Seluk Beluk Operasi Kaki Diabetik pada Penderita Diabetes

Saat Anda menderita diabetes, dokter Anda mungkin menyarankan untuk sering memperhatikan kondisi kaki. Hal ini sebenarnya dilakukan karena diabetes bisa menyebabkan terjadinya luka atau ulkus pada kaki. Untuk mengatasi ini, biasanya pasien akan menjalani operasi kaki diabetik.

Ulkus kaki adalah komplikasi yang sangat umum terjadi pada penderita diabetes. Kondisi ini terjadi karena kerusakan jaringan kulit. Biasanya, ulkus muncul di bawah jempol kaki dan di bagian depan telapak kaki.

Masalah kaki akibat diabetes yang bisa diobati dengan operasi kaki diabetik

Sebenarnya, ada dua jenis kelainan atau masalah kaki yang bisa terjadi pada penderita penyakit diabetes. Masalah kaki tersebut antara lain: 

  • Neuropati diabetik

Seiring berjalannya waktu, diabetes bisa menyebabkan kerusakan saraf yang membuat kaki Anda mengalami mati rasa. Hal ini akan membuat Anda tidak mengetahui apabila terjadi tekanan pada area tersebut.

Bila kondisi ini terjadi, Anda sulit mengenali rasa pegal, iritasi, dan infeksi pada kaki. Bahkan, ketika berjalan dan mengenakan sepatu, Anda tidak menyadari bahwa kaki Anda bergesekan dan memicu luka atau lecet. 

Karena tidak menyadari adanya luka, Anda bisa saja mengalami infeksi pada kaki. Bahkan, bila kondisi ini semakin parah, bisa-bisa kaki Anda harus diamputasi sebagai satu-satunya upaya pengobatan. 

  • Penyakit arteri perifer

Diabetes menyebabkan perubahan pada pembuluh darah, termasuk arteri. Pada kondisi ini, terjadi penimbunan lemak yang menghalangi jalur pembuluh darah di luar otak dan jantung. 

Hal ini bisa berdampak pada fungsi pembuluh darah, menghambat aliran darah ke tangan dan kaki. Kurangnya aliran darah ini bisa membuat Anda merasa sakit, mengalami infeksi, dan terluka. 

Apabila infeksi sudah sangat parah, dokter mungkin akan menganjurkan amputasi sebagai satu-satunya upaya pengobatan.  

Prosedur operasi kaki diabetik

Sebenarnya, operasi kaki diabetik bukanlah satu-satunya upaya pengobatan untuk mengatasi masalah kaki akibat diabetes. Namun, beberapa kondisi pasien mungkin paling efektif disembuhkan dengan metode ini.

Pengobatan tanpa operasi tidak selalu sukses menyembuhkan masalah kaki akibat diabetes secara keseluruhan. Operasi biasanya dilakukan dengan memotong tulang atau menghilangkan kelainan bentuk kaki guna mengurangi tekanan yang menyebabkan masalah kaki.

Secara garis besar, pilihan prosedur operasi meliputi: 

  • Operasi endova skular dengan pemasangan stent, yaitu alat kecil yang berfungsi untuk menjaga pembuluh darah tetap terbuka
  • Bedah stabilisasi untuk kondisi Charcot’s Foot
  • Amputasi pada salah satu jari kaki atau seluruh kaki bagian bawah hingga ke atas lutut
  • Pengangkatan jaringan yang membusuk atau mati
  • Bypass arteri untuk penyakit pembuluh arteri perifer, berfungsi untuk membantu memperlancar aliran darah ke area kaki yang terkena

Amputasi dilakukan apabila masalah kaki yang diderita sudah sangat parah dan tidak memungkinkan untuk disembuhkan. Amputasi ini juga dilakukan dengan prosedur operasi kaki diabetik. 

Bisakah pengobatan dilakukan tanpa operasi kaki diabetik?

Semakin cepat Anda mendeteksi ulkus kaki atau penyakit kaki lainnya akibat diabetes, semakin besar peluang Anda untuk disembuhkan. Dengan begitu, Anda tidak harus melalui prosedur operasi kaki diabetik untuk penyembuhan.

Upaya pencegahan krusial dalam menjaga kesehatan kaki bagi penderita diabetes. Anda bisa mencoba melakukan pencegahan dengan: 

  • Mencuci kaki secara rutin setiap hari
  • Memastikan kuku kaki tetap pendek
  • Menjaga kelembaban kulit kaki
  • Mengganti kaos kaki secara berkala
  • Menggunakan sepatu dengan bahan yang nyaman

Bila Anda melakukan upaya pencegahan dengan bersungguh-sungguh, penyakit kaki akibat diabetes dapat diatasi dengan lebih mudah, sehingga Anda tidak harus melalui operasi kaki diabetik. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *