Pertolongan Pertama Hidung Sakit dan Bengkak Setelah Terbentur Benda Keras

Cedera hidung sering terjadi saat bermain, berolahraga, terlibat dalam perkelahian, jatuh, atau kecelakaan. Hidung sakit, memar, dan bengkak sering terjadi, bahkan mungkin mengeluarkan sedikit darah dari hidung.

Cedera hidung ringan biasanya dapat diatasi dengan perawatan rumahan. Tak jarang trauma menyebabkan tulang hidung bengkok. Namun ini sulit didiagnosa akibat pembengkakan yang terjadi. Maka itu kebanyakan dokter lebih memilih menunggu bengkak mereda untuk memastikan apakah tulang hidung benar-benar bengkok. 

Apabila cedera serius bahkan menyebabkan tulang hidung patah maka harus dilakukan prosedur pembedahan. 

Tanda dan gejala

Selain menyebabkan hidung sakit dan nyeri, cedera dapat disertai dengan gejala lain tergantung pada tingkat keparahannya, diantaranya meliputi:

  • Mimisan
  • Memar di sekitar mata
  • Pembengkakan wajah, terutama di sekitar area hidung
  • Kesulitan bernapas melalui hidung
  • Distorsi atau kelainan bentuk hidung
  • Berkurang atau hilangnya indera penciuman

Terlepas dari apakah hidung Anda patah atau tidak, cedera hidung menjadi lebih serius jika:

  • Mengalami perdarahan atau mimisan terus menerus.
  • Kulit hidung terpotong atau tertusuk, terutama jika Anda merasa tulang hidung Anda patah. Ini dapat meningkatkan risiko infeksi.
  • Terbentuknya gumpalan darah di jaringan yang memisahkan lubang hidung (septum). Gumpalan darah dapat menyebabkan jembatan hidung roboh. 
  • Keluarnya cairan secara terus menerus dari salah satu atau kedua lubang hidung. Kemungkinan itu merupakan cairan serebrospinal (CSF) yang mengalir dari otak ke hidung (rhinorrhea CSF) dan dapat terjadi setelah cedera kepala atau setelah operasi pada hidung atau telinga. Ini meningkatkan risiko infeksi CSF, seperti meningitis. 
  • Bila cedera hidung diakibatkan oleh pelecehan fisik, segera hubungi badan layanan perlindungan anak atau orang dewasa setempat, polisi, dokter, perawat, atau tetangga sekitar yang sekiranya dapat membantu. 

Pertolongan pertama saat hidung cedera

Sebelum atau selagi dalam perjalanan menuju dokter, Anda bisa meringankan nyeri hidung dengan cara berikut:

  • Mengompres hidung dengan air es selama 10 – 20 menit. Ini bisa dimasukkan dalam perawatan rumahan, yang dilakukan beberapa kali selama beberapa hari pertama setelah cedera.
  • Meminum obat pereda nyeri antiradang (NSAID) yang dijual bebas, seperti ibuprofen. 
  • Tidur dengan kepala terangkat untuk mengurangi nyeri dan bengkak.
  • Jika terdapat benda asing masuk ke dalam hidung, Anda bisa mengeluarkannya secara perlahan dengan penjepit (bila benda terlihat dan mudah digenggam), atau dengan membuka lubang hidung yang tidak terdampak terlebih dahulu. 
  • Jika terjadi mimisan, duduk tegak dan condongkan tubuh ke depan untuk mengurangi tekanan di hidung. 

Selanjutnya dokter mungkin merekomendasikan obat bebas atau resep untuk mengobati jenis trauma hidung tertentu. Obat yang direkomendasikan meliputi obat penghilang rasa sakit, antibiotik untuk mengobati infeksi, dan semprotan hidung untuk mengurangi iritasi. 

Jika Anda mengalami patah tulang hidung yang parah, dokter akan menyarankan untuk dilakukan pembedahan untuk memperbaikinya. Ada beberapa teknik yang tersedia untuk memperbaiki tulang hidung. 

Misalnya, teknik reduksi untuk mendorong potongan tulang yang patah ke tempatnya. Dalam kasus lain, Anda memerlukan operasi rekonstruksi yang lebih intensif. 

Jika patah tulang hidung disertai dengan keluarnya cairan bening dari hidung, Anda akan dirawat inap. Pengobatannya pun lebih intensif, dimana dokter akan memasukkan drain di punggung bawah untuk membantu mengubah aliran cairan tulang belakang dari area yang cedera. 

Catatan

Karena cedera hidung bisa dialami oleh siapa saja dan kapan saja, Anda baiknya untuk melakukan pencegahan saat beraktivitas agar terhindar dari hidung sakit dan kemungkinan patah tulang. 

Kenakan pelindung kepala yang sesuai saat berolahraga atau bermain permainan tertentu. Gunakan sabuk pengaman saat dalam perjalanan dengan mobil. Menghentikan penggunaan rokok dan obat-obatan terlarang juga dapat membantu mencegah hidung sakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *