Penyebab Stretch Mark Merah Yang Muncul di Tubuh

Stretch mark merupakan sebuah kondisi kulit yang umum ditemui. Stretch mark terjadi sebagai respon terhadap peregangan kulit yang cepat. Pada awalnya, warna kondisi ini akan menunjukkan stretch mark merah. Setelah stretch mark mulai sembuh, kondisi ini akan berubah warna menjadi putih dan perlahan hilang seiring berjalannya waktu. Karena stretch mark terjadi akibat proses peregangan kulit, tanda-tanda kemerahan tersebut umum terjadi di daerah-darah tubuh yang berisiko meregang, seperti perut, paha, dan pinggul.

Penyebab stretch mark merah

Stretch mark merah baru bisa dianggap sebagai cidera pada kulit. Kulit Anda memiliki respon peradangan saat jaringan mulai beradaptasi terhadap efek peregangan. Tanda-tanda kemerahan tersebut tidak akan bertahan lama. Saat stretch mark mulai proses penyembuhan diri, warna akan memudar. Stretch mark merah sering dihubungkan dengan adanya pertambahan berat badan. Namun, beberapa gangguan kesehatan serius juga dapat menyebabkan kondisi ini. Penyebab umum stretch mark merah adalah:

  • Pertambahan berat badan

Bertambah berat badan dalam waktu yang singkat memberikan tekanan pada kulit Anda, yang mana harus meregang untuk mengakomodasi meningkatnya masa tubuh. Tergantung di daerah mana pertambahan berat badan tersebut terjadi, stretch mark merah dapat muncul di bagiain tubuh mana pun. Dalam beberapa kasus, stretch mark merah juga dapat terjadi karena menurunnya berat badan secara drastis.

  • Kehamilan

Pada masa kehamilan, Anda akan mengalami perkembangan tubuh yang cepat, terutama di bagian perut, paha, dan pinggul pada masa trimester kedua dan ketiga. Tekanan yang meningkat dapat menyebabkan peregangan kulit, yang mana akan menyebabkan stretch mark merah.

  • Percepatan pertumbuhan

Remaja dapat memiliki stretch mark merah pada masa pubertas. Kondisi ini disebabkan karena pertumbuhan tubuh yang cepat, dan bukan selalu akibat pertambahan berat badan.

  • Pertumbuhan otot yang cepat

Baik latihan berat ataupun pembentukan tubuh dapat menyebabkan stretch mark merah akibat otot yang tumbuh terlalu besar dalam waktu yang singkat.

  • Operasi pembesaran payudara

Operasi ini dapat menyebabkan kulit yang meregang pada bagian dada. Risiko stretch mark merah dapat lebih tinggi tergantung pada elastisitas kulit Anda dan ukuran implant yang Anda dapatkan.

  • Corticosteroid

Penggunaan corticosteroid dimaksudkan untuk penggunaan jangka pendek. Apabila digunakan terlalu lama, corticosteroid dapat menyebabkan efek samping tertentu, seperti peradangan pada tubuh yang dapat menyebabkan pertambahan berat badan dan kulit yang meregang. Selain itu, mengonsumsi hydrocortisone OTC dalam waktu yang lama dapat menipiskan kulit, membuat Anda berisiko menderita stretch mark merah.

  • Riwayat keluarga dan jenis kelamin

Stretch mark merah biasanya menurun pada keluarga. Dalam arti apabila orang tua Anda memiliki stretch mark, risiko Anda menderita hal yang serupa juga tinggi. Selain itu, perempuan 1,5 kali lebih rentan menderita stretch mark.

  • Kondisi medis tertentu

Selain karena obesitas dan pertambahan berat badan yang cepat, gangguan kesehatan tertentu juga dapat menyebabkan stretch mark, seperti sindrom Ehlers-Danlos dan sindrom Cushing.

Stretch mark merah menunjukkan peregangan tersebut masih baru. Kondisi ini disebabkan karena adanya peregangan pada permukaan kulit dan warna merah tersebut hanya sementara. Stretch mark akan memudar tanpa perlu pengobatan khusus setelah beberapa lama. Anda juga bisa melakukan perawatan rumahan seperti krim OTC, asam glycolic, dan diet untuk membantu mempercepat proses penyembuhan stretch mark. Apabila “home remedies” tidak menunjukkan adanya peningkatan, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosa dan rencana perawatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *