Pemeriksaan TORCH di Prodia Karang Tengah

Prodia Karang Tengah adalah salah satu klinik yang menyediakan layanan untuk pemeriksaan TORCH. Pemeriksaan ini sangat penting terutama untuk ibu hamil.

TORCH dilakukan untuk mendeteksi berbagai jenis penyakit ataupun infeksi pada ibu hamil yang mungkin dapat berdampak buruk pada bayi yang ada dalam kandungan.

Lalu sebenarnya apa sih TORCH itu dan bagaimana tes ini dilakukan? Simak penjelasannya pada artikel di bawah ini!

Apa itu TORCH?

TORCH adalah  serangkaian tes kesehatan untuk mengetahui profil risiko penyakit atau infeksi tertentu pada ibu hamil yang bisa menular pada janin selama kehamilan.

Istilah TORCH sendiri merupakan singkatan dari beberapa jenis penyakit yang akan dites pada skrining ini. Yaitu:

  • Toxoplasmosis

Toksoplasmosis adalah infeksi yang disebabkan oleh parasit dan dapat ditularkan dari ibu ke bayi melalui plasenta selama kehamilan.

Infeksi ini dapat menyebabkan infeksi mata dan sistem saraf pusat, kista otak, dan otot. Jika hal ini terjadi selama kehamilan maka sangat berisiko terjadinya keguguran hingga cacat lahir.

  • Rubella 

Rubella adalah jenis virus yang menyebabkan penyakit campak Jerman. Jika ini terjadi saat hamil, maka janin berisiko mengalami cacat lahir. Mulai dari cacat jantung, gangguan penglihatan, hingga pertumbuhan yang tertunda.

  • Cytomegalovirus

Virus ini masih masuk ke dalam keluarga virus herpes. Janin yang terinfeksi virus ini rentan mengalami gangguan pendengaran, epilepsi, dan cacat intelektual

  • Herpes simplex

Virus herpes ini biasanya ditularkan dari ibu yang memiliki infeksi genital HSV ke bayi pada proses persalinan. 

Bayi yang terinfeksi harus segera menjalani pengobatan untuk menghentikan infeksi. Apabila tidak ditangani infeksi dapat menyebabkan kerusakan permanen pada saraf pusat.

Terkadang ada juga tes tambahan untuk sipilis yang disebut dengan skrining TORCHs.

Siapa yang harus melakukan skrining TORCH?

Tes ini biasanya dilakukan saat wanita melakukan kunjungan prenatal pertama. Selain itu, tes ini juga harus dilakukan pada bayi baru lahir atau newbord pada kondisi tertentu.

Bayi yang lahir dengan kelainan bawaan yang mungkin disebabkan oleh infeksi salah satu penyakit yang termasuk dalam panel harus menjalani tes ini.

Kenapa tes ini penting?

Ibu hamil sangat disarankan melakukan skrining TORCH untuk mencegah penularan pada janin.

Sebab, apabila wanita hamil terinfeksi kuman, bakteri, atau virus tertentu selama kehamilan, maka ini bisa berdampak buruk pada perkembangan bayi.

Beberapa dampak yang bisa berpengaruh pada bayi antara lain:

  • Cacat lahir
  • Keterlambatan pertumbuhan
  • Gangguan otak dan sistem saraf

Janin sangat sensitif terhadap risiko infeksi, antara 3 sampai 4 bulan pertama kehamilan. Maka ibu hamil harus melakukan tes sedini mungkin untuk mencegah infeksi.

Tes ini juga bisa dilakukan dengan praktis dan mudah, cukup mendatangi klinik tertentu yang menyediakan layanan ini. Contohnya adalah klinik Prodia Karang Tengah.

Bagaimana tes dilakukan?

Tes ini akan dilakukan dengan cara pengambilan sampel darah untuk kemudian diuji di laboratorium.

Pengambilan sampel darah pada bayi baru lahir bisa diambil dari area tumit. Sementara pada ibu hamil akan mengambil sampel darh dari vena yang ada di lengan.

Proses pengambilan sampel hingga hasilnya keluar sangatlah aman dan relatif minim rasa sakit. Bayi mungkin akan merasakan tusukan dan sensasi menyengat yang berlangsung sebentar.

Jika hasil skrining positif dan menunjukkan adanya infeksi, maka tes lebih lanjutan diperlukan untuk memastikan diagnosis.

Melihat risiko di atas, yuk segera buat janji untuk pelaksanaan skrining TORCH. Salah satu opsi terbaik yang bisa kamu pilih adalah klinik Prodia Karang Tengah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *