Inkompatibilitas ABO, Cermati Gejalanya

Pernah mendengar istilah inkompatibilitas ABO? Ini merupakan kondisi ketika seseorang menerima transfusi darah yang golongannya berbeda dari golongan darahnya. Perbedaan ini memicu reaksi perlawanan tubuh sehingga menimbulkan sejumlah gejala yang bisa mengarah ke kondisi yang berbahaya. 

Anda mungkin berpikir, pada era modern seperti sekarang hampir mustahil inkompatibilitas ABO terjadi. Namun, adanya kesalahan manusia bisa memicu terjadinya masalah ini. Ada dua penyebab utama terjadinya inkompatibilitas ABO dalam tranfusi darah. Pertama, ada kesalahan dalam memberi tanda label golongan darah pada kantong darah. Lalu yang kedua, ada kesalahan data golongan darah dalam mengisi formulir transfusi darah. 

Sejumlah gejala pun bisa langsung Anda rasakan ketika mendapatkan golongan darah yang tidak sesuai golongan darah Anda. Di mana hampir semua gejala inkompatibilitas ABO menimbulkan ketidaknyamanan dan sangat besar berpengaruh mengganggu aktivitas harian Anda. 

Gelisah 

Perbedaan golongan darah yang Anda terima tidak hanya berpengaruh ke fisik. Mental Anda pun bisa terkena imbasnya. Seseorang yang mengalami inkompatibilitas ABO umumnya akan menjadi sangat gelisah. Perasaan tidak enak seakan ada suatu bahaya yang mungkin terjadi bisa jadi Anda rasakan, tanpa diketahui apa penyebabnya. 

Mual dan Muntah 

Masalah pencernaan bisa muncul akibat inkompatibilitas ABO. Masalah pencernaan yang paling sering menghinggapi penerima transfusi darah yang jenisnya berbeda dibandingkan golongan darahnya adalah mual. Tidak jarang, penerima transfusi darah tersebut juga akan mengalami muntah-muntah. Jika sudah demikian, pastikan asupan cairan Anda terjaga agar tidak mengalami dehidrasi. Apabila mual dan muntah terus berlanjut lebih dari 12 jam, segeralah ke dokter untuk mendapatkan pertolongan. 

Demam 

Perbedaan golongan darah yang masuk ke tubuh akan membuat tubuh bereaksi seperti berhadapan dengan virus, bakteri, maupun mikroorganisme lainnya. Ini karena darah tersebut justru dianggap sebagai perusak. Tubuh akan memberi perlawanan untuk menciptakan kekebalan. Pada saat inilah, Anda akan mengalami demam yang cukup tinggi. Tidak jarang orang yang mengalami inkompatibilitas ABO akan mengalami demam sampai menggigil. 

Nyeri Otot 

Apakah orang yang terkena inkompalitas ABO akan mengalami nyeri? Hal ini sangat mungkin terjadi. Nyeri yang dirasakan biasanya terjadi di bagian otot. Ya, Anda bisa mengalami nyeri otot yang cukup berat hingga membuat Anda lemas dan tidak bisa melakukan kegiatan sehari-hari. 

Sakit Dada 

Orang yang mengalami transfusi darah dengan golongan berbeda dan akhirnya mengalami inkompatibilitas ABO juga bisa mengalami rasa sakit di sekujur tubuh. Bagian tubuh yang paling sering diserang adalah dada. Sakit dada yang menyadar sampai ke perut dan punggung sangat mungkin Anda rasakan. Anda mungkin akan panik karena gejalanya mirip dengan gejala penyakit jantung. Supaya lebih pasti dan tidak salah penanganan, cepatlah untuk memeriksakan diri ke dokter. 

Urine Berdarah

Gejala inkompatibilitas ABO juga bisa terlihat dari urine Anda. Bukan dari warna urine yang jernih atau keruh, gejala justru terlihat dari sertaan yang mengalir lewat urine Anda. Di mana dalam kasus inkompatibilitas ABO, Anda bisa mengalami urine yang disertai darah. 

Sesak Napas 

Kondisi inkompabilitas ABO yang parah bisa menimbulkan syok pada seseorang. Tentunya jika kondisinya demikian, penanganan medis mesti segera dilakukan untuk mencegah kegawatan yang mengancam nyawa. Syok yang terjadi akibat inkompatibilitas ABO mengarah pada gejala sesak napas yang cukup parah. 

Penyakit Kuning 

Coba perhatikan warna kulit dan mata Anda sesaat setelah menerima donor darah. Jika semuanya tampak normal, Anda tidak perlu khawatir. Namun, kewaspadaan dan tindakan cepat harus diberikan apabila kulit dan mata Anda menjadi menguning. Pasalnya, kondisi menguning ini merupakan gejala khas dari inkompatibilitas ABO yang bisa dialami oleh tiap orang, bahkan oleh bayi sekalipun. 

*** 

Inkompatibilitas ABO memang sudah jarang terjadi saat ini. Namun jika Anda dalam “masa sial” hingga menerima golongan darah yang berbeda dari golongan darah Anda dan menimbulkan reaksi tubuh berupa gejala di atas, jangan ragu untuk mendapatkan penanganan medis. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *