Siapa yang Berhak Mendapatkan & Apa Manfaat Vaksin Meningitis?

Vaksin meningitis merupakan salah satu cara pencegahan utama terhadap infeksi penyebab radang selaput otak atau meningitis. Vaksin mampu meningkatkan kekebalan tubuh untuk menghalau infeksi dari organisme di selaput pelindung otak dan saraf tulang belakang.

Sebagai informasi, penyakit meningitis disebabkan oleh peradangan yang terjadi di selaput meninges. Selaput ini merupakan lapisan yang melindungi otak dan saraf tulang belakang. Penyebab utama dari meningitis adalah infeksi mikroorganisme seperti virus dan bakteri.

Infeksi oleh organisme lain seperti jamur dan parasit juga dapat mengakibatkan meningitis, tapi lebih jarang ditemukan kasusnya. Meningitis terbilang penyakit yang sulit dideteksi sejak dini karena gejalanya sering muncul secara tiba-tiba.

Maka dari itu, vaksin meningitis adalah salah satu cara efektif dan aman untuk mencegah bahaya dari penyakit meningitis. Vaksin meningitis juga dapat menghambat penyebaran meningitis lebih luas.

Lantas, siapa yang berhak mendapatkan dan apa manfaat dari meningitis? Yuk simak pemaparan di bawah ini.

Siapa yang perlu dan berhak mendapatkan vaksin meningitis?

Semua orang dari setiap umur bisa terjangkit meningitis. Namun, beberapa kelompok orang memang berisiko lebih tinggi untuk terinfeksi bakteri penyebab meningitis. Mereka membutuhkan perlindungan terhadap penyakit radang selaput otak ini melalui vaksin meningitis.

Berikut ini adalah kriteria orang yang dianjurkan untuk melakukan vaksin meningitis:

  • Anak pra-remaja dan remaja yang berusia 11-12 tahun. Walaupun meningitis yang disebabkan oleh bakteri Meningococcal jarang terjadi, tapi remaja berusia 16-23 tahun merupakan kelompok paling berisiko terinfeksi.
  • Orang yang akan bepergian atau tinggal di negara di mana penyakit meningitis mewabah, seperti ke Arab Saudi maupun ke sebagian negara-negara di Afrika. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia mewajibkan calon peserta umrah dan haji menerima vaksin meningitis terlebih dahulu sebelum berangkat.
  • Mengalami kerusakan limpa atau sudah tidak memiliki limpa.
  • Mengalami gangguan sistem imun karena penyakit tertentu, misalnya mengidap penyakit HIV/AIDS atau pun kanker.
  • Memiliki kelainan sistem imun yang langka (complement component deficiency).
  • Sedang mengonsumsi obat-obatan complement inhibitor seperti Soliris atau Ultorimis.
  • Pernah mengalami meningitis sebelumnya.
  • Bekerja di laboratorium yang mana acap kali melakukan penelitian langsung dengan bakteri penyebab meningitis.

Mengapa kita membutuhkan vaksin meningitis?

Meningitis merupakan peradangan yang bisa menyerang pada selaput otak. Pada kondisi tertentu, meningitis bisa sembuh dengan sendirinya setelah beberapa minggu. Tetapi, tidak jarang, penyakit ini berkembang menjadi kondisi yang parah dan membahayakan nyawa.

Semua orang bisa terkena penyakit meningitis yang muda ataupun yang lanjut usia. Akan tetapi penyakit ini lebih rentan terjadi pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Meningitis bisa menyebabkan komplikasi fatal jika tidak ditangani dengan segera. Oleh karena itu, mengenali gejalanya sejak dini sangatlah penting.

Sebagaimana penjelasan di atas, vaksin meningitis juga diberikan kepada calon jamaah haji atau umrah sebelum melakukan keberangkatan, karena lokasi ibadah ternyata merupakan daerah rawan meningitis. Dan Arab Saudi merupakan negara epidemis terjadinya penyakit meningitis.

Lebih lengkapnya, berikut adalah kondisi seseorang lebih terisiko terpapar meningitis:

  • Berada di area yang padat penduduk.
  • Berusia lebih dari 60 tahun.
  • Penderita HIV/AIDS.
  • Memiliki riwayat penyakit tertentu, seperti diabetes melitus dan gagal ginjal kronis.
  • Terganggunya sistem imun pada tubuh.
  • Memiliki riwayat kecanduan alkohol dan sirosis hati. 
  • Sedang mengalami infeksi seperti sinusitis (radang pada rongga di sekitar hidung).
  • Memiliki kelainan bentuk tulang kranial atau tengkorak.
  • Penah melakukan kontak dengan penderita meningitis secara langsung.

Nah, itu dia penjelasan siapa saja yang berhak mendapatkan dan manfaat dari menerima vaksin meningitis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *