Tingkatkan Motivasi dan Sikap Pantang Menyerah Saat Depresi

Sikap pantang menyerah adalah kunci sukses dalam hidup

Depresi merupakan sebuah gangguan mental yang umum dijumpai. Di Amerika Serikat, diperkirakan ada sekitar 16,2 juta orang dewasa yang pernah mengalami episode depresi dalam hidup mereka. Gejala depresi berkisar dari ringan hingga parah. Depresi dapat bersifat kronis, dan kondisi ini bisa terjadi sekali yang dipicu oleh kejadian hidup yang traumatis, misalnya kematian anggota keluarga, akhir suatu hubungan pernikahan, atau kesulitan keuangan. Beberapa gejala depresi di antaranya adalah berkurangnya ketertarikan terhadap aktivitas-aktivitas yang tadinya disukai, insomnia atau meningkatnya kebutuhan untuk tidur, hilangnya atau bertambahnya nafsu makan, mudah marah, kesulitan berkonsentrasi, dan pikiran bunuh diri. Saat depresi, memiliki motivasi dan sikap pantang menyerah sangatlah penting. Artikel ini akan membahas hal-hal apa saja yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan kedua hal tersebut. 

Motivasi diri dan pantang menyerah

Apabila pikiran untuk melakukan sesuatu terasa sulit dan mustahil dilakukan, cobalah melakukannya dari hal-hal paling kecil. Untuk memotivasi diri dan memiliki sikap pantang menyerah, Anda dapat membuat “goal” atau tujuan yang kecil dan mudah. Saat tujuan tersebut terpenuhi, Anda bisa menambahkan hal-hal lain yang perlu dilakukan dan dicapai. Beberapa hal untuk memulai membangun motivasi dan sikap pantang menyerah tersebut di antaranya adalah:

  • Bangun dari tempat tidur

Meskipun terlihat sederhana, saat Anda mengalami depresi, bangun dari tempat tidur dapat disebut sebagai pencapaian pertama yang patut dirayakan. Tinggalkan beberapa pesan tempel di dekat Anda yang berisi hal-hal positif seperti “jangan menyerah”, atau “kamu bisa melakukannya”. Otak Anda akan mencerna pikiran-pikiran yang Anda buat, sehingga cobalah untuk mengisi pikiran tersebut dengan hal-hal yang positif. 

  • Jalan-jalan

Olahraga membantu tubuh melepaskan endorphin, hormon yang akan membuat Anda merasa baik. Olahraga selama 35 menit setiap harinya, 5 hari seminggu, dapat meringankan gejala depresi ringan hingga sedang. Dalam sebuah studi, ditemukan bahwa latihan aerobik selama 4 minggu dapat mengatasi gejala depresi. 

  • Tangan yang kotor dapat tingkatkan suasana hati

Menurut sebuah studi pada hewan, ada sebuah jenis bakteri tertentu yang ditemukan di tanah bernama M. vaccae yang dapat meningkatkan produksi serotonin. Serotonin ini berfungsi dalam membantu mengurangi gejala depresi. Selain itu, bakteri yang ditemukan di makanan yang difermentasi seperti yogurt juga dapat meningkatkan suasana hati dengan cara mengurangi kecemasan dan meringankan gejala depresi. 

  • Hindari hal-hal negatif

Aktivitas-aktivitas sehari-hari dapat memberi dampak pada suasana hati dan motivasi Anda. Bahkan hanya sekedar membaca berita di koran, berselancar di internet, atau berbicara dengan orang lain dapat membuat Anda merasa terkuras secara emosi, sehingga menyebabkan Anda untuk memiliki pikiran negatif. Fokuslah untuk merasa bersyukur, membaca hal-hal yang berbau positif dan berkumpul dengan orang-orang yang positif akan membuat Anda memiliki motivasi dan sikap pantang menyerah

  • Dapatkan tidur yang cukup

Depresi tidak hanya akan menguras mental, tetapi juga fisik. Tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat memengaruhi suasana hati Anda. Cobalah untuk tidur selama 8 jam setiap harinya. 

Kurangnya motivasi dan sikap pantang menyerah merupakan tanda-tanda adanya depresi. Namun, hal tersebut juga dapat disebabkan oleh hal lain, misalnya Anda bisa kekurangan motivasi saat berhadapan dengan tantangan yang dapat memengaruhi rasa percaya diri. Mungkin terlihat sulit, namun sikap pantang menyerah akan membantu meningkatkan motivasi, dan lambat laun Anda bisa melakukan hal-hal seperti biasanya dengan lebih mudah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *