Apa yang Terjadi Bila Estrogen, Hormon pada Wanita Berlebihan?

Hormon merupakan salah satu aspek paling penting dalam tubuh manusia. Ketidak seimbangan hormon, entah itu kelebihan atau kekurangan, menyebabkan masalah kesehatan pada diri anda. Estrogen adalah salah satu jenis hormon pada wanita.

Memang, hormon estrogen pada wanita sangat berkaitan dengan fungsi seksual. Hormon pada wanita ini bekerjasama dengan progesteron untuk melancarkan masa menstruasi. Selain itu, hormon ini juga membantu menjaga kesehatan kulit, tulang, payudara, tulang, rambut serta fungsi reproduksi. Saat seorang wanita mengalami pubertas, perubahan fisik pun terjadi sebagai penanda menstruasi. 

Namun, siapa sangka, ketika jumlah hormon estrogen ini terlalu berlebih, ada dampak bahaya yang bisa ditimbulkan. Kelebihan hormon estrogen ini disebut sebagai “hiperestrogenisme”. 

Tanda-Tanda Seseorang Kelebihan Estrogen

Meski estrogen dikenal sebagai hormon pada  wanita, namun pria juga memproduksi estrogen dalam jumlah yang lebih sedikit. Pria dengan kadar estrogen terlalu rendah malah akan mengalami kembung perut serta turunnya performa ranjang. Khusus wanita, kekurangan kadar estrogen membuat mereka mengalami mood swings. 

Nah, bagaimana bila kadar hormon estrogen pada wanita terlalu berlebih?

  1. Anda mungkin akan mengalami kenaikan badan di daerah pinggul, paha serta bokong
  2. Aliran darah saat menstruasi semakin deras
  3. Nyeri yang tak tertahankan sebelum menstruasi
  4. Kelelahan yang tak tertahankan
  5. Berkurangnya gairah seksual
  6. Depresi
  7. Anxiety
  8. Kembung
  9. Kerontokan rambut

Apa Penyebab Seseorang Punya Kadar Estrogen yang Tinggi?

Well, ada banyak sekali alasan kenapa seorang wanita punya kadar estrogen tinggi. Pola makan dan gaya hidup tentunya punya pengaruh besar. Kelebihan vitamin B dan D juga mengakibatkan produksi estrogen berlebih. Selain itu, obesitas dan konsumsi kedelai disinyalir menambah produksi hormon estrogen. 

Bagaimana Cara Mengetahui Seberapa Tinggi Hormon Estrogen dalam Tubuh?

Supaya anda tahu seberapa besar tingkat estrogen dalam tubuh, coba hubungi dokter dan ambil tes hormon. Penggunaan jarum untuk mengambil sampel darah pun akan dilakukan saat prosedur dilaksanakan. Selain dengan pengambilan sampel darah, pengecekan juga bisa dilakukan dengan tes urin dan saliva. 

Nah, setelah kadarnya diketahui, test tingkat estrogen ini akan membantu dokter menganalisa dan mengambil kesimpulan dari beberapa hal berikut:

1. Menganalisa masalah menstruasi

2. Menganalisa kemungkinan terjadinya menopause

3. Mendapatkan penyebab kenapa seorang anak laki-laki belum juga mendapat tanda pubertas

4. Menemukan kemungkinan munculnya tumor atau kanker endometrium

5. Berjaga bila terjadi kehamilan beresiko

6. Menganalisa adanya pembekuan darah penyebab stroke

Well, test estrogen bisa dilakukan oleh semua orang. Hanya saja, untuk mereka yang mengalami hal-hal berikut ini, test estrogen sebaiknya segera dilakukan:

1. Telah berumur 35 tahun

2. Sedang mengalami diabetes

Apa yang Sebaiknya dilakukan Bila Kadar Estrogen Tinggi?

Memang sebaiknya diperlukan konsultasi mendalam ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Tindakan-tindakan berikut ini mungkin disarankan oleh ahli medis:

1. Operasi ooforektomi

Bila kadar hormon pada wanita ini susah dinormalkan, maka jalan terakhir adalah tindakan operasi. Ini dilakukan untuk mengangkat ovarium supaya kelebihan estrogen bisa dikurangi. Tindakan operasi ini biasanya dilakukan pada wanita penderita kanker payudara. 

2. Terapi radiasi

Kemungkinan dokter juga memberikan terapi radiasi untuk menghentikan produksi estrogen yang berlebihan. 

3. Saran konsumsi

Saran konsumsi yang bagus untuk anda yang kelebihan kadar estrogen adalah dengan mengonsumsi beberapa jenis makanan berserat seperti brokoli, bayam dan kangkung. 

4. Diet

Mengurangi kelebihan berat badan juga disarankan untuk mengurangi kadar estrogen pada tubuh. Faktanya, semakin banyak lemak yang ada pada tubuh, kadar estrogen pun semakin tinggi.

Menjaga keseimbangan hormon pada wanita sangatlah penting. Hal ini akan berdampak pada kesehatan tubuh hingga sistem reproduksi yang memengaruhi kesuburan seseorang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *