Tagged: kedinginan

Hal-Hal yang Perlu Diketahui Tentang Fenomena Raynaud

Fenomena raynaud merupakan kondisi yang umum terjadi dan tidak menimbulkan gejala yang berbahaya. Kondisi ini ditandai dengan hambatan pada aliran darah menuju jari tangan, kaki, telinga, atau hidung akibat penyempitan pembuluh darah.

Dalam beberapa kasus, kondisi ini timbul bersamaan dengan masalah medis lain yang mendasarinya, seperti penyakit autoimun, radang dingin, dan arthritis. Akan tetapi, kondisi ini juga terjadi dengan sendirinya.

Fenomena raynaud bisa dipicu oleh beberapa hal, termasuk stres emosional dan suhu dingin. Gejalanya bisa diatasi dengan menerima perawatan dari dokter ataupun melakukan upaya pengobatan sendiri di rumah.

Mengenal gejala fenomena raynaud

Gejala paling umum dari penyakit ini adalah perubahan warna di ujung jari tangan, kaki, telinga, dan hidung. Perubahan warna ini terjadi karena pembuluh darah Anda tersumbat, sehingga area tertentu tidak dialiri darah dengan maksimal.

Hal ini menyebabkan perubahan warna kulit menjadi putih bersih dan terasa sedingin es. Lama kelamaan, warna putih itu akan berubah menjadi kebiruan. Anda juga akan kehilangan sensasi pada area yang terkena gejala.

Sebagian wanita yang memiliki penyakit ini akan mengalami gejala pada area puting, khususnya saat sedang menyusi. Hal ini akan menyebabkan denyutan yang sangat parah, serupa dengan beberapa kondisi lain yang menyebabkan masalah pada puting.

Selain itu, fenomena raynaud terbagi atas dua, yaitu raynaud primer dan raynaud sekunder. Penderita raynaud primer akan merasakan gejala berupa penurunan suhu tubuh di area yang terkena gejala. Gejala juga akan timbul di area tubuh yang berbeda namun pada waktu yang bersamaan.

Sementara, penderita raynaud sekunder merasakan gejala lain seperti nyeri yang parah, mati rasa, dan kesemutan di bagian yang terkena. Umumnya, jari tangan dan kaki paling sering merasakan gejala dari kondisi ini.

Sebaiknya, segera lakukan pemeriksaan ke dokter apabila Anda merasakan:

  • Gejala yang semakin memburuk
  • Gejala mulai terasa menganggu aktivitas sehari-hari
  • Mati rasa dirasakan hingga ke salah satu sisi tubuh
  • Merasakan kelemahan otot, nyeri sendi, dan ruam kulit
  • Mengalami gejala raynaud saat berusia 30 tahun ke atas
  • Memiliki anak di bawah usia 12 tahun yang mengalami gejala raynaud

Faktor penyebab fenomena raynaud

Dokter tidak bisa menentukan dengan pasti apa yang menyebabkan kondisi ini. Akan tetapi, kemunculan gejala biasanya identik dengan pola hidup dari sang penderita. Beberapa gaya hidup bisa membawa dampak berbahaya dan merusak pembuluh darah, seperti:

  • Kebiasaan merokok
  • Penggunaan obat-obatan seperti beta blockers yang mempersempit pembuluh darah
  • Penyakit arthritis
  • Penyakit atherosclerosis yang mengeraskan pembuluh darah
  • Kondisi autoimun seperti lupus, scleroderma, sindrom Sjogren, dan artritis reumatoid

Selain gaya hidup, suhu dingin juga bisa menjadi salah satu faktor penyebab fenomena raynaud. Hal ini bisa terjadi saat Anda memasuki ruangan bersuhu dingin, membuka lemari es atau freezer, atau mencelupkan tangan ke air yang dingin.

Bagi beberapa orang, gejala akan semakin memburuk atau timbul pada saat-saat tertentu, seperti saat sedang cemas atau stres. Gangguan emosional juga bisa menyebabkan timbulnya gejala.

Pada raynaud sekunder, gejala juga bisa terjadi akibat dari penyakit lain, seperti penyakit carpal tunnel syndrome (CTS), hipertensi, dan efek samping obat kemoterapi.

Untuk mengetahui pengobatan yang tepat, Anda harus berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu. Dokter akan menentukan upaya pengobatan fenomena raynaud sesuai dengan jenis dan gejala yang Anda derita.