Category: Uncategorized

Manfaat Posafit Ekstrak Ikan Gabus untuk Kesehatan Tubuh

“Ikan gabus sudah dikenal sejak lama sebagai ikan yang dapat dijadikan obat berbagai penyakit. Oleh karena itu, Posafit menjadikan ekstrak ikan gabus sebagai kandungan utamanya karena memiliki kandungan protein yang tinggi dan memberikan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh.”

Sebagian penduduk Indonesia sudah tidak asing dengan ikan gabus atau Channa striata. Ikan yang biasa hidup di wilayah yang memiliki perairan, seperti sawah, sungai, rawa, dan danau terkenal sebagai ikan yang memiliki banyak khasiat untuk tubuh.

Maka, Posafit hadir sebagai obat tradisional yang menggunakan kandungan ikan gabus alami sebagai bahan utamanya. 

Sekilas tentang kandungan ikan gabus

Ikan gabus banyak dikonsumsi karena tinggi akan protein. Di dalam satu ikan gabus bisa mengandung protein sebesar 25,5%. Angka ini jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan protein pada ikan sarden (21%), ikan bandeng (20%), dan juga ikan kakap (20%).

Salah satu jenis protein yang ada di dalamnya adalah albumin. Albumin ini sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia terutama untuk penyembuhan luka-luka.

Sehingga, pemberian ikan gabus atau ekstrak ikan gabus seperti Posafit ini mampu meningkatkan kadar albumin dalam darah dan memiliki fungsi penting di dalam tubuh.

Manfaat Posafit

Ikan Channa striata terkenal dengan kandungan albumin yang tinggi di dalamnya. Albumin ini merupakan protein yang ada di plasma darah dan berperan penting untuk menjaga cairan dalam darah tidak bocor ke jaringan tubuh lainnya.

Tidak hanya albumin, asam amino essensial juga terdapat pada ikan ini. Sehingga, inilah beberapa manfaat yang ada pada Posafit.

  1. Mempercepat perbaikan jaringan tubuh

Albumin dikenal sebagai kandungan yang memiliki peran penting dalam meregenerasi sel yang rusak dan mempercepat kerusakan yang terjadi pada sel.

Adanya albumin juga berfungsi sebagai perantara pemberi sinyal di sistem imunitas tubuh jika terdapat sel atau jaringan tubuh yang rusak. Itulah yang menyebabkan mengapa albumin bisa mempercepat proses penyembuhan luka.

Biasanya, ikan gabus disarankan untuk dikonsumsi bagi pasien pasca operasi agar mempercepat proses pemulihan luka.

  1.  Mencegah terjadinya penyakit serius

Tidak hanya berguna untuk mempercepat penyembuhan luka, albumin yang ada di dalam darah juga mampu menurunkan risiko penyakit-penyakit berbahaya, seperti gagal ginjal, stroke, kanker, diabetes mellitus, TBC, dan lainnya.

Tidak hanya sebagai pencegah, Posafit dengan ekstrak ikan gabus juga bisa membantu menyembuhkan penyakit kekurangan albumin di dalam darah seperti beberapa contoh di atas.

  1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Selain albumin, ikan gabus juga memiliki kandungan asam amino, seperti arginin, lisin, vialin, glutamin, dan juga histidin bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh agar tubuh selalu dalam keadaan fit sekaligus mempercepat peyembuhan.

  1.  Meningkatkan kualitas ASI

Tidak hanya saat mengandung, masa menyusui juga memerlukan kandungan protein yang tinggi. Protein akan membuat kualitas ASI menjadi baik, dan berfungsi untuk menopang pertumbuhan bayi, seperti pertumbuhan sel otot, otak, dan organ bayi.

Maka dari itu, mengonsumsi suplemen Posafit disarankan untuk ibu agar meningkatkan kualitas ASI. Selain itu, juga akan membantu proses penyembuhan pasca melahirkan.

  1. Memulihkan malnutrisi dan memelihara kesehatan pencernaan

Kandungan albumin pada Posafit yang di dapat dari ekstrak ikan gabus juga dapat memperbaiki gizi buruk pada pasien malnutrisi serta menjaga kesehatan pencernaan.

Kelima manfaat Posafit di atas bisa Anda rasakan bila mengonsumsinya secara rutin dan dengan dosis yang benar.

Dosis menggunakan Posafit

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam suatu produk kesehatan. Dosis ini akan diberikan tergantung pada suatu kondisi tertentu, seperti usia, berat badan, dan kondisi lainnya.

Anda bisa mengonsumsi Posafit sebanyak 1 tablet sebanyak 2 kali sehari, dan dimimum setelah makan.

Untuk ibu hamil dan menyusui, sebaiknya melakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi obat ini. Begitu pula dengan Anda yang memiliki alergi terhadap ikan gabus, tanyakan pada dokter apakah Posafit aman untuk Anda konsumsi atau tidak.

Bila Anda akan melakukan operasi, maka disarankan untuk menghentiikan pemakaian obat ini dua minggu sebelum operasi dilakukan. Selain itu, hentikan pemakaian jika terjadi reaksi alergi.

Anda dapat membeli Posafit melalui Toko SehatQ yang sudah dijamin keaslian produknya.

Penyebab Lahir Meninggal yang Harus Diwaspadai

Melansir Antara, angka bayi lahir meninggal (stillbirth) di Indonesia masih tergolong tinggi. Penyebabnya sendiri ada banyak faktor yang memengaruhi.

Mulai dari permasalahan asupan ibu selama hamil, hingga kondisi medis tertentu. Nah untuk bisa lebih waspada terhadap risiko ini, kamu perlu tahu apa saja faktor penyebabnya.

Pelajari lebih lanjut tentang apa itu stillbirth dan berbagai faktor penyebabnya, langsung saja simak rangkuman di bawah ini.

Apa itu lahir meninggal?

Lahir meninggal (Stillbirth) adalah meninggalnya bayi di dalam kandungan pada usia kehamilan di atas 20 minggu. Biasanya bayi sudah meninggal beberapa jam bahkan minggu sebelum persalinan.

Sangat sedikit kasus di mana bayi meninggal selama proses persalinan. Stillbirth sendiri diklasifikasikan menjadi 3 kategori berdasarkan kapan bayi meninggal.

Berikut 3 jenis stillbirth yang harus kamu tahu:

  • Early stillbirth: janin meninggal pada usia kehamilan antara minggu 20 hingga 27
  • Late stillbirth: janin meninggal pada usia kehamilan antara 28 hingga 36 minggu
  • Term stillbirth: janin meninggal pada usia kehamilan di atas 37 minggu

Siapa yang rentan mengalami stillbirth?

Kasus ini bisa terjadi pada siapapun. Tidak peduli usia kamu, latar belakang sosial ekonomi, ataupun etnis. 

Namun ada beberapa kondisi tertentu yang membuat seorang ibu hamil lebih berisiko mengalami kasus lahir meninggal. Seperti:

  • Merokok, mengonsumsi alkohol, atau menggunakan narkoba
  • Hamil pada usia di atas 35 tahun
  • Kurangnya perawatan prenatal yang baik
  • Mengalami kurang gizi
  • Hamil bayi kembar atau lebih
  • Memiliki riwayat penyakit tertentu yang sudah ada sebelum hamil
  • Obesitas

Dengan mengurangi beberapa faktor risiko di atas, kamu memiliki kesempatan lebih besar memiliki bayi yang sehat.

Penyebab lahir meninggal

Berikut beberapa kondisi atau situasi yang dapat menyebabkan meninggalnya janin di dalam kandungan dan picu stillbirth yang harus kamu waspadai:

1. Solusio plasenta

Ini adalah kondisi di mana plasenta terlepas dari rahim saat bayi belum lahir. Plasenta sendiri berperan penting dalam menyuplai kebutuhan hidup bayi di kandungan.

Mulai dari suplai darah, oksigen, dan nutrisi. Saat plasenta lepas, ini bisa menyebabkan bayi lahir mati. Kondisi lepasnya plasenta ini bisa dipicu oleh banyak faktor. Mulai dari cedera perut hebat, hingga preeklampsia.

2. Preeklampsia

Preeklampsia sendiri merupakan kondisi tekanan darah tinggi dan pembengkakan yang terjadi selama kehamilan.

Jika kamu memiliki kondisi ini saat hamil maka kamu 2 kali lebih berisiko mengalami solusio plasenta dan pada akhirnya membuat kamu lebih berisiko mengalami kasus bayi lahir mati.

3. Infeksi

Melansir Tommy’s, satu dari 10 bayi yang lahir meninggal terjadi karena ibu yang terinfeksi selama kehamilannya.

Infeksi yang terjadi pada vagina dapat berpindah dan memasuki ke dalam rahim. Seperti contohnya adalah infeksi streptokokus klamidia grup B, klebsiella, enterococcus, haemophilus influenzae, mycoplasma atau ureaplasma, dan escherichia coli (E.coli).

4. Kegemukan

Saat hamil ibu perlu memastikan memiliki berat badan yang normal, jangan sampai kegemukan apalagi obesitas.

Saat obesitas dan memiliki kelebihan jumlah lemak dan bisa berdampak negatif pada kehamilan. 

5. Riwayat penyakit ibu

Ibu hamil yang memiliki riwayat penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, tiroid, hingga infeksi virus atau bakteri memiliki risiko lebih tinggi mengalami lahir meninggal (stillbirth).

Maka dari itu pastikan kamu melakukan cek kesehatan dan cek kehamilan rutin untuk bisa mencegah terjadinya kasus bayi lahir meninggal.

Apa Kegunaan Tonicard?

Tonicard adalah suplemen kesehatan yang mengandung anti oksidan guna membantu menangkal radikal bebas dan juga mencegah sel jaringan dalam tubuh.

Tonicard digunakan untuk memelihara kesehatan tubuh. Dan selain itu, tonicard ini juga baik untuk digunakan dalam membantu kesehatan pada jantung, hati, ginjal serta pankreas. Akan tetapi, tonicard ini bukan suplemen yang khusus untuk mengobati seperti penyakit jantung, hati, ginjal, serta pankreas.

Terdapat beberapa khasiat dan kegunaan pada tonicard kaplet ini, diantaranya yaitu:

  • Untuk membantu memelihara atau menjaga kesehatan tubuh.
  • Terdapat antioksidan yang berlimpah guna menangkal radikal bebas.


Radikal bebas bisa masuk ke dalam tubuh dengan perantara udara, pori – pori, serta melalui makanan dan juga minuman yang telah dikonsumsi. Jika radikal bebas ini dibiarkan, maka akan bahaya untuk tubuh karena radikal bebas mampu mengakibatkan sel dan jaringan tubuh mengalami kerusakan jika dibiarkan saja.

  • Mengurangi dan meminimalisir adanya gejala kekurangan Ubidecarmone (CoQ10) yang ada pada tubuh seperti tubuh yang mudah lelah, tubuh tersasa pegal dan juga gemetaran.
  • Mampu digunakan untuk membantu kesehatan jantung, hati, ginjal serta pankreas.

Obat ini tergolong obat yang bebas, yang artinya obat ini dapat digunakan tanpa adanya resep dokter. Obat bebas juga biasa dikenal dengan sebutan obat OTC, di mana terdapat 2 macam yaitu obat bebas dan juga obat bebas terbatas. 

Dalam menyimpan obat ini Anda harus menyimpannya di tempat kemasan yang asli atau anda juga dapat menyimpannya di tempat yang kering atau sejuk serta tertutup pada suhu ruangan.

Cara mengkonsumsi obat ini sangatlah mudah yaitu dengan mengonsumsi nya sebelum ataupun sesudah makan dengan dosis satu hari 1 kali dan sekali minum hanya 1 kapsul untuk orang dewasa. Tidak usah khawatir karena tonicard ini bisa dikonsumsi tanpa menggunakan resep dari dokter, yang penting sesuai dengan dosis yang telah dilampirkan. 

Efek samping dalam mengonsumsi obat Tonicard

Dalam obat tonicard ini belum ada efek samping yang tertera atau yang dilaporkan. Namun, hentikan mengonsumsi suplemen tonicard ini jika muncul adanya reaksi alergi atau efek samping yang aneh atau tidak biasa.

Efek samping pada tonicard ini juga mungkin terjadi karena Anda baru saja memulai mengonsumsi obat ini, mengurangi atau juga menambah dosis obat tanpa melihat dosis yang sudah seharusnya, dan juga jika Anda mulai berhenti mengonsumsinya. 

Walaupun tidak ada efek samping yang signifikan, Anda harus tetap waspada akan adanya efek samping yang mungkin terjadi seperti efek samping penggunaan obat pada umumnya yakni sakit kepala atau pusing, mulut menjadi kering, gatal-gatal, sembelit, diare, mual, muntah, tubuh terasa lelah dan terdapat nyeri pada otot.

Anda dapat memeriksakan diri Anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan pemeriksaan lebih lanjut, sehingga Anda tahu mengapa reaksi seperti itu muncul pada tubuh Anda.  

Tonicard ini tidak dapat digunakan untuk orang yang memiliki kondisi kesehtan tertentu yang ada di dalam tubuh seperti : Hipersensitif, kondisi ini merupakan kondisi yang mana system kekebalan tubuh yang bereaksi secara berlebihan pada suatu zat yang mungkin terkandung pada kandungan tonicard ini. 

Kondisi ini sudah sering terjadi, namun Anda juga harus hati – hati karena hipersensitif ini bisa berakibat fatal jika terjadi berulang – ulang kali dan apabila tidak segera ditangani.

Jangan lupa untuk selalu melihat expired date atau masa berlakunya obat ini, karena jika meminum obat yang sudah kedaluarsa atau expired ini sangat bahaya, karena mampu menjadikan obat todak lagi efektif atau malah menjadikannya berisiko. 

Hal ini mungkin disebabkan karena adanya perubahan komposisi kimia atau juga disebabkan karena penurunan tingkat keampuhan kandungan terhadap obat. Segera periksakan diri Anda ke dokter jika Anda tidak sengaja meminum obat yang sudah expired, agar Anda segera di periksa dan di tangani lebih lanjut. 

Kenali Penyebab dan Faktor Risiko Radang Sendi (Arthritis)

Radang sendi (arthritis) merupakan kondisi yang ditandai dengan kekakuan dan peradangan maupun pembengkakan pada sendi. Hal ini bukan satu jenis penyakit, tapi cara umum untuk merujuk pada nyeri sendi atau penyakit sendi. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), ada sekitar 52,5 juta orang dewasa di Amerika memiliki beberapa jenis radang sendi dengan perbandingan 1 dari 5 orang. 

Pada awal kondisi tersebut, Anda mungkin mengalami ketidaknyamanan ringan. Sebab, gejalanya bisa memburuk seiring berjalannya waktu dan tidak terbatas usia. Akibatnya, hal itu sangat memengaruhi keterbatasan aktivitas ataupun kerja Anda sehari-hari. 

Perlu Anda ketahui bahwa ada berbagai faktor risiko terkait dengan jenis radang sendi. Apabila memahami penyebab dan faktor risiko radang sendi lebih dini, Anda bisa mengambil tindakan pencegahan untuk ke dokter. Hal itu bisa membantu menjaga gejala Anda agar tidak memburuk atau menunda timbulnya kondisi tersebut.

Apa yang menyebabkan radang sendi? 

Ada banyak jenis radang sendi, tapi dua kategori utama adalah osteoarthritis (OA) dan rheumatoid arthritis (RA). Setiap jenis radang sendi itu memiliki penyebab yang berbeda. 

Kehausan Sendi 

OA paling sering disebabkan dari kehausan pada sendi. Sebab, penggunaan sendi dari waktu ke waktu dapat berkontribusi pada kerusakan tulang rawan pelindung di sendi Anda. Hal itu bisa mengakibatkan tulang bergesekan dengan tulang.  Perasaan itu bisa sangat menyakitkan sehingga membatasi gerakan. 

Inflamasi 

Sistem kekebalan tubuh yang menyerang dirinya sendiri bisa disebut rheumatoid arthritis (RA). Secara khusus, hal itu menyerang membran yang mengelilingi bagian persendian sehingga dapat mengakibatkan sendi meradang atau bengkak, kerusakan tulang rawan dan tulang, hingga akhirnya nyeri. Kemungkinan, Anda juga mengalami gejala peradangan lain seperti demam dan kehilangan nafsu makan. 

Metabolik 

Saat tubuh memecah purin hal itu akan membentuk asam urat. Apabila tubuh tidak dapat membuangnya, asam menumpuk sehingga membentuk kristal seperti jarum pada persendian. Hal itu mengakibatkan titik sendi yang ekstrim dan tiba-tiba atau serangan asam urat yang datang dan pergi, bahkan bisa menjadi kronis apabila tidak diobati.

Infeksi 

Terkadang, cedera traumatis atau infeksi pada persendian dapat meningkatkan perkembangan artritis. Misalnya, artritis reaktif merupakan jenis radang sendi yang dapat mengikuti beberapa infeksi. Termasuk infeksi menular seksual seperti infeksi jamur, klamidia, dan penyakit bawaan makanan.

Penyebab lainnya 

Kondisi kulit dan organ lainnya juga dapat mengakibatkan radang sendi (arthritis) seperti psoriasis, penyakit kulit yang disebabkan oleh pergantian sel kulit yang berlebihan. 

Ada pula sjogren, yaitu gangguan yang dapat menyebabkan penurunan air liur dan air mata, dan penyakit sistemik. Selanjutnya, penyakit radang usus atau kondisi yang mencakup radang saluran pencernaan seperti penyakit crohn atau kolitis ulserativa. 

Apa saja risiko dari radang sendi? 

Radang sendi (arthritis) bisa terjadi tanpa diketahui penyebabnya. Namun, ada juga faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda untuk semua jenis radang sendi sebagai berikut. 

Faktor usia. Usia lanjut meningkatkan risiko seseorang terkena jenis radang sendi seperti radang sendi, asam urat, dan osteoartritis. 

Obesitas. Kelebihan berat badan juga dapat meningkatkan risiko seseorang terkena OA karena memberi lebih banyak tekanan pada persendian. 

Riwayat cedera sebelumnya. Mereka yang mengalami cedera sendi karena berolahraga, kecelakaan mobil, ataupun kejadian lain lebih cenderung mengalami radang sendi di kemudian hari. 

Riwayat keluarga. Anda kemungkinan bisa menderita radang sendi apabila orang tua atau saudara kandung Anda menderita jenis radang sendi. 

Jenis Kelamin. Wanita lebih cenderung menderita RA daripada pria, sedangkan pria lebih mungkin menderita asam urat.

Bahkan, apabila Anda tidak merasakan gejalanya, Anda harus mendiskusikan potensi risiko radang sendi dengan dokter Anda sehingga pencegahan bisa dilakukan untuk menunda radang sendi tersebut.

Jenis-jenis radang sendi

Seperti lokasi radang sendi yang bervariasi, tidak semua orang akan memiliki jenis radang sendi yang sama. Berikut ini jenis-jenis radang sendiri yang perlu Anda ketahui. 

Osteoartritis (OA) 

OA merupakan jenis radang sendi yang paling umum. Faktor risiko terbesar yang memengaruhinya adalah faktor usia. Rasa sakit dan kekakuan normal yang terkait dengan bertambahnya usia tidak hilang ketika Anda memiliki mengalami kondisi tersebut. Sebab, cedera sebelumnya di masa kanak-kanak dan dewasa juga dapat mengakibatkan osteoartritis. 

Arthritis Rheumatoid (RA) 

RA merupakan jenis arthritis yang paling umum kedua. Pada orang yang berusia kurang dari 16 tahun, ini disebut juvenile inflammatory arthritis. Jenis penyakit autoimun itu mengakibatkan tubuh menyerang jaringan di persendian.  

Bahkan, Anda memiliki risiko lebih besar terkena bentuk arthritis ini apabila Anda sudah memiliki jenis gangguan autoimun lain, seperti lupus, tiroiditis hashimoto, ataupun multiple sclerosis.  Rasa sakit dan pembengkakan yang terlihat, terutama di tangan, menjadi ciri kondisi ini. 

Asam Urat 

Asam urat merupakan jenis radang sendi ketiga yang paling umum. Ketika asam urat menumpuk, ia mengkristal di sekitar persendian. Kristalisasi itulah yang memicu peradangan sehingga sulit dan menyakitkan bagi tulang untuk bergerak. Tanda-tanda asam urat biasanya dimulai pada jari kaki, tapi dapat terjadi pada persendian lain di tubuh. 

Kapan Anda harus ke dokter? 

Radang sendi dapat mempersulit mobilitas Anda, termasuk kemampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Idealnya, Anda harus menemui dokter sebelum kondisi Anda berada pada stadium lanjut.  Itulah mengapa penting untuk mengetahui kondisi ini, terutama jika Anda berisiko mengalaminya. Waktu yang direkomendasikan untuk menemui dokter adalah saat Anda mengalami hal seperti berikut. 

– pembengkakan sendi 

– nyeri

– kemarahan 

– sulit menggerakkan sendi tertentu 

Dokter Anda akan mendengarkan gejala Anda dan mengevaluasi riwayat medis dan keluarga Anda. Biasanya, Seorang dokter dapat menyebabkan anda untuk melakukan pengujian lebih lanjut seperti darah, urin, tes cairan sendi, atau studi pencitraan (sinar-x atau ultrasound). Tes-tes itu dapat membantu menentukan jenis radang sendi yang Anda alami. 

Karena itu, perhatikan kondisi persendian Anda dan segeralah berkonsultasi ke dokter untuk mengidentifikasi area cedera atau kerusakan sendi. Dengan begitu, Anda bisa melakukan pencegahan dan penanganannya dengan cepat.

Elanos Kaplet

Elanos kaplet merupakan vitamin yang berfungsi untuk memperbaiki daya tahan dan menambah imun tubuh. Didalam Elanos kaplet terdapat kandungan ekstrak Black elderberry sebanyak 400 mg, vit C 100mg, Echinacea purpurea 250mg, dan Zink pikolinat sebanyak 5mg.  

Black elderberry memiliki antioksidan yang tinggi sehingga mampu meningkatkan sistem kekebalan serta imun pada tubuh. Selain itu kandungannya juga dinilai mampu mengurangi peradangan yang terjadi akibat demam, serta membantu mencegah dan meredakan gejala pilek dan flu. 

– Kandungan vit C didalam vitamin membantu sel dalam tubuh dan menjaganya agar tetap sehat. 

Echinacea purpurea memiliki sifat imunostimulator (zat yang mampu meningkatkan sistem imun) serta sifat anti-inflamasi yang baik bagi tubuh terlebih jika dalam kondisi flu. 

– Kandungan zink pikolinat sangat baik digunakan untuk terus menjaga sistem kekebalan tubuh. Selain itu, kandungannya juga dapat digunakan untuk mempercepat proses pemulihan sehabis sakit.

Berbagai manfaat Elanos kaplet:

– Membantu memperbaiki sistem imun dan daya tahan tubuh

– Membantu meredakan gejala flu dan batuk

– Membantu pemulihan setelah sakit

Cara dan dosis penggunaan vitamin:

Gunakan Elanos kaplet 1kali/hari sesudah makan.

– Dewasa dan anak diatas 12 tahun: 1 tablet 3 kali/hari 

– Pencegahan: gunakan 2 kali/hari 1 tablet

Cara penyimpanan vitamin:

Simpan Elanos kaplet ditempat yang kering, sejuk, dan tidak lembab. 

Jauhkan dari sinar paparan sinar matahari langsung

Perhatikan tanggal kadaluarsa produk

Harga: 

Elanos tablet dijual dengan harga Rp 124.000 per/3strip (10tablet/strip)

Apakah penggunaan Elanos kaplet mampu menimbulkan efek samping?

Penggunaan vitamin sesuai anjuran umumnya jarang menimbulkan efek samping. Namun terdapat beberapa efek samping yang mungkin terjadi setelah penggunaan obat. Beberapa diantaranya adalah:

– Reaksi alergi

– Masalah pencernaan

– Mual muntah

Hentikan penggunaan vitamin jika efek yang ditimbulkan setelah penggunaan sangat mengganggu. 

Perhatian khusus sebelum penggunaan obat:

– Jangan digunakan pada orang yang memiliki riwayat alergi pada kandungan  didalam vitamin

– Konsultasikan penggunaan vitamin pada dokter jika Anda memiliki masalah ginjal, hati, sembelit parah serta penyakit bawaan parah seperti autoimun, TBC, serta HIV/AIDS.

– Wanita hamil atau ibu menyusui harus mengkonsultasikan penggunaan vitamin pada dokter

– Beritahu dokter jika Anda mengkonsumsi obat resep atau obat bebas lainnya secara teratur untuk menghindari interaksi yang mungkin terjadi saat menggunakan obat bersamaan dengan vitamin.

Inkompatibilitas ABO, Cermati Gejalanya

Pernah mendengar istilah inkompatibilitas ABO? Ini merupakan kondisi ketika seseorang menerima transfusi darah yang golongannya berbeda dari golongan darahnya. Perbedaan ini memicu reaksi perlawanan tubuh sehingga menimbulkan sejumlah gejala yang bisa mengarah ke kondisi yang berbahaya. 

Anda mungkin berpikir, pada era modern seperti sekarang hampir mustahil inkompatibilitas ABO terjadi. Namun, adanya kesalahan manusia bisa memicu terjadinya masalah ini. Ada dua penyebab utama terjadinya inkompatibilitas ABO dalam tranfusi darah. Pertama, ada kesalahan dalam memberi tanda label golongan darah pada kantong darah. Lalu yang kedua, ada kesalahan data golongan darah dalam mengisi formulir transfusi darah. 

Sejumlah gejala pun bisa langsung Anda rasakan ketika mendapatkan golongan darah yang tidak sesuai golongan darah Anda. Di mana hampir semua gejala inkompatibilitas ABO menimbulkan ketidaknyamanan dan sangat besar berpengaruh mengganggu aktivitas harian Anda. 

Gelisah 

Perbedaan golongan darah yang Anda terima tidak hanya berpengaruh ke fisik. Mental Anda pun bisa terkena imbasnya. Seseorang yang mengalami inkompatibilitas ABO umumnya akan menjadi sangat gelisah. Perasaan tidak enak seakan ada suatu bahaya yang mungkin terjadi bisa jadi Anda rasakan, tanpa diketahui apa penyebabnya. 

Mual dan Muntah 

Masalah pencernaan bisa muncul akibat inkompatibilitas ABO. Masalah pencernaan yang paling sering menghinggapi penerima transfusi darah yang jenisnya berbeda dibandingkan golongan darahnya adalah mual. Tidak jarang, penerima transfusi darah tersebut juga akan mengalami muntah-muntah. Jika sudah demikian, pastikan asupan cairan Anda terjaga agar tidak mengalami dehidrasi. Apabila mual dan muntah terus berlanjut lebih dari 12 jam, segeralah ke dokter untuk mendapatkan pertolongan. 

Demam 

Perbedaan golongan darah yang masuk ke tubuh akan membuat tubuh bereaksi seperti berhadapan dengan virus, bakteri, maupun mikroorganisme lainnya. Ini karena darah tersebut justru dianggap sebagai perusak. Tubuh akan memberi perlawanan untuk menciptakan kekebalan. Pada saat inilah, Anda akan mengalami demam yang cukup tinggi. Tidak jarang orang yang mengalami inkompatibilitas ABO akan mengalami demam sampai menggigil. 

Nyeri Otot 

Apakah orang yang terkena inkompalitas ABO akan mengalami nyeri? Hal ini sangat mungkin terjadi. Nyeri yang dirasakan biasanya terjadi di bagian otot. Ya, Anda bisa mengalami nyeri otot yang cukup berat hingga membuat Anda lemas dan tidak bisa melakukan kegiatan sehari-hari. 

Sakit Dada 

Orang yang mengalami transfusi darah dengan golongan berbeda dan akhirnya mengalami inkompatibilitas ABO juga bisa mengalami rasa sakit di sekujur tubuh. Bagian tubuh yang paling sering diserang adalah dada. Sakit dada yang menyadar sampai ke perut dan punggung sangat mungkin Anda rasakan. Anda mungkin akan panik karena gejalanya mirip dengan gejala penyakit jantung. Supaya lebih pasti dan tidak salah penanganan, cepatlah untuk memeriksakan diri ke dokter. 

Urine Berdarah

Gejala inkompatibilitas ABO juga bisa terlihat dari urine Anda. Bukan dari warna urine yang jernih atau keruh, gejala justru terlihat dari sertaan yang mengalir lewat urine Anda. Di mana dalam kasus inkompatibilitas ABO, Anda bisa mengalami urine yang disertai darah. 

Sesak Napas 

Kondisi inkompabilitas ABO yang parah bisa menimbulkan syok pada seseorang. Tentunya jika kondisinya demikian, penanganan medis mesti segera dilakukan untuk mencegah kegawatan yang mengancam nyawa. Syok yang terjadi akibat inkompatibilitas ABO mengarah pada gejala sesak napas yang cukup parah. 

Penyakit Kuning 

Coba perhatikan warna kulit dan mata Anda sesaat setelah menerima donor darah. Jika semuanya tampak normal, Anda tidak perlu khawatir. Namun, kewaspadaan dan tindakan cepat harus diberikan apabila kulit dan mata Anda menjadi menguning. Pasalnya, kondisi menguning ini merupakan gejala khas dari inkompatibilitas ABO yang bisa dialami oleh tiap orang, bahkan oleh bayi sekalipun. 

*** 

Inkompatibilitas ABO memang sudah jarang terjadi saat ini. Namun jika Anda dalam “masa sial” hingga menerima golongan darah yang berbeda dari golongan darah Anda dan menimbulkan reaksi tubuh berupa gejala di atas, jangan ragu untuk mendapatkan penanganan medis. 

Apa Saja Gejala Dari Munculnya Sifat Iritabilitas

Iritabilitas melibatkan perasaan marah atau frustrasi yang sering muncul bahkan untuk hal-hal terkecil, orang yang mudah tersinggung.

Sementara iritabilitas bisa menjadi normal dan setiap orang mengalaminya sesekali, itu juga bisa menjadi indikator kondisi yang mendasarinya.

Jika Anda mengalami perasaan lekas marah yang terus-menerus, menyebar, atau menyusahkan, bicarakan dengan dokter Anda. Perasaan seperti itu dapat menjadi berlebihan dan mengganggu kehidupan sehari-hari Anda, sehingga sulit untuk menyelesaikan tugas normal Anda sehari-hari dan dapat mengganggu hubungan Anda dengan orang lain.

Iritabilitas mungkin merupakan gejala dari beberapa hal termasuk stres, depresi, gangguan stres pasca-trauma (PTSD), penggunaan narkoba, kecemasan, gangguan bipolar, sindrom pramenstruasi (PMS), kurang tidur, gangguan spektrum autisme, demensia, nyeri kronis, dan skizofrenia.

Stres 

Mengalami masa stres dapat membuat seseorang merasa lebih mudah tersinggung dari biasanya.

Ketika seseorang mengalami peristiwa kehidupan yang penuh tekanan yang mungkin terkait dengan pekerjaan, sekolah, trauma, atau kesedihan mereka mungkin merasa lebih sulit untuk mengelola emosi, dan dapat menjadi kewalahan. Seseorang yang mengalami stres akan berdampak pada kehidupan disekitarnya seperti tidak toleran.

Jika merasa kesulitan oleh stres kehidupan adalah normal, tetapi periode stres yang berkepanjangan dapat menyebabkan kelelahan emosional. Mengenali tanda-tanda awal stres dan mengambil langkah-langkah untuk menghilangkan perasaan ini dapat membantu orang menghindari kelelahan.

Depresi 

Depresi dapat berwujud dalam berbagai gejala dan sering menyebabkan kesedihan, kelelahan, dan lekas marah yang terus-menerus. Salah satu tanda awal depresi atau kambuhnya depresi adalah perasaan iritabilitas yang lebih kuat.

Iritabilitasi pada gejala depresi lebih mungkin terjadi kepada pria dibandingkan wanita, dan sering terjadi bersamaan dengan perasaan agresif, pengambilan risiko, dan penyalahgunaan zat.

National Institute of Mental Health menyatakan bahwa orang mungkin mengalami depresi jika mereka mengalami salah satu gejala selama 2 minggu atau lebih diantaranya : 

  • Perasaan bersalah, tidak berharga, atau putus asa
  • Kehilangan minat pada aktivitas yang dulunya menyenangkan
  • Kelelahan
  • Masalah konsentrasi atau memori
  • Sakit kepala
  • Masalah pencernaan
  • Terjadinya perubahan nafsu makan 

Tidak semua orang mengalami setiap gejala depresi. Berbagai penyebab bermacam-macam pada tingkatan keparahan serta durasi. 

Kecemasan

Perasaan cemas sering muncul sebagai respons terhadap situasi stres dalam hidup, seperti masalah di tempat kerja, mempersiapkan ujian penting, atau mengalami perubahan hidup yang signifikan. Kecemasan semacam ini akan begitu saja berlalu ketika situasi stres menghilang.

Namun, kecemasan dapat bertahan lama atau memburuk dari waktu ke waktu dan dapat sangat mempengaruhi aktivitas sehari-hari, kinerja, dan hubungan pribadi seseorang.

Jika seseorang memiliki kecemasan atau kekhawatiran berlebihan yang berlangsung selama 6 bulan atau lebih, mereka mungkin mengalami gangguan kecemasan umum, yang memengaruhi hingga 20% orang dewasa di AS setiap tahun.

Gejala ini dapat terjadi pada jenis gangguan kecemasan lainnya dan mungkin termasuk:

  • Iritabilitas
  • Detak jantung yang cepat
  • Pernapasan dangkal
  • Ketegangan otot
  • Kesulitan berkonsentrasi atau membuat keputusan
  • Masalah tertidur atau tetap tertidur

Orang mungkin juga mengalami kepanikan. Kecemasan mengacu pada waktu ketakutan yang intens, atau tanpa peringatan dan memuncak dalam beberapa menit. Pemicu yang terjadi bervariasi setiap orang, dan mungkin tidak selalu terlihat.

Orang yang mengalami kecemasan selalu mikirkan hal-hal yang belum terjadi. Selalu berpikir keras agar menghindari situasi, tempat, atau perilaku yang dapat memicu serangan. Memikirkan pemicu dan kecemasan dapat membuat seseorang merasa kewalahan dan mudah tersinggung.

Gangguan fobia

Fobia merupakan ketakutan pada suatu objek, orang, serta pada situasi tertentu. Bagi orang yang  fobia akan merasa kebinungan, panik, dan lebih mudah tersinggung daripada biasanya.

Orang yang memiliki gangguan fobia mungkin merasakan ketakutan atau kecemasan yang intens tentang:

  • Penerbangan
  • Ketinggian
  • Jarum
  • Darah
  • Situasi sosial
  • Hewan tertentu

Sindrom pramenstruasi

Sndrom pramenstruasi merupakan tidak seimbangnya hormon yang mengakibatkan  perubahan suasana hati dan mudah marah.

PMS sangat umum, dengan lebih dari 90% orang melaporkan gejala PMS dalam seminggu atau dua minggu sebelum menstruasi.

Gejala umum PMS lainnya meliputi:

  • Sakit kepala
  • Kelelahan
  • Suasana hati yang rendah
  • Meningkatnya kecemasan
  • Mudah menangis
  • Mengidam makanan
  • Perut kembung
  • Payudara lembut atau bengkak
  • Sembelit atau diare

Jika seseorang mengalami ketersinggungan yang parah, depresi, atau kecemasan menjelang menstruasi, mereka mungkin mengalami gangguan disforik pramenstruasi. Kondisi ini mempengaruhi hingga 5% wanita usia subur. Seorang dokter dapat memberikan informasi tentang pilihan pengobatan untuk gangguan disforik pramenstruasi.

Perawatan 

Perawatan untuk iritabilitas tergantung pada diagnosis dokter. Menghilangkan perasaan iritabilitas melibatkan penyebab yang mendasarinya.

Untuk ketersingungan yang disebabkan oleh kondisi kesehatan mental seperti kecemasan atau depresi, dokter dapat merekomendasikan psikoterapi, obat-obatan, atau kombinasi keduanya. Obat-obatan seperti antidepresan dan obat penstabil suasana hati lainnya dapat diresepkan.

Untuk gejala yang disebabkan oleh kondisi medis seperti ketidakseimbangan hormon atau diabetes, dokter akan merekomendasikan perawatan yang sesuai dengan kebutuhan.

Terlepas dari penyebab yang mendasarinya, dokter akan merekomendasikan untuk mengatur gaya hidup yang dapat membantu meningkatkan mood Anda. Tidur lebih banyak dan mengikuti diet sehat, misalnya, mungkin bisa membantu.

Alami Alis Rontok, Kenali Beberapa Penyebabnya Berikut Ini

Alis rontok dalam istilah medis disebut sebagai hipotrikosis atau madarosis alis. Kondisi ini bisa terjadi pada laki-laki dan perempuan. Penyebab alis rontok bisa karena faktor alami seperti usia atau indikasi dari kondisi kesehatan tertentu yang disertai oleh kulit gatal atau kemerahan. Oleh karena itu, kenali beberapa penyebab alis rontok berikut ini untuk mendapatkan penanganan yang tepat:

Kekurangan Nutrisi

Tubuh membutuhkan asupan nutrisi tertentu dari makanan agar bisa memproduksi rambut yang sehat, termasuk alis dan bulu mata. Jika kekurangan nutrisi, maka akan berpengaruh terhadap kesehatan rambut, salah satunya yaitu menyebabkan alis rontok. Beberapa kandungan nutrisi yang penting bagi pertumbuhan rambut dan alis agar kuat dan sehat antara lain yaitu asam lemak, biotin atau vitamin B7, zinc, serta vitamin A.

Gangguan Hormon

Alis rontok bisa terjadi karena adanya ketidakseimbangan hormon seperti hipertiroidisme dan hipotiroidisme. Hipertiroidisme merupakan kondisi ketika tubuh terlalu banyak memproduksi hormon tiroid, sedangkan hipotiroidisme yaitu kondisi ketika tubuh terlalu sedikit memproduksi hormon tiroid. Umumnya, alis rontok yang disebabkan gangguan kelenjar tiroid ini bersifat sementara sampai kadar hormon tiroid kembali normal.

Faktor Usia

Seiring dengan pertambahan usia, maka rambut pada bagian tubuh seperti rambut, bulu mata, termasuk alis akan menjadi rontok. Folikel tubuh akan berhenti memproduksi rambut saat tubuh menua. Kekuatan rambut juga lemah dan batang rambut semakin halus sehingga memudahkan untuk rontok.

Penyakit Autoimun

Penyakit autoimun merupakan penyakit yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh keliru dan menyerang sel-sel sehat di dalam tubuh. Beberapa penyakit autoimun yang bisa menimbulkan gejala alis rontok di antaranya yaitu:

  • Alopecia areata, yaitu kondisi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang folikel rambut yang menyebabkan kerontokan rambut secara tiba-tiba. Pada beberapa kasus penyakit autoimun ini juga membuat bulu mata dan alis rontok
  • Alopecia frontal fibrosing, yaitu salah satu tipe Alopecia yang umumnya dialami oleh wanita dengan usia menopause. 39% penderita kondisi ini mengalami gejala alis rontok, kemudian disusul kerontokan pada rambut di kepala dan berkembang menjadi kebotakan
  • Lupus discoid erythematosus, yaitu penyakit autoimun kronis yang menyerang kulit dengan gejala rambut dan alis rontok, pitak permanen, serta munculnya ruam merah seperti sisik yang bisa menebal dan menimbulkan luka

Penyakit Kulit

Penyakit kulit dapat memengaruhi pertumbuhan dan kesehatan rambut karena folikel rambut terletak di bawah kulit. Umumnya, penderita penyakit kulit mengalami alis rontok karena kulit meradang, kulit kering, atau rasa gatal di area alis. Beberapa penyakit kulit yang bisa dapat menyebabkan alis rontok di antaranya yaitu:

  • Dermatitis atopik, yaitu kondisi peradangan pada kulit yang bisa menimbulkan gatal, kulit kemerahan dan iritasi
  • Dermatitis seboroik, yaitu kondisi peradangan pada kulit yang disebabkan oleh jamur atau minyak yang diproduksi secara berlebihan oleh kulit, sehingga muncul ketombe termasuk pada alis yang bisa membuat alis rontok
  • Dermatitis kontak, yaitu kondisi peradangan pada kulit yang disebabkan reaksi alergi kulit dengan zat pemicu alergi, misalnya detergen atau parfum
  • Psoriasis, yaitu kondisi ketika jaringan kulit terlalu cepat memperbanyak sel yang ditandai dengan bintik merah, tebal, dan berkerak. Bintik tersebut dapat menghalangi folikel rambut dan mengganggu pertumbuhan rambut sehingga mempermudah alis rontok

Efek Samping dari Konsumsi Obat

Beberapa jenis obat dan pengobatan tertentu memiliki efek samping berupa kerontokan rambut, termasuk alis rontok, di antaranya yaitu:

  • Acitretin, yaitu obat retinoid yang digunakan untuk mengobati penyakit kulit seperti psoriasis
  • Asam valproat, yaitu obat antikonvulsan yang digunakan untuk mengobati kejang-kejang serta kondisi bipolar
  • Pengobatan kemoterapi, yang ditujukan untuk menyerang semua sel yang cepat membelah diri seperti sel kanker. Folikel rambut juga memiliki kemampuan untuk memperbanyak sel rambut sehingga bisa terkena efek samping dari pengobatan ini dan membuat alis rontok

Bintik Putih di Mata, Berbahayakah?

Hanya ada beberapa kasus bintik putih di mata, dan kebanyakan bisa diobati dengan mudah. Bintik putih di mata biasanya disebabkan oleh corneal ulcer dan pingueculas, dengan tingkat keparahan yang bervariasi. Beberapa bintik putih di mata bisa tidak terlihat bahkan hingga Anda tidak menyadari kondisi ini, namun dalam beberapa kasus bintik tersebut dapat menyebabkan rasa tidak nyaman. Gangguan mata apapun dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang terhadap penglihatan Anda. Meskipun rasa tidak nyamant tersebut bersifat ringan, selalu cari bantuan medis secepatnya apabila bintik putih di mata muncul. 

Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan bintik putih di mata di antaranya adalah ulcer, pingueculas, dan kanker. Corneal ulcer dapat menyebabkan kerusakan penglihatan permanen. Bahkan apabila bintik putih di mata ini tidak diobati, corneal ulcer dapat menyebabkan kebutaan. Ulcer atau ulkus terjadi ketika kornea rusak. Penyebab kerusakan tersebut di antaranya adalah sesuatu memukul atau menembus bola mata, luka bakar, gangguan akibat lensa kontak, dan garukan parah akibat benda asing. Apabila suatu hal menembus permukaan kornea, infeksi dapat terjadi. Kuman yang dapat menyebabkan infeksi pada kornea di antaranya adalah bakteri, jamur fusarium, parasit acanthamoeba, dan virus herpes simplex. Kondisi lain yang dapat menyebabkan corneal ulcer di antaranya adalah alergi mata, termasuk alergi terhadap makeup kosemtik dan alergi yang ditularkan lewat udara; gangguan sistem kekebalan tubuh seperti multiple sclerosis; dan penyakit peradangan seperti psoriasis. 

Pingueculas adalah penyebab lain bintik putih di mata. Kondisi ini dapat terjadi ketika mata terpapar sinar ultraviolet, terkena debu atau pasir, kering akibat paparan angin, serta iritasi akibat penggunaan lensa kontak. Bintik pinguecula berwarna putih atau kuning dan terdiri dari penumpukan lemak atau protein. Pingueculas muncul pada daerah conjunctiva, penutup transparan bagian putih bola mata. Bintik putih di mata ini biasanya berbentuk tidak teratur dan biasanya terbentuk di bagian mata yang berdekatan dengan hidung. Penyebab bintik putih di mata yang lain adalah kanker. Kanker dapat terbentuk di bola mata, seperti melanoma mata, karsinoma sel skuamosa, limfoma, dan retinoblastoma. Kanker mata meskipun dikenal ada sangat jarang untuk ditemui. Beberapa jenis kanker memiliki penyebab lingkungan, seperti paparan sinar matahari. Dalam kasus lain, kanker dapat terjadi akibat faktor genetik. 

