Tagged: makanan untuk mengecilkan perut

Benarkah Biji Chia Termasuk Makanan untuk Mengecilkan Perut?

Perut buncit memang sangat mengganggu penampilan dan kenyamanan. Ruang gerak pun menjadi terhambat akibat tumpukan lemak yang berada di perut. Menurut Kemenkes RI, Perempuan memiliki lingkar perut normal sekitar 80 cm, sedangkan pria 90 cm. Jika di atas angka tersebut, sebaiknya Anda harus waspada.

Banyak sekali informasi yang beredar mengenai makanan untuk mengecilkan perut yang diklaim efektif dan akurat, salah satunya biji chia. Akhi-akhir ini kepopuleran biji chia meningkat sehingga banyak digunakan sebagai tambahan bahan pangan dalam menu diet. 

Kandungan gizi

Tanaman chia dengan nama latin Salvia hispanica ini memiliki biji berukuran kecil, pipih, bulat dengan tekstur mengkilat dan halus. Sebelum dikonsumsi, biasanya biji chia direndam terlebih dahulu agar mampu menyerap air dan membentuk gel di sekitar biji. Selain bentuknya yang unik, biji chia juga diklaim memiliki kandungan gizi yang baik untuk menurunkan berat badan. Berikut kandungan gizi biji chia dalam 100 gram:

  • Energi: 500 kkal
  • Protein: 16,67 g
  • Lemak: 30 g
  • Karbohidrat: 43,33 g
  • Serat: 36,7 g
  • Kalsium: 630 mg
  • Zat besi: 6,67 mg
  • Omega-3: 17,83 g
  • Omega-6: 5,84 g

Biji chia memiliki banyak kandungan mineral, tapi miskin kandungan vitamin. Selain itu, biji chia mengandung antikosidan seperti asam klorogenik, asam cafeic, kuersetin, dan kaemferol. Antioksidan mampu menangkal radikal bebas penyebab berbagai macam penyakit.

Apakah terbukti?

Makanan untuk mengecilkan perut mempunyai ciri khas kandungan seratnya yang tinggi. Serat pada makanan atau minuman memang mampu meningkatkan rasa kenyang dan mayoritas nol kalori sehingga tidak meyebabkan penambahan energi. Oleh karena itu, makanan atau minuman dengan serat tinggi sering digunakan untuk diet penurunan berat badan.

Biji chia mengandung serat sebanyak 80% dari total karbohidrat. Satu ons biji chia atau setara dengan 2 sendok makan mengandung 11 gram serat. Satu ons biji chia mampu memenuhi kebutuhan harian (berdasarkan AKG) sebanyak 34% untuk perempuan dewasa dan 30% untuk laki-laki dewasa. Adanya serat juga diklaim menahan nafsu makan seseorang.

Meskipun biji chia mengandung serat yang baik untuk menurunkan berat badan sehinga berdampak pada pengecilan ukuran perut, namun perlu diperhatikan menu pendampingnya. Biji chia seringkali dikonsumsi bersamaan dengan puding, bubur, atau makanan yang dimasak dengan cara dipanggang. Makanan-makanan tersebut memiliki kandungan energi tinggi sehingga menyumbang banyak kalori. Jangan sampai keinginan untuk mengecilkan perut, justru berakhir dengan penambahan lingkar perut yang semakin buncit.

Cara mengecilkan perut

Memilih makanan yang mengandung serat tinggi merupakan salah satu cara mengecilkan perut. Tak hanya biji chia, Anda juga bisa memilih buah dan sayuran yang mengandung kalori rendah bahkan ada banyak bahan pangan yang megandung nol kalori. Porsi makan juga diatur sehingg tetap dalam jumlah kecil.

Selain itu, olahraga juga bisa dilakukan untuk mengurangi ukuran perut yang membuncit. Pada dasarnya, olahraga bentuk apapun akan mengurangi lemak di bagian tubuh manapun, tidak hanya di perut. Meskipun, olahraga yang khusus ditujukan di area perut mampu mengencangkan otot-otot di sekitar perut. Beberapa olahraga yang bisa dipilih yakni lari, bersepeda, plank, atau sit up.

Sebuah penelitian membuktikan, jam tidur yang sedikit dan kulitas tidur yang buruk meningkatkan risiko obesitas. Obesitas berhubungan erat dengan kondisi perut buncit. Menurut Kemenkes RI, waktu tidur yang baik untuk laki-laki dan perempuan usia dewasa yakni 7-8 jam setiap harinya.

Biji chia memang bisa digunakan sebagai makanan untuk mengecilkan perut. Akan tetapi, perlu diperhatikan aspek lain seperti pola makan, olahraga, serta kualitas tidur. Penderita obesitas dengan lingkar perut yang besar terkadang perlu penanganan dokter untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut, tak cukup hanya dengan melakukan perubahan gaya hidup saja. Jika mengalami kesulitan dan keraguan dalam diet, sebaiknya konsultasikan ke ahli gizi.