Sakit Telinga

Mungkin sejak kecil Anda telah diajarkan untuk membersihkan tubuh secara rutin, termasuk bagian telinga. Jika tidak membersihkan telinga secara rutin, Anda bisa mengalami sakit telinga.

Pengertian Tentang Sakit Telinga

Sakit telinga merupakan kondisi yang sering terjadi karena berbagai faktor. Sakit telinga dibagi menjadi dua jenis, antara lain sakit telinga primer dan sakit telinga sekunder.

Sakit telinga primer merupakan sakit telinga yang berasal dari dalam telinga. Sakit telinga sekunder merupakan sakit telinga yang berasal dari luar telinga.

Sakit telinga primer lebih sering dialami oleh anak-anak, sedangkan sakit telinga sekunder lebih sering dialami oleh orang dewasa.

Gejala

Seseorang yang mengalami sakit telinga akan menunjukkan gejala berikut:

  • Nyeri.
  • Drainase cairan dari telinga.
  • Gangguan pendengaran.
  • Sakit kepala.
  • Kesulitan untuk tidur.
  • Demam.
  • Penurunan nafsu makan.
  • Gangguan keseimbangan.

Gejala sakit telinga bisa terjadi baik di satu telinga maupun keduanya. Gejala yang dialami penderita juga bisa sembuh dengan sendiri. Namun, pada sebagian kasus, gejalanya bisa berdampak lebih serius sehingga perlu segera ditangani oleh tim medis.

Penyebab

Berikut adalah penyebab sakit telinga:

  • Sakit telinga primer

Penyebab sakit telinga primer bisa berupa:

  • Sampo yang terperangkap di telinga.
  • Penumpukan kotoran telinga.
  • Penggunaan kapas.
  • Gendang telinga berlubang.
  • Eksim di lubang telinga.
  • Otitis (media atau eksterna).
  • Disfungsi tuba eusthacius.
  • Sakit telinga sekunder

Penyebab sakit telinga sekunder bisa berupa:

  • Masalah pada gigi (contohnya: abses).
  • GERD (penyakit kronis di saluran pencernaan).
  • Tumor di kepala atau sekitarnya.
  • Idiopatik.
  • Depresi.
  • Gangguan sendi rahang.
  • Radang tenggorokan.
  • Arteritis termporal.
  • Aneurisma toraks.
  • Perubahan tekanan udara.
  • Penyebab lain

Penyebab lain bisa berupa:

  • Trauma.
  • Tumor atau kista yang mengalami infeksi.
  • Virus myringitis.
  • Kanker paru-paru.
  • Mastoiditis.
  • Kolesteatoma.
  • Benda asing (contohnya: potongan kecil dari mainan anak).

Jika Anda Mengalami Masalah Pada Telinga

Jika Anda mengalami masalah pada telinga, namun kondisinya memburuk, Anda sebaiknya hubungi dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda tanyakan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami.
  • Daftar riwayat medis (jika diperlukan).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Berapa lama gejala tersebut terjadi?
  • Seberapa parah gejala tersebut terjadi?

Diagnosis

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat melakukan diagnosis yang meliputi:

  • Otoskop

Otoskop dapat digunakan untuk melihat kondisi telinga pasien.

  • Stetoskop

Stetoskop dapat digunakan untuk mendengarkan suara pasien ketika mereka bernafas.

  • Timpanometri

Timpanometri dilakukan untuk mengetahui pergerakan gendang telinga (eardrum).

  • Reflektometri akustik

Reflektometri akustik dilakukan untuk mengetahui seberapa banyak suara yang dipantulkan kembali dari gendang telinga.

  • Timpanosentesis

Timpanosentesis dilakukan untuk mengalirkan cairan dari telinga tengah.

Pengobatan

Pasien dapat mengobati sakit telinga dengan obat seperti obat antibiotik dan obat tetes telinga. Pasien dihimbau untuk tidak berhenti menggunakan obat pereda sakit telinga hingga kondisinya pulih sepenuhnya.

Pencegahan

Pasien dapat mencegah sakit telinga dengan cara-cara berikut:

  • Membersihkan telinga secara rutin.
  • Menggunakan alat pembersih telinga dengan bahan yang lebih nyaman dan tidak menempel di dalam telinga.
  • Jangan memegang benda asing di dekat telinga.

Kesimpulan

Sakit telinga merupakan salah satu kondisi yang perlu diwaspadai, karena tidak hanya menimbulkan berbagai gejala, namun juga dapat menimbulkan gejala yang lebih serius pada telinga. Jika kondisi yang Anda alami cukup parah, Anda bisa bertemu dengan dokter. Anda dapat mengatasi sakit telinga dengan cara-cara yang disebutkan di atas. Untuk informasi lebih lanjut tentang telinga, Anda bisa menanyakan persoalan tersebut ke dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *