Tagged: latihan fisik

Beberapa Kesalahan dalam Upaya Membuat Perut Kotak Kotak

Salah satu unsur yang bisa menunjukkan maskulinitas seorang pria adalah bentuk badan yang atletis, seperti lengan berotot hingga perut kotak kotak. Tak dapat dimungkiri memang jika kondisi tubuh seperti itu memiliki daya tarik tersendiri. Apalagi hal ini juga dilegitimasisasi dengan budaya populer yang berkembang, mulai dari iklan hingga narasi media.

Semua itu mengubah mindset di kebanyakan kepala pria. Banyak pria yang berlomba-lomba dan berusaha untuk mengejar “tampilan ideal” tersebut. Masalahnya, banyak dari kelompok ini yang kurang memahami substansinya. Yang terjadi justru apa yang mereka lakukan kontraproduktif dengan nilai dan tujuannya.

Tak ada salahnya memang untuk memiliki perut kotak kotak. Namun, yang perlu diingat adalah bahwa semua itu jauh lebih berarti jika memiliki tubuh yang sehat. Daripada Anda hanya mendapatkan lelah, sebaiknya ketahui beberapa kesalahan umum dalam upaya membentuk perut kotak kotak. Berikut kiranya beberapa kesalahan tersebut:

  • Terlalu banyak olahraga kardio

Salah satu kesalahan dalam upaya membangun perut kotak kotak adalah telalu lama atau terlalu banyak melakukan latihan kardio. Alih-alih mendapatkan otot perut, terlalu banyak kardio kenyataannya malah akan membakar kalori. 

Selain itu latihan interval dapat mempercepat tingkat metabolisme, sehingga Anda akan mengalami tingkat pelepasan lemak yang cepat sepanjang keseluruhan latihan di hari tersebut.

Jika Anda ingin mendapatkan perut kotak kotak, latihan kardio bukanlah satu-satunya untuk mencapai tujuan tersebut. Anda bisa melakukan latihan angkat beban yang intens dan rencana diet yang baik agar hasilnya lebih kentara ketimbang hanya melakukan latihan kardio.

  • Hanya fokus pada satu atau dua menu latihan tertentu

Salah satu anggapan paling umum bagi mereka yang tengah mengejar perut kotak kotak adalah melakukan banyak gerakan  situp dan crunch. Dua gerakan itu memang memiliki potensi untuk membentuk massa otot di sekitar perut, tetapi kedua gerakan tersebut nyatanya hanya membakar sangat sedikit kalori dalam tiap menitnya. 

Yang perlu dibuat terang adalah bahwa sit-up dan crunch akan bekerja hanya untuk menguatkan otot perut, tetapi tidak banyak membantu jika kita masih punya banyak lapisan lemak yang menutupi otot perut. Artinya, kalau kondisi perut Anda belum ideal, sebaiknya kombinasikan dengan gerakan lain yang bisa membuang lemak terlebih dahulu.

  • Terlalu terobsesi dengan perut kotak kotak

Tak salah memang menjadikan perut sixpack atau kotak kotak sebagai tujuan Anda melakukan workout. Namun, sebaiknya pemahaman ini diubah dan dihindari. Latihan untuk otot perut memang perlu, tapi Anda juga harus memperhatikan bagian tubuh yang lain. 

Ini akan sangat bermanfaat karena Anda mungkin tak menyadari bahwa melatih otot perut sebagai otot sekunder akan lebih mudah dilakukan daripada hanya fokus terhadap latihan membentuk otot perut.

  • Menguatkan otot perut atas dan bawah

Perlu diketahui bahwa yang membentuk perut kotak kotak adalah otot bernama rectus abdominis. Secara teknis, Anda tidak dapat menguatkan otot bagian atas dan bawah. Namun, yang dapat Anda lakukan adalah menekankan pada bagian-bagian tertentu dengan memilih latihan yang tepat.

  • Terlena dengan hasil

Ketika seseorang telah memiliki perut sixpack tentu mereka akan merasa puas dengan hasil kerja keras yang telah dilakukannya. Namun jangan salah berpikir bahwa perut kotak kotak akan tetap ada selamanya. 

Kenyataannya, sixpack akan menghilang jika Anda tidak menjaganya. Mempertahankan perut kotak kotak bukanlah hal yang mudah, meskipun Anda tidak harus makan dengan tingkat yang kalori rendah, tetapi bukan berarti Anda bisa kembali pada pola makan yang semula atau berhenti berolahraga.

Itulah beberapa kesalahan umum yang banyak dilakukan orang ketika memiliki tujuan untuk membangun perut kotak kotak. Mulai dari sekarang sebaiknya pahami poin-poin di atas agar kerja keras yang selama ini telah dilakukan tidak berujung sia-sia.