Susu Basi

Setiap makanan dan minuman tentunya punya tanggal kadaluarsa. Salah satunya termasuk susu. Jika Anda biarkan susu disimpan di dalam kulkas hingga masa kadaluarsa berakhir, maka akan menjadi susu basi. Jika susu tersebut sudah melewati masa kadaluarsa, pastinya akan dibuang.

Apakah Susu Basi Bermanfaat?

Apakah susu basi harus dibuang? Susu basi sebenarnya masih dapat digunakan, karena beberapa susu tersebut dengan tingkat keasaman tertentu dapat digunakan untuk mengolah makanan. Menurut Dairy Council of California, susu basi yang telah melewati tanggal kadaluarsa masih aman untuk digunakan.

Organisasi tersebut juga menyatakan bahwa susu basi tidak memiliki aturan ketat. Untuk mengetahui kesegaran susu basi, Anda perlu menghirupnya. Ketika susu basi, susu tersebut mengeluarkan bau kuat dan membusuk. Anda juga dapat mencicipinya untuk mengetahui apakah susu tersebut masih segar atau tidak.

Cara Untuk Mengetahui Jika Masih Bermanfaat

Kesegaran susu juga bergantung pada cara Anda menyimpannya. Suhu yang ideal untuk menjaga kesegaran susu adalah di antara 3 hingga 7 derajat Celsius. Ketika Anda membelinya, Anda perlu segera memasukkannya ke dalam kulkas. Anda juga sebaiknya jangan menaruhnya di tempat yang panas atau terbuka terlalu lama.

Pada akhir tahun 1800an, sebagian susu yang diproduksi secara komersial dan dijajakan harus lolos tahap pasteurisasi. Food and Drug Administration (FDA) menyatakan bahwa kegunaan pasteurisasi adalah membunuh bakteri berbahaya seperti bakteri E. coli, Listeria, dan Salmonella.

Pada kenyataannya, proses pasteurisasi tidak sepenuhnya membunuh bakteri. Menurut Journal of Dairy Science, bakteri yang tertinggal dapat tumbuh sehingga membuat susu menjadi basi. Selain itu, untuk menentukan seberapa cepat bakteri tumbuh di dalam susu, hal tersebut bergantung pada beberapa faktor seperti jumlah bakteri yang ada dan suhu untuk menyimpan susu.

Susu yang mengalami perubahan pada kualitas akan memiliki tanda-tanda bahwa susu tersebut mengeluarkan bau busuk, memiliki rasa asam, serta tekstur dan warna susu menjadi berlendir. Jika Anda menemukan tanda-tanda tersebut, Anda perlu buang susu tersebut, karena dapat membahayakan tubuh.

Gejala

Pada umumnya, susu yang mengandung banyak bakteri dapat mengganggu kesehatan manusia. Meminum susu yang memiliki bau busuk dan rasa asam merupakan racun yang dapat menimbulkan gangguan pencernaan seperti sakit perut, diare, mual, dan muntah.

Meskipun demikian, Anda tidak perlu khawatir jika Anda mengkonsumsinya dalam jumlah sedikit. Jika Anda mengkonsumsi minuman tersebut dalam jumlah yang banyak, maka akan semakin berdampak buruk bagi kesehatan Anda.

Manfaat Susu Basi

Anda perlu membuang susu yang mengental, mengalami pertumbuhan jamur, dan berlendir. Namun, jika Anda menemukan bahwa susu yang Anda beli telah melewati tanggal kadaluarsa selama satu atau dua hari dan memiliki rasa asam sedikit, Anda tidak perlu khawatir. Susu dengan kondisi tersebut masih bisa digunakan.

Bahkan, Anda dapat menggunakannya untuk mengolah jenis makanan sebagai berikut:

  1. Panekuk dan biskuit

Anda dapat menggunakan susu basi dalam proses pembuatan panekuk atau biskuit.

  • Keju

Susu yang memiliki rasa asam dapat digunakan untuk membuat keju seperti keju cottage.

  • Sup

Susu yang sudah asam dapat digunakan untuk mengentalkan dan memperkaya rasa sup.

  • Saus salad

Susu basi yang berlendir dapat digunakan untuk membuat saus salad.

Susu basi tidak sepenuhnya sia-sia. Anda dapat mengolahnya dengan membuat makanan yang disebutkan di atas. Meskipun demikian, Anda perlu segera membuangnya jika susu tersebut sudah tidak bisa digunakan lagi. Selain itu, jika Anda mengalami gangguan pencernaan akibat susu basi, Anda sebaiknya konsultasikan masalah ini dengan dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *