Tagged: sakit punggung

Apakah Pengobatan Cauda Equina Syndrome Harus Dioperasi?

Jika seseorang mengalami nyeri punggung bawah, mungkin masih hal yang umum terjadi. Dalam kebanyakan kasus, Anda mungkin tidak perlu dioperasi untuk mengobatinya. Namun, dalam kasus yang jarang terjadi, nyeri punggung yang parah dapat berujung pada cauda equina syndrome, yaitu suatu penyakit yang termasuk dalam kondisi darurat medis.

Mengenal cauda equina syndrome

Cauda equina syndrome adalah kelainan langka yang terjadi. Kondisi ini akan menekan akar saraf tulang belakang Anda yang disebut juga dengan cauda equina (dalam bahasa Latin artinya ekor kuda). Saraf ini terletak di ujung bawah sumsum tulang belakang di tulang belakang lumbosakral. Fungsinya untuk mengirim dan menerima pesan dari dan ke kaki, serta organ panggul Anda.

Cauda equina syndrome memerlukan tindakan medis segera untuk mencegah kerusakan menjadi permanen. Jika sudah permanen, maka penderitanya akan mengalami inkontinensia hingga kelumpuhan kaki permanen.

Faktor penyebab

Cauda equina syndrome lebih sering terjadi pada orang dewasa dibandingkan anak-anak. Namun, ini juga dapat terjadi pada anak-anak yang memiliki cacat lahir tulang belakang atau pernah mengalami cedera tulang belakang. Adapun penyebab paling umumnya adalah:

  1. Disk yang pecah parah di area lumbar.
  2. Penyempitan kanal tulang belakang (stenosis).
  3. Adanya lesi pada tulang belakang atau tumor ganas.
  4. Infeksi tulang belakang, peradangan, perdarahan, atau patah tulang.
  5. Komplikasi dari cedera tulang belakang lumbar yang parah, seperti kecelakaan mobil, jatuh, tertembak, atau tertusuk.
  6. Cacat lahir, seperti hubungan abnormal antara pembuluh darah (malformasi arteriovenosa).

Gejala cauda equina syndrome

Kondisi ini termasuk sulit untuk menentukan diagnosisnya, sebab gejalanya sangat bervariasi dan munculnya perlahan-lahan. Bahkan, tidak jarang gejalanya mirip dengan kondisi lain. Oleh sebab itu, jika Anda mengalami salah satu dari gejala di bawah ini, segeralah temui dokter.

  1. Nyeri punggung bawah yang parah.
  2. Kelemahan atau mati rasa pada salah satu atau kedua kaki, hingga membuat Anda tersandung atau sulit berdiri.
  3. Kehilangan atau perubahan sensasi di kaki, bokong, paha bagian dalam, punggung kaki, atau kaki yang parah. Anda mungkin mengalami ini akibat kesulitan merasakan apa pun di area tubuh Anda yang akan duduk di pelana (anestesi pelana).
  4. Gangguan pada fungsi kandung kemih atau usus, seperti kesulitan mengeluarkan urin (retensi) atau kesulitan menahannya (inkontinensia).
  5. Disfungsi seksual.

Pengobatan yang dapat dilakukan

Melihat penyakit cauda equina syndrome adalah kondisi darurat medis, maka tidak lain pengobatan utamanya adalah harus segera dioperasi untuk mengurangi tekanan pada saraf cauda equina. Pembedahan harus dilakukan dengan cepat untuk mencegah kerusakan permanen, seperti kelumpuhan pada kaki, kehilangan kontrol kandung kemih dan usus, fungsi seksual, atau masalah lainnya.

Operasi dilakukan paling baik dalam waktu 48 jam sejak munculnya gejala dan diagnosis ditegakkan. Bergantung pada faktor penyebabnya, Anda mungkin juga memerlukan perawatan lainnya setelah operasi, seperti:

  • Ceder tertentu, mungkin memerlukan obat kortikosteroid dosis tinggi untuk mengurangi pembengkakan.
  • Infeksi, Anda mungkin akan diberikan obat antibiotik.
  • Tumor, maka radiasi atau kemoterapi mungkin diperlukan.

Setelah menjalani operasi cauda equina syndrome, Anda mungkin belum dapat pulih sepenuhnya, karena ini bergantung dengan seberapa besar kerusakan yang terjadi. Anda mungkin memerlukan waktu hingga beberapa tahun lamanya untuk memulihkan fungsi kandung kemih dan usus.

Dokter ahli bedah Anda mungkin juga meresepkan obat-obatan tertentu yang harus diberikan bersamaan dengan kateterisasi kandung kemih intermiten. Hal ini untuk membantu proses pemulihan, serta meningkatkan fungsi kandung kemih dan sfingter pasca operasi.

Catatan dari SehatQ

Pengobatan cauda equina syndrome yang utama memang harus dioperasi. Hal ini agar Anda tidak mengalami kerusakan permanen yang menyebabkan kelumpuhan dan masalah serius lainnya. Selalu rutin periksakan kondisi Anda dan konsultasikan dengan dokter jika muncul keluhan-keluhan yang mungkin tidak biasa setelah menjalani operasi.