Kenali Gejala Masuk Angin dan Obat yang Tepat dari Sidomuncul

Sebenarnya, istilah masuk angin tidak ada di dalam dunia medis, bahkan dokter menganggapnya sebagai mitos. Namun, di kalangan masyarakat Indonesia masuk angin dikaitkan dengan kondisi tubuh saat merasakan pusing, tidak enak badan, nyeri otot dan sendi, lemas, dan lainnya. 

Penyebab terjadinya masuk angin pun beragam, di antaranya yang paling sering dirasakan akibat paparan suhu yang dingin, seperti kehujanan atau terlalu lama di dalam ruangan ber-AC, dan kelelahan akibat aktivitas berat yang dilakukan sehari-hari. Cara mengobatinya pun beragam, salah satunya dengan mengonsumsi obat herbal Tolak Angin dari Sidomuncul

Tolak Angin adalah produk andalan Sidomuncul yang dipercaya banyak orang dapat menyembuhkan gejala masuk angin, juga meningkatkan daya tahan tubuh. Maka, Sidomuncul mengeluarkan beberapa varian produk yang dapat disesuaikan dengan kondisi Anda.

  1. Tolak angin cair

Produk Sidomuncul yang berwarna kuning satu ini pasti sudah banyak dikenal dan digunakan oleh masyarakat Indonesia. Diformulasikan sejak tahun 1930 dengan bahan-bahan jamu alami, seperti jahe, daun mint, kayu ules, daun cengkeh, adas, dan juga madu sehingga menghasilkan obat herbal yang mampu menghilangkan gejala masuk angin.

Kandungan jahe dan daun mint akan mengatasi rasa mual dan muntah serta kembung karena bersifat anti inflamasi juga antimikroba. Buah adas berfungsi meringankan radang, mengencerkan dan mengeluarkan dahak. Sedangkan daun cengkeh dan madu yang mampu atasi gangguan pencernaan. Maka, gabungan bahan alami tersebut memberikan khasiat yang ampuh menghilangkan gejala masuk angin.

  1. Tolak angin anak 

Masuk angin tidak hanya dirasakan oleh orang dewasa, tetapi juga anak kecil. Tolak angin anak dapat dijadikan pilihan bila anak Anda mengalami keluhan pusing (meriang), mulas, kembung, dan pusing. 

Kandungan yang ada di dalam Tolak Angin Anak produk Sidomuncul ini sama seperti dengan Tolak Angin dewasa, namun terdapat ekstrak Bubali Cornu (Tanduk) yang diyakini dalam pengobatan tradisional di China sudah banyak digunakan sebagai penurun demam. 

Produk Sidomuncul yang satu ini dapat dikonsumsi oleh anak berusia di atas satu tahun dengan takaran 3 sachet per hari hingga keadaan anak Anda membaik.

  1. Tolak angin sugarfree

Bila Anda pengidap diabetes tetapi sedang mengalami gejala masuk angin, maka varian Sidomuncul yang satu ini pilihannya. Tolak Angin Sugar Free ini telah diformulasikan dari ekstrak bahan-bahan alami pilihan sehingga aman dikonsumsi bagi Anda yang sedang melakukan pantangan gula

  1. Tolak linu

Seperti yang sudah disebutkan bahwa salah satu tanda bahwa Anda mengalami masuk angin adalah adanya nyeri pada otot dan sendi akibat aktivitas yang berlebihan. Maka dari itu, Anda dapat mengonsumsi Sidomuncul Tolak Linu untuk menghilangkan rasa nyeri tersebut.

Di dalamnya, terdapat beberapa bahan alami yang berbeda dengan Tolak Angin cair, seperti ekstrak Panax Gingseng yang membantu merangsang aktivitas fisik dan mental bagi Anda yang merasa lelah. 

Lengkuas yang memberikan efek antioksidan, yakni mengurangi peradangan dan nyeri pada bagian yang terasa linu, mengobati asma, menurunkan kolesterol, juga gejala lainnya seperti sakit perut dan masalah pencernaan.

Lempuyang dan temulawak, berfungsi sebagai penambah nafsu makan. Sebab, pada saat Anda merasakan masuk angin dan nyeri di beberapa bagian tubuh biasanya Anda juga akan mengalami penurunan nafsu makan. Selain itu, lempuyang juga bisa meringankan nyeri perut.

Hingga bahan alami Cabai Jawa yang diyakini bisa menurunkan demam, serta mengobati sakit kepada dan flu.

  1. Tolak angin flu

Bila Anda merasakan gejala selesma, Sidomuncul Tolak Angin Flu adalah pilihannya. Gejala selesma yang dapat diatasi, yakni hidung tersumbat, pilek, sakit kepala, dan badan yang terasa pegal. 

Berbeda dengan varian lainnya yang dapat diminum kapanpun, Tolak Angin Flu ini hanya diperbolehkan dikonsumsi hanya pada saat sakit karena mengandung ekstrak tanaman Valerian yang dapat menyebabkan kantuk.

Kelima varian produk Sidomuncul inilah yang dapat meredakan gejala-gejala yang sedang Anda alami, mulai dari masuk angin karena kelelahan, hingga karena gejala flu. 

Ikuti aturan dosis yang telah disediakan agar terhindar dari efek samping yang tidak diinginkan. Namun, jika gejala tidak mulai reda setelah mengonsumsinya selama beberapa minggu, maka Anda harus memeriksakannya kepada dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *