Tagged: menjalin hubungan

7 Karakter Shio Tikus yang Patut Dicontoh

7 Karakter Shio Tikus yang Patut Dicontoh

Shio tikus adalah salah satu dari 12 shio yang kerap diagung-agungkan. Orang-orang yang lahir dengan shio ini dikenal kerap menjadi orang sukses dan disukai banyak orang. Tentunya bukan tanpa alasan jelas. Anggapan tersebut karena karakter shio tikus mengarah pada ciri-ciri pemimpin. 

Jika disandingkan dengan tahun Masehi, orang-orang dengan karakter shio tikus lahir pada tahun 1936, 1948, 1960, 1972, 1984, 1996, 2008. Lalu yang terakhir, bayi-bayi yang lahir pada tahun 2020 pun tergolong sebagai shio tikus. 

Bayi-bayi yang lahir tahun 2020 dan kerap disebut sebagai anak pandemi ini pun bisa jadi memiliki segudang karakter shio tikus yang dapat mengantarkan mereka ke kesuksesan. Apa saja sebenarnya karakter shio tikus yang harusnya dicontohnya banyak orang tersebut? Berikut ini ulasannya. 

Visioner 

Karakter shio tikus yang kerap membuat ia sukses dan dapat mencapai keinginannya karena orang-orang yang terlihar dengan shio ini cenderung visioner. Orang dengan shio tikus cenderung jeli menganalisis kondisi beberapa waktu ke depan, mulai dari kesempatan sampai risiko yang harus diantisipasi. Pemandangannya yang memikirkan masa depan inilah yang membuat orang-orang dengan shio tikus cenderung unggul mengambil strategi untuk kesuksesan ke depan. 

Kreatif 

Inovasi adalah kunci utama kesuksesan. Kunci dari inovasi itu sendiri adalah kreativitas. Karakter shio tikus yang sangat kreatif pun membuat suatu inovasi lebih mudah terjadi. Orang-orang dengan shio tikus tidak akan puas dengan apa yang ada di hadapannya. Mereka akan terus mencoba sesuatu yang baru dengan daya kreasi yang mereka punya. 

Pekerja Keras 

Tikus tanah sendiri adalah hewan yang sangat bekerja keras untuk bisa bertahan hidup di area yang gelap dan kotor. Karena itulah, orang-orang dengan shio ini cenderung memiliki sifat yang sama. Karakter shio tikus cenderung memiliki sifat pekerja keras dan tidak pantang menyerang. Mereka memiliki semangat yang tinggi untuk mencapai tujuan lewat bekerja. 

Mudah Beradaptasi 

Orang-orang dengan shio tikus cenderung lebih gampang bergaul. Ini karena kemampuan adaptasi mereka bisa dikatakan lebih besar dibandingkan jenis shio lainnya. Karakter shio tikus akan mudah menyesuaikan diri di manapun tempat dan situasi yang ada di sekitarnya. Ketika mereka ditempatkan sebagai rekan, mereka akan pandai mengambil hati dan memahami keinginan pemimpinnya. Ketika mereka menjadi pemimpin, karakter shio tikus akan menjadi lebih berani dan memimpin timnya mencapai tujuan yang diinginkan. 

Besar Ingin Tahu 

Karakter shio tikus lainnya yang menonjol adalah wawasan luas yang mereka miliki. Ini karena pada dasarnya mereka memiliki rasa ingin tahu yang besar. Di samping itu, mereka memiliki daya ingat yang kuat sehingga pengetahuan yang mereka peroleh lewat informasi maupun pengamatan akan mudah terekam dan menjadi “ensiklopedia” pribadi bagi diri mereka. 

Refleks Cepat 

Orang-orang bershio tikus memiliki refleks yang cepat. Tidak bisa dimungkiri, mereka sangat cerdas. Ini adalah karakter shio tikus yang mungkin paling menonjol, yaitu mereka selalu dalam keadaan siap dan refleks menghadapi sesuatu. Karakter ini dikarenakan mereka mudah beradaptasi dan sensitif terhadap situasi. 

Pikiran Fleksibel 

Memiliki keyakinan boleh saja. Namun, terkadang keyakinan yang berlebihan justru bisa membuat Anda diam di tempat. Anda sebaiknya mencontoh karakter shio tikus yang memiliki pikiran fleksibel. Tidak ada istilah kolot dalam kamusnya. Pikiran yang fleksibel terjadi karena orang-orang dengan shio ini memang cenderung senang mengamati dan memiliki pikiran yang positif. Jadi jika memang ada kondisi yang tidak sesuai dengan keyakinannya, namun masuk akal dan bisa dipertanggungjawabkan, ia pun tidak segan-segan untuk berubah pikiran. 

Kerja keras dan adaptasi yang super besar menjadi senjata utama dari karakter shio tikus. Apakah Anda ingin mencontohnya agar bisa merasakan sukses?

Sakit Saat Berhubungan? Coba 7 Pelumas Alami Ini

Anda kerap merasakan sakit saat sedang berhubungan seksual? Kondisi vagina yang terlalu kering umumnya menjadi penyebab dasarnya. Anda bisa menyiasatinya dengan memberikan pelumas pada organ intim Anda agar penetrasi menjadi tidak sakit dan Anda bisa lebih nyaman dalam berhubungan. 

Saat ini, sudah banyak merek pelumas khusus untuk hubungan seksual yang bisa Anda beli di mana saja. Namun, produk natural kerap masih menjadi pilihan. Pastikan bahan natural untuk pelumas tersebut aman. Memakai produk seperti baby oil ataupun petroleum jelly justru sangat tidak disarankan. 

Lebih baik, Anda sekarang mengobrak-abrik isi dapur. Karena nyatanya, banyak barang di dapur Anda yang terbukti cukup aman dan bisa efektif menjadi pelumas untuk keperluan hubungan seksual. Tidak percaya? Berikut ini beberapa contohnya. 

  1. Lidah Buaya 

Gel lidah buaya merupakan salah satu pilihan bahan alami untuk pelumas yang terbaik. Pelumas dari lidah buaya dapat dikatakan berbahan dasar air sehingga mampu meningkatkan hidrasi pada kulit area keintiman Anda. Alhasil, ini dapat mengurangi potensi iritasi yang mungkin timbul. Konsistensinya yang kuat dari gel lidah buaya pun menjadikan bahan alami yang satu ini menjadi pelumas yang luar biasa baik untuk hubungan seksual Anda. 

  1. Yogurt 

Tentu tidak sembarangan yogurt yang dapat Anda gunakan untuk pelumas. Hanya yogurt tanpa rasa alias yogurt hambar yang direkomendasikan untuk menjadi pelumas berbahan alami. Ini karena tekstur yogurt yang konsisten dan tidak mudah mengering sehingga dapat membuat area kewanitaan Anda menjadi lebih basah untuk siap melakukan hubungan seksual yang tidak menyakitkan. Soal keamanannya, Anda tidak perlu terlalu khawatir. Penggunaan yogurt tanpa rasa nyatanya telah terbukti memberikan khasiat mengobati sariawan maupun peradangan di area vagina. Luar biasa, bukan? 

  1. Minyak Kelapa Murni 

Minyak kelapa murni biasanya dijadikan bahan alternatif untuk mengobati bekas luka karena kemampuannya untuk meregenerasi sel kulit dan membuat area lebih lembap. Kemampuan ini pula yang membuat minyak kelapa juga bisa menjadi pilihan pelumas berbahan alami yang baik. Namun tentunya, Anda harus memastikan yang Anda gunakan adalah minyak kelapa murni. Dari sisi kenyamanan pemakaian, minyak kelapa murni umumnya akan memberikan wangi sedap yang biasanya disukai banyak orang, mungkin tidak terkecuali pasangan Anda. Namun, penggunaan pelumas alami yang satu ini sebaiknya tidak dibarengi dengan pemakaian kondom. 

  1. Minyak Zaitun

Jenis pelumas alternatif potensial lainnya untuk hubungan seksual yang aman dan nyaman adalah minyak zaitun. Minyak zaitun dapat memberi kelembapan secara maksimal dan menyebar dengan cepat dan mudah. Namun, Anda juga mesti berhati-hati ketika menggunakan minyak zaitun sebagai pelumas. Jenis minyak ini bersifat menyumbat pori-pori sehingga Anda mesti segera membersihkannya dengan air dan sabun khusus area intim sehabis melakukan hubungan intim jika tidak menghadapi risiko infeksi. Pelumas dari minyak zaitun juga tidak cocok digunakan bagi Anda yang melakukan hubungan seksual menggunakan kondom. 

  1. Larutan Maizena 

Coba lihat, apakah di dapur Anda masih terdapat stok tepung maizena atau tepung jagung? Anda bisa menggunakannya sebagai alternatif pelumas berbahan alami untuk hubungan seksual. Anda hanya tinggal melarutkannya dengan air. Model pelumas dari larutan maizena ini terbilang aman dan memiliki konsistensi tekstur yang ideal untuk melumasi area organ intim. Cara membuat larutan maizena sebagai pelumas pun tidak sulit. Anda hanya perlu mencampurkan 4 sendok teh tepung maizena dengan 1 cangkir air dan didihkan sampai terus diaduk sampai mencapai kekentalan yang sesuai. Setelah itu, dinginkan selama lima menit dan siap untuk dipakai. 

*** 

Sekarang segera cek di dapur Anda, yuk. Bahan pelumas alami apa saja yang tersedia dan siap dipakai untuk hubungan seksual yang lebih nyaman?

Khawatir dengan Remaja Pacaran? Berikut 11 Cara Menghadapinya

Pertumbuhan anak adalah hal yang tidak dapat dihindari. Anak-anak akan memasuki fase remaja pacaran dan mencoba hal-hal baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Salah satunya adalah anak-anak remaja mulai penasaran dengan apa itu pacaran. 

Fenomena remaja pacaran sudah sangat sering ditemui. Beberapa gaya pacaran pun dianggap mengkhawatirkan karena dapat melanggar nilai-nilai dan norma yang berlaku di masyarakat. Sebagai orang tua, Anda dapat memberikan nasihat kepada remaja yang mulai berpacaran. Nasihat harus disampaikan dengan hati-hati agar remaja yang berpacaran dapat melihat sisi lain dari hal tersebut.

  1. Menghadapi Remaja Pacaran

Untuk menghindari dampak negatif dari pacaran, Anda dapat memastikan bahwa komunikasi Anda dengan anak berjalan baik. Topik mengenai pacaran bisa menjadi topik yang sensitif bagi remaja, sehingga harus disampaikan dengan cara yang tepat agar anak tidak menutup diri. Beberapa cara untuk menghadapi remaja pacaran adalah:

  1. Refleksi Diri

Sebelum mengambil tindakan, sebagai orang tua Anda dapat bertanya kepada diri sendiri terlebih dahulu apa alasan Anda tidak menyetujui anak berpacaran. Apakah faktor itu berasal dari penilaian subjektif atau objektif? 

Setelah mendapatkan jawabannya, sampaikanlah kepada anak alasan Anda dengan kata-kata yang baik. Ajak anak untuk melihat sudut pandang Anda sebagai orang tua, namun dengan alasan-alasan yang rasional sehingga membuat anak mengerti.

  1. Berikan Persepsi Pacaran “Sehat”

Jika Anda tidak melarang anak untuk berpacaran, ajaklah anak untuk memandang pacaran sebagai kegiatan yang “sehat” dan tidak merugikan mereka. 

Sampaikan kepada anak bahwa pacaran yang sehat harus memiliki beberapa faktor seperti rasa hormat, saling menghargai, kepercayaan satu sama lain, komunikasi, dukungan, kejujuran, dan saling mengerti. 

  1. Jelaskan Perbedaan Antara Nafsu, Obsesi, dan Cinta

Selain cinta, beberapa faktor yang melatarbelakangi remaja pacaran lainnya adalah seperti nafsu dan obsesi. Orang tua harus mampu menjelaskan kepada anak tentang perbedaan ketiganya. Apabila yang melatarbelakangi hubungan anak dengan pasangannya adalah nafsu atau obsesi, maka nasihatilah anak untuk menghindari hubungan tersebut,

  1. Mulai dengan Pertanyaan kepada Anak

Daripada memarahi anak ketika berpacaran, Anda dapat mendekatkan diri terlebih dahulu dengan bertanya beberapa hal. Melalui bertanya, Anda dapat menemukan apa yang anak pikirkan dan mengetahui mengapa anak tertarik kepada pasangannya. Pertanyaan yang dapat Anda ajukan adalah seperti awal perkenalan, hal yang membuat anak menyukai pasangannya, hal yang suka dilakukan bersama, dan hal yang disuka dari hubungannya.

Pastikan Anda ada di posisi netral ketika merespons jawaban anak. Jangan buat anak merasa tertekan karena dapat menyebabkan anak tidak mau terbuka lagi dengan orang tua.

  1. Undang Pasangan Anak untuk Bertemu

Kenali pacar baru anak dengan mengundangnya untuk bertemu. Anda dapat mengajaknya ke rumah dan makan bersama kemudian lihat interaksi anak dengan pacarnya. Jangan berikan respons yang ketus atau terlihat tidak senang, siapa tahu Anda bisa melihat hal lain yang membuat anak Anda mau berpacaran dengannya.

  1. Hargai Privasi Anak

Selain komunikasi, menghargai privasi anak akan membuat hubungan Anda dengannya tetap bertahan baik. Biarkan anak mengambil keputusan sendiri untuk bisa belajar dari fase ini.

Jika Anda mencoba untuk mengganggu privasi anak, bisa jadi anak akan merasa risih, tidak mau terbuka, dan tidak mempercayai Anda. Apabila Anda Khawatir, maka tetap berikan pengawasan dalam hal yang wajar.

  1. Sampaikan Nasehat dengan Kata-kata Bijak

Jika Anda mulai melihat hal-hal yang kurang baik dan ingin mengkritik anak dengan hubungannya, pilihlah kata-kata yang bijak. Sampaikan nasehat dengan baik dan respek tanpa mengintimidasi anak. 

Ketika anak mencoba untuk membela diri, tanyalah perasaannya ketika berada di posisi yang Anda tidak sukai. Hal ini dapat membuat anak mengetahui kesalahannya.

  1. Diskusikan tentang Seks

Hal lain yang dapat bersinggungan dengan remaja pacaran adalah mengeksplorasi dunia seks. Sebagai orang tua, jadikan pembahasan ini sebagai diskusi dan dengarkan pendapat anak terlebih dahulu mengenai seks.

Setelah Anda mendengarkannya, sampaikan apa saja yang belum diketahui anak dan luruskan jika ada pandangannya yang tidak sesuai.

Pembahasan ini memang terkesan kurang nyaman untuk menjadi topik obrolan. Namun dengan membiasakannya, pendidikan seksual akan membuat anak tahu mana yang benar dan yang salah tentang dunia seks.

  1. Berikan Batasan dan Dukungan

Membolehkan anak berpacaran bukan berarti Anda dapat melepaskannya begitu saja. Berikan aturan yang tegas agar anak tidak keluar jalur. Beberapa aturan yang dapat diterapkan adalah seperti tidak boleh pulang terlalu malam, menetapkan batasan teman yang boleh pergi bersama, serta ketentuan lain yang mungkin Anda miliki.

Setelah menyampaikan beberapa batasan, ajak anak berdiskusi tentang aturan yang telah dibuat agar Anda juga dapat mengetahui pandangan anak pada batasan tersebut.

Selain batasan, Anda juga dapat memberi dukungan kepada anak seperti mengantarkan anak bertemu pasangannya hingga menjadi tempat curhat anak. Dengan begini, Anda juga dapat mengontrol dan mengetahui hal-hal apa saja yang terjadi pada hubungan anak dengan pacarnya.

  1. Jangan Berhenti Komunikasi dengan Anak

Ketika terjadi perselisihan, jangan pernah hentikan komunikasi Anda dengan anak. Komunikasi adalah hal yang penting dan dapat menghindari anak dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Pada saat berkomunikasi, Anda juga perlu menambahkan rasa hormat dan tidak menggurui. Melalui komunikasi yang baik, anak akan percaya dan berusaha untuk tidak mengecewakan orang tuanya.

Fenomena remaja pacaran adalah hal yang tidak bisa dihindari saat anak mulai tumbuh. Remaja adalah usia disaat orang akan menjadi penasaran dengan berbagai hal dan ingin mencobanya. Pastikan Anda menjadi tempat curhat anak saat berpacaran agar Anda dapat mengontrol anak tanpa mengintimidasinya.

Karakteristik Cinta Platonik

Cinta platonik adalah hubungan emosional dan spiritual yang istimewa antara dua orang yang saling mencintai dan mengagumi satu sama lain karena minat yang sama, hubungan spiritual, dan pandangan dunia yang serupa. Namun jenis cinta ini tidak melibatkan jenis keterlibatan seksual apa pun.

Mencintai orang lain berarti memahami mereka dengan cara yang khusus, dan seperti yang dikatakan oleh penulis Judith Blackstone (2002), “Kemampuan untuk mencintai melampaui respons emosional atau pemahaman terhadap orang lain. Hal ini membutuhkan kapasitas untuk kontak, dan kontak ini tidak harus secara fisik. Hal tersebut dapat mencakup bagaimana Anda berbicara kepada mereka, emosi yang Anda perlihatkan kepada mereka, dan kesadaran yang Anda miliki tentang mereka. Kebutuhan tentang selaras dengan orang lain. “

Awalnya, cinta platonik adalah cinta yang tidak vulgar, artinya cinta itu tidak terpusat pada nafsu atau memenuhi kebutuhan jasmani. Cinta platonik adalah ruang dimana tidak ada kecemburuan, berakar pada kejujuran sejati, dan kemampuan untuk menjadi diri Anda sendiri di sekitar orang tersebut tanpa takut celaan, atau pengabaian. Cara sederhana untuk menyimpulkan cinta platonik adalah menjadi teman yang baik, atau sahabat yang baik dan hanya sampai disitu.

Untuk membantu Anda mengenalinya, mengelola harapan Anda, dan menjaga hubungan cinta platonik Anda bahagia, dan sehat, dan berkembang selama bertahun-tahun yang akan datang, berikut beberapa karakter dari cinta platonik:

  • Cinta platonik mendorong kejujuran tanpa penyaringan

Tidak seperti dalam hubungan romantis, tidak ada rasa takut bahwa orang tersebut akan meninggalkan Anda karena mereka tidak pernah bersama Anda sejak awal. Karena Anda bukan pasangan, tidak ada kehati-hatian yang sama seperti pasangan pada umumnya, baik secara emosional.

Cinta platonik tidak harus memikirkan perasaan siapa pun. Dalam beberapa hal, Anda bisa mendapatkan wawasan dan perspektif yang tidak akan bisa Anda dapatkan dari pasangan romantis Anda.

  • Cinta platonik menghargai batas

Hubungan platonis membutuhkan (terutama di awal) batas-batas yang kuat. Hal ini biasanya tidak dibahas atau dinegosiasikan cara langkah-langkah dalam hubungan romantis, tetapi mereka tetap berada pada latar belakang. Seiring berjalannya waktu, Anda akan tahu seberapa jauh Anda bisa mendorong batas-batas itu, dan kapan Anda harus mundur.

  • Cinta platonik tidak memiliki harapan

Dalam cinta platonik, Anda harus berhati-hati untuk tidak mengharapkan atau menuntut lebih banyak dari orang tersebut daripada persahabatan biasa. Bagian dari apa yang membedakan platonis dari cinta romantis adalah harapan. Anda cenderung berharap banyak dari pasangan romantis, karena dengan setiap orang yang Anda kencani, Anda berpotensi untuk memilih mereka untuk peran sebagai pasangan hidup.

  • Cinta platonik adalah cinta tanpa pamrih

Sebagian besar cinta romantis, egois. Karena Anda atau pasangan cenderung menginginkan yang terbaik untuk hubungan secara keseluruhan. Perkawinan atau hubungan berkomitmen lainnya kadang-kadang mengharuskan kita untuk bertindak dengan cara yang mungkin tidak kita lakukan atau melakukan sesuatu untuk kepentingan pasangan Anda. Dalam cinta platonik, masing-masing pihak menginginkan apa pun yang terbaik untuk satu sama lain sehingga tidak ada unsur paksaan atau pamrih.

Cinta platonik akan selalu menjadi bagian dari kondisi manusia, dimana Anda memberikan nilai yang berbeda untuk setiap orang yang Anda temui, dan mencintai setiap orang dengan cara yang unik. Cinta platonik memberikan pertemanan yang memuaskan dan seumur hidup, menawarkan Anda perspektif yang menyegarkan.

Cinta platonis memberikan bagian penting tentang bagaimana Anda mencintai, dan dicintai, melalui kehidupan.