Tips Memilih Sunblock Bayi yang Aman

Kulit bayi sangatlah sensitif. Terkena sinar matahari sebentar saja dapat membuatnya mengalami iritasi. Radikal bebas dari sinar matahari pun tidak baik untuk kesehatan tubuh si kecil secara keseluruhan. Memakaikan si kecil sunblock bayi adalah salah satu upaya yang dapat Anda lakukan untuk melindungi buah hati dari paparan sinar matahari. 

Saat ini sudah banyak merek sunblock bayi yang beredar di pasaran dan bebas Anda pilih. Semua mengatakan diri sebagai yang terbaik dan mungkin Anda menjadi bingung karenanya. Tidak perlu khawatir, Anda cukup memilih yang terbaik dari segi kesehatan. 

Sunblock bayi di pasaran memang ada berbagai banyak pilihannya

Sunblock bayi yang terbaik untuk anak Anda setidaknya harus memenuhi beberapa syarat di bawah ini. Jika syarat-syarat ini tidak ditemukan pada sunblock bayi yang menjadi incaran Anda, segera ganti dan cara sunblock bayi yang lebih memadai. 

  1. Minimal SPF 

Untuk bayi Anda, setidaknya SPF ideal pada sunblock bayi minimal 30. SPF atau sun protection factor menandakan seberapa kuat sebuah produk tabir surya mampu melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Semakin tinggi tingkat SPF, semakin baik pula ia menjaga kulit dari terpaan radikal bebas dan terik matahari. Untuk kulit bayi, perlindungan maksimal tentu perlu diberikan. Jadi, pilihlah produk sunblock bayi yang memiliki tingkat SPF 30. 

  1. Kandungan Pencegah Iritasi 

Kulit bayi sangatlah sensitif. Jika produk sunblocknya tidak cocok, kulit buah hati Anda bisa mengalami ruam merah bahkan sampai iritasi parah. Untuk menghindari hal tersebut, memilih sunblock bayi pun tidak bisa sembarangan. Anda harus melihat betul kandungan yang terdapat di dalamnya. Sunblock bayi yang aman untuk menjaga kulit dari kemungkinan iritasi setidaknya harus mengandung zinc ataupun titanium dioksida. 

  1. Berspektrum Luas 

Pastikan sunblock bayi yang Anda pilih adalah tabir surya yang berspektrum luas. Artinya, tabir surya tersebut mampu melindungi kulit anak Anda dari paparan sinar UVA dan UVB. Sinar UVA merupakan ultraviolet yang memiliki ukuran pita gelombang 280-325 nanometer. Sementara itu, UVB merupakan ultraviolet yang memiliki tingkat panjang gelombang yang lebih pendek, namun energinya lebih tinggi. Keduanya tidak baik jika terpapar lama di kulit. Saat ini masih ditemukan sunblock bayi yang tidak berspektrum luas sehingga hanya melindungi anak dari salah satu jenis sinar ultraviolet saja. Jika Anda menemukan yang demikian, jangan dipilih, ya. 

  1. Tahan Air 

Bayi atau anak-anak yang mulai bisa berjalan sangat mungkin mudah mengalami kebasahan dari ketumpahan air minum, air liur, atau karena mereka memang sengaja menumpahkan diri ke air. Jika sudah demikian, tabir surya yang baru dipakai mereka bisa langsung lenyap khasiatnya. Namun, Anda tidak perlu khawatir jika memilih sunblock bayi yang tahan air. Cipratan atau tumpahan air akan tetap mempertahankan manfaatnya bagi kulit anak Anda. Setidaknya, cari lah sunblock bayi yang memiliki ketahanan terhadap air selama 40—80 menit. 

  1. Hindari Bentuk Semprotan 

Model tabir surya ada banyak rupanya. Ada sunblock bayi yang berbentuk gel, krim, batang, ataupun semprotan. Krim masih menjadi model sunblock bayi terbaik untuk sang buah hati karena ia mudah meresap dan Anda gampang mengaplikasikannya ke kulit anak. Tapi, ada juga model sunblock bayi yang mesti Anda hindari, yaitu model semprotan. Model ini sangat tidak disarankan untuk bayi karena rentan terhidup dan mengganggu sistem pernapasan anak. Sekarang sudah tidak bingung bukan memilih sunblock bayi yang cocok untuk buah hati Anda? Jika Anda masih ragu, tidak ada salahnya mengkonsultasikan ke dokter terlebih dahulu terkait pemakaian sunblock untuk anak Anda.  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *