Tagged: kulit kering

Ini Penyebab dan Kebiasaan yang Membuat Tumit Pecah-pecah

Tumit pecah-pecah adalah masalah kaki yang umum. Hal ini dapat terjadi pada orang dewasa dan anak-anak, dan tampaknya lebih sering memengaruhi wanita daripada pria.

Bagi kebanyakan orang, mengalami retak pada tumit bukanlah hal yang serius. Hanya saja, tumit pecah-pecah memang dapat menyebabkan ketidaknyamanan saat bertelanjang kaki. 

Dalam beberapa kasus, tumit pecah-pecah juga bisa menyebabkan rasa sakit dan perih. 

Lalu, apa yang jadi penyebab tumit pecah-pecah? 

1. Dehidrasi 

Kulit dehidrasi adalah salah satu penyebab terbesar kulit pecah-pecah. Setelah kelembapan hilang, tumit mulai menghasilkan area kulit kasar yang tebal sebagai bentuk perlindungan. 

Akibatnya, penyembuhan kulit tidak cukup. Pada awalnya, kulit pecah-pecah mungkin hanya terasa biasa saja, tetapi lama kelamaan dapat menyebabkan rasa sakit saat Anda berjalan jika tidak ditangani.

 Pada tahap yang lebih lanjut, tumit pecah-pecah bisa terasa gatal, nyeri dan juga mulai mengeluarkan darah karena tekanan.

2. Terlalu Lama Berdiri   

Tahukah Anda jika menghabiskan waktu lama berdiri di tempat kerja atau di rumah bisa membuat kulit menjadi stress sehingga membuat tumit pecah-pecah? 

Kebiasaan berdiri terlalu lama dapat membuat penekanan berlebihan pada tumit dan membuat kulit retak (pecah-pecah).

Selain itu, hindari juga terlalu lama berdiri di area lembab, seperti kamar mandi karena air dapat menghilangkan minyak alami dari kulit sehingga membuat kulit menjadi kasar dan kering yang sebabkan tumit pecah-pecah.

3. Obesitas 

Penyebab tumit pecah-pecah selanjutnya yaitu obesitas. Kelebihan berat badan dapat meningkatkan tekanan pada bantalan lemak di bawah tumit. 

Kulit kering tumit yang kurang fleksibel tidak mampu menghadapi tekanan sehingga retakan bertambah.

4. Memakai Sandal Terbuka 

Sepatu punggung terbuka adalah penyebab utama tumit pecah-pecah karena tidak memberikan dukungan apa pun untuk bantalan kaki.  Sandal atau sepatu dengan punggung terbuka memungkinkan lemak di bawah tumit mengembang ke samping dan meningkatkan kemungkinan retak pada tumit Anda.

Merawat kaki Anda secara teratur penting saat mengenakan alas kaki yang mengekspos tumit Anda, terutama di musim panas.

5. Kurang Vitamin dan Mineral 

Kekurangan vitamin dan mineral seperti zat besi dan zinc dalam makanan dapat mempengaruhi kesehatan tumit Anda.

Hal ini karena akan membuat kulit kering yang menjadi penyebab tumit pecah-pecah. Untuk menghindarinya, minum banyak cairan agar kulit tetap terhidrasi.

6. Menggunakan Sabun di Tumit 

Gagal menjaga kebersihan kaki dapat menjadi penyebab lebih lanjut dari tumit pecah-pecah, meskipun penggunaan sabun yang keras dan gosokan yang kuat dapat berkontribusi pada masalah ini.

Meskipun penting untuk menjaga tumit pecah-pecah bersih, kering, dan bebas dari infeksi, sabun yang kandungannya keras dapat membuat kulit sangat kering.

Produk perawatan kulit yang mengandung pewangi, alkohol, retinoid, atau asam alfa hidroksi kadang bisa terlalu keras untuk kulit kering dan sensitif. Hal itu bisa menjadi penyebab tumit pecah-pecah. 

Untuk itu, hindari produk-produk tersebut agar minyak alami kulit terlindungi dan kelembaban terjaga.

7. Ukuran Sepatu Tidak Pas

Ukuran sepatu yang tidak pas termasuk penyebab tumit pecah-pecah. Jika Anda rentan terhadap tumit pecah-pecah, cobalah temukan sepatu dengan tumit lebar yang kokoh dan menopang bantalan tumit.  

Jika Anda tidak melembabkan kaki dan tumit dengan lotion atau pelembab berbasis minyak secara teratur, kemungkinannya akan lebih cepat kering. Dan itu termasuk penyebab tumit pecah-pecah.

Tips & Trik Pilih Body Lotion sesuai Jenis Kulit agar Manfaatnya Maksimal

Perawatan tubuh merujuk pada kegiatan menjaga kesehatan kulit tubuh, termasuk di dalamnya menggunakan body lotion untuk menjaga kelembapan kulit. Baik wanita maupun pria, direkomendasikan untuk secara rutin melakukan perawatan tubuh dengan body lotion ini. 

Sebelum Anda memutuskan untuk memilih produk body lotion, pertimbangkanlah untuk memilih kandungan body lotion yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Pasalnya, kondisi kulit setiap individu berbeda-beda, begitu pula dengan kandungan manfaat dalam body lotion. Simak penjelasannya di bawah ini.

Memilih body lotion sesuai jenis kulit

  • Kulit normal

Umumnya, bagi pemilik kulit normal, pilihan produk body lotion tersedia dalam jumlah variasi yang lebih beragam, karena tidak memiliki perhatian atau masalah kulit tertentu. Sebagai rekomendasi, pilihlah body lotion yang mengandung hyaluronic acid, shea butter, maupun kandungan lain dengan antioksidan, seperti green tea, grape seed, maupun vitamin C. Dengan begitu, kulit Anda senantiasa terlindungi dari polusi dan kotoran.

  • Kulit kering

Biasanya, kondisi kulit kering sering kali muncul di area tubuh tertentu, seperti tangan dan kaki. Permasalahan kulit kering ini perlu diatasi dengan body lotion yang kaya akan pelembap dan nutrisi. Sebagai pilihan, Anda dapat membeli produk body lotion dengan kandungan hyaluronic acid dan niacinamide yang akan membantu kulit agar tetap terhidrasi. Di samping itu, Anda juga dapat memilih body lotion dengan kandungan glycerin maupun propylene glycol yang menjaga kandungan air tetap dalam kulit. Bahan lanolin dan petrolatum juga berguna dalam menjaga kelembapan kulit.

  • Kulit sensitif

Memilih produk body lotion untuk kulit sensitif akan terkesan lebih tricky. Pasalnya, pilihan produk yang tersedia tidak sebanyak yang ditawarkan untuk jenis kulit lain. Permasalahan yang sering kali dihadapi oleh pemilik kulit sensitif, yaitu kulit yang rentan alami iritasi dan munculnya warna kemerahan secara tiba-tiba.

Sebagai rekomendasi, pilihlah produk body lotion dengan label hypoallergenic, bebas dari pewangi, dan juga alkohol. Di samping itu, Anda juga dapat memilih produk body lotion yang memiliki kandungan ceramides dan essential fatty acids

  • Kulit berminyak

Produksi minyak berlebih adalah perhatian utama dari pemilik kulit berminyak. Memilih body lotion dengan kandungan yang ringan, bersifat oilfree, seperti bahan alphahydroxy acid, atau produk dengan kandungan aloe vera dan jojoba oil, merupakan solusi yang ideal.

Kandungan yang telah disebutkan tersebut dapat berguna untuk mencegah penuaan dini dan juga membersihkan kotoran pada pori-pori kulit.

Cara menggunakan body lotion yang benar untuk hasil maksimal

  • Oleskan minimal sehari sekali

Berdasarkan penelitian oleh Kampft dan Ennen, penggunaan body lotion secara rutin pada tangan yang sering dicuci menggunakan cairan antiseptik, dapat menjaga kulit dari kondisi kering dan kasar. Zat antiseptik dikenal dapat membuat kulit tangan kering dan body lotion dapat menangani masalah ini.

  • Bersihkan kulit terlebih dulu

Sebelum mengoleskan body lotion, bersihkan kulit secara menyeluruh terlebih dulu. Pasalnya, kotoran dan debu yang menempel pada kulit dapat menghambat fungsi dan manfaat body lotion.

  • Perhatikan kondisi kesehatan kulit

Beberapa orang memiliki alergi atau masalah kulit tertentu, seperti dermatitis atopik. Jika ingin menggunakan body lotion, konsultasikan terlebih dulu tentang kondisi kesehatan kulit Anda dengan ahlinya di SehatQ.com, sehingga Anda dapat mengurangi risiko yang tidak diinginkan.