Mengenal Virus Herpex Simplex Tipe 1

Virus herpes simplex merupakan infeksi pada tubuh yang menyebabkan herpes. Kondisi yang disebut juga dengan HSV ini terdiri atas dua tipe. Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang herpex simplex tipe 1 (HSV-1).

HSV 1 adalah tipe HSV yang menyerang area mulut. Karena itu, gejala utamanya adalah adanya luka di sekitar mulut dan bibir. Kadang-kadang, luka ini disebut sebagai lepuh demam atau luka dingin.

Gejala virus herpes simplex tipe 1

Gejala utama dari virus herpes simplex secara keseluruhan adalah kemunculan lepuh di sekitar area yang terkena. Dalam hal ini, karena herpes simplex tipe 1 menyerang mulut, maka luka lepuh ini akan tumbuh di sekitar area mulut dan bibir.

Saat lepuh tersebut pecah, Anda akan merasakan adanya bekas luka yang cenderung lunak dan lembut.

Selain itu, Anda mungkin juga akan merasakan gejala yang serupa seperti flu. Gejala-gejala itu berupa demam, sakit kepala, rasa lelah, dan kehilangan nafsu makan.

Anda mungkin juga akan merasakan nyeri sangat mengunyah, menelan, atau berbicara. Luka juga akan menimbulkan rasa gatal. Biasanya, gejala ini dapat berlangsung selama kurang lebih 10 hari.

Ada kesamaan pada gejala HSV tipe 1 dan tipe 2. Kesamaan itu berupa:

  • Tingkat keparahan

Tingkat keparahan gejala dari HSV tipe 1 dan 2 mudah dikenali. Pada infeksi pertama, luka akan terlihat lebih luas. Namun, saat luka ini muncul sebagai bentuk kambuh, ukurannya tidak akan seluas saat infeksi pertama.

  • Tanda peringatan kambuh

Terkadang, gejala dari HSV juga bisa muncul atau kambuh secara tiba-tiba. Anda bisa mendeteksi apabila gejala akan kambuh apabila merasakan kesemutan, nyeri, atau rasa terbakar yang terjadi secara berulang.

Hal ini disebabkan oleh peradangan dan iritasi saraf di area yang terinfeksi.

  • Interval asimtomatik

Luka yang menjadi gejala dari HSV tipe 1 disebabkan oleh virus yang masuk melalui kulit dan berjalan ke sarah. Virus ini akan tetap tidak aktif sebelum akhirnya muncul kembali.

Masa tidak aktif ini bisa terjadi dalam interval yang berbeda-beda. Umumnya interval ini bisa saja berlangsung dalam periode berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahakn bertahun-tahun.

Komplikasi virus herpes simplex tipe 1

Apabila tidak mendapatkan penanganan yang tepat, herpes simplex tipe 1 juga bisa menimbulkan komplikasi. Komplikasi ini akan membahayakan kesehatan Anda dan menghambat Anda untuk beraktivitas sehari-harinya.

Berikut ini beberapa komplikasi yang mungkin timbul:

  • Herpes diseminata

Herpes diseminata merupakan kondisi yang terjadi saat infeksi virus herpes menyebar dari daerah awal infeksi. Penyebaran ini bisa menyebabkan gejala yang lebih parah dari gejala awal.

Misalnya, pada herpes simplex tipe 1, gejala akan muncul pada area mulut dan bibir. Namun, lama-kelamaan virus itu menyebar hingga menyerang area lidah dan menimbulakn gejala serupa di sana.

  • Kehilangan pendengaran

Percaya atau tidak, virus herpes simplek, baik tipe 1 maupun tipe 2, bisa juga menimbulkan komplikasi berupa kehilangan kemampuan pendengaran. Komplikasi ini bisa saja terjadi secara mendadak, baik pada orang dewasa, anak-anak, maupun bayi.

  • Radang otak

Radang otak merupakan komplikasi yang sangat serius. Radang ini disebabkan oleh infeksi pada otak yang bisa menimbulkan keterlambatan perkembangan pada anak-anak.

Sebaiknya, selalu konsultasikan dengan dokter Anda mengenai gejala herpes simplex tipe 1 yang Anda derita. Pengobatan yang tepat bisa membantu Anda untuk terhindar dari komplikasi serius.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *