Tagged: olahraga

Otot Biseps dan Otot Triseps, Apa Perbedaannya?

Otot Biseps dan Otot Triseps, Apa Perbedaannya?

Pernahkah Anda mendengar istilah otot biseps dan otot triseps? Kedua otot ini merupakan bagian dari otot yang ada pada lengan Anda. Otot biseps mengacu pada otot besar di bagian depan lengan atas antara bahu dan siku. Sementara otot triseps ada di bagian belakang lengan atas.

Kedua otot ini saling melengkapi dan dimiliki oleh setiap orang. Tidak banyak orang yang  mengetahui perbedaan keduanya.

Meskipun sama-sama menjadi bagian dari otot lengan atas, kedua otot ini memiliki peran dan fungsi yang berbeda bagi tubuh Anda ketika berolahraga.

Mengenal otot biseps lebih jauh

Otot yang ada di bagian depan lengan ini diberi nama ‘bi’ karena mengandung dua kepala yang berbeda. Kepala bagian luar lebih panjang, sementara kepala bagian dalamnya lebih pendek.

Kedua kepala tersebut berasal dari tulang belikat. Keduanya saling menyisip atau menempel pada tuberositas radial, yaitu tonjolan kecil tulang di bagian luar siku Anda. 

Ada tiga manfaat utama dari biseps, yaitu: 

  • Pergerakan sendi siku, fungsi untuk membawa lengan bagian bawah bergerak menempel pada tubuh.
  • Supinasi lengan bawah, yaitu fungsi yang melibatkan kemampuan membalikkan telapak tangan agar menghadap ke atas.
  • Elevasi bahu, merupakan fungsi untuk membantu mengangkat lengan Anda. 

Perbedaan otot triseps dengan biseps

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, otot triseps berada di bagian belakang atas. Nama otot ini disebut ‘tri’ karena terdiri atas tiga kepala berbeda. Ketiga kepala itu adalah kepala medial atau tengah, kepala lateral atau samping, serta panjang. 

Kepala panjang berasal dari bagian belakang skapula, sedangkan kepala lateral dan medial berasal dari permukaan lateral atau samping, dan posterior atau belakang tulang lengan atas. 

Ketiga kepala ini saling menyisip atau menempel di bagian belakang siku atau pada tonjolan kecil tulang yang disebut olekranon.

Ada beberapa fungsi utama dari otot triseps, yaitu:

  • Perpanjangan bahu, yaitu fungsi untuk menggerakkan lengan ke belakang tubuh.
  • Perpanjangan siku, yaitu fungsi untuk menjauhkan lengan dari tubuh Anda. 
  • Menstabilkan bahu, misalnya ketika membawa barang dengan posisi di atas kepala.

Karena fungsinya berbeda dengan biseps, triseps dan biseps sama-sama saling melengkapi. 

Cara kerja otot biseps dan triseps

Anda sudah mengetahui bahwa otot biseps dan triseps adalah dua otot yang saling berbeda atau berlawanan. Lantas, bagaimana keduanya bekerja bersama? Berikut ini penjelasannya:

  • Melakukan gerakan sehari-hari

Otot yang berdekatan, seperti biseps dan triseps, saling bekerja sama untuk menciptakan gerakan fungsional. Gerakan ini melibatkan berbagai macam gerakan yang Anda lakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Tanpa koordinasi kedua otot ini, Anda akan kesulitan melakukan berbagai aktivitas, bahkan sekedar untuk berdiri dan menggerakkan tangan sekalipun. 

  • Mencegah cedera

Ketika salah satu saja otot Anda bermasalah, baik itu biseps ataupun triseps, Anda jadi lebih mudah mengalami cedera. Jika kekuatan biseps dengan triseps Anda tidak seimbang, maka salah satunya akan lebih mudah terluka. 

Karena itu, ketika berolahraga, Anda dianjurkan untuk melatih kemampuan keduanya, baik biseps maupun triseps. Jika kekuatan kedua jenis otot ini menjadi tidak seimbang, maka kesehatan Anda akan menjadi terancam.

Bisa dibilang, otot biseps dan triseps sama-sama memiliki peran yang penting dan saling melengkapi. Karena itu, Anda tidak bisa memprioritaskan salah satunya saja ketika melakukan aktivitas olahraga.

Beberapa Kesalahan dalam Upaya Membuat Perut Kotak Kotak

Salah satu unsur yang bisa menunjukkan maskulinitas seorang pria adalah bentuk badan yang atletis, seperti lengan berotot hingga perut kotak kotak. Tak dapat dimungkiri memang jika kondisi tubuh seperti itu memiliki daya tarik tersendiri. Apalagi hal ini juga dilegitimasisasi dengan budaya populer yang berkembang, mulai dari iklan hingga narasi media.

Semua itu mengubah mindset di kebanyakan kepala pria. Banyak pria yang berlomba-lomba dan berusaha untuk mengejar “tampilan ideal” tersebut. Masalahnya, banyak dari kelompok ini yang kurang memahami substansinya. Yang terjadi justru apa yang mereka lakukan kontraproduktif dengan nilai dan tujuannya.

Tak ada salahnya memang untuk memiliki perut kotak kotak. Namun, yang perlu diingat adalah bahwa semua itu jauh lebih berarti jika memiliki tubuh yang sehat. Daripada Anda hanya mendapatkan lelah, sebaiknya ketahui beberapa kesalahan umum dalam upaya membentuk perut kotak kotak. Berikut kiranya beberapa kesalahan tersebut:

  • Terlalu banyak olahraga kardio

Salah satu kesalahan dalam upaya membangun perut kotak kotak adalah telalu lama atau terlalu banyak melakukan latihan kardio. Alih-alih mendapatkan otot perut, terlalu banyak kardio kenyataannya malah akan membakar kalori. 

Selain itu latihan interval dapat mempercepat tingkat metabolisme, sehingga Anda akan mengalami tingkat pelepasan lemak yang cepat sepanjang keseluruhan latihan di hari tersebut.

Jika Anda ingin mendapatkan perut kotak kotak, latihan kardio bukanlah satu-satunya untuk mencapai tujuan tersebut. Anda bisa melakukan latihan angkat beban yang intens dan rencana diet yang baik agar hasilnya lebih kentara ketimbang hanya melakukan latihan kardio.

  • Hanya fokus pada satu atau dua menu latihan tertentu

Salah satu anggapan paling umum bagi mereka yang tengah mengejar perut kotak kotak adalah melakukan banyak gerakan  situp dan crunch. Dua gerakan itu memang memiliki potensi untuk membentuk massa otot di sekitar perut, tetapi kedua gerakan tersebut nyatanya hanya membakar sangat sedikit kalori dalam tiap menitnya. 

Yang perlu dibuat terang adalah bahwa sit-up dan crunch akan bekerja hanya untuk menguatkan otot perut, tetapi tidak banyak membantu jika kita masih punya banyak lapisan lemak yang menutupi otot perut. Artinya, kalau kondisi perut Anda belum ideal, sebaiknya kombinasikan dengan gerakan lain yang bisa membuang lemak terlebih dahulu.

  • Terlalu terobsesi dengan perut kotak kotak

Tak salah memang menjadikan perut sixpack atau kotak kotak sebagai tujuan Anda melakukan workout. Namun, sebaiknya pemahaman ini diubah dan dihindari. Latihan untuk otot perut memang perlu, tapi Anda juga harus memperhatikan bagian tubuh yang lain. 

Ini akan sangat bermanfaat karena Anda mungkin tak menyadari bahwa melatih otot perut sebagai otot sekunder akan lebih mudah dilakukan daripada hanya fokus terhadap latihan membentuk otot perut.

  • Menguatkan otot perut atas dan bawah

Perlu diketahui bahwa yang membentuk perut kotak kotak adalah otot bernama rectus abdominis. Secara teknis, Anda tidak dapat menguatkan otot bagian atas dan bawah. Namun, yang dapat Anda lakukan adalah menekankan pada bagian-bagian tertentu dengan memilih latihan yang tepat.

  • Terlena dengan hasil

Ketika seseorang telah memiliki perut sixpack tentu mereka akan merasa puas dengan hasil kerja keras yang telah dilakukannya. Namun jangan salah berpikir bahwa perut kotak kotak akan tetap ada selamanya. 

Kenyataannya, sixpack akan menghilang jika Anda tidak menjaganya. Mempertahankan perut kotak kotak bukanlah hal yang mudah, meskipun Anda tidak harus makan dengan tingkat yang kalori rendah, tetapi bukan berarti Anda bisa kembali pada pola makan yang semula atau berhenti berolahraga.

Itulah beberapa kesalahan umum yang banyak dilakukan orang ketika memiliki tujuan untuk membangun perut kotak kotak. Mulai dari sekarang sebaiknya pahami poin-poin di atas agar kerja keras yang selama ini telah dilakukan tidak berujung sia-sia.

Yuk, Pahami Macam-Macam Senam!

Saat ini ada macam-macam senam yang perlu Anda ketahui dan memiliki manfaat yang berbeda-beda. Senam merupakan salah satu jenis olahraga. Di mana olahraga sendiri adalah kombinasi kompleks yang melibatkan kekuatan fisik, fleksibilitas, kekuatan, ketangkasan, koordinasi, keanggunan, keseimbangan, dan kontrol. 

Dari beberapa olahraga tersebut, senam adalah jenis yang paling sering dilakukan oleh para wanita, meski pria pun melakukannya juga. Nah, berikut beberapa macam senam yang berbeda dan perlu Anda ketahui.

Macam-macam senam

Setiap sub-niche senam, akan menekankan pada aspek yang berbeda seperti kekuatan, kelincahan, keseimbangan, dan koordinasi sambil memanfaatkan elemen semuanya. Berikut jenis senam dan bagaimana manfaatnya. 

  1. Senam artistik

Jenis senam ini adalah jenis senam yang paling populer dan banyak diminati oleh anak-anak. Olahraga ini selanjutnya dibagi menjadi khusus pria dan wanita. Senam artistik adalah bentuk senam yang paling umum, wanita berkompetisi dalam empat pertandingan, termasuk senam lantai, lompat galah, palang tidak rata, dan balok keseimbangan. 

Pria berkompetisi dalam enam pertandingan, termasuk senam lantai, palang sejajar, palang tinggi, lemari besi, dan pommel horse. Semua acara ini membutuhkan kekuatan tubuh bagian atas dan bawah yang luar biasa sekaligus menambahkan bakat artistik pada setiap pertunjukan.  

  • Senam artistik wanita. Terdiri dari rutinitas yang dilakukan pada palang yang tidak rata, balok keseimbangan dan senam lantai. Senam artistik wanita seperti yang dikenal populer dipraktikkan baik dalam acara berbasis individu maupun tim dan merupakan salah satu ekspresi bentuk, fleksibilitas, dan kekuatan yang paling indah. 
  • Senam artistic pria (MAG). Berbeda secara signifikan dari WAG dan menggunakan peralatan dan teknik yang sangat berbeda.  Pommel horse, palang sejajar, dan palang tinggi yang ditampilkan secara mencolok di sini, baik dalam acara individu maupun tim. 

Bagi WAG dan MAG membutuhkan banyak daya tahan, koordinasi, dan kekuatan, yang pertama artistik menggunakan gerakan koreografi yang indah, sedangkan yang terakhir menekankan kekuatan. 

  1. Senam ritmik

Macam-macam senam lainnya adalah senam ritmik. Senam ritmik saat ini dilakukan oleh wanita, seperti namanya, senam ini menampilkan gerakan anggun yang menekankan fleksibilitas dan kelincahan menggunakan simpai, bola, tali, dan pita. Senam ritmik dipecah menjadi individu dan tim yang biasanya dilakukan dengan musik. Bentuk seni memanfaatkan elemen balet, tarian dan manipulasi peralatan untuk menampilkan ketangkasan, ketahanan dan koordinasi tangan dan mata.

  1. Senam trampoline

Meskipun pelatihan trampoline merupakan bagian integral dan program senam apa pun, ia telah bercabang menjadi disiplinnya sendiri dan secara resmi dilantik ke dalam permainan Olimpiade pada tahun 2000. Senam trampoline menggunakan manuver terbang tinggi dengan lompatan, jungkir balik, dan tikungan dalam rutinitas bergerak cepat untuk menciptakan tontonan yang benar-benar menakjubkan. Senam trampoline menjadi acara individu, tersinkronisasi dan ganda. 

  1. Power tumbling

Power tumbling membawa pelatihan trampoline ke level yang lebih baru dan menambahkan elemen senam artistik ke trampoline. Di sini, perseta akan melakukan dua operan di trek 25 meter, setiap kali menampilkan satu set delapan keterampilan. Tumbang kekuatan membutuhkan kesadaran spasial yang luar biasa, kekuatan dan koordinasi agar dapat dilakukan dengan baik. 

  1. Senam akrobatik

Senam akrobatik adalah tampilan kekuatan dan koordinasi yang paling menakjubkan dalam senam. Tidak ada peralatan yang digunakan di sini. Tim yang terdiri dari 2-4 melakukan tiga jenis gerakan akrobatik-rutinitas keseimbangan yang menekankan kekuatan, rutinitas dinamis dengan lemparan, tangkapan, dan jungkir balik dan terakhir rutinitas gabungan yang menggunakan elemen keduanya. Senam akrobatik telah mendapatkan ketenaran karena manuvernya yang berani dan sering kali berisiko. 

Semua olahraga tentu memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh, pun dengan senam. Macam-macam senam dengan melakukan berbagai gerakan yang bisa dilakukan sendiri maupun tim.