Pahami Penyebab dan Cara Penanganan Serta Mengobati Delusional

Pahami Penyebab dan Cara Penanganan Serta Mengobati Delusional

Delusional yang sebelumnya disebut dengan paranoid adalah suatu penyakit mental serius yang sering disebut gangguan psikotik. Orang yang mengalami delusional tidak mampu membedakan apa yang nyata benar-benar terjadi dan tidak.

Delusi adalah gejala utama dari delusional. Orang yang mengalami delusional sangat yakin bahwa apa yang mereka lihat itu benar dan berdasarkan kenyataan. Namun, hal tersebut bukan berarti mereka sama sekali tidak realistis. Delusional biasanya melibatkan persepsi yang salah, dan apa yang mereka lihat cenderung dibesar-besarkan.

Orang yang mengalami gangguan delusional sebetulnya masih bisa bersosialisasi dan bergaul dengan normal. Mereka juga tidak tampak seperti orang dengan gangguan psikotik lainnya. Tetapi dalam beberapa kasus, orang dengan gangguan delusional justru menjadi asyik dengan delusi mereka sendiri yang menyebabkan kehidupan mereka terganggu.

Meski delusional merupakan salah satu gejala dari gangguan yang lebih umum, seperti skizofrenia, gangguan delusional sendiri agak jarang terjadi. Gangguan delusional paling sering terjadi pada usia pertengahan hingga akhir dan sedikit lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pada pria.

Jenis Delusional

Erotomanic

Orang dengan jenis delusional seperti ini percaya bahwa seseorang seperti orang terkenal jatuh cinta padanya dan mungkin mencoba menghubungi orang itu. Delusional ini berbahaya karena dapat menyebabkan perilaku menguntit.

Grandiose

Orang dengan jenis delusional seperti ini memiliki rasa harga diri, kekuasaan, pengetahuan, atau identitas yang berlebihan. Mereka sangat percaya bahwa mereka memiliki bakat hebat atau bisa membuat penemuan penting.

Jealous

Seseorang dengan tipe delusional ini percaya bahwa pasangan atau pasangan seksualnya tidak setia.

Penganiayaan (Persecutory)

Seseorang yang memiliki delusional tipe ini percaya bahwa mereka (atau seseorang yang dekat dengan mereka) dianiaya, atau bahwa seseorang akan memata-matai mereka atau berencana untuk menyakiti mereka. 

Somatik

Penderita delusional dengan jenis ini yakin bahwa mereka memiliki cacat fisik atau masalah medis.

Campuran

Orang-orang ini memiliki dua atau lebih jenis delusional yang tercantum di atas.

Penyebab Delusional

Para peneliti tidak terlalu yakin mengenai penyebab pasti dari timbulnya delusional. Namun, tampaknya berbagai faktor genetik, biologis, psikologis dan lingkungan juga berpengaruh.

Gangguan psikotik tampaknya diturunkan dalam keluarga, jadi peneliti menduga ada komponen genetik pada delusional ini. Anak-anak yang lahir dari orangtua penderita skizofrenia, mungkin berisiko lebih tinggi mengalami delusional.

Kelainan di otak juga mungkin berperan. Ketidakseimbangan neurotransmiter (pembawa pesan kimiawi di otak) dapat meningkatkan kemungkinan menderita delusional.

Trauma dan stres juga dapat memicu delusi. Sementara itu, individu yang terisolasi tampak lebih rentan untuk menjadi delusional juga.

Tak hanya itu saja, terkadang orang juga bisa berbagi delusional. Pengalaman ini paling umum terjadi pada individu yang tinggal bersama dan memiliki sedikit kontak dengan dunia luar.

Cara Penanganan dan Mengobati Delusional

Penanganan dan pengobatan untuk delusional mencakup kombinasi dalam penggunaan obat-obatan dan terapi.

Obat-obatan untuk Delusional

Obat yang digunakan untuk mengobati delusional meliputi:

  • Antipsikotik

Obat-obatan ini digunakan untuk memblokir reseptor dopamin di otak. Dopamin adalah neurotransmitter yang diyakini memengaruhi perkembangan delusi.

  • Antipsikotik atipikal

Obat-obatan ini digunakan untuk memblokir dopamin dan juga reseptor serotonin di otak. 

  • Obat penenang

Obat penenang digunakan untuk mengatasi kecemasan, gelisah, dan masalah tidur yang umum terjadi pada orang dengan gangguan delusi.

  • Antidepresan

Obat-obatan antidepresan bertujuan untuk membantu mengobati depresi jika seseorang dengan delusional mengalami masalah mood.

Terapi untuk Delusional

Terapi yang digunakan yaitu terapi perilaku kognitif (CBT) yang membantu seseorang belajar mengenali dan mengubah pikiran dan perilaku. Terapi keluarga juga digunakan sebagai salah satu bagian dari pengobatan, agar anggota keluarga dapat belajar bagaimana memberikan dukungan seseorang yang mengalami delusional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *