia beberapa cara mengembangkan bakat dan minat yang anak Anda miliki.

Sepeda Roda Tiga Vs Balance Bike, Mana yang Lebih Baik?

Ada berbagai cara yang dilakukan oleh orang tua agar si kecil bisa mengendarai sepeda. Salah satu yang dilakukan adalah dengan memberikannya sepeda roda tiga atau balance bike. Apa bedanya?

Buat yang masih asing dengan istilah balance bike, tentu Anda penasaran untuk apa benda ini dan apakah ini aman untuk anak-anak. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Anda perlu membaca artikel ini hingga selesai.

Merek sepeda roda tiga yang bagus

Mengenal Perbedaan Balance Bike dengan Sepeda Roda Tiga

Sebelum membelikan si kecil sepeda roda tiga ataupun balance bike, Anda perlu mengetahui berbagai perbedaan berikut ini.

  1. Balance bike

Mungkin balance bike atau sepeda keseimbangan belum terlalu populer di Indonesia. Akan tetapi, sepeda keseimbnagan ini unik karena tidak memiliki pedal. 

Secara fisiknya, sepeda yang satu ini seperti sepeda biasa. Hanya saja tempat duduknya diposisikan lebih rendah dan tidak terdapat pedal. Tujuan dari balance bike ini untuk melatih keseimbangan si kecil. Dia bisa berlatih untuk menggerakkan sepeda dan mengerem dengan langkah kaki.

  1. Sepeda roda tiga

Sepeda roda tiga ini sudah populer digunakan masyarakat Indonesia. Biasanya anak-anak sebelum menggunakan sepeda roda dua akan mulai dari sepeda roda tiga.

Tricycle atau sepeda roda tiga ini untuk melatih keseimbangan anak-anak. Terdapat pedal dan rem untuk mengaruh dan juga menghentikan gerakan sepeda. 

  1. Usia penggunaan

Jika dari penjelasan di atas membuat Anda masih bingung, nah Anda perlu menyesuaikan penggunaan sepeda dengan usia anak. 

Anak yang berumur 2-5 tahun biasanya belum memiliki keseimbangan yang bagus, sehingga cocok jika menggunakan balance bike. Namun, karena di Indonesia penggunaan balance bike masih belum familiar, maka bisa menggunakan sepeda roda tiga. 

  1. Sepeda roda tiga dan balance bike memiliki kelebihan masing-masing

Meskipun masih banyak perbedaan pendapat terkait penggunaan sepeda roda tiga maupun balance bike, namun kedua jenis sepeda ini punya kelebihan masing-masing.

kelebihan sepeda roda tiga adalah:

  • Harga lebih terjangkau
  • Anak akan lebih mudah berlatih mengayuh sepeda karena memiliki pedal
  • Mudah dicari di pasaran

Adapun kelebihan balance bike adalah sebagai berikut:

  • Balance bike mudah dipakai, bahkan bisa digunakan oleh anak-anak sejak berusia 18 bulan
  • Membuat anak-anak lebih percaya diri karena sudah dapat mengendalikan sepeda dengan kedua kakinya dan rem di tangan
  • Risiko anak terjatuh dari sepeda bisa jadi lebih kecil
  • Anak sudah belajar menyeimbangkan tubuh sejak dini dengan balance bike dan dapat mendorongnya.
  1. Mana lebih baik sepeda roda tiga atau balance bike?

Nah, sebenarnya banyak sekali website yang menyebut bahwa penggunaan balance bike untuk anak balita lebih dianjurkan. Sebab, balance bike ini mengajarkan anak skill atau keahlian menyeimbangkan tubuh. Sebab, saat mengendarai sepeda sungguhan, diperlukan keahlian menyeimbangkan tubuh dengan baik. Sedangkan sepeda roda tiga tidak mengajarkan hal ini pada anak.

Sepeda roda tiga, biasanya juga berisiko terjungkal jadi lebih berpotensi mengalami cedera. Akan tetapi, ujung-ujungnya, anak perlu mempelajari keseimbangan tubuh. 

Penggunaan balance bike membuat Anda lebih mudah beradaptasi menggunakan sepeda roda dua. 

Rekomendasi Balance Bike yang Bisa DIbeli

  1. Bike8 children racing 

Balance bike dari Bike8 ini cukup ringan untuk usia anak. Bodi sepeda keseimbangan ini terbuat dari bahan alumunium antikarat sehingga tahan lama. 

  1. Konig Kids 2in1

Anak yang menginjak usia 2 tahun bisa diberikan balance kids dari Konig Kids 2in1 ini. Desain yang lebih kecil ini membuatnya cocok untuk si kecil yang punya postur lebih kecil. Selain itu, ada 2 roda bagian belakang yang membuatnya lebih mampu menjaga keseimbangan anak. 

  1. London Taxi Kickbike

Berat bodi dari sepeda keseimbangan yang satu ini hanya 2,9 kg saja jadi sangat mudah dibawa ke mana-mana. Selain itu, sadel sepeda ini juga bisa diatur dan disesuaikan dengan tinggi anak.

  1. Ranato balance bike

Ada pula sepeda keseimbangan Ranato balance bike yang bodinya lebih kokoh. Sepeda ini juga bisa dikendarai di berbagai medan juga. Jadi bisa sambil mengenalkan alam bebas pada si kecil.

  1. Element push bike

Jika Anda mencari sepeda keseimbangan yang bisa digunakan dalam jangka waktu lama, bisa memilih balance bike dari Element. Sebab, sepeda ini bisa digunakan oleh anak berusia 18 bulan hingga 4 tahun. Sebab, sepeda ini bisa diatur sesuai dengan tinggi badan si kecil.

Itulah beberapa kelebihan dari balance bike vs sepeda roda tiga yang perlu Anda ketahui. Semoga informasi ini membantu Anda memilih sepeda apa yang cocok untuk usia si kecil.

Apa Itu Gangguan Artikulasi?

Pernahkah Anda mendengar istilah gangguan artikulasi? Artikulasi adalah proses pembentukan bunyi-bunyi, suku kata, dan kata-kata. Artikulasi bunyi melibatkan organ bicara seperti lidah, gigi, bibir, dan palatal. 

Seseorang memiliki masalah dalam artikulasi apabila ia memproduksi suara-suara, suku kata, dan kata-kata secara tidak tepat atau tidak benar.

Terapi wicara ampuh atasi keterlambatan bicara anak

Hal ini membuat pendengar sulit memahami apa yang diucapkannya atau memerlukan perhatian yang lebih untuk mengerti suara kata-katanya. 

Untuk lebih jelasnya, yuk kenali apa itu artikulasi dan gangguan yang sering terjadi berikut ini.

Jenis Gangguan Artikulasi

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, gangguan artikulasi adalah kesulitan dalam pembentukan bunyi-bunyi, suku kata, maupun kata-kata, sehingga ucapannya sulit dipahami.

Orang yang mengalami gangguan artikulasi biasanya bermasalah dalam melafalkan bunyi atau melafalkan bunyi dengan keliru. Perubahan bunyi b menjadi w, seperti pada pelafalan ’wambut’ untuk kata ‘rambut’.

Gangguan artikulasi dapat diakibatkan oleh kanker mulut dan tenggorokan, kecelakaan, kongenital (seperti celah bibir), atau faktor lain yang mengakibatkan rusaknya organ bicara. 

Gangguan artikulasi terdiri dari beberapa tipe, yaitu: 

  • Substitusi yaitu terjadinya penggantian fonem seperti kata gigi diucapkan didi.
  • Omisi yaitu terjadinya penghilangan fonem, seperti kata cincin diucapkan cicin.
  • Distorsi, yaitu terjadinya kekacauan pengucapan, seperti kata tinta diucapkan nita.
  • Adisi, yaitu terjadinya penambahan fonem, seperti kata foto diucapkan forto.

Gangguan Artikulasi pada Anak

Gangguan artikulasi pada anak-anak masih dianggap normal, namun seiring perkembangannya, jika gangguan artikulasi masih terjadi, maka hal tersebut sudah dapat dianggap sebagai sebuah kelainan atau penyakit. 

Penanganan gangguan bicara diawali dengan identifikasi pasien seperti, riwayat kesehatan, kemampuan berbicara, kemampuan mendengar, kemampuan kognitif, dan kemampuan berkomunikasi. Kemudian penanganan dilanjutkan dengan diagnosis gangguan yang dialami pasien. 

Setelah hasil diagnosis didapat, barulah diterapkan terapi yang tepat untuk pasien. Sebaiknya ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Seorang anak dengan gangguan artikulasi memiliki masalah dalam membentuk suara bicara dengan benar. Seorang anak dengan gangguan fonologis dapat menghasilkan suara dengan benar, tetapi mungkin menggunakannya di tempat yang salah.

Ketika anak kecil tumbuh, mereka mengembangkan suara bicara dalam urutan yang dapat diprediksi. Hal ini normal bagi anak kecil untuk membuat kesalahan bicara saat bahasa mereka berkembang. 

Namun, anak-anak dengan gangguan artikulasi atau fonologis akan sulit dipahami ketika anak-anak lain seusia mereka sudah berbicara dengan jelas.

Ahli patologi wicara yang berkualifikasi harus menilai anak Anda jika ada kekhawatiran tentang kualitas suara yang mereka buat, cara mereka berbicara, atau kemampuan mereka untuk dipahami.

Tanda-tanda Terjadinya Gangguan Artikulasi dan Fonologis 

Karena artikulasi mengacu pada membuat suara, maka produksi suara melibatkan gerakan terkoordinasi dari bibir, lidah, gigi, langit-langit mulut (bagian atas mulut) dan sistem pernapasan (paru-paru). 

Ada juga banyak saraf dan otot yang berbeda yang digunakan untuk berbicara.

Sementara itu, beberapa tanda anak mengalami gangguan artikulasi adalah sebagai berikut:

  • Memiliki masalah membuat suara dan membentuk suara pidato tertentu benar (misalnya mereka mungkin cadel, sehingga s suara seperti ts, pada pelafalan ‘tsutsu’ untuk kata ‘susu’)
  • Tidak dapat menghasilkan suara tertentu (misalnya mereka tidak dapat membuat suara r, dan mengatakan ‘wabbit’ alih-alih ‘rabbit’). 

Perbedaan dengan Gangguan Fonologis

Fonologi mengacu pada pola di mana suara disatukan untuk membuat kata-kata. Gangguan fonologis dan gangguan kesadaran fonemik (pemahaman suara dan aturan suara dalam kata-kata) telah dikaitkan dengan masalah berkelanjutan dengan bahasa dan literasi. 

Jika anak Anda memiliki gangguan fonologis, tandanya sebagai berikut:

  • Mampu membuat suara dengan benar, tetapi mereka mungkin menggunakannya di posisi yang salah dalam sebuah kata, atau dalam kata yang salah, misalnya seorang anak mungkin menggunakan suara d alih-alih suara g , dan karenanya mereka mengatakan ‘doe’ alih-alih ‘go’
  • Membuat kesalahan dengan suara tertentu dalam kata-kata.

Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa anak Anda mendapatkan perawatan yang paling tepat.

Akan jauh lebih sulit untuk memahami anak-anak dengan gangguan fonologis dibandingkan dengan anak-anak dengan gangguan artikulasi murni. Anak-anak dengan gangguan fonologis sering memiliki masalah dengan banyak suara yang berbeda, tidak hanya satu.

Jika Anda (atau siapa pun yang secara teratur berhubungan dengan anak Anda, seperti guru mereka) memiliki kekhawatiran tentang kemampuan bicara anak Anda, mintalah dokter umum atau dokter anak Anda untuk mengatur penilaian dengan ahli patologi wicara. 

Anda juga dapat mengatur untuk menemui ahli patologi wicara secara langsung; namun, biayanya mungkin lebih tinggi.

Bagaimana Mengetahui Jika Anak Anda Korban Kasus Bullying di Sekolah?

Bullying atau penindasan atau perundungan sering sekali terjadi dewasa ini. Hal tersebut bahkan bisa terjadi di mana pun, baik di kantor, lingkungan rumah, bahkan kasus bullying di sekolah pun terjadi. Hampir setiap anak yang menjadi korban perundungan tidak pernah melapor pada siapa pun. 

Lalu, bagaimana cara mengetahui jika anak Anda menjadi korban bully atau tidak? Dan, apa yang bisa orang tua lakukan untuk mengatasinya. Ikuti terus ulasan artikel tentang perundingan yang terjadi di sekolah berikut, ya!

Kenapa anak-anak di bully?

Anak-anak menindas karena berbagai alasan. Kadang-kadang mereka mengganggu anak-anak karena mereka membutuhkan korban-seseorang yang secara emosional atau fisik terlihat lebih lemah, atau hanya bertindak atau terlihat berbeda dalam beberapa hal untuk merasa lebih penting, populer, atau dalam kendali. Meskipun beberapa pelaku intimidasi lebih besar atau lebih kuat dari korbannya. 

Terkadang anak-anak menyiksa orang lain karena itulah cara mereka diperlakukan. Mereka mungkin menganggap perilaku mereka normal karena mereka berasal dari keluarga atau lingkungan lain di mana setiap orang sering marah, berteriak, atau memaki satu sama lain. 

Kapan ejekan atau pelecehan menjadi perundungan?

  • Ketika ada perbedaan kekuatan. Penindasan dilakukan oleh seseorang yang memiliki posisi berkuasa, mungkin dalam bentuk kekuatan fisik atau popularitas, dan ditunjukkan kepada seseorang yang dianggap kurang kuat. 
  • Ketika ada niat untuk mencelakakan. Penindasan atau bullying dapat berupa serangan fisik atau verbal, membuat ancaman, menyebarkan rumor, atau dengan sengaja mengeluarkan seseorang dari suatu kelompok.
  • Terus berulang. Perilaku bullying adalah pola terus menerus dari tindakan bermusuhan atau kasar yang diarahkan pada anak yang menjadi targetnya. 
  • Jika hal itu menyebabkan bahaya. Perilaku menjadi penindasan jika merupakan kesejahteraan atau fungsi anak yang menjadi sasarannya. 

Tanda anak Anda terkena bully

Banyak anak memilih untuk tidak memberi tahu orang tua mereka bahwa mereka menjadi korban kasus bullying di sekolah, biasanya karena malu atau mereka takut orang tua mereka akan menghampiri penindas dan malah memperburuk keadaan atau orang tua mereka tidak mempercayainya. 

Berikut beberapa tanda anak Anda menjadi korban bully:

  • Tanda fisik, luka, memar dan goresan yang tidak dapat dijelaskan
  • Pakaian, mainan, atau barang lain yang rusak atau hilang tanpa penjelasan
  • Tidak ingin lagi bersekolah atau acara sosial
  • Takut naik bus atau angkutan umum ke sekolah 
  • Takut ditinggal sendirian
  • Tiba-tiba cemberut, menarik diri, mengelak, komentar tentang perasaan kesepian
  • Perubahan yang mencolok dalam perilaku atau kepribadian yang khas
  • Anak Anda tampak sedih, murung, marah, cemas atau depresi
  • Anak Anda sering mengalami sakit kepala dan sakit perut
  • Sering mengunjungi ruang kesehatan di sekolah
  • Kesulitan tidur, mimpi buruk, menangis sendiri hingga tertidur, atau mengompol
  • Kebiasaan makan yang berubah
  • Sesampainya di rumah dalam keadaan kelaparan karena banyak pengganggu akan mencuri makanan atau uang makan siang 
  • Mulai menindas saudara kandung atau anak yang lebih kecil dan anak-anak
  • Takut menggunakan kamar mandi umum karena bullying sering terjadi di lokasi tersebut
  • Kemunduran akademis

Lalu, bagaimana cara mengatasi bullying?

Setelah menanyakan kepada anak Anda apa yang sebenarnya terjadi, berikut beberapa saran bullying untuk dipertimbangkan:

  • Praktikkan ketegasan. Itu berarti menunjukkan kepercayaan diri baik secara verbal maupun nonverbal. Sarankan agar anak Anda mencoba berani melawan jika mulai di bully
  • Temukan solusi dengan teman lain. Sarankan agar anak Anda berbicara dengan teman-teman lainnya tentang cara mereka menangani anak-anak yang mem-bully
  • Terlibat. Jika anak melakukan sesuatu yang di sukai, dan ia dapat berkembang, maka anak tidak akan terlalu peduli dan kepercayaan dirinya akan meningkat. 
  • Selalu pantau. Satu insiden belum tentu intimidasi, tetapi Anda ingin memperlihatkan apakah itu bullying atau tidak. Jadi tetap pantau hal tersebut. 
  • Beri penjelasan. Meskipun bullying belum terjadi pada anak Anda, namun tidak ada salahnya untuk memberikan edukasi tentang apa itu bullying dan bagaimana harus bersikap jika hal tersebut terjadi. 

Jadi, bagaimanapun kasus bullying di sekolah adalah hal yang harus diselesaikan oleh semua pihak, baik orang tua maupun pihak sekolah. Komunikasikan dengan pihak sekolah jika anak Anda termasuk korban maupun pelaku bullying.

5 Cara Mengatasi Fobia pada Anak

Selayaknya orang tua pada umumnya, tidak ada dari mereka yang menginginkan anaknya menjalani kehidupan yang sulit. Kondisi ini akan muncul jika anak tidak memiliki perasaan berani dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Meski begitu orang tua tak perlu khawatir karena terdapat beberapa cara membentuk anak pemberani mengatasi fobia.

Hal ini menjadi salah satu cara yang perlu dilatih sejak dini, fungsinya untuk mempersiapkan diri anak dalam menghadapi dunia yang mengharuskan anak bersaing. Keberanian anak perlu dilatih agar si anak mampu mengelola kemampuan emosional dalam dirinya. Anak perlu mentolerir perasaan takut dan tidak membiarkan rasa takut tersebut menahan mereka.

Cara Membentuk Anak Pemberani

Fobia sosial anak merupakan kondisi di mana anak tidak nyaman dan tidak ingin bergabung serta bersosialisasi dengan lingkungan sekitar, seperti bermain dan berkomunikasi dengan orang lain. Mereka cenderung lebih senang menyendiri karena memutuskan menarik diri dari pergaulan atau menghindar dari orang lain, berikut ini beberapa cara untuk mengatasinya.

  1. Beri Penjelasan

Ketika anak merasa cemas atau takut pada kondisi tertentu yang dihadapi, mereka justru tidak memahami kondisi tersebut dengan baik. Anak cenderung kebingungan dan tidak tahu apa yang mereka harus lakukan guna mengatasi kondisi ini. Sebagai orang tua, berikan penjelasan mengenai kondisi yang terjadi secara perlahan.

  1. Mengakui Perasaan

Jika orang tua melihat anak-anak bereaksi berlebihan pada situasi yang dinilai tidak berbahaya, biarkan saja apa yang dirasakan anak tersebut. Orang tua perlu mengakui perjuangan anak, dengan pengakuan tersebut mereka akan merasa dihargai, dimengerti hingga tak lagi takut dalam mengekspresikan apa yang dirasa.

  1. Akrab dengan Anak

Mencoba akrab dengan anak ketika mereka mengaku takut dengan sesuatu, ajak mereka untuk mengenali sesuatu yang baru. Jika perlu diskusikan terlebih dahulu dengan anak, mereka menginginkan apa untuk dipelajari. Diskusikan terlebih dahulu mengenai apa yang bisa dilakukan anak dalam situasi tertentu.

  1. Berikan Contoh

Anak merupakan peniru yang baik, salah satu cara membuat anak menjadi berani adalah memberi contoh mengenai bagaimana respons tidak takut dan tenang ketika mereka menghadapi situasi yang sebelumnya tidak pernah dihadapinya.

  1. Lakukan Perlahan

Cara ini bisa dilakukan ketika anak ingin melakukan sesuatu tetapi dia merasa gugup dan takut, cobalah untuk mengajak anak melakukan pendekatan terhadap kondisi itu. Seperti anak ingin melakukan pelatihan bela diri, terlebih dahulu ajak mereka untuk mengenal jenis olahraga bela diri yang ingin dipelajari.

Cara membentuk anak pemberani lain yang patut dicoba adalah melontarkan kritik, hal ini justru bisa membangun kemampuan komunikasi anak. Namun, untuk anak yang lebih muda atau memiliki perasaan sensitif emosinya harus hati-hati, agar tak membuatnya kecil hati. 

Untuk melontarkan kritik agar tidak menyakiti hatinya bisa dengan sambil bercanda dan menunjukkan ekspresi yang ceria. Sehingga anak akan belajar menerima kesalahan dan emosinya akan menjadi lebih positif, serta dampaknya akan membuat mereka jauh lebih berani dalam menghadapi fobia sosial.

Menghadapi anak dengan fobia tentu akan membutuhkan kesabaran yang cukup tinggi, terlebih apabila kondisi tersebut termasuk sudah pada fase yang cukup parah. Para orang tua bisa memulai hal ini dengan kebiasaan positif yang mudah, sehingga anak tidak kesulitan atau bahkan untuk terlibat dan pastikan orang tua memiliki rasa sabar dan cara yang tepat menghadapi kondisi ini.

Apakah Ada Cara Cepat Mendapatkan Haid?

Haid adalah keluarnya darah dari rahim seorang gadis, keluar melalui vaginanya. Hal itu adalah tanda bahwa seorang anak mendekati akhir masa puber. Kebanyakan gadis mendapatkan menstruasi pertama antara usia 10 sampai 15 tahun, tapi adakah cara cepat haid?

Haid terjadi karena perubahan hormon dalam tubuh, hormon adalah pembawa pesan kimiawi. Ovarium melepaskan hormon wanita estrogen dan progesteron. Hormon-hormon ini menyebabkan lapisan rahim menumpuk. Lapisan yang terbentuk siap untuk telur yang telah dibuahi untuk menempel dan mulai berkembang. Jika tidak ada telur yang dibuahi, lapisannya akan rusak dan berdarah dan kemudian proses yang sama terjadi lagi.

Setiap tubuh gadis memiliki jadwalnya sendiri-sendiri untuk mendapatkan haid pertama mereka dan tidak ada usia yang tepat bagi seorang gadis untuk mendapatkan menstruasi. Tidak ada cara cepat mendapatkan haid, namun Anda dapat memperhatikan beberapa perubahan dari tubuh anak Anda yang akan memberi Anda beberapa tanda, seperti:

  • Perubahan pada puting / payudara
  • Perubahan atau munculnya rambut kemaluan
  • Perubahan bentuk tubuh
  • Perubahan pada cairan di celana dalam 

Hal terpenting yang harus diingat adalah tubuh setiap orang unik. Tidak ada waktu yang “tepat” atau cara cepat untuk segala sesuatu, begitu juga haid. Setiap tubuh yang sehat memiliki pola dan waktunya sendiri.

Haid bisa menjadi sesuatu yang baru, bahkan mungkin dapat membuat anak Anda frustrasi, berantakan dan terkadang terasa sangat menyakitkan. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengajari anak gadis Anda tentang menstruasi atau haid. Berbagi pengalaman, seperti pengalaman pertama Anda mendapatkan haid merupakan salah satu cara yang tepat untuk memperkenalkan pengalaman pada haid. Karena cepat atau lambat, anak Anda pasti akan mengalami masa dimana ia akan membutuhkan bantuan Anda ketika mengalami haid atau menstruasi. 

Biasanya dibutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk lapisan menumpuk, kemudian rusak. Itulah sebabnya kebanyakan gadis dan wanita mendapatkan menstruasi sekitar sebulan sekali. 

Kebanyakan gadis tidak memiliki masalah dengan haid mereka. Tetapi hubungi dokter jika anak Anda berusia 15 tahun dan belum mulai haid, mengalami kram parah yang tidak kunjung sembuh dengan ibuprofen atau naproxen atau mengalami pendarahan yang sangat berat. Tidak ada cara cepat yang pasti untuk mendapatkan haid pertama, namun jika Anda memiliki kekhawatiran, berkonsultasilah dengan dokter.

Sering Diajarkan di Sekolah, Ini Jenis-Jenis Senam Ketangkasan

Di sekolah dasar, senam ketangkasan menjadi salah satu bentuk latihan yang diajarkan dalam pelajaran olahraga. Dibandingkan dengan senam-senam jenis lainnya, senam ini lebih fokus pada aspek keterampilan dan penampilan.

Senam ketangkasan merupakan kumpulan latihan senam yang dilakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Senam ini melibatkan aktivitas latihan dalam bentuk senam lantai, senam alat, dan aktivitas lainnya.

Jenis-jenis latihan senam ketangkasan

Saat melakukan senam jenis ini, Anda harus melakukan senam dengan penampilan yang bagus disertai sikap dan gaya yang menarik. Berhasil atau tidaknya senam ini akan ditentukan oleh sikap tubuh Anda ketika melakukannya, serta kemampuan dalam melakukan senam dasar.

Ada beberapa jenis senam yang dilakukan untuk melatih ketangkasan. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Ketangkasan meloncat

Ketangkasan meloncat merupakan salah satu jenis senam untuk melatih ketangkasan yang dilakukan dengan gerakan melompat. Senam ini dilakukan dengan mempertimbangkan faktor kekuatan serta kecepatan.

Kegiatan ketangkasan meloncat terdiri atas beberapa gerakan, yaitu loncat tegak, loncat split, dan loncat menyudut. Loncat tegak dilakukan dengan menekuk kedua lutut, dengan kedua lengan bergantung di belakang. Setelah itu, kedua kaki melompat setinggi-tingginya, diikuti oleh kedua lengan yang terangkat ke atas.

Sementara, loncat split dilakukan dengan gerakan menyerupai split. Kedua kaki ditekuk dan kedua lengan diposisikan di belakang punggung. Lalu, loncat dengan kedua kaki setinggi mungkin, tapi kaki diluruskan, satu ke depan dan satu ke belakang.

Terakhir, loncat menyudut dilakukan dengan melompat ke atas, namun kedua kaki diluruskan ke depan, diikuti dengan kedua tangan terangkat ke atas atau diluruskan ke depan.

  • Berdiri pada kepala (head stand)

Gerakan head stand menuntut Anda untuk menjalaninya dengan tenang, penuh keseimbangan, serta mempertimbangkan keterampilan. Pada sikap awal, Anda harus berdiri dengan posisi telapak kaki sejajar. Kemudian, letakkan kedua tangan di atas matras selebar bahu.

Secara perlahan, posisikan dahi di antara kedua tangan Anda. Angkat kaki Anda, dimulai dari jari kaki sampai posisi punggung lurus ke atas. Setelah itu, pastikan untuk menjaga keseimbangan dalam posisi ini.

Pastikan kaki untuk menjalar lurus ke atas. Jika Anda kehilangan keseimbangan di tengah gerakan ini, segera turukan kembali kaki Anda agar tidak terjatuh.

Saat melakukan gerakan ini, penting bagi Anda untuk memastikan punggung berada pada posisi lurus, tidak melengkung atau condong ke depan. Punggung yang melengkung akan menyebabkan tubuh terdorong ke depan, sehingga Anda lebih mudah kehilangan keseimbangan.

  • Lenting kepala (head spring)

Gerakan yang satu ini sebaiknya hanya dilakukan apabila Anda telah menguasai gerakan head stand. Gerakan ini merupakan bagian dari senam ketangkasan yang dimulai dengan posisi berdiri di kepala terlebih dahulu.

Pertama-tama, Anda perlu meletakkan kepala pada matras. Kemudian, rendahkan punggung ke arah belakang. Perlahan-lahan, posisi kaki Anda akan ikut terdorong ke belakang.

Pada saat ini, gerakkan kaki Anda ke belakang sampai kedua kaki mendarat di lantai. Setelah itu, akhiri gerakan dengan sikap jongkok.

Apabila Anda kesulitan memulai gerakan head spring dengan berdiri pada kepala, Anda juga bisa menyesuaikannya agar posisi berdiri tidak bertumpu pada kepala, melainkan pada tengkuk.

Masih ada banyak gerakan senam ketangkasan lainnya yang umumnya diajarkan kepada murid sekolah dasar. Sebaiknya, pelaksanaan gerakan-gerakan ini dilakukan di bawah pengawasan kaum profesional.

Bahaya Hamil Tanpa Gejala yang Dialami oleh Sebagian Wanita

Beberapa waktu lalu, heboh seorang wanita di Kabupaten Tasikmalaya yang tiba-tiba melahirkan tanpa menegtahui kehamilan selama 9 bulan. Ini adalah salah satu contoh kasus di mana seseorang mengalami hamil tanpa gejala. Ini memang bisa terjadi, kok.

Mungkin pada umumnya, seorang wanita yang hamil akan mengalami tanda-tanda seperti mual, muntah, kehilangan nafsu makan, dan keluhan lainnya. Terlebih pada trimester pertama kehamilan. Di lain kasus, ternyata ada lho seseorang yang hamil tanpa gejala, yaitu tidak merasakan perubahan fisik hingga tidak merasa mual ataupun muntah.

Bisakah Wanita Hamil Tanpa Gejala yang Dirasakan?

Ternyata hamil tanpa gejala memang mungkin bisa terjadi. Pada beberapa kondisi, wanita tidak rutin melakukan hubungan seks serta siklus menstruasi tidak teratur hingga jarang mengunjungi dokter. Pada kondisi tersebut, wajar saja jika wanita itu tidak mengetahui bahwa dirinya sedang hamil.

Ada juga terkait masalah kesehatan mental yang membuat wanita tidak mau menerima fakta bahwa mereka sedang hamil atau disebut juga penolakan hamil. Seringnya mereka baru sadar dan menerima fakta kehamilan saat kandungannya berusia 20 minggu.

Namun, ada contoh lain hamil tanpa gejala jika tidak merasakan perbedaan ukuran perut, yaitu:

  • Tidak merasakan mual dan muntah
  • Siklus haid biasanya tidak teratur
  • Payudara tidak mengalami perubahan
  • Tidak merasakan adanya perubahan hormon
  • Tidak mengalami konstipasi
  • Frekuensi buang air kecil tidak sering

Namun, kondisi ini juga dialami oleh banyak orang. Di mana mereka tidak menyadari kehamilannya. Tapi, biasanya berlangsung sementara, bentuk tubuh pasti akan berubah saat memasuki trimester kedua atau ketiga.

Mungkinkah Itu Tanda-tanda Keguguran?

Jika ibu mengalami hamil tanpa gejala, wajar jika merasa khawatir dan menebak-nebak apakah janin dalam kandungannya tumbuh dengan normal atau tidak. Atau bahkan ibu hamil akan berpikir bahwa tidak merasakan gejala berarti keguguran. Berbagai pikiran dan kekhawatiran akan sering terlintas di pikiran.

Untuk memastikannya, Anda perlu untuk ke dokter spesialis untuk melakukan USG. Selain itu, ada beberapa hal yang dapat mengindikasikan apakah janin di dalam kandungan tumbuh sehat atau tidak, yakni:

  • Adanya gerakan janin

Gerakan janin akan semakin aktif saat memasuki trimester kedua dan ketiga. Bahkan ibu hamil akan diminta untuk mencatat gerakan janinnya setiap hari di trimester ketiga. Gerakan janin ini akan dipengaruhi oleh usia kehamilan. Gerakan janin umumnya baru mulai terasa saat memasuki minggu ke-16.

  • Gejala kehamilan menghilang

Anda juga harus memperhatikan jika gejala-gejala kehamilan tiba-tiba saja menghilang. Sampaikan segera pada dokter jika ini terjadi. Jika gejala kehamilan menghilang tiba-tiba saja, ini dapat menjadi indikasi keguguran.

Apakah Hamil Tanpa Gejala Itu Masalah Serius?

Wanita yang tidak mengetahui sedang hamil memang dapat melahirkan bayinya dengan sehat. Namun, hamil tanpa gejala dan tidak diketahui oleh sang ibu sebenarnya menjadi masalah yang serius. Kenapa?

  1. Jika kehamilan tersebut tidak diketahui oleh sang ibu, maka gizi yang dibutuhkan bayi selama di dalam rahim tidak terpenuhi dengan baik
  2. Ibu mungkin akan melewatkan perawatan pranatal seperti uji fisik, tes darah, dan sebagainya. Perawatan ini untuk memastikan kondisi ibu hamil dan kondisi bayinya dalam keadaan sehat
  3. Hamil tanpa gejala juga membuat ibu dan bayi di dalam kandungan tidak mengetahui jika ada risiko yang dihadapi oleh keduanya, misalnya preeklampsia, anemia, atau bahkan adanya cacat lahir.

Jangan bersedih jika di awal kehamilan, Anda mengalami hamil tanpa gejala. Sebab, Anda tidak sendiri karena ada banyak kasus di luar sana juga mengalami hal yang sama. Tidak perlu khawatir berlebihan, jika merasakan sesuatu, segeralah periksakan ke dokter spesialis kandungan untuk mendapatkan jawaban yang pasti.

Hamil 34 Minggu? Ini Gejala dan Tanda-Tandanya

Saat Anda berada di tengah masa kehamilan, setiap minggu harus dijalani dengan perhatian penuh. Khususnya, saat Anda tengah hamil 34 minggu, Anda mungkin rentan mengalami gejala tertentu dan merasakan perubahan kondisi janin. Apabila tidak diperhatikan dengan seksama, Anda bisa saja tanpa sengaja memicu gejala semakin memburuk.

Gejala yang mungkin dirasakan saat hamil 34 minggu

Memasuki minggu ke-34 kehamilan, umumnya cairan ketuban pada rahim Anda telah mencapai batas maksimum. Pada masa ini, Anda mungkin akan mengalami gejala tertentu akibat pergerakan bayi.

Bayi dalam rahim mungkin akan menggeser posisinya menjadi lebih rendah menuju jalur untuk melahirkan. Pada posisi ini, bayi menjadi lebih siap untuk dilahirkan, mengurangi tekanan pada diafragma Anda, sehingga rasa mual dan kesulitan bernapas akan mereda.

Namun, sebagai gantinya, Anda bisa saja merasakan peningkatan tekanan pada kandung kemih. Hal ini akan membuat bentuk dan ukuran perut Anda terlihat sedikti berbeda dari sebelumnya.

Tidak hanya itu, wanita yang sedang hamil 34 minggu juga mungkin akan merasakan gejala lainnya berupa:

  • Sering buang air kecil
  • Sulit tidur
  • Gangguan pencernaan
  • Kelelahan
  • Nyeri pada pinggul

Gejala-gejala di atas mungkin akan terus Anda rasakan sampai pada waktu melahirkan.

Perubahan tubuh dan perkembangan bayi saat hamil 34 minggu

Secara fisik, ukuran dan bentuk perut Anda akan mengalami perubahan ketika masa kehamilkan masuk ke minggu ke-34. Perubahan ini didorong oleh pertumbuhan bayi di dalam rahim.

Pada masa ini, tubuh akan mengalami retensi cairan, yaitu penumpukan cairan di dalam sistem peredaran darah atau jaringan tubuh. Kondisi ini wajar dan sangat umum terjadi pada wanita hamil. Akibat retensi cairan, Anda akan terlihat lebih gemuk dari sebelumnya dan mengalami peningkatan berat badan.

Beberapa wanita mungkin akan mengalami perubahan pada area pusar. Pusar yang sebelumnya berbentuk condong ke dalam bisa saja berubah menjadi condong ke luar. Hal ini sangat wajar terjadi pada masa kehamilan di minggu ke-34.

Dalam beberapa kasus, bayi Anda mungkin saja mengalami kelahiran prematur pada minggu ini. Akan tetapi, bayi yang lahir prematur saat hamil 34 minggu tidak akan memiliki masalah kesehatan lain dan nantinya bisa bertumbuh dengan normal.

Di dalam rahim Anda, bayi menyimpan lemak khusus yang berfungsi untuk menjaganya tetap hangat sampai dilahirkan. Lemak ini akan menambah berat bayi dan juga berat sang ibu. Produksi lemak tersebut akan terhenti setelah bayi dilahirkan.

Pada minggu ini, bayi sudah bisa mengenal suara Anda dan pasangan. Mereka sudah bisa mengidentifikasi suara karena saraf telinga yang mengantarkan suara ke otak sudah menjadi lebih matang. Oleh sebab itu, minggu ke-34 adalah minggu yang tepat untuk mulai memutar lagu pengantar tidur dan lagu-lagu lainnya.

Selain itu, pada masa ini, ukuran bayi sudah sangat besar sehingga mereka terpaksa menekuk kaki karena ruang rahim yang sempit. Bayi sudah tidak bisa bergerak dengan leluasa seperti pada minggu-minggu sebelumnya Akibatnya, Anda mungkin tidak akan lagi merasakan banyaknya gerakan pada bayi.

Bagi Anda yang bekerja, sebaiknya Anda mulai mengambil cuti kehamilan saat hamil 34 minggu. Perut Anda sudah mengalami perubahan ukuran menjadi lebih besar, berat, dan juga condong ke bawah. Hal ini akan memberatkan apabila Anda masih harus melakukan berbagai aktivitas fisik yang melelahkan.  

Manfaat dari Permainan Anak Tradisional

Kelereng atau gundu termasuk permainan anak tradisional yang populer

Seiring berkembangnya zaman, semakin sulit bagi permainan anak-anak tradisional untuk bersaing melawan invasi layar yang terus tumbuh di sekitar rumah Anda. 

Televisi, komputer, smartphone, game, merupakan barang elektronik yang dapat dijangkau oleh anak-anak Anda yang menawarkan banyak pilihan hiburan interaktif yang berbeda. Bagaimana dengan permainan tradisional?

Menggunakan barang elektronik belum tentu sesuatu yang negatif, tetapi kadang-kadang Anda akan menemukan bahwa anak-anak Anda benar-benar melupakan bahkan mungkin tidak mengetahui permainan anak-anak tradisional yang memiliki begitu banyak hal untuk ditawarkan.

Bermain game selalu menjadi bagian yang menyenangkan untuk tumbuh dewasa bagi kita semua, namun permainan tradisional juga ternyata penting untuk membantu pertumbuhan anak. Permainan tradisional untuk anak-anak yang tinggal di daerah perkotaan adalah kegiatan yang signifikan.  Karena rata-rata permainan tradisional melibatkan banyak aktivitas fisik dan mempengaruhi perkembangan psikologis pada anak-anak.

Secara sederhana, permainan anak tradisional merangsang pertumbuhan anak Anda, baik secara fisik maupun secara intelektual. Permainan tradisional juga akan membantu mereka dalam bersosialisasi dan berteman. Berikut beberapa manfaat dari permainan anak tradisional:

  • Tidak membutuhkan peralatan mahal

Permainan tradisional anak seperti kelereng, layang-layang, lompat tali, bekel, benteng, engklek, petak umpet dan banyak lagi tidak memerlukan peralatan mahal untuk bermain, juga tidak memerlukan sepatu khusus maupun aksesori, semua yang diperlukan adalah orang untuk bermain bersama dan ruang untuk bermain.

  • Membangun keterampilan hidup

Bermain permainan konvensional selalu membawa anak-anak bersama-sama mendorong kerja tim dan interaksi sosial.  Sebagian besar permainan tradisional membutuhkan ketangkasan dan gerakan seperti mengayunkan lengan dan melompat.  Hal ini meningkatkan latihan dan meningkatkan koordinasi mata serta tangan.  Permainan tim seperti benteng sodor, engklek membutuhkan anak untuk menghasilkan taktik dalam mengalahkan lawan mereka. Sehingga pada gilirannya membantu anak menyusun strategi dan menyelesaikan perbedaan yang dimiliki.

  • Merasakan warisan permainan

Mengajar anak-anak tentang budaya dan tradisi sama pentingnya dengan mengajarkan konsep-konsep zaman baru kepada mereka. Dengan memainkan permainan tradisional, anak Anda dapat terhubung dengan warisan mereka melalui olahraga sehingga memiliki dampak positif yang mendalam bagi mereka.

  • Sebagai jembatan generasi

Bermain permainan tradisional sebagai keluarga membawa keluarga Anda lebih dekat, dan memiliki ikatan lebih kuat.  Anak-anak membutuhkan waktu bermain yang tidak terstruktur dan memperkenalkan permainan konvensional ke rutinitas keluarga dapat menjadi kegiatan ikatan yang hebat bagi keluarga Anda.

Daya tarik utama dari permainan tradisional anak-anak adalah bahwa secara umum, Anda tidak memerlukan peralatan apa pun.  Sebagian besar dari mereka tidak membutuhkan apa pun selain imajinasi dan kemauan untuk bersenang-senang.

Penting juga untuk diketahui bahwa sebagian besar permainan tradisional anak adalah permainan kelompok, yang berarti memungkinkan anak-anak berinteraksi satu sama lain, dengan berbicara, tertawa, dan berbagi pengalaman. Semua ini penting untuk pertumbuhan mereka, membantu anak-anak untuk berinteraksi secara lebih alami dan lebih lancar.