Tagged: makanan sehat

8 Hal Ini yang Akan Terjadi Bila Anda Merawat Wajah dengan Tomat

Merawat wajah merupakan suatu hal yang penting untuk dilakukan di masa sekarang. Wajah merupakan aset yang berguna untuk mendatangkan berbagai macam peluang. Anda tidak harus tampil cantik, asalkan wajah terlihat bersih dan enak dipandang. Bisa gunakan tomat untuk merawat wajah agar semakin glowing. 

Manfaat Tomat Untuk Merawat Wajah

Tomat mengandung beberapa manfaat untuk merawat kesehatan wajah karena mengandung vitamin B, vitamin A, magnesium serta potasium. Terdapat juga vitamin C serta antioksidan yang berguna untuk memperkuat imunitas tubuh. 

1. Mengurangi Resiko Kulit Terbakar Matahari

Tomat tidak bisa menggantikan sunscreen. Namun, kandungan lycopene di dalam buah tomat bisa memperkuat kulit sehingga melindungi dari sinar UV. Sebuah penelitian di tahun 2006 menemukan bahwa penggunaan tomat bisa menurunkan level sensitivitas kulit pada sinar UV. Efek ini akan dirasakan setelah 10 hingga 12 minggu. Meski begitu, tetap gunakan sunscreen minimal SPF 30 untuk menghalau efek buruk dari sinar UV. 

2. Mempercepat Penyembuhan Luka

Menurut departemen pertanian USA, satu cup tomat mengandung sekitar 30 gram vitamin C. Vitamin ini sendiri berguna untuk mempercepat penyembuhan luka. Semakin banyak kandungan vitamin C nya, maka semakin cepat pula untuk menyembuhkan luka. 

3. Menstimulasi Produksi Kolagen

Kolagen sangatlah bagus untuk memperbaiki kondisi kulit yang kendur dan kering. Nah, Anda bisa konsumsi tomat untuk meningkatkan elastisitas kulit dengan cara memakannya . Konsumsi vitamin C tentu akan meningkatkan produksi kolagen. Kulit wajah kamu pun jadi semakin elastis, lho. 

4. Menghilangkan Sel Kulit Mati

Bila Anda ingin kulit jadi semakin cerah, cobalah untuk mengeksfoliasinya sesering mungkin. Selain menggunakan produk scrub atau masker, Anda bisa lakukan eksfoliasi menggunakan tomat. Kandungan enzim di dalam buah tomat sendiri bisa memberikan sensasi segar karena sel kulit mati yang terangkat. Anda bisa menjadikan tomat sendiri sebagai scrub alami dengan cara memblendernya hingga halus. Kemudian, campurkan tomat dengan gula hingga wajah jadi semakin halus. 

5. Membuat Wajah Jadi Semakin Awet Muda

Tak hanya memperbanyak minum air putih, vitamin B di dalam tomat bisa Anda gunakan sebagai bahan alami untuk mempermuda kondisi kulit. Tomat sendiri penuh akan vitamin B kompleks, dari B-1 hingga B-9. Mengkonsumsinya secara rutin bisa memberikan perbaikan yang luar biasa bagi kondisi kulit yang terlihat mengalami tanda-tanda penuaan. 

6. Melembabkan Kulit

Kulit yang kering bisa menimbulkan berbagai macam masalah kesehatan. Beberapa keluhan seperti flek hitam, wajah bersisik serta make up yang terus-terusan cracking disebabkan oleh wajah yang kurang lembab. Untungnya, dengan konsumsi tomat Anda bisa membuat kulit jadi semakin lembab, lho. Ini karena kandungan potasium di dalam tomat yang bisa melembabkan wajah. Sebaliknya, bila Anda kekurangan potasium maka kulit rentan kering. 

7. Mencerahkan Wajah

Di dalam tomat terkandung vitamin C serta antioksidan dengan kadar yang sangat tinggi. Vitamin C sendiri bisa digunakan untuk mencerahkan wajah sehingga penampilan jadi semakin terlihat menawan. Caranya cukup sederhana, potong tomat kecil-kecil dan jadikan sebagai masker. Tunggu selama satu jam hingga kandungan tomat meresap. 

Bila dirutinkan pengaplikasiannya, tomat akan membuat wajah Anda semakin cerah serta bebas dari kotoran. Bagi Anda yang mengalami keluhan mata panda juga bisa aplikasikan potongan tomat dan meletakkannya di area mata. 

8. Menghilangkan Jerawat

Jerawat yang tidak kunjung hilang bisa Anda obati dengan mengaplikasikan tomat sebagai masker. Bisa juga mengkonsumsinya sebagai jus secara rutin ketika jerawat menyerang. Vitamin C dan A di dalam tomat akan membantu sistem kekebalan tubuh melawan jerawat. 

Serat: Pengertian, Jenis dan Manfaatnya untuk Tubuh

Serat: Pengertian, Jenis dan Manfaatnya untuk Tubuh

Ketika diet atau sulit buang air besar Anda mungkin sering direkomendasikan untuk memperbanyak mengonsumsi makanan yang kaya serat. Pasalnya, serat memang  terbukti dapat melancarkan pencernaan. Biasanya kandungan serat tinggi ditemui pada sayur-sayuran, buah-buahan, dan kacang-kacangan. Lantas, apa itu serat?

Definisi Serat

Serat merupakan karbohidrat kompleks yang terdapat dalam makanan nabati yang tidak dapat dicerna atau dipecah tubuh menjadi molekul gula. Hal ini tentu berbeda dengan lemak, protein, dan karbohidrat yang dapat dipecah tubuh. Jadi, ketika masuk ke dalam tubuh, serat hanya akan melewati usus dan dikeluarkan melalui anus. 

Meskipun demikian, dalam perjalanannya melewati organ tubuh, serat memiliki sejumlah peran penting. Misalnya, ketika melewati usus, zat gizi ini akan mengikat air dan melancarkan pencernaan sehingga Anda tidak mengalami sembelit. 

Jenis-jenis Serat

Dilansir dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, serat terdiri dari dua jenis, yaitu serat yang larut dalam air dan serat yang tidak larut dalam air. Berikut perbedaan keduanya. 

1. Serat larut dalam air

Jenis serat yang satu ini akan membentuk gel. Gel inilah yang berperan dalam melancarkan saluran pencernaan. Selain itu, serat larut dalam air juga dapat membantu menurunkan kolesterol darah dan mengendalikan kadar glukosa. Makanan yang kaya akan serat larut dalam air di antaranya oatmeal, kacang-kacangan, apel, blueberry, dan lentil.

2. Serat tidak larut dalam air

Serat tidak larut dalam air akan menarik air ke dalam feses sehingga membuatnya jadi lebih lunak dan mudah saat melewati saluran pencernaan. Jenis serat ini sangat cocok untuk Anda yang sering mengalami sembelit.

Biasanya serat tidak larut dalam air bisa Anda temui pada gandum, sayur-sayuran, kacang-kacangan, dan buah-buahan. 

Lalu, bagaimana cara memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi mengandung kedua jenis serat ini? Tenang saja, Anda tidak perlu pusing memikirkan hal itu. Pada dasarnya, makanan yang tinggi serat sudah mengandung serat larut dalam air maupun tidak. 

Melansir dari Academy of Nutrition and Dietetics, untuk wanita dewasa disarankan untuk mengonsumsi 25 gram serat per hari, sedangkan pria dewasa 38 gram per hari. 

Manfaat Serat untuk Tubuh

Selain dapat melancarkan pencernaan, serat juga memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Itulah sebabnya, zat gizi ini tidak boleh Anda lewatkan. Berikut beberapa manfaat dari serat. 

1. Melancarkan pencernaan

Salah satu penyebab Anda mengalami sembelit adalah kurangnya serat pada makanan yang dikonsumsi. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk memperbanyak mengonsumsi serat saat mengalami sembelit guna memperlancar saluran pencernaan. 

Sifat serat yang menyerap air sehingga dapat menambah berat dan ukuran feses. Zat gizi ini juga dapat melunakkan tekstur feses sehingga lebih mudah saat dikeluarkan melalui anus. Jika tinja yang dihasilkan lunak dan berair, serat dapat membantu memadatkannya karena serat yang terdapat dalam kotoran mampu menyerap air sehingga tinja pun menjadi padat. 

2. Menurunkan kolesterol

Manfaat lain yang diberikan oleh serat adalah dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL), khususnya serat yang larut dalam air. Kolesterol jahat akan diikat oleh serat sebelum tubuh sempat menyerapnya. Kemudian, membuang kelebihan kolesterol jahat ini melalui feses. Dengan begitu, kadar kolesterol Anda bisa tetap stabil.

Selain itu, dilansir dari Mayo Clinic, beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan yang tinggi serat dapat menjaga kesehatan jantung, seperti menurunkan tekanan darah dan mengurangi peradangan. 

3. Mengendalikan kadar gula darah

Manfaat serat yang satu ini sangat dibutuhkan oleh penderita diabetes, terutama serat larut dalam air. Serat jenis ini dapat memperlambat penyerapan gula sehingga gula darah tidak akan naik dengan cepat. Tak hanya itu, mengonsumsi serat jenis tidak larut dalam air pun dapat menurunkan risiko Anda terkena diabetes tipe 2. 

4. Membantu mencapai berat badan yang ideal

Salah satu cara untuk mendapatkan berat badan yang ideal adalah dengan memperbanyak konsumsi makanan tinggi serat. Sebab, makanan yang tinggi serat akan membuat Anda kenyang lebih lama sehingga nafsu makan pun berkurang. Selain itu, kalori yang terdapat pada makanan tinggi serat juga lebih rendah.

Di Balik Rasa Enak, Ini Manfaat Sekaligus Bahaya Saus Mentai Bagi Kesehatan

Di Balik Rasa Enak, Ini Manfaat Sekaligus Bahaya Saus Mentai Bagi Kesehatan

Jika kamu pengguna aktif media sosial, mungkin kamu sudah tidak asing dengan saus mentai. Jenis makanan ini pernah cukup viral di berbagai platform media sosial dan banyak orang yang ingin mencobanya.

Saus mentai sering kali dinikmati dengan berbagai variasi makanan, seperti salmon mentai rice, sushi mentai, dan dimsum mentai.

Apa itu saus mentai?

Saus mentai pada dasarnya terbuat dari telur ikan kod atau telur ikan pollock yang telah dimarinasi dengan berbagai jenis bumbu sehingga menghasilkan rasa yang unik. Saus mentai sendiri berasal dari Jepang dan sering dicampurkan pada makanan lain, seperti sushi, donburi, onigiri, hingga spageti.

Di Indonesia, saus mentai telah banyak dimodifikasi dan punya cita rasa yang berbeda dengan saus mentai asli Jepang. Saus mentai bisa disantap dengan berbagai macam protein hewani, seperti daging, ayam, salmon, dan seafood. Bahkan, telah banyak hadir variasi makanan cita rasa lokal dengan saus viral ini seperti martabak mentai.

Namun, karena telur ikan kod dan telur ikan pollock cukup sulit ditemukan, banyak orang yang menggantinya dengan telur ikan tobiko atau lebih dikenal dengan ikan terbang.

Kandungan gizi saus mentai dan manfaatnya bagi kesehatan

Saus mentai tidak hanya lezat, tapi juga memiliki berbagai kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Setiap 25 gram saus mentai, terdapat 5,25 gram protein, 32 kalori, vitamin B12, dan niacin. 

Berbagai kandungan nutrisi tersebut berasal dari bahan utamanya, yaitu:

1. Telur ikan

Bahan utama dari saus mentai adalah telur ikan kod, telur ikan pollock, atau ikan tobiko. Ketiga jenis telur ikan tersebut mengandung vitamin B12, asam lemak omega 3, dan protein yang baik untuk kesehatan tubuh.

Vitamin B12 dari telur ikan memiliki banyak fungsi seperti pengembangan sel darah merah, produksi energi, sintesis DNA, dan transmisi saraf. 

Kemudian, Omega 3 berperan dalam menjaga kesehatan jantung, sistem kekebalan tubuh, hingga mengendalikan peradangan. Protein pada telur ikan berasal dari komponen asam amino yang memiliki peran dalam pertumbuhan serta perbaikan jaringan tubuh yang rusak.

Namun, sayangnya beberapa telur ikan seperti tobiko memiliki kandungan kolesterol yang tinggi. Maka dari itu, Anda tetap harus mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar dan tidak berlebihan.

2. Mayones

Mayones kerap kali ditambahkan saat membuat saus mentai. Mayones sendiri terbuat dari campuran kuning telur, minyak, dan cairan asam seperti cuka atau lemon. Satu sendok makan mayones memiliki kandungan nutrisi, yaitu 0,1 gr protein, 10gr kemak, dan 94 kalori.

Meskipun memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi, lemak pada mayones merupakan lemak sehat sehingga aman dikonsumsi dalam jumlah sedang.

Saus mentai juga sering dikonsumsi dengan bahan utama seperti salmon, tuna, daging, seafood, ayam, telur, dan sayuran. Bahan-bahan utama tersebut akan turut menambah kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh.

Apakah ada bahaya dari saus mentai untuk kesehatan?

Segala sesuatu yang berlebihan tentunya tidak akan baik untuk kesehatan, termasuk dalam mengonsumsi saus mentai. Jika terlalu sering mengonsumsinya, ada beberapa gangguan kesehatan yang dapat mengintai.

Apabila Anda sering membeli mentai di pasaran, maka kemungkinan kandungan natrium atau sodium, kalori, dan lemak yang tinggi akan banyak ditemui.

Kandungan-kandungan tersebut  berasal dari bahan tambahan yang digunakan, seperti keju, mayones, garam, hingga makanan pelengkapnya seperti dimsum atau sushi.

Kandungan natrium, lemak, dan kalori yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, hipertensi, dan menaikkan berat badan. Selain itu, terdapat kandungan purin dalam 100 gram penyajian telur ikan pollock yang jika dikonsumsi berlebihan bisa meningkatkan risiko asam urat.

Pada dasarnya, saus mentai aman untuk dikonsumsi selama diolah dengan benar. Namun, pastikan untuk tetap tidak mengonsumsinya secara berlebihan agar tidak menimbulkan risiko bagi kesehatan, ya.

Ingin Tinggi? Konsumsi Makanan Peninggi Badan Ini

Meskipun tinggi badan seseorang sangat tergantung pada faktor genetik, mendapatkan nutrisi yang cukup dalam diet Anda penting guna memastikan pertumbuhan dan perkembangan diri yang baik. Meskipun Anda tidak akan bisa bertambah lebih tinggi saat Anda mencapai tinggi badan maksimal, beberapa makanan peninggi badan dapat menjaga tinggi dengan membuat tulang, persendian, dan tubuh sehat serta kuat. Protein, misalnya, memainkan peran penting dalam perkembangan tubuh yang sehat sekaligus meningkatkan perbaikan jaringan dan fungsi sistem kekebalan tubuh.

Mikronutrien dalam makanan peninggi badan seperti kalsium, vitamin D, magnesium, dan fosfor terlibat dalam kesehatan tulang, yang mana sangat penting dalam pertumbuhan seseorang. Selain itu, penelitian menemukan bahwa probiotik, yang mana merupakan salah satu jenis bakteri bermanfaat yang banyak ditemukan di makanan-makanan hasil fermentasi, juga dapat meningkatkan pertumbuhan pada anak. Beberapa makanan peninggi badan yang perlu Anda dan keluarga konsumsi di antaranya adalah:

  • Kacang-kacangan

Kacang-kacang merupakan makanan peninggi badan yang sangat bernutrisi. Kacang-kacangan merupakan sumbe protein yang baik. Protein tersebut dapat meningkatkan level IGF-1, sebuah hormon penting yang mengatur pertumbuhan pada anak. Kacang juga kaya kandungan zat besi dan vitamin B, yang dapat melidungi tubuh dari anemia, sebuah kondisi akibat kurangnya sel darah merah yang sehat di dalam tubuh. Tidak hanya zat besi dibutuhkan untuk pertumbuhan jaringan, anemia defisiensi zat besi juga dapat menyebabkan tertundanya pertumbuhan pada anak. Kacang juga mengandung nutrisi penting lain seperti serat, tembaga, magnesium, mangan, dan zinc.

  • Ayam

Kaya akan protein dan nutrisi esensial lainnya, ayam dapat menjadi tambahan terbaik untuk diet sehat Anda. Dalam 85 gram sajian ayam terkandung sekitar 20 gram protein. Ayam juga tinggi kandungan vitamin B12, vitamin larut dalam air yang penting untuk menambah tinggi badan dan menjaga tinggi badan. Ayam juga kaya kandungan taurine, asam amino yang mengatur pembentukan dan pertumbuhan tulang. Meskipun profil nutrisi yang tepat dapat berbeda-beda tergantung dengan potongan daging serta metode memasak daging ayam, daging ini merupakan sumber niacin, selenium, fosfor, dan vitamin B6 yang baik.

  • Almond

Almond dipenuhi dengan berbagai macam vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh untuk tumbuh lebih tinggi. Selain mengandung lemak sehat, almond juga tinggi kandungan serat, mangan,dan magnesium. Almond juga kaya vitamin E, sebuah vitamin yang larut dalam lemak dan berfungsi sebagai antioksidan. Defisiensi vitamin E ini dapat menyebabkan efek samping yang serius, termasuk pertumbuhan yang terhambat pada anak-anak. Almond juga dapat memperkuat kesehatan tulang. Dalam sebuah studi kecil pada 14 orang, ditemukan bahwa mengonsumsi almond dapat menhentikan pembentukan osteociast, yang mana merupakan satu jenis sel yang dapat menghancurkan jaringan tulang.

  • Susu

Susu sering dianggap sebagai komponen penting dalam diet yang sehat. Susu juga dapat membantu mendukung pertumbuhan dengan memberikan asupan nutrisi yang penting bagi kesehatan tulang, seperti kalsium, fosfor, dan magnesium. Susu juga kaya kandungan protein (dalam 244 ml sajian susu terkandung 8 gram protein). Penelitian juga menunjukkan bahwa susu sapi dapat menstimulasi peningkatkan pertumbuhan pada anak dan membantu mendukung pertambahan berat badan dan pembentukan otot.

Nutrisi memainkan peran yang sangat penting dalam perkembangan dan pertumbuhan tubuh yang baik. Konsumsi makanan peninggi badan di atas untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan agar tubuh dapat tumbuh lebih tinggi serta sehat.