Gejala yang perlu diwaspadai

Corneal ulcer, pinguecula, dan kanker mata memiliki gejala yang serupa, seperti iritasi pada bola mata, kemerahan di sekitar mata, dan pandangan yang kabur atau buram. Gejala spesifik corneal ulcer di antaranya adalah produksi air mata yang berlebih, sensitivitas terhadap cahaya, nanah atau keluarnya cairan tidak normal, rasa nyeri parah, pembengkakan kelopak mata, dan pandangan yang kabur. Sementara itu, gejala pinguecula yang lain di antaranya adalah tampilan pembuluh darah yang berlebih, sensasi seperti terbakar, gatal-gatal, dan rasa menyengat. Di sisi lain, kanker mata awalnya dapat terlihat seperti kondisi yang ringan. Tes mata akan dapat membantu dokter mendiagnosis kanker mata. Adapun gejalanya adalah tonjolan pada mata, bercak hitam yang tumbuh seiring dengan berjalannya waktu, benjolan pada kelopak mata atau bola mata yang terus membesar, dan gangguan penglihatan. 

Jika Anda memiliki bintik putih di mata, hubungi dokter secepatnya. Terutama apabila gejala yang dirasakan tidak kunjung sembuh setelah satu atau dua hari. Anda perlu mengunjungi dokter dan memeriksakan diri apabila adanya perubahan penglihatan dengan cepat, rasa nyeri yang tiba-tiba terjadi, dan adanya cairan tidak normal yang keluar dari mata. 

Pengobatan Diabetes Tipe 2 Alami

Jika Anda sedang mencari cara alami untuk menyeimbangkan gula darah, ada beberapa pengobatan alami yang dapat membantu. Meskipun tidak ada obat ajaib yang menawarkan penyembuhan yang cepat, penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa ada beberapa suplemen dan obat herbal yang mana dapat bermanfaat dalam pengobatan diabetes tipe 2. Terutama apabila obat alami dikombinasikan dengan obat-obatan oral. Penting untuk selalu diingat bahwa gaya hidup yang sehat termasuk diet tinggi serat dan sayuran, serta dikombinasikan dengan olahraga dan teknik mengurangi stres, merupakan kunci dalam pengobatan diabetes tipe 2 ini. 

Sebelum membahas seputar pengobatan diabetes, ada baiknya bagi Anda untuk tahu apa itu diabetes. Gula, dalam bentuk glukosa, adalah sumber utama bahan bakar sel-sel tubuh. Hormon insulin membuat glukosa di dalam darah untuk memasuki sel-sel tersebut. Dalam diabetes tipe 2, faktor genetik dan gaya hidup menyebabkan berkurangnya kemampuan tubuh untuk secara efisien dapat melakukan metabolisme insulin. Hal ini berarti tubuh Anda tidak lagi memproduksi cukup insulin, atau sel-sel tubuh menjadi lebih resisten terhadap efek dari insulin, dan terlalu banyak glukosa mulai menumpuk di aliran darah Anda. Jika level glukosa dalam darah terus tinggi, hal ini dapat merusak mata, jantung, ginjal, dan saraf. Akan tetapi, ada beberapa obat-obatan oral yang dapat membantu, sekaligus beberapa suplemen dan obat-obatan herbal untuk membantu tubuh Anda secara alami menjadi lebih sensitif terhadap insulin serta meningkatkan asupan glukosa pada sel. 

Sebelum memulai penggunaan suplemen baru apapun, pastikan untuk mendiskusikan terapi alternatif apapun dengan dokter. Hal ini disebabkan karena adanya kemungkinan interaksi yang tidak diinginkan dengan obat-obatan yang sedang Anda konsumsi. Dan obat-obatan tersebut mungkin harus disesuaikan guna mencegah gula darah yang rendah, atau dikenal dengan istilah hypoglycaemia. Penting pula untuk diketahui bahwa merawat diri sendiri menggunakan pengobatan alternatif dan menghindari atau menunda perawatan standar untuk diabetes ketika Anda telah mendapatkan diagnosis dapat berbahaya untuk kesehatan. 

  • Ginseng. Meskipun ada beberapa jensi ginseng, studi yang paling menjanjikan pada ginseng dan diabetes telah menggunakan ginseng Amerika. Sebuah analisa meta menunjukkan bahwa ginseng jenis ini dapat meningkatkan kontrol gula darah dan glukosa puasa secara signifikan dengan cara meningkatkan sensitivitas insulin. Anda bisa mencari kapsul dengan ekstrak ginsenoside terstandarisasi sebagai bahan aktif yang ada di dalamnya. 
  • Chromium. Ini adalah mineral jejak yang esensial yang memainkan peran penting dalam metabolisme karbohidrat dan lemak. Chromium dapat membantu sel-sel tubuh merespon insulin dengan benar. Faktanya, sebuah studi menemukan bahwa insiden diabetes lebih rendah pada orang-orang yang mengonsumsi suplemen yang mengandung chromium dalam beberapa bulan sebelumnya. Ada pula studi yang menjanjikan yang menyatakan bahwa suplementasi chromium dapat efektif, namun studi tersebut masih jauh dari kesimpulan yang dapat ditarik. Studi tinjauan baru-baru ini melihat 20 uji terkontrol acak yang berbeda pada chromium dan menemukan bahwa suplementasi dapat mengurangi level glukosa plasma dalam lima dari 20 studi, sementara hemoglobin A1C berkurang sebesar 0,5 persen pada lima dari 14 studi. 

Pengobatan diabetes alternatif di atas tentunya tidak menggantikan pengobatan rekomendasi yang telah direncanakan oleh dokter Anda. Pengobatan alternatif tersebut juga dapat berpotensi memengaruhi keefektifan obat-obatan yang diresepkan oleh dokter. Untuk itu, sebelum Anda memulai menggunakan pengobatan suplementasi untuk diabetes, pastikan berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis profesional. Ini untuk mencegah efek samping negatif yang tidak diinginkan.