Berita Kesehatan Orangtua Terpopuler

Monogliserida Dalam Makanan. Amankah Dikonsumsi?

Berbagai jenis makanan seringkali ditambahkan monogliserida sebagai zat aditif untuk pengemulsi. Umumnya, monogliserida dapat ditemukan pada daftar makanan kemasan dan olahan dan tercantum dengan nama lain. Beberapa nama lain dari monogliserida yang tercantum dalam kemasan makanan yaitu ethoxylated monoglycerides, distillled monoglycerides, dan monogliserida ester. Berbagai makanan yang mengandung monogliserida tersebut biasa dikonsumsi sehari-hari. Apakah aman mengonsumsi makanan yang mengandung monogliserida? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini. 

Apakah itu monogliserida?

Monogliserida merupakan jenis gliserida ynag digunakan sebagai zat aditif pengemulsi dalam makanan. Jenis gliserida yang lain yaitu digliserida dan trigliserida. Monogliserida akan memadukan kandungan air dan lemak dalam makanan sebab zat ini memang berfungsi sebagai pengemulsi. Monogliserida terdiri dari gliseron dengan satu rantai asam lemak. Sedangkan digliserida memiliki dua rantai asam lemak dan trigliserida memiliki tiga rantai asam lemak. Gliserida yang dikonsumsi sehari-hari hanya tersusun daro 1% monogliserida dan digliserida. Kebanyakan kalori, lemak, dan gula berlebih yang dikonsumsi merupakan trigliserida. 

Makanan yang mengandung monogliserida 

Terdapat banyak makanan yang memiliki kandungan monogliserida dan digliserida di dalamnya. Berikut ini beberapa makanan dengan kandungan monogliserida. 

  • Roti dan tortilla
  • Krim kocok dan pelapis kue
  • Makanan yang dipanggang seperti cookies, pie, biskuit, dan kue
  • Margarin, mentega putih, kimer kopi, mayones
  • Selai kacang, es krim, permen, permen karet
  • Minuman ringan 
  • Beberapa daging olahan termasuk sosis
  • Makanan pengganti daging 

Kandungan lemak trans dalam monogliserida

Lemak trans dapat terbentuk secara alami dalam makanan seperti produk susu dan daging. Lemak trans tidak akan menimbulkan masalah selama dikonsumsi dalam jumlah sedikit. Akan tetapi, jika dikonsumsi dalam jumlah banyak maka lemak trans dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti stroke dan jantung koroner. Monogliserida dan digliserida memiliki kandungan lemak trans tersebut. Monogliserida merupakan lemak yang diproduksi dari gliselor dan asam lemak alami. Biasanya, keduanya berasal dari tumbuhan atau hewan. Monogliserida biasanya diperoleh melalui lesitin kedelai namun tidak dapat mempertahankan sifat gizinya. Monogliserida nampak seperti cairan berminyak berwarna kuning coklat hingga padatan berlilin berwarna putih keruh. 

Amankah monoglisrida ketika dikonsumsi pada makanan?

Menurut World Health Organization (WHO), monogliserida cenderung tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya. Hal tersebut juga disepakati oleh Center for Science in the Public Interest. Selain itu, menurut Food and Drug Administration (FDA), monogliserida merupakan zat yang umumnya diakui aman untuk dikonsumsi atau generally recognized as safe (GRAS).Meski demikian, Anda perlu membatasi konsumsi makanan olahan yang menjadi sumbel monogliserida sebab hingga saat ini belum ada cara yang dapat memastikan kadar lemak trans di dalamnya. Tidak hanya itu, berbagai makanan dengan kandungan monogliserida biasanya juga mengandung gula olahan, tepung, dan tinggi lemak sehingga kurang baik bagi tubuh saat dikonsumsi dalam jumlah banyak. 

Selain dicampurkan dalam makanan olahan, monogliserida juga digunakan untuk memasak sajian di restoran serta gerai makanan siap saji. Walaupun aman dikonsumsi, baiknya Anda mengurangi mengonsumsi makanan yang mengandung monogliserida sebab kadar lemak trans yang ada belum bisa diukur dengan sesuai. Jagalah selalu pola konsumsi Anda sehingga tubuh dapat terjaga kesehatannya, Jika Anda masih memiliki pertanyaan terkait monogliserida, tanyakan langsung pada dokter secara gratis melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh aplikasi SehatQ sekarang

5 Bahan Alami yang Hasilkan Rasa Umami

Kebanyakan orang merasa yang kurang apabila tidak menggunakan penyedap rasa dalam masakan. Dengan penyedap rasa itulah, rasa umami yang gurih di lidah bisa dihasilkan. Namun tahukah Anda, penyedap rasa memiliki kandungan garam dan gula sangat tinggi sehingga lebih berisiko mengganggu kesehatan Anda di masa mendatang.

Anda mungkin berpikir sulit rasanya mencetak makanan enak dan terasa umami apabila tidak mengandalkan penyedap rasa buatan. Mulai sekarang hentikan pemikiran tersebut! Masih banyak cara sehat lain yang bisa Anda tempuh untuk menghasilkan rasa umami yang alami. 

Berikut ini adalah bahan-bahan alami yang bisa memberikan rasa alami terhadap masakan Anda. Nyatanya pula, bahan-bahan alami ini tidak sulit Anda temukan di warung atau pasar tempat Anda sering berbelanja. 

  1. Tomat 

Campurkan tomat pada masakan Anda dan rasa makanan tersebut pasti akan lebih umami! Ini karena tomat mengandung asam glutamat tinggi yang bisa memberikan rasa gurih. Asam glutamat pada tomat mencapai 250 miligram per 100 gram buah ini. Untuk rasa umami yang kuat, carilah tomat yang matang dan keringkanlah terlebih dahulu. Selain bisa membuat rasa gurih sedap pada masakan Anda, tomat juga sehat karena mennadi sumber beberapa vitamin dan mineral yang baik, di antaranya vitamin C, vitamin K, antioksidan, folat, dan kalium. 

  1. Daging 

Anda bisa memperoleh rasa umami yang kuat dengan menambahkan daging ataupun kaldunya dalam masakan Anda. Tidak perlu bingung harus memilih daging apa agar umami dalam masakan bisa keluar. Berbagai jenis daging bisa Anda gunakan untuk memberi sensasi rasa gurih pada makanan yang sedang Anda buat. Sedikit trik buat Anda, kandungan asam glutamat pada daging akan semakin meningkat apabila terlebih dahulu disimpan dalam lemari es. Jadi, jangan ragu untuk membekukan daging-daging yang mau dimasak terlebih dahulu untuk bisa menciptakan rasa gurih yang sulit dilupakan. 

  1. Makanan Laut 

Protein hewani lainnya yang bisa menjadi lauk lezat dan penghasil rasa umami adalah makanan laut. Mulai dari udang sampai ikan tuna rata-rata memiliki kadar glutamat lebih dari 250 miligram per 100 gramnya. Bisa bayangkan dong betapa gurih rasa masakan yang mendapat kaldu dari makanan laut? Tidak hanya menghasilkan rasa gurih yang kuat, makanan laut juga tinggi kalsium, fosfor, dan asam lemak omega-3 yang sangat baik bagi kesehatan tubuh Anda dan keluarga. 

  1. Jamur 

Jika Anda tidak ingin mencetak rasa umami dari protein nabati, Anda bisa mempertimbangkan mempergunakan jamur dalam masakan Anda. Jamur sudah terbukti menghasilkan rasa umami karena kandungan kadar glutamatnya mencapai 134 miligram per 100 gram. Keampuhan jamur memberikan cita rasa umami pada makanan ini pulalah yang membuat produsen penyedap rasa memberikan alternatif pilihan penyedap rasa jamur sebagai pelezat makanan. Namun daripada membeli yang instan, bukankah lebih sehat dan baik jika Anda membuat kaldu jamur sendiri guna ditambahkan ke berbagai masakan Anda?

  1. Rumput Laut 

Bisa dibilang rumput laut adalah juara bahan alami yang bisa menghasilkan rasa umami. Bagaimana tidak, dalam per 100 gram rumput laut, kadar asam glutamat yang menjadi sumber rasa gurih bisa mencapai 3.000 miligram! Jumlah ini hampir 10 kali lipat daripada daging, makanan laut, ataupun bahan lainnya. Anda cukup menambahkan sedikit rumput laut pada masakan, Anda pun akan langsung tidak percaya bagaimana rumput laut mengubah masakan Anda menjadi sangat lezat dan gurih!

*** 

Mulai sekarang sedikit demiki sedikit kurangi penggunaan penyedap rasa untuk berbagai racikan makanan Anda, yuk. Lebih baik pilih cara yang alami untuk menghasilkan cita rasa umami.

Linchen Planus: Diagnosis dan Cara Mengatasinya

Linchen planus merupakan ruam kulit hasil respon sistem imun tubuh. Penyebabnya diperkirakan karena infeksi virus, alergi, stres, atau faktor keturunan. Beberapa kasus menunjukkan bahwa linchen planus beruhubungan dengan kondisi autoimun. Meskipun tidak menular, munculnya ruam mengakibatkan rasa gatal dan tampilan yang mengganggu. Bahkan perkembangan linchen planus berisiko menyebabkan karsinoma. 

Diagnosis linchen planus

Dokter akan menegakkan diagnosis berdasarkan tanda dan gejala yang dialami, riwayat kesehatan fisik, dan hasil tes laboratorium jika perlu. Berikut ini beberapa jenis tes laboratorium yang dilakukan:

  • Biopsi

Sampel diambil dari lesi atau luka yang terdapat di mulut. Kemudian diperiksa menggunakan mikroskop untuk mengetahui adanya linchen planus. Terdapat mikroskop khusus yang mampu mengidentifikasi lebih detail, yaitu jenis protein pada lesi yang berhubungan dengan linchen planus oral. 

  • Tes hepatitis C

Hepatitis C berisiko menjadi pemicu linchen planus. Cara mendeteksi hepatitis C yaitu melalui tes darah. 

  • Tes alergi

Dokter akan menyarankan Anda untuk menemui dokter spesialis penyakit dalam (alergi dan imunologi) atau dokter spesialis kulit dan kelamin. Alergi merupakan salah satu penyebab terjadinya linchen planus. 

  • Kultur

Sampel dari mulut diambil dengan cara tes usap. Sampel diperiksa melalui cara kultur di bawah mikroskop untuk mengetahui adanya infeksi virus, bakteri, atau jamur. 

Apabila dokter telah menegakkan diagnosis dan Anda terbukti positif menderita linchen planus, maka Anda akan diberikan serangkaian perawatan dan pengobatan. 

Bagaimana cara pengobatannya?

Pada dasarnya, linchen planus bisa hilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan hingga tahun. Akan tetapi, rasa gatal, nyeri, serta tampilannya yang mengganggu menimbulkan rasa tidak nyaman. Berikut ini beberapa perawatan dan pengobatan yang diberikan kepada pasien linchen planus:

  • Kortikosteroid

Obat ini merupakan pilihan pertama dalam bentuk krim atau salep oles. Tujuannya yaitu agar lesi tidak semakin luas dan parah. Apabila tidak membaik, dokter memberikan pil atau suntikan kortikosteroid.

  • Obat oral anti infeksi

Obat anti infeksi yang digunakan berupa anti malaria, seperti hydroxychloroquine dan antibiotik metronidazole. 

  • Pengobatan berkaitan dengan sistem imun

Tanda dan gejala parah memerlukan pengobatan yang menekan atau mengubah respon imun tubuh. Obat-obatan tersebut antara lain azathiprine, mycophenolate, cyclosporine, atau methotrexate. 

  • Antihistamin

Obat ini dikonsumsi secara oral guna mengurangi rasa gatal. Terdapat antihistamin yang disediakan di apotek tanpa resep dokter, ada pula yang harus menggunakan resep dokter. 

  • Terapi cahaya

Fototerapi atau terapi cahaya mampu menyamarkan lesi planus linchen di kulit. Jenis terapi cahaya paling umum menggunakan UV B yang hanya menembus lapisan kulit bagian atas atau epidermis. 

  • Retinoid

Apabila tubu tidak merespon pengunaan kortikosteroid atau terapi cahaya, dokter akan meresepkan retinoid oral, seperti acitretin. Akan tetapi, obat ini tidak disarankan bagi wanita hamil, wanita yang berencana hamil, dan menyusui. 

Cara perawatan di rumah

Jika linchen planus berada di kulit, Anda dapat mencuci ruam menggunakan air hangat serta hindari pemakaian sabun. Cuci rambut di wastafel atau bak mandi agar sampo tidak mengenai kulit. Pelembab juga membantu merawat kulit yang ruam. 

Sikat gigi Anda secara rutin apabila ruam terdapat di area mulut. Hal ini berguna untuk menjaga kesehatan gigi, gusi, dan rongga mulut. Hindari makanan yang terlalu asin, pedas, atau asam karena membuat luka semakin nyeri. Jangan konsumsi alkohol dan hindari penggunaan obat kumur yang mengandung alkohol

Apa Itu Nifedipine, Ketahui Manfaat dan Efek Sampingnya

Apa Itu Nifedipine, Ketahui Manfaat dan Efek Sampingnya

Tablet oral nifedipine adalah obat resep yang tersedia dalam nama merek Afeditab CR, Adalat CC, dan lain-lain dengan sifat pelepasan lambat. Obat pelepasan lambat, atau biasa dikenal dengan istilah “extended-release”, secara perlahan dilepaskan ke dalam aliran darah selama beberapa waktu. Nifedipine digunakan untuk merawat tekanan darah tinggi ataupun angina. Nifedipine tersedia dalam bentuk obat generic, dalam arti biasanya memiliki harga yang lebih murah dan terjangkau. 

Nifedipine digunakan untuk menurunkan tekanan darah pada orang-orang yang menderita hipertensi atau tekanan darah tinggi. Obat ini juga digunakan untuk merawat vasospastic angina (rasa nyeri pada dada yang disebabkan karena kejang pada arteri di sekitar jantung) atau chronic stable angina (rasa nyeri pada dada yang terjadi karena aktivitas ataupun stres). Selain itu, nifedipine juga dapat digunakan sebagai bagian dari terapi kombinasi. Ini berarti Anda perlu mengonsumsi obat ini bersamaan dengan obat-obatan lain. Apabila Anda disarankan konsumsi nifedipine untuk merawat tekanan darah tinggi, maka ada kemungkinan Anda akan diresepkan obat-obatan penurun tekanan darah lainnya. Sementara itu, apabila Anda menggunakan nifedipine untuk merawat angina, Anda bisa mengonsumsinya bersama nitrate (produk -produk nitroglycerin) atau penghambat beta. 

Bagaimana obat ini bekerja?

Nifedipine masuk ke dalam kelas obat yang disebut dengan penghambat saluran kalsium (calcium channel blocker). Kelas obat adalah kelompok obat-obatan yang bekerja dengan cara yang sama dan sering digunakan untuk merawat kondisi serupa. Penghambat saluran kalsium membantu menurunkan tekanan darah tinggi dengan cara menenangkan pembuluh darah di seluruh tubuh. Sebagai hasilnya, tekanan yang kurang kuat terjadi dan jantung tidak perlu bekerja terlalu keras untuk memompa darah. 

Sementara itu, penghambat saluran kalsium membantu mencegah angina dengan dua cara. Yang pertama, obat ini menurunkan tekanan darah di arteri koroner (arteri yang memasok darah ke jantung Anda). Sebagai hasilnya, jantung Anda menerima lebih banyak oksigen dan darah. Yang kedua, obat ini membantu mencegah kekejangan  pada arteri koroner. Yang dimaksud dengan kejang di sini adalah penyempitan arteri tersebut yang terjadi secara tiba-tiba dan bersifat sementara. 

Apakah ada efek samping dari nifedipine?

Sama seperti obat-obatan lain, nifedipine dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak diinginkan. Meskipun obat ini tidak menyebabkan kantuk, beberapa efek samping yang dapat terjadi di antaranya adalah sakit kepala, mual, pusing, kulit yang memerah, maag, kram otot, konstipasi, batuk, kemampuan atau keinginan seksual yang menurun, edema (pembengkakan pada kaki), dan tubuh yang terasa lemah. Apabila gejala efek samping tersebut bersifat ringan, gejala akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa hari atau minggu. Namun, apabila gejala berubah menjadi semakin parah atau tidak kunjung sembuh, hubungi dokter segera. 

Selain gejala umum di atas, nifedipine juga dapat menyebabkan gejala yang lebih serius. Hubungi dokter secepatnya apabila Anda menderita gejala serius, seperti edema (retensi cairan), dengan gejala berupa pembengkakan pada tangan, kaki, dan pergelangan kaki; reaksi alergi dengan gejala seperti kesulitan bernapas, kesulitan menelan, ruam atau gatal-gatal, dan pembengkakan pada wajah, mata, bibir, dan lidah; tekanan darah rendah atau detak jantung yang rendah dengan gejala seperti pusing dan pingsan; kerusakan hati, dengan gejala kulit berubah menguning dan bagian putih mata menjadi kuning; serta nyeri dada (angina) yang lebih parah dan terjadi dengan sering. Hubungi dokter untuk informasi lebih lanjut seputar nifedipine.

Status Gizi Bayi

Jika Anda (sebagai orang tua) baru memiliki anak, ada berbagai hal yang perlu diperhatikan, salah satunya termasuk mengetahui status gizi bayi. Status gizi bayi penting untuk diketahui di setiap umur. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui apakah kebutuhan makanan bayi telah dicapai secara optimal atau tidak.

Indikator Pengukuran Status Gizi Bayi

Jika Anda ingin mengukur status gizi bayi, Anda dapat melakukannya melalui pengukuran antropometri. Berikut adalah beberapa indikator pengukur status gizi bayi melalui antropometri:

  1. Berat badan

Salah satu hal yang perlu diperhatikan untuk menentukan gizi bayi adalah melalui berat badan. Berat badan bayi menunjukkan komposisi lemak, protein, air, dan mineral yang ada pada tubuh mereka. Perubahan berat badan bayi dapat menentukan status gizi bayi dalam waktu tertentu.

  1. Tinggi bayi

Tinggi bayi juga perlu diperhatikan, karena tinggi bayi merupakan indikator untuk mengukur pertumbuhan massa tulang. Pertumbuhan tinggi bayi membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga dapat mempengaruhi gizi mereka.

  1. Lingkar kepala

Lingkar kepala juga merupakan indikator untuk menentukan status gizi bayi. Lingkar kepala digunakan untuk mengetahui seberapa banyak otak bayi berkembang. Lingkar kepala juga dapat digunakan untuk mengetahui saraf anak.

Pengukuran dan Hasil Status Gizi Bayi

Untuk mengetahui apakah gizi bayi baik atau tidak, Anda dapat melihatnya melalui skor indikator nilai gizi berat badan, tinggi bayi, dan lingkar kepalanya. Nilai gizi bayi juga dapat ditentukan oleh usia mereka. Berikut adalah informasi secara spesifik tentang penilaian gizi bayi berdasarkan kriteria berikut:

  1. Status gizi bayi melalui berat badan berdasarkan usia (BB/U)

Pengukuran berat badan berlaku untuk anak yang berusia di antara 0 hingga 60 bulan dan penilaiannya adalah sebagai berikut:

  • Berat badan sangat rendah (kurang dari -3 SD (standar deviasi)).
  • Berat badan rendah (kurang dari -3 SD hingga kurang dari -2 SD).
  • Berat badan normal (kurang dari -2 SD hingga +1 SD).
  • Berat badan yang lebih (lebih dari +1 SD).
  1. Status gizi bayi melalui tinggi bayi berdasarkan usia (TB/U)

Pengukuran tinggi berlaku untuk anak yang berusia di antara 0 hingga 60 bulan dan penilaiannya adalah sebagai berikut:

  • Sangat rendah (kurang dari -3 SD).
  • Rendah (-3 SD hingga kurang dari -2 SD).
  • Normal (-2 SD hingga +3 SD).
  • Tinggi (lebih dari +3 SD).
  1. Status gizi bayi melalui berat badan berdasarkan tinggi bayi (BB/TB)

Indikator ini menentukan seberapa baik atau buruk gizi yang ada pada anak. Jika gizi buruk, maka bisa dipengaruhi oleh penyakit atau kekurangan asupan. Berikut adalah penilaiannya:

  • Gizi buruk (kurang dari -3 SD).
  • Kekurangan gizi (-3 SD hingga kurang dari -2 SD).
  • Gizi baik atau normal (-2 SD hingga +1 SD).
  • Berisiko memiliki gizi berlebih (lebih dari +1 SD hingga +2 SD).
  • Gizi yang melebihi (lebih dari +2 SD hingga +3 SD).
  • Obesitas (lebih dari +3 SD).
  1. Status gizi bayi melalui lingkar kepala

Untuk memantau perkembangan otak bayi, kepalanya akan diukur di usia 0 hingga 24 bulan. Berikut adalah penilaian status gizi bayi melalui lingkar kepala:

  • Sangat kecil (persentil < 2).
  • Normal (persentil >= 2 hingga < 98).
  • Sangat besar (persentil >= 98).

Kesimpulan

Status gizi bayi penting untuk diketahui, supaya Anda dapat terus memantau perkembangan anak Anda. Ada berbagai cara yang dapat Anda lakukan untuk menjaga asupan nutrisi anak Anda, salah satunya termasuk memberinya susu secara rutin, karena bayi sangat membutuhkan kalsium. Untuk informasi lebih lanjut tentang gizi anak, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter.

Memprediksi Biaya CT Scan, Mahal atau Tidak?

Memprediksi Biaya CT Scan, Mahal atau Tidak?

CT scan merupakan salah satu jenis tes pencitraan yang dilakukan untuk mendukung dokter melakukan diagnosa. Setiap rumah sakit menentukan biaya CT Scan yang beragam. Penetapan biaya juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk teknologi yang digunakan dan area tubuh yang diperiksa.

Sebelum menjalani prosedur CT Scan, ada beberapa hal yang perlu Anda persiapkan. Persiapan bisa membantu Anda untuk melaksanakan tes dengan lebih baik dan mendapatkan hasil yang lebih maksimal. 

Berapa rata-rata biaya CT Scan?

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, biaya CT Scan bagi setiap pasien pada dasarnya berbeda-beda. Banyak hal yang perlu dipertimbangkan sebelum penentuan biaya. 

Bagian tubuh yang dipindai serta fasilitas kesehatan yang Anda pilih akan sedikit banyak mempengaruhi biaya ini. 

Akan tetapi, di Indonesia, pemeriksaan CT Scan memiliki standar khusus dari pemerintah. Pemerintah sudah menetapkan standar biaya berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia nomor 178/PMK.05/2020. 

Berikut ini rata-rata biaya pelaksanaan CT Scan di Indonesia:

  • CT Scan non-kontras: Rp 1.300.000,- sampai dengan Rp 2.200.000,- per tindakan
  • CT Scan kontras: Rp 1.350.000,- sampai dengan Rp 3.850.000,- per tindakan
  • CT Scan angiografi dengan kontras: Rp 2.750.000,- sampai dengan Rp 8.250.000 per tindakan
  • CT Scan 3 dimensi: Rp 1.100.000,- sampai dengan Rp 1.750.000,- per tindakan
  • CT Scan Guided Biopsy: Rp 1.350.000,- sampai dengan Rp 1,450.000,- per tindakan
  • CT Scan Cardiac: Rp 1.350.000,- sampai dengan Rp 3.500.000,- per tindakan
  • CT Scan lain-lain: Rp 1.350.000,- sampai dengan Rp 3.500.000,- per tindakan

Jika Anda berencana untuk melakukan CT Scan, namun tidak tahu berapa biayanya, Anda bisa menjadikan standar biaya di atas sebagai perkiraan. Dengan begitu, akan lebih mudah bagi Anda untuk memprediksi biaya yang perlu Anda keluarkan.

Kapan perlu melakukan CT Scan? 

CT Scan bukanlah satu-satunya tes pencitraan yang bisa dilakukan untuk mendukung diagnosa dokter. Masih ada beberapa jenis tes pencitraan lainnya, seperti MRI, ultrasonografi, dan lain sebagainya.

Lantas, bagaimana Anda tahu kapan Anda perlu memilih CT Scan dibandingkan dengan tes pencitraan lainnya?

Sebenarnya, cara termudah adalah dengan melakukan konsultasi dengan dokter dan mengikuti arahan dokter terkait pelaksanaan tes. Dokter bisa memberikan anjuran mengenai tes pencitraan yang paling tepat untuk mengetahui kondisi tubuh Anda.

Secara khusus, CT Scan cocok dilakukan untuk mendiagnosis penyakit dalam dan mengevaluasi cedera. Berikut ini kegunaan CT Scan bagi dokter Anda:

  • Mempelajari pembuluh darah dan struktur lainnya dalam tubuh
  • Mendiagnosis infeksi, gangguan otot, dan patah tulang
  • Panduan untuk melakukan operasi dan biopsi
  • Memantau efektivitas pengobatan untuk kondisi tertentu, seperti kanker dan penyakit jantung
  • Menentukan lokasi pertumbuhan tumor dan sel kanker
  • Menilai sejauh mana cedera dan pendarahan internal yang dialami

Prosedur CT Scan memakan waktu sekitar 20 menit sampai dengan satu jam. Tes ini bisa langsung dilakukan dengan cepat setelah melakukan konsultasi dengan dokter. 

Durasi yang Anda butuhkan untuk menunggu hasil CT Scan berbeda-beda. Hal ini juga dipengaruhi oleh faktor yang sama seperti faktor penentuan biaya CT Scan.

Nantinya, berdasarkan hasil CT Scan, dokter bisa mendeteksi apabila terdapat pertumbuhan tumor, penggumpalan darah, atau retak yang Anda alami. Terkadang, biaya CT Scan bisa juga dibayarkan bersamaan dengan biaya konsultasi dokter apabila dilakukan di rumah sakit yang sama.

Beberapa Kesalahan dalam Upaya Membuat Perut Kotak Kotak

Salah satu unsur yang bisa menunjukkan maskulinitas seorang pria adalah bentuk badan yang atletis, seperti lengan berotot hingga perut kotak kotak. Tak dapat dimungkiri memang jika kondisi tubuh seperti itu memiliki daya tarik tersendiri. Apalagi hal ini juga dilegitimasisasi dengan budaya populer yang berkembang, mulai dari iklan hingga narasi media.

Semua itu mengubah mindset di kebanyakan kepala pria. Banyak pria yang berlomba-lomba dan berusaha untuk mengejar “tampilan ideal” tersebut. Masalahnya, banyak dari kelompok ini yang kurang memahami substansinya. Yang terjadi justru apa yang mereka lakukan kontraproduktif dengan nilai dan tujuannya.

Tak ada salahnya memang untuk memiliki perut kotak kotak. Namun, yang perlu diingat adalah bahwa semua itu jauh lebih berarti jika memiliki tubuh yang sehat. Daripada Anda hanya mendapatkan lelah, sebaiknya ketahui beberapa kesalahan umum dalam upaya membentuk perut kotak kotak. Berikut kiranya beberapa kesalahan tersebut:

  • Terlalu banyak olahraga kardio

Salah satu kesalahan dalam upaya membangun perut kotak kotak adalah telalu lama atau terlalu banyak melakukan latihan kardio. Alih-alih mendapatkan otot perut, terlalu banyak kardio kenyataannya malah akan membakar kalori. 

Selain itu latihan interval dapat mempercepat tingkat metabolisme, sehingga Anda akan mengalami tingkat pelepasan lemak yang cepat sepanjang keseluruhan latihan di hari tersebut.

Jika Anda ingin mendapatkan perut kotak kotak, latihan kardio bukanlah satu-satunya untuk mencapai tujuan tersebut. Anda bisa melakukan latihan angkat beban yang intens dan rencana diet yang baik agar hasilnya lebih kentara ketimbang hanya melakukan latihan kardio.

  • Hanya fokus pada satu atau dua menu latihan tertentu

Salah satu anggapan paling umum bagi mereka yang tengah mengejar perut kotak kotak adalah melakukan banyak gerakan  situp dan crunch. Dua gerakan itu memang memiliki potensi untuk membentuk massa otot di sekitar perut, tetapi kedua gerakan tersebut nyatanya hanya membakar sangat sedikit kalori dalam tiap menitnya. 

Yang perlu dibuat terang adalah bahwa sit-up dan crunch akan bekerja hanya untuk menguatkan otot perut, tetapi tidak banyak membantu jika kita masih punya banyak lapisan lemak yang menutupi otot perut. Artinya, kalau kondisi perut Anda belum ideal, sebaiknya kombinasikan dengan gerakan lain yang bisa membuang lemak terlebih dahulu.

  • Terlalu terobsesi dengan perut kotak kotak

Tak salah memang menjadikan perut sixpack atau kotak kotak sebagai tujuan Anda melakukan workout. Namun, sebaiknya pemahaman ini diubah dan dihindari. Latihan untuk otot perut memang perlu, tapi Anda juga harus memperhatikan bagian tubuh yang lain. 

Ini akan sangat bermanfaat karena Anda mungkin tak menyadari bahwa melatih otot perut sebagai otot sekunder akan lebih mudah dilakukan daripada hanya fokus terhadap latihan membentuk otot perut.

  • Menguatkan otot perut atas dan bawah

Perlu diketahui bahwa yang membentuk perut kotak kotak adalah otot bernama rectus abdominis. Secara teknis, Anda tidak dapat menguatkan otot bagian atas dan bawah. Namun, yang dapat Anda lakukan adalah menekankan pada bagian-bagian tertentu dengan memilih latihan yang tepat.

  • Terlena dengan hasil

Ketika seseorang telah memiliki perut sixpack tentu mereka akan merasa puas dengan hasil kerja keras yang telah dilakukannya. Namun jangan salah berpikir bahwa perut kotak kotak akan tetap ada selamanya. 

Kenyataannya, sixpack akan menghilang jika Anda tidak menjaganya. Mempertahankan perut kotak kotak bukanlah hal yang mudah, meskipun Anda tidak harus makan dengan tingkat yang kalori rendah, tetapi bukan berarti Anda bisa kembali pada pola makan yang semula atau berhenti berolahraga.

Itulah beberapa kesalahan umum yang banyak dilakukan orang ketika memiliki tujuan untuk membangun perut kotak kotak. Mulai dari sekarang sebaiknya pahami poin-poin di atas agar kerja keras yang selama ini telah dilakukan tidak berujung sia-sia.

Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan di Setiap Tahap Kehidupan

Pada dasarnya, pertumbuhan dan perkembangan dibagi menjadi 4 aspek diantaranya pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, kemampuan bahasa, serta perkembangan sosial dan emosi. Pertumbuhan dan perkembangan tersebut ditujukan agar manusia dapat bertahan hidup. Perbedaan pertumbuhan perkembangan juga terjadi antara laki-laki dan perempuan yang mulai terlihat sejak masa sekolah hingga lansia.

  • Bayi

Pada saat bayi tumbuh sampai usia 18 bulan, dokter merekomendasikan Anda untuk berbicara banyak hal. Mendengarkan suara ayah atau ibu mampu mengembangkan kemampuan komunikasinya. Bayi telah memiliki kemampuan mendengarkan bahkan saat bayi baru lahir. Asupan makanan berupa ASI eksklusif selama 6 bulan dan MP-ASI setelahnya juga perlu diperhatikan untuk mendukung tumbuh kembannya.

  • Balita

Masa balita membutuhkan jam tidur yang banyak, gizi cukup, serta hubungan erat dan penuh kasih sayang dengan orang tua. Siapkan area di rumah yang membuat balita lebih mengeksplor lingkungannya. Perbanyak kosakata dengan cara bernyanyi atau bercerita kepada balita. Pada tahap ini, balita mulai berjalan lancar, berlari, dan pergi ke kamar mandi secara mandiri.  

  • Anak-anak

Sebelum remaja, anak-anak belajar mendapatkan kemandirian dan pengetahuan lebih cepat. Teman menjadi pihak yang sangat memengaruhi aktivitas, keputusan, serta tingkat percaya diri. Anak-anak mulai menyadari perbedaan laki-laki dan perempuan. Kemampuan olahraga dan aktivitas pada masa anak-anak berkembang pesat. Tanda-tanda pubertas awal seperti tumbuhnya payudara dan rambut di wajah mulai terlihat.

  • Remaja

Keputusan yang diambil bisa saja tanpa pertimbangan orang tua sebab remaja memiliki keinginan bahkan jika berbeda sekalipun. Ketertarikan dengan lawan jenis juga mulai muncul. Hormon-hormon seksual saat remaja meningkat sehingga remaja perempuan mulai mengalami menstruasi. Sementara remaja laki-laki mengalami berbagai pertumbuhan fisik seperti perubahan suara menjadi lebih berat, dada lebih bidang, dan lain-lain.

  • Dewasa

Pada usia 20-40 tahun, kematangan fisik telah selesai. Pertumbuhan tinggi badan telah berhenti. Kemampuan fisik seseorang sedang mencapai puncak-puncaknya, termasuk kekuatan otot, raeaksi terhadap rangsangan, serta kemampuan sensorik. Usia ini merupakan rentang waktu yang tepat bagi perempuan untuk hamil dan melahirkan.

Pada usia 40an seseorang akan mengalami tanda-tanda penuaan seperti munculnya kerutan jelas terutam area mata dan sekitar bibir, lensa mata menegang dan menebal, penurunan sensitivitas suara, serta penipisan rambut. Sistem imun juga mengalami penurunan sehingga seseorang lebih mudah terserang penyakit. Pada usia 50an, perempuan mengalami menpause dan produksi estrogen berhenti. Oleh karena itu, risiko osteoporosis juga semakin meningkat.

  • Lansia

Kemampuan fisik semakin menurun dan massa otot berkurang. Organ tubuh vital seperti paru-paru, jantung, dan ginjal tidak bekerja secara efisien. Perempuan lebih sedikit menghasilkan lubrikasi vagina sementara pria kurang mampu mencapai ereksi dan orgasme. Seiring bertambahnya umur, tujuan hidup bukan lagi tentang keuangan, wawasan, atau hubungan luas antar individu, melainkan tujuan emosional seperti kepatuhan dalam keagamaan atau interaksi dengan keluarga.    

Pola hidup yang sehat akan menjaga kebugaran dan kesehatan fisik dan emosi. Pola hidup yang sehat meliputi menjaga pola makan seimbang sesuai kebutuhan, olahraga dan aktivitas fisik secara rutin, tidur cukup baik dari segi jumlah jam tidur maupun kualitas, serta pengontrolan emosi untuk meminimalisit stres. Perbedaan pertumbuhan dan perkembangan di setiap usia mungkin akan berbeda terlebih jika seseorang menderita gangguan kesehatan tertentu.

Yuk, Pahami Macam-Macam Senam!

Saat ini ada macam-macam senam yang perlu Anda ketahui dan memiliki manfaat yang berbeda-beda. Senam merupakan salah satu jenis olahraga. Di mana olahraga sendiri adalah kombinasi kompleks yang melibatkan kekuatan fisik, fleksibilitas, kekuatan, ketangkasan, koordinasi, keanggunan, keseimbangan, dan kontrol. 

Dari beberapa olahraga tersebut, senam adalah jenis yang paling sering dilakukan oleh para wanita, meski pria pun melakukannya juga. Nah, berikut beberapa macam senam yang berbeda dan perlu Anda ketahui.

Macam-macam senam

Setiap sub-niche senam, akan menekankan pada aspek yang berbeda seperti kekuatan, kelincahan, keseimbangan, dan koordinasi sambil memanfaatkan elemen semuanya. Berikut jenis senam dan bagaimana manfaatnya. 

  1. Senam artistik

Jenis senam ini adalah jenis senam yang paling populer dan banyak diminati oleh anak-anak. Olahraga ini selanjutnya dibagi menjadi khusus pria dan wanita. Senam artistik adalah bentuk senam yang paling umum, wanita berkompetisi dalam empat pertandingan, termasuk senam lantai, lompat galah, palang tidak rata, dan balok keseimbangan. 

Pria berkompetisi dalam enam pertandingan, termasuk senam lantai, palang sejajar, palang tinggi, lemari besi, dan pommel horse. Semua acara ini membutuhkan kekuatan tubuh bagian atas dan bawah yang luar biasa sekaligus menambahkan bakat artistik pada setiap pertunjukan.  

  • Senam artistik wanita. Terdiri dari rutinitas yang dilakukan pada palang yang tidak rata, balok keseimbangan dan senam lantai. Senam artistik wanita seperti yang dikenal populer dipraktikkan baik dalam acara berbasis individu maupun tim dan merupakan salah satu ekspresi bentuk, fleksibilitas, dan kekuatan yang paling indah. 
  • Senam artistic pria (MAG). Berbeda secara signifikan dari WAG dan menggunakan peralatan dan teknik yang sangat berbeda.  Pommel horse, palang sejajar, dan palang tinggi yang ditampilkan secara mencolok di sini, baik dalam acara individu maupun tim. 

Bagi WAG dan MAG membutuhkan banyak daya tahan, koordinasi, dan kekuatan, yang pertama artistik menggunakan gerakan koreografi yang indah, sedangkan yang terakhir menekankan kekuatan. 

  1. Senam ritmik

Macam-macam senam lainnya adalah senam ritmik. Senam ritmik saat ini dilakukan oleh wanita, seperti namanya, senam ini menampilkan gerakan anggun yang menekankan fleksibilitas dan kelincahan menggunakan simpai, bola, tali, dan pita. Senam ritmik dipecah menjadi individu dan tim yang biasanya dilakukan dengan musik. Bentuk seni memanfaatkan elemen balet, tarian dan manipulasi peralatan untuk menampilkan ketangkasan, ketahanan dan koordinasi tangan dan mata.

  1. Senam trampoline

Meskipun pelatihan trampoline merupakan bagian integral dan program senam apa pun, ia telah bercabang menjadi disiplinnya sendiri dan secara resmi dilantik ke dalam permainan Olimpiade pada tahun 2000. Senam trampoline menggunakan manuver terbang tinggi dengan lompatan, jungkir balik, dan tikungan dalam rutinitas bergerak cepat untuk menciptakan tontonan yang benar-benar menakjubkan. Senam trampoline menjadi acara individu, tersinkronisasi dan ganda. 

  1. Power tumbling

Power tumbling membawa pelatihan trampoline ke level yang lebih baru dan menambahkan elemen senam artistik ke trampoline. Di sini, perseta akan melakukan dua operan di trek 25 meter, setiap kali menampilkan satu set delapan keterampilan. Tumbang kekuatan membutuhkan kesadaran spasial yang luar biasa, kekuatan dan koordinasi agar dapat dilakukan dengan baik. 

  1. Senam akrobatik

Senam akrobatik adalah tampilan kekuatan dan koordinasi yang paling menakjubkan dalam senam. Tidak ada peralatan yang digunakan di sini. Tim yang terdiri dari 2-4 melakukan tiga jenis gerakan akrobatik-rutinitas keseimbangan yang menekankan kekuatan, rutinitas dinamis dengan lemparan, tangkapan, dan jungkir balik dan terakhir rutinitas gabungan yang menggunakan elemen keduanya. Senam akrobatik telah mendapatkan ketenaran karena manuvernya yang berani dan sering kali berisiko. 

Semua olahraga tentu memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh, pun dengan senam. Macam-macam senam dengan melakukan berbagai gerakan yang bisa dilakukan sendiri maupun tim. 

Mengetahui Penyebab Perut Buncit Setelah Melahirkan dan Cara Mengatasinya

Mengetahui Penyebab Perut Buncit Setelah Melahirkan dan Cara Mengatasinya

Pasca persalinan umumnya menyisakan beberapa masalah bagi wanita. Salah satunya adalah penambahan berat badan sehingga menyebabkan perut buncit setelah melahirkan. Umumnya kondisi ini adalah hal yang normal terjadi setelah persalinan. Namun bagi beberapa ibu, kondisi ini dapat membuat krisis percaya diri.

Perut buncit setelah melahirkan dapat diatasi dengan beberapa cara. Namun, sebelumnya Anda juga perlu mengetahui penyebab dari kondisi ini.

Penyebab Perut Buncit Setelah Melahirkan

Pada masa kehamilan, rahim menjadi tempat tinggal sementara untuk janin sehingga rahim ikut meregang. Setelah proses persalinan, peregangan pada rahim inilah yang membuat perut Anda menjadi besar dan terlihat buncit.

Dibandingkan pada masa kehamilan, setelah persalinan berat badan ibu sudah berkurang sekitar 3 hingga 6 kg. Jumlah ini adalah total dari berat bayi, plasenta, darah, dan air ketuban. Perut buncit setelah melahirkan akan menyusut dengan sendirinya dan butuh waktu sekitar 6-8 minggu. Bagian tubuh yang mengalami pembengkakan juga akan menyusut karena mengeluarkan cairan ekstra melalui keringat, urine, dan sekresi vagina.

Cara Mengecilkan Perut yang Buncit Setelah Melahirkan

Banyak cara yang dapat dilakukan ibu setelah melahirkan untuk mengembalikan ukuran perut seperti sebelum hamil. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengecilkan perut pasca melahirkan adalah sebagai berikut:

  1. Menyusui

Selain memenuhi asupan gizi bayi, menyusui juga dapat membantu mengecilkan perut buncit setelah melahirkan. Menyusui dapat membantu mengeluarkan hingga 5000 kalori dalam sehari. Aktivitas ini mendorong pelepasan hormon oksitosin yang merangsang kontraksi rahim dan menyusutkan uterus agar kembali seperti semula. 

  1. Olahraga ringan

Olahraga mempunyai banyak manfaat bagi tubuh, salah satunya adalah membantu mengecilkan perut buncit setelah melahirkan. Beberapa jenis olahraga yang dapat membantu untuk mengencangkan perut adalah:

  • Forearm plank

Anda dapat mengatur tubuh ke posisi plank. Pastikan bagian bawah lengan menempel ke lantai dan kencangkan bagian bokong. Tahan posisi tersebut selama 20 menit dan Anda dapat menambah atau mengurangkan durasinya sesuai dengan kekuatan tubuh Anda.

  • Reverse crunch

Posisikan badan berbaring telentang dengan lutut ditekuk serta paha tegak lurus ke lantai. Dorong lutut ke dada dengan menggunakan otot perut dan tahan posisi ini selama 2 menit. Anda dapat mengulangi aktivitas ini sebanyak 10 kali sehari. 

  • Scissor kicks

Berbaring ke lantai dengan posisi kaki lurus dan kemudian angkat kedua kaki seperti melakukan gerakan menggunting. Anda dapat menurunkan dan mengangkat kaki secara bergantian serta ulangi sebanyak 15 hingga 20 kali.

Sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum Anda memilih jenis olahraga, terlebih jika Anda menjalani proses persalinan secara caesar. Dokter akan memastikan kondisi Anda terlebih dahulu sebelum melakukan latihan olahraga ringan.

  1. Mengatur pola makan

Untuk mengembalikan ukuran perut seperti sebelum hamil, Anda dapat mengatur pola makan dan menghindari makanan yang dapat memicu kenaikan berat badan. Beberapa makanan sehat yang dapat Anda konsumsi pasca melahirkan adalah:

  • Sayur dan buah
  • Oatmeal
  • Sereal dengan serat yang tinggi
  • Yogurt rendah lemak

Selain itu, Anda dapat mengatur porsi makan lebih sedikit namun dengan frekuensi yang lebih sering yaitu 3 hingga 4 kali sehari.

  1. Banyak konsumsi air putih

Selain membantu menjaga keseimbangan cairan di dalam tubuh, banyak mengkonsumsi air putih dapat membantu proses pembakaran lemak di sekitar perut. 

Minum air putih juga dapat membantu proses pencernaan bekerja lebih baik dan maksimal sehingga membantu mengecilkan perut buncit setelah melahirkan.

  1. Menghindari kebiasaan tidur setelah makan

Aktivitas tidur setelah makan dapat membuat perut menjadi buncit dan menyebabkan beberapa masalah kesehatan bagi tubuh. Hal ini dikarenakan tubuh akan menunda untuk mencerna makanan disaat kita tidur.

Anda dapat menghindari kebiasaan ini untuk menjaga kesehatan dan tidak membuat perut semakin buncit setelah melahirkan.

  1. Menggunakan korset

Melatih perut dengan menggunakan korset diyakini dapat mendorong perut buncit untuk masuk ke dalam. Jika Anda sebelumnya melahirkan dengan proses caesar, pastikan terlebih dahulu bahwa luka bekas sayatan sudah benar-benar sembuh untuk menghindari luka terbuka kembali.

Masing-masing orang membutuhkan waktu yang berbeda untuk mengembalikan ukuran dan bentuk perut seperti sebelum hamil. Beberapa faktor lain seperti genetik dan keaktifan Anda untuk bergerak juga mempunyai pengaruh pada waktu serta tingkat untuk pengencangan perut. Anda dapat menerapkan cara mengecilkan perut buncit setelah melahirkan secara konsisten untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